High School DxD Vol 22 Life 0 Bahasa Indonesia

7:41:00 AM
High School DxD Volume 22 Life 0 Bahasa Indonesia



Akhir februari———


Sudah lebih dari dua puluh hari sejak pertempuran melawan Qlippoth———lebih khusus melawan Trihexa dan pasukan Naga Jahat.


Aku, Hyoudou Issei, saat ini sedang sangat terangsang tapi juga sangat bingung saat berada di tempat tidur yang besar!


"....Aku benar-benar ingin diwisuda."


Orang yang menatapku dengan mata yang emosional dan mengatakannya dengan suara yang berkilauan———Akeno-san yang telanjang sedang berada di atas ku!


Ini terjadi beberapa saat yang lalu. Ketika aku mencoba untuk kembali ke kamarku setelah mandi menemukan diriku terpikat ke sebuah ruangan rahasia yang memiliki suasana yang sama seperti ruangan erotis!


Di dalamnya telah menunggu seseorang yang mengenakan lingerie yang sangat transparan, yaitu Akeno-san!


Rupanya pihak Malaikat Jatuh, Grigori, dipengaruhi oleh gagang pintu yang mengarah ke ruangan erotis yang diberikan kepada Irina dari Michael-san dan dengan demikian mereka menciptakan gagang pintu yang baru setelah menerima teknologi dari Surga! Kamar ini yang Akeno-san dan aku sedang berada di dalamnya adalah tipe gagang pintu ruangan erotis versi Grigori!


Akeno-san memberikanku pelajaran saat dia mulai melepas lingerie nya......!


Akeno-san yang berada di atasku mulai melepas pakaianku dengan mulus yang memiliki semacam tekad di wajahnya.


Akeno-san yang telah berhasil menelanjangiku sampai celanaku lalu meraih tangan kananku dan———menekan itu ke dadanya! Lima jariku tenggelam ke sensasi yang sangat lembut dari tubuh seorang wanita mengirimkan sensasi ini ke seluruh tanganku!


Akeno-san kemudian membawa wajahnya mendekat kepadaku dan kemudian memberitahuku dengan suara yang menggoda


".....Kumohon, aku ingin mengukirmu di dalam diriku.....!"


Akeno-san yang ada di atasku secara bertahap menyandarkan tubuhnya ke tubuhku.


.....Kedua payudara besarnya menyentuhku dengan sensasi kelembutan yang mengembangkan massa saat gravitasi menariknya ke bawah!


Wajahnya mendekatiku bahkan lebih dan kapan tepatnya bibir kita saling tumpang tindih satu sama lain.


"Aku menemukanmu."


Sebuah suara tiba-tiba! Ketika aku melihat ke arahnya aku melihat Rias yang berada di dalam ruangan erotis ini tanpa memperhatikan kehadirannya!


Rias melihat keadaan ini dengan mata setengah terbuka!


"Ya ampun, sepertinya kita ketahuan."


Akeno-san sejenaknmenjaga jarak dirinya dariku dan mengatakannya sambil berpose nakal.


"Kau tidak boleh meremehkan instingku."


Sepertinya dia menemukan ku dengan membaca pergerakan Akeno-san.


"Akeno, apa yang coba kau lakukan ke———"


Akeno-san mengambil tindakan sebelum Rias menyelesaikan kalimatnya———. Bibir lembut Akeno-san tumpang tindih di atas bibirku.


Ciuman dengan Akeno-san———. Dan dia melakukannya tepat di depan Rias!


Mulutku sedikit terbuka sejak ciuman ini datang entah dari mana. Dan karena Akeno-san menciumku ketika aku masih dalam keadaan seperti ini, lidahnya dengan mudah masuk ke mulutku. Lidah Akeno-san dan lidah ku membungkus satu sama lain. Otakku mulai mencair karena teknik dan keagresifan Akeno-san dengan lidahnya.


Semenit setelah ciuman kita yang penuh dengan gairah. Akeno-san menarik bibinya dari ku sambil meninggalkan benang saliva yang menghubungkan lidah kita.


...........


...Otakku akan meledak karena ciuman tiba-tiba yang penuh gairah yang baru saja kita lakukan.


Akeno-san kemudian memberitahu Rias.


"———Ini adalah upacara wisuda spesial untuk diriku sendiri."


Rias yang mendengar perkataan Akeno-san mulai membuat wajah yang manis dan mulai marah!


Apakah Rias dan Akeno-san bersaing untuk jenis upacara wisuda yang berbeda yang juga dekat dengan upacara wisuda dari Akademi Kuoh!!?


Rias menatapku yang otaknya benar-benar terpanggang. Dia diam-diam berjalan menuju tempat tidur sambil membuat suara saat dia mendekat. Dia kemudian meraih kepalaku dengan menggunakan kedua tangannya.


Ketika aku berpikir dia mendekatiku———aku menemukan bibirku tumpang tindaih dengan bibir Rias kali ini!


K-Kali ini aku melakukan ciuman yang mendalam dengan Rias!


Lidah kita mulai terjerat satu sama lain di mana itu lebih menawan dan bergairah daripada dengan Akeno-san sebelumnya! Satu menit dengan mudah terlewati selama kami berciuman! Kepalaku akan meledak karena ciuman ini yang tiba-tiba! Pertama kali aku bertautan lidah dengan Akeno-san,dan sekarang kali ini aku ciuman yang mendalam dengan Rias.....!

Rias menarik kepalanya dariku dan kemudian bergumam.



"....Aku kira aku telah mencuci ciuman yang telah kau lakukan dengan Akeno dengan ini? Aku tidak bisa kehilangan!"


Rias yang baru saja berkata mulai melucuti pakaiannya! Dia melepaskan branya dengan berani dimana dadanya yang luar biasa terpental ke depan!


Rias mengambil tangan kananku! Kemudian menekan tangan ku ke dadanya! Kelembutan terbaik seperti sebuah puding yang tidak bisa dihancurkan!


Akeno-san bertindak seolah-olah dia tidak akan kalah dalam pertarungan melawan Rias sehingga sebaliknya dia mengambil tangan kirikun dan dia dengan jelas menekan itu ke dadanya! Perasaan yang luar biasa dari dua kelembutan dan kehalusan segera dikirim dari tangan kiriku ke dalam otakku!


Akhir-akhir ini telah ada pertarungan yang intens jadi akhu merasa nostalgia dengan situasi erotis ini! Karena itu rasanya seperti otakku meleleh turun jauh lebih cepat dari sebelumnya!


Rias dan Akeno-san. Keduanya membawa wajah mereka mendekati dengan mata yang emosional.


"......Untuk menjadi wanita pertama Ise....."


".....Tidak, itu adalah salah satu hal yang tidak akan bisa membuatku menyerah  . Sekarang, Ise, pertama-tama datang kepada ku...."



Aku mulai ditekan oleh mereka berduaaaaaa! Tidak ada jalan keluar bagiku!


I-Ini mungkin pertempuran terbesar yang diberikan kepadaku...!


Aku tidak pernah membayangkan kalau aku harus menangani mereka berdua sekaligus.....tapi mungkin ini adalah sesuatu yang dicari dari seseorang yang ingin menjadi Raja Harem!?


Lupakan! Karena aku datang sejauh ini aku tidak seharusnya menahan aliran ini dan bertekad untuk melakukanna....! Tidak, mungkin aku harus membicarakannya dengan mereka berdua terlebih dahulu....! Tapi, kelembutan tubuh wanita dari Rias dan Akeno begitu mematikan yang mencemari otakku....!


Aku sudah menemukan diriku mulai merasa nyaman dengan aliran ini....tapi ada beberapa orang yang masuk ke ruangan ini.


"Ise-sama! Ise-sama, aku punya berita besar untuk anda!"


Itu Ravel! Mungkin dia datang ke sini secara kebetulan atau mungkin dia menemukan sendiri tempat ini.


Ravel kemudian mengkonfirmasi ku.


"Jadi anda ada di sini....ah! S-Sepertinya aku telah mengganggu apa yang sedang anda lakukan.....!"


Dia memerah melihat situasi yang sedang terjadi. Aku sendiri sedang dilihat oleh manajerku di situasi ini yang begitu sulit untuk dijelaskan kepadanya!


Tapi ada lebih banyak pengacau lagi!


Xenovia, Irina, dan Asia juga datang ke ruangan erotis versi Grigori ini!


Ini adalah apa yang Xenovia dan Irina katakan segera setelah mereka masuk.


"Aku tahu ruanganini akan berubah menjadi seperti ini! Aku menerima informasi tentang bagaimana Akeno-fukubuchou mendapatkan gagang pintu yang dirumorkan dari Grigori! Ku! Aku ingin juga!"


"Ya ampun! Ini adalah sesuatu yang aku dapat dari Michael-sama tapi aku tidak pernah membayangkan alat yang serupa akan dikembangkan begitu cepat!"


Asia kemudian mengatakan itu saat dia melihat ke seluruh ruangan.


"Aku merasa waktunya telah tiba untuk para gadis yang tinggal di rumah ini bagi setiap gadis menerima ruangan ini!"


Akeno-san membuat pandangan kecil dan membuat senyum pahit saat lebih banyak gadis yang masuk ke ruangan ini.


".....Aku berasumsi kalau aku akan membutuhkan kunci untuk ruangan ini di masa depan."


Rias juga menjauhkan dirinya dariku seolah-olah ini telah berakhir.


"....Tidak, para gadis di rumah ini akan menggunakan metode apapun untuk membukanya. Aku kira masing-masing dari kita akan membutuhkan satu seperti yang dikatakan Asia...."


Serius nih!? Jadi waktunya akan datang di mana setiap gadis akan menerima ruangan ini!? Aku mereasa senang tapi juga gelisah karena aku tidak tahu kapan para gadis akan menyeretku ke ruangan mereka!


———Apakah aku akan kehilangan waktu pribadi untuk diriku sendiri seperti ini dari sekarang!?


Rias kemudian bertanya ke Ravel sementara meninggalkan ku yang merasa tertekan.


"Jadi, Ravel. Apa alasanmu untuk begitu panik dan datang ke sini......?"


Ravel yang terkejut melihat kedatangannya yang kedua dari ruangan erotis mulai mengingat alasannya untuk berada di sini mendengar kata-kata dari Rias.


"Oh ya, itu benar! L-Lihatlah ini!"


Ravel mengeluarkan tabletnya.


"Ini akan mengejutkanmu."


"Ini berita besar!"


Xenovia dan Irina tampak bersemangat


Ada video di tablet yang dipegang oleh Ravel. Aku menduga itu sebuah televisi, berita untuk lebih tepatnya, dari Dunia Bawah menilai dari penggunaan simbol-simbol Iblis.


———Lebih penting lagi, simbol di video ini....menggambarkan sesuatu yang sangat luar biasa!


Ini adalah apa yang penyiar itu katakan di video.


[———Dan, mengenai Turnaman Rating Game Internasional akhirnya telah diumumkan.Tampaknya pembahasan di setiap mitologi telah diselesaikan dan kami menerima laporan bahwa persiapan untuk turnamen awal sudah berlangsung diberbagai lokasi. Dengan ini, hipotesis dari tim yang akan lolos pendahuluan akan———]


Ini adalah apa yang tertulis di teks bawah yang besar di video berita.


———[Semua kekuatan akan mengambil tindakan! Turnamen Rating Game Internaisonal akhirnya diumumkan!]


Dan isi dari apa yang penyiar bicarakan tentang Rating Game dan bahkan menyiarkan tentang turnamen tersebut!


"........R-Ravel, ini......!"


Perasaan erotis yang baru saja aku peroleh menghilang pada berita yang luar biasa ini jadi aku meminta pendapat Ravel.


Ravel kemudian mengatakannya dengan jujur.


"———Ise-sama. Ada konferensi darurat yang diselenggarakan oleh pemimpin masing-masing kekuatan sebelumnya. Tahun ini akan diadakan Turnamen Rating Game Internasional yang melibatkan semua kekuatan!"


———Turnaman Rating Game Internasional.....!


Seluruh dunia....semua kekuatan....Rating Game!? A-Aku pasti menginggat bagaimana para petinggi termasuk Azazel-sensei mengatakan betapa menyenangkan melakukan hal ini di masa depan.....!


Matanya Rias terpaku ke video dan kemudian menyempitkan matanya.


"....Aku mengerti. Jadi mereka menyampaikan ini di saat seperti ini.....Apakah mereka memenuhi keinginan Azazel dan Onii-sama....? Tidak, maksud dari Ajuka-sama dan VIP lainya...."


Rias mulai bergumam sendiri. Sepertinya dia perlu berpikir secara mendalam tentang sesuatu.


Rias kemudian mengatkan itu setelah mencium pipiku.


"Ise, sayangnya kita akan menlanjutkan apa yang sedang kita lakukan di waktu berikutnya. Akeno, kita akan pergi ke Dunia Bawah terlebih dahulu untuk mengkonfirmasi situasi yang saat ini sedang terjadi. Ikuti aku."


"Ya, mengerti. Ufufu, ini adalah rasa malu yang membuat kita harus mengakhirinya seperti ini."


Mengatakan hal tersebut, Akeno-san juga menciu pipiku dan berubah kembali ke mode "Ratu"nya dan mengikuti Rias.


Rias dan Akeno-san meninggalkan ruangan erotic segera setelah mengambil pakaian mereka.


"Sepertinya kita akan memiliki Musim Semi yang berisik."


Acara terakhir dan terbesar dari kehidupan SMA ku segera dimulai, bagiku yang akan menjadi siswa kelas tiga segera———

Artikel Terkait

Previous
Next Post »