High School DxD Volume 22 Bahasa Indonesia

3:55:00 PM
High School DxD Volume 22 Bahasa Indonesia

Cover High School DxD Volume 22


Rias di Wisuda


Ravel, perancang Strategi Tim Sekiryuutei



Life. 0


Akhir februari———


Sudah lebih dari dua puluh hari sejak pertempuran melawan Qlippoth———lebih khusus melawan Trihexa dan pasukan Naga Jahat.


Aku, Hyoudou Issei, saat ini sedang sangat terangsang tapi juga sangat bingung saat berada di tempat tidur yang besar!


"....Aku benar-benar ingin diwisuda."


Orang yang menatapku dengan mata yang emosional dan mengatakannya dengan suara yang berkilauan———Akeno-san yang telanjang sedang berada di atas ku!


Ini terjadi beberapa saat yang lalu. Ketika aku mencoba untuk kembali ke kamarku setelah mandi menemukan diriku terpikat ke sebuah ruangan rahasia yang memiliki suasana yang sama seperti ruangan erotis!


Di dalamnya telah menunggu seseorang yang mengenakan lingerie yang sangat transparan, yaitu Akeno-san!


Rupanya pihak Malaikat Jatuh, Grigori, dipengaruhi oleh gagang pintu yang mengarah ke ruangan erotis yang diberikan kepada Irina dari Michael-san dan dengan demikian mereka menciptakan gagang pintu yang baru setelah menerima teknologi dari Surga! Kamar ini yang Akeno-san dan aku sedang berada di dalamnya adalah tipe gagang pintu ruangan erotis versi Grigori!


Akeno-san memberikanku pelajaran saat dia mulai melepas lingerie nya......!


Akeno-san yang berada di atasku mulai melepas pakaianku dengan mulus yang memiliki semacam tekad di wajahnya.


Akeno-san yang telah berhasil menelanjangiku sampai celanaku lalu meraih tangan kananku dan———menekan itu ke dadanya! Lima jariku tenggelam ke sensasi yang sangat lembut dari tubuh seorang wanita mengirimkan sensasi ini ke seluruh tanganku!


Akeno-san kemudian membawa wajahnya mendekat kepadaku dan kemudian memberitahuku dengan suara yang menggoda


".....Kumohon, aku ingin mengukirmu di dalam diriku.....!"


Akeno-san yang ada di atasku secara bertahap menyandarkan tubuhnya ke tubuhku.


.....Kedua payudara besarnya menyentuhku dengan sensasi kelembutan yang mengembangkan massa saat gravitasi menariknya ke bawah!


Wajahnya mendekatiku bahkan lebih dan kapan tepatnya bibir kita saling tumpang tindih satu sama lain.


"Aku menemukanmu."


Sebuah suara tiba-tiba! Ketika aku melihat ke arahnya aku melihat Rias yang berada di dalam ruangan erotis ini tanpa memperhatikan kehadirannya!


Rias melihat keadaan ini dengan mata setengah terbuka!


"Ya ampun, sepertinya kita ketahuan."


Akeno-san sejenak nmenjaga jarak dirinya dariku dan mengatakannya sambil berpose nakal.


"Kau tidak boleh meremehkan instingku."


Sepertinya dia menemukan ku dengan membaca pergerakan Akeno-san.


"Akeno, apa yang coba kau lakukan ke———"


Akeno-san mengambil tindakan sebelum Rias menyelesaikan kalimatnya———. Bibir lembut Akeno-san tumpang tindih di atas bibirku.


Ciuman dengan Akeno-san———. Dan dia melakukannya tepat di depan Rias!


Mulutku sedikit terbuka sejak ciuman ini datang entah dari mana. Dan karena Akeno-san menciumku ketika aku masih dalam keadaan seperti ini, lidahnya dengan mudah masuk ke mulutku. Lidah Akeno-san dan lidah ku membungkus satu sama lain. Otakku mulai mencair karena teknik dan keagresifan Akeno-san dengan lidahnya.


Semenit setelah ciuman kita yang penuh dengan gairah. Akeno-san menarik bibinya dari ku sambil meninggalkan benang saliva yang menghubungkan lidah kita.


...........


...Otakku akan meledak karena ciuman tiba-tiba yang penuh gairah yang baru saja kita lakukan.


Akeno-san kemudian memberitahu Rias.


"———Ini adalah upacara wisuda spesial untuk diriku sendiri."


Rias yang mendengar perkataan Akeno-san mulai membuat wajah yang manis dan mulai marah!


Apakah Rias dan Akeno-san bersaing untuk jenis upacara wisuda yang berbeda yang juga dekat dengan upacara wisuda dari Akademi Kuoh!!?


Rias menatapku yang otaknya benar-benar terpanggang. Dia diam-diam berjalan menuju tempat tidur sambil membuat suara saat dia mendekat. Dia kemudian meraih kepalaku dengan menggunakan kedua tangannya.


Ketika aku berpikir dia mendekatiku———aku menemukan bibirku tumpang tindaih dengan bibir Rias kali ini!


K-Kali ini aku melakukan ciuman yang mendalam dengan Rias!


Lidah kita mulai terjerat satu sama lain di mana itu lebih menawan dan bergairah daripada dengan Akeno-san sebelumnya! Satu menit dengan mudah terlewati selama kami berciuman! Kepalaku akan meledak karena ciuman ini yang tiba-tiba! Pertama kali aku bertautan lidah dengan Akeno-san,dan sekarang kali ini aku ciuman yang mendalam dengan Rias.....!

Rias menarik kepalanya dariku dan kemudian bergumam.



"....Aku kira aku telah mencuci ciuman yang telah kau lakukan dengan Akeno dengan ini? Aku tidak bisa kehilangan!"


Rias yang baru saja berkata mulai melucuti pakaiannya! Dia melepaskan branya dengan berani dimana dadanya yang luar biasa terpental ke depan!


Rias mengambil tangan kananku! Kemudian menekan tangan ku ke dadanya! Kelembutan terbaik seperti sebuah puding yang tidak bisa dihancurkan!


Akeno-san bertindak seolah-olah dia tidak akan kalah dalam pertarungan melawan Rias sehingga sebaliknya dia mengambil tangan kiriku dan dia dengan jelas menekan itu ke dadanya! Perasaan yang luar biasa dari dua
kelembutan dan kehalusan segera dikirim dari tangan kiriku ke dalam otakku!


Akhir-akhir ini telah ada pertarungan yang intens jadi aku merasa nostalgia dengan situasi erotis ini! Karena itu rasanya seperti otakku meleleh turun jauh lebih cepat dari sebelumnya!


Rias dan Akeno-san. Keduanya membawa wajah mereka mendekati dengan mata yang emosional.


"......Untuk menjadi wanita pertama Ise....."


".....Tidak, itu adalah salah satu hal yang tidak akan bisa membuatku menyerah  . Sekarang, Ise, pertama-tama datang kepada ku...."



Aku mulai ditekan oleh mereka berduaaaaaa! Tidak ada jalan keluar bagiku!


I-Ini mungkin pertempuran terbesar yang diberikan kepadaku...!


Aku tidak pernah membayangkan kalau aku harus menangani mereka berdua sekaligus.....tapi mungkin ini adalah sesuatu yang dicari dari seseorang yang ingin menjadi Raja Harem!?


Lupakan! Karena aku datang sejauh ini aku tidak seharusnya menahan aliran ini dan bertekad untuk melakukanna....! Tidak, mungkin aku harus membicarakannya dengan mereka berdua terlebih dahulu....! Tapi, kelembutan tubuh wanita dari Rias dan Akeno begitu mematikan yang mencemari otakku....!


Aku sudah menemukan diriku mulai merasa nyaman dengan aliran ini....tapi ada beberapa orang yang masuk ke ruangan ini.


"Ise-sama! Ise-sama, aku punya berita besar untuk anda!"


Itu Ravel! Mungkin dia datang ke sini secara kebetulan atau mungkin dia menemukan sendiri tempat ini.


Ravel kemudian mengkonfirmasi ku.


"Jadi anda ada di sini....ah! S-Sepertinya aku telah mengganggu apa yang sedang anda lakukan.....!"


Dia memerah melihat situasi yang sedang terjadi. Aku sendiri sedang dilihat oleh manajerku di situasi ini yang begitu sulit untuk dijelaskan kepadanya!


Tapi ada lebih banyak pengacau lagi!


Xenovia, Irina, dan Asia juga datang ke ruangan erotis versi Grigori ini!


Ini adalah apa yang Xenovia dan Irina katakan segera setelah mereka masuk.


"Aku tahu ruanganini akan berubah menjadi seperti ini! Aku menerima informasi tentang bagaimana Akeno-fukubuchou mendapatkan gagang pintu yang dirumorkan dari Grigori! Ku! Aku ingin juga!"


"Ya ampun! Ini adalah sesuatu yang aku dapat dari Michael-sama tapi aku tidak pernah membayangkan alat yang serupa akan dikembangkan begitu cepat!"


Asia kemudian mengatakan itu saat dia melihat ke seluruh ruangan.


"Aku merasa waktunya telah tiba untuk para gadis yang tinggal di rumah ini bagi setiap gadis menerima ruangan ini!"


Akeno-san membuat pandangan kecil dan membuat senyum pahit saat lebih banyak gadis yang masuk ke ruangan ini.


".....Aku berasumsi kalau aku akan membutuhkan kunci untuk ruangan ini di masa depan."


Rias juga menjauhkan dirinya dariku seolah-olah ini telah berakhir.


"....Tidak, para gadis di rumah ini akan menggunakan metode apapun untuk membukanya. Aku kira masing-masing dari kita akan membutuhkan satu seperti yang dikatakan Asia...."


Serius nih!? Jadi waktunya akan datang di mana setiap gadis akan menerima ruangan ini!? Aku mereasa senang tapi juga gelisah karena aku tidak tahu kapan para gadis akan menyeretku ke ruangan mereka!


———Apakah aku akan kehilangan waktu pribadi untuk diriku sendiri seperti ini dari sekarang!?


Rias kemudian bertanya ke Ravel sementara meninggalkan ku yang merasa tertekan.


"Jadi, Ravel. Apa alasanmu untuk begitu panik dan datang ke sini......?"


Ravel yang terkejut melihat kedatangannya yang kedua dari ruangan erotis mulai mengingat alasannya untuk berada di sini mendengar kata-kata dari Rias.


"Oh ya, itu benar! L-Lihatlah ini!"


Ravel mengeluarkan tabletnya.


"Ini akan mengejutkanmu."


"Ini berita besar!"


Xenovia dan Irina tampak bersemangat


Ada video di tablet yang dipegang oleh Ravel. Aku menduga itu sebuah televisi, berita untuk lebih tepatnya, dari Dunia Bawah menilai dari penggunaan simbol-simbol Iblis.


———Lebih penting lagi, simbol di video ini....menggambarkan sesuatu yang sangat luar biasa!


Ini adalah apa yang penyiar itu katakan di video.


[———Dan, mengenai Turnaman Rating Game Internasional akhirnya telah diumumkan.Tampaknya pembahasan di setiap mitologi telah diselesaikan dan kami menerima laporan bahwa persiapan untuk turnamen awal sudah berlangsung diberbagai lokasi. Dengan ini, hipotesis dari tim yang akan lolos pendahuluan akan———]


Ini adalah apa yang tertulis di teks bawah yang besar di video berita.


———[Semua kekuatan akan mengambil tindakan! Turnamen Rating Game Internaisonal akhirnya diumumkan!]


Dan isi dari apa yang penyiar bicarakan tentang Rating Game dan bahkan menyiarkan tentang turnamen tersebut!


"........R-Ravel, ini......!"


Perasaan erotis yang baru saja aku peroleh menghilang pada berita yang luar biasa ini jadi aku meminta pendapat Ravel.


Ravel kemudian mengatakannya dengan jujur.


"———Ise-sama. Ada konferensi darurat yang diselenggarakan oleh pemimpin masing-masing kekuatan sebelumnya. Tahun ini akan diadakan Turnamen Rating Game Internasional yang melibatkan semua kekuatan!"


———Turnaman Rating Game Internasional.....!


Seluruh dunia....semua kekuatan....Rating Game!? A-Aku pasti menginggat bagaimana para petinggi termasuk Azazel-sensei mengatakan betapa menyenangkan melakukan hal ini di masa depan.....!


Matanya Rias terpaku ke video dan kemudian menyempitkan matanya.


"....Aku mengerti. Jadi mereka menyampaikan ini di saat seperti ini.....Apakah mereka memenuhi keinginan Azazel dan Onii-sama....? Tidak, maksud dari Ajuka-sama dan VIP lainya...."


Rias mulai bergumam sendiri. Sepertinya dia perlu berpikir secara mendalam tentang sesuatu.


Rias kemudian mengatkan itu setelah mencium pipiku.


"Ise, sayangnya kita akan menlanjutkan apa yang sedang kita lakukan di waktu berikutnya. Akeno, kita akan pergi ke Dunia Bawah terlebih dahulu untuk mengkonfirmasi situasi yang saat ini sedang terjadi. Ikuti aku."


"Ya, mengerti. Ufufu, ini adalah rasa malu yang membuat kita harus mengakhirinya seperti ini."


Mengatakan hal tersebut, Akeno-san juga menciu pipiku dan berubah kembali ke mode "Ratu"nya dan mengikuti Rias.


Rias dan Akeno-san meninggalkan ruangan erotic segera setelah mengambil pakaian mereka.


"Sepertinya kita akan memiliki Musim Semi yang berisik."


Acara terakhir dan terbesar dari kehidupan SMA ku segera dimulai, bagiku yang akan menjadi siswa kelas tiga segera———



***


Life. 1 - Bagi kita yang ditinggalkan



Part 1


Dari akhir Ferbruari sampai awal Maret. Apa yang menanti para siswa SMA selama waktu tersebut adalah———ujian akhir semester.


Aku meletakkan kepala setelah menyelesaikan semua ujianku.


"Ah, ujian akhir semester akhirnya selesai...."


Aku tidak punya energi untuk berpikir setelah menggunakan otakku otakku sampai batasnya..... Sejak awal tahun ini, tidak, sejak tahun lalu kami telah bertarung melawan Qlippoth yang dipimpin oleh Rizevim sepanjang waktu. Jadi mengerjakan ujian yang harus kau lakukan pada waktu tertentu benar-benar mengeluarkan energiku lebih dari yang diperlukan.


....Mereka para monster sama sekali tidak memberikan kita istirahat untuk membiarkan kita belajar dengan damai.


Kemudian Trio Gereja mendekati mejaku. Asia kemudian berkata.


"Kami yakin tidak ketinggalan pelajaran karena banyak hal yang telah terjadi pada kita"


"Kami harus melanjutkan kehidupan sekolah kami sambil memenuhi tugas kami. Ise-kun yakin tidak terlalu banyak bekerja."


Irina berkata kepadaku sambil memijat bahuku.


"Aku sungguh bersenang-senang. Keduannya layak dilakukan."


Orang yang menjawab dengan cara enerjik tersebut adalah Xenovia.


Irina mengambil nafas setelah melihat Xenovia yang sangat bersemangat.


"Aku juga bersenang-senang tapi kau punya terlalu banyak energi di dalam dirimu."


"Fufufu. Aku Kaichou bagaimanapun juga. Aku tidak akan bisa berbuat apa-apa jika tidak ada energi di dalam diriku."


Xenovia menjawab dengan cara seperti itu. Dia yakin tidak menjadi lebih enerjik sejak dia menjadi Ketua Osis.


———Lalu dua idiot muncul dalam pandanganku.


"Oh, Ise! Bagaimana ujiannya?"


"Jangan bilang padaku kau menaruh jawaban kotor untuk pertanyaannya?"


Itu adalah dua orang sesat, si kacamata dan si botak.


"Oh, Matsuda dan Motohama. Bagaimana kalian melakukannya?"


Ketika aku bertanya mereka mengeluarkan senyum seringai yang bermakna.


"Fufufu, kau tahu kita benarbenar bisa melakukannya dengan baik kali ini?"


"Yah, kita melakukannya sebanyak yang kita bisa bagaimanapun juga."


Mereka biasanya menangis kesakitan setelah ujian. Meskipun saat ini mereka memiliki cukup kepercayaan diri.


Namun, senyuman yang mereka miliki beberapa saat yang lalu berubah menjadi aliran air mata! Kemudian Motohama dan Matsuda berbicara!


"Aku akhirnya belajar sendiri dengan Matsuda, semua orang karenamu mengabaikan kita setiap kali kita memanggilmu untuk belajar bersam kita!..... Berkat itu kita akhirnya benar-benar belajar, sialan!"


"Aku sangat ingin belajar di tampat mu, Ise sehingga kita bisa belajar bersama dengan Asia-chan dan gads-gadis lainnya, aaagh!"


I-Itulah yang terjadi ya. Jadi mereka belajar bersama-sama.


Aku ingat melihat nama mereka muncul di daftar panggilan tidak terjawab di ponselku. Meskipun aku juga punya pertarungan yang intens dan begitu banyak hal yang mengejutkan terjadi sehinga aku tidak memiliki waktu luang untuk mengkhawatirkan mereka berdua.


Mereka mulai membuat keluhan sambil menangis darah.


"Ada Rias-senpai dan Himejima-senpai yang merupakan Dua Onee-sama Terkece dari akademi kita serta Tiga Kecantikan dari kelas kita yang terdiri dari Asia-chan, Xenovia-chan, dan Irina-chan yang semuanya tinggal dirumahmu! Di atas semua itu ada Toujou Koneko-chan dan Ravel Phenex-chan yang merupakan gadis paling populer di kelas satu juga tinggal di rumahmu!"


"Bahkan guru yang cantik dari Eropa Utara, Rossweisse-chan, juga pulang ke tempatmu! Tempatmu jelas yang terbaik serta lokasi yang terhebat untuk belajar, bangsat!"


Orang-orang ini hanya memiliki pikiran yang kotor! Sialan kalian berdua! Tidak akan aku biarkan kalian belajar bersama dengan Rias dan Asia! Hanya aku yang bisa melihat gadis-gadis yang pulang ke tempatku dengan tatapan kotor, hanya aku!


Meskipun tampaknya sesi belajar mereka berjalan lancar berkat keinginan mereka yang tidak terpenuhi.......!


Aku menghirup udara dan kemudian mengatakan ini kepada mereka.


".....Yah, banyak hal yang terjadi padaku juga. K-Kau tahu banyak yang terjadi karena ada banyak gadis dari luar negeri yang tinggal di tempatku. Aku minta maaf karena tidak menjawab panggilanmu."


Memang benar gadis-gadis di tempatku sering kali kejam dan juga sebenarnya aku begitu sibuk sehingga aku tidak bisa menjawab panggilan mereka. Aku tidak berbohong!


Kemudian gadis dengan kacmata muncul sambil sinar mentari bersinar ke kacamatanya.


"Ah, pria yang tidak populer dan bahkan pria yang lebih tidak populer dari Tiga Idiot menyebabkan kebisingan. Jangan menyebarkan bakteri yang tidak populer dari kalian ke kami."


Motohama dan Matsuda yang mendengar perkataannya merenggut.


"Terkutuk kau, Kiryuu! Kau memangil kita pria yang tidak populer dan bahkan pria yang lebih tidak populer!?"


"Siapa yang salah!? Kau perlu membuat bagian yang sangat jelaaaaaas!"


Teriakan putus asa dari dua pemuda tersebut. Meskipun seperti biasa Kiryu mengabaikan kat-kata mereka dengan begitu mudah.....


Kemudian Motohama merubah topiknya dan mengatakan hal ini.


"Tapi kau tahu, itu pasti mengejutkan. ———Tentang Azazel-sensei."


.........


...Aku dan gadis ORC lainnya terdiam.


Matsuda melanjutkan.


"Ah, itu benar! Aku tidak pernah membayangkan kalau dia akan kembali ke negaranya tanpa mengatakan apa-apa."


Motohama melanjutkan setelah dirinya.


"Para siswa yang memujanya tampak seperti mereka tidak bisa menyembunyikan keterkejutan merka. Pelajaran Azazel-sensei benar-benar populer bagaimana pun juga."


Matsuda bertanya


"Ise, kalian tahu sesuatu tentang hal ini kan? Dia merupakan pengawasnya ORC."


"Ah, ya.......Sesuatu telah terjadi pada keluarganya sehinga dia kembali ke negaranya. Kami juga.....terkejut"


Hanya itu jawaban yang aku punya untuk pertanyaan dia.


.....Ya, Azazel-sensei...... tidak ada lagi di sini..... Dia tidak mati tapi dia pergike tempat di mana kita tidak bisa menjangkaunya sekarang.


Tampaknya Trio Gereja juga merenungkannya. Jadi mereka juga berekspresi suram.


".............."


".............."


".............."


Kiryuu yang menyadari identitas kami tahu keadaan yang sebenarnya dari masalah ini sehingga dia bekerja keras dengan mengubah suasana.


"Sekarang, sekarang, kalian semua. Janganlah membuat wajah menyedihkan seperti itu. Ini tidak seperti kita tidak akan pernah melihatnya lagi, kan? Maka aku yakin kalau kita akan melihatnya di masa depan. Kau tahu bagaimana guru sepertinya. Mungkin dia hanya menyelesaikan masalahnya dan kita mungkin akan melihatnya ketika sedang berjalan di jalan."


"Y-Ya, kau benar."


Aku juga mencoba yang terbaik untuk tersenyum.


.....Semua orang yang telah bertindak seperti ini sejak Sensei pergi. Rias, Akeno-san, anggota kelas satu, dan Rossweisse-san juga membuat ekspresi yang sedih setiap kali.


Sejujurnya aku masih tidak percaya ini bisa terjadi. Aku tidak bisa membantu tapi berpikir kalau dia pergi untuk perjalanan panjang biasanya dan masih berpikir kalau dia akan muncul entah dari mana dengan mengatakan "Yo! Aku kembali!" kepada kami.


Tapi ini sesuatu yang akan terjadi di masa depan setelah seperti menunggu keabadian.


.....Aku mengerti alasan dan keadaannya untuk kepergiannya.


———Tapi Sensei. Kami kesepian.....


Di atas Turnamen Rating Game Internasional, aku mendengar ada juga promosiku ke Iblis kelas tinggi ..... dan digabungkan dengan kepergian Sensei....


Jika aku harus mengatakan perasaanku sebenarnya maka aku harus mengakui kalau aku merasa gelisah———





Dengan demikian ujian akhir pekan telah berakhir dan ORC yang baru melanjutkan aktivitas klubnya.


Kami sedang mempersiapkan semester baru di ruang klub. Kami, anggota ORC yang baru, sedang memeriksa jadwal saat kami mengelilingi meja.


Kiba kemudian menyerahkan dokumen ke Asia.


"Asia-buchou, ini adalah program-program untuk semester yang baru."


Asia yang melihat-lihat dokumen saat dia duduk di kursi presiden klub.


"Terima kasih. Persiapan awal tahun ajaran baru dan sesi pengalaman bagi siswa baru yang masuk ke sekolah ini. Kita benar-benar memiliki banyak acara yang terjadi di awal tahun ajaran baru seperti yang saya bayangkan."


Asia benar. Kurang lebih satu bulan ini akn menjadi semester baru dan kami sema akan naik kelas. Di atas itu siswa tahun pertama akan bisa mendaftar di akademi ini sehingga kita harus memulai kegiatan sekolah kembali dari awal lagi.


Asia mengatakannya dengan emosional seolah-olah dia melihat masa lalunya.


"Kami akhirnya menjadi siswa tahun ketiga. Banyak hal yang terjadi dalam satu tahun ini tapi rasanya seolah-olah waktu berjalan begitu cepat...."


Ya, waktu berjalan begitu cepat.


Ini hampir setahun sejak aku menjadi Iblis. Aku bereinkarnasi menjadi Iblis pada April tahun kemarin.....


Aku kemudian bisa mendengar percakapan trio tahun pertama.


"....Kita hampir menjadi siswa tahun kedua. Kita akan memiliki junior mulai bulan depan, Gya-kun."


"S-Semua akan baik-baik saja Koneko-chan! Bahkan aku harus bisa bertindak seperti senior mereka!"


Gasper yang sekarang mampu untuk tampil di depan orang-orang menunjukkan beberapa kemajuan dalam pertumbuhannya, tapi aku masih tidak tahu apakah dia mampu bertindak sebagai senior mereka yang lebih muda darinya. Aku sangat berharap kau bisa menunjukkan kalau kau adalah senior mereka, Gya-suke.


"Kita harus beriklan di perkumpulan anggota bulan depan."


Ravel mengatakannya saat dia menyimpan dokumen-dokumen.


Itu benar. Itu juga merupakan tugas pengting yang perlu kita lakukan untuk memulai klub kembali. Namun, mengumpulkan anggota baru yang orang biasa untuk ORC yang memiliki keadaan khusus dibalik itu....cukup sulit. Kecuali, sepertinya kita masih perlu untuk merekrut orang untuk berjaga-jaga karena itu juga bagian dari kurikulum sekolah untuk klub-klub.


....Aku benar-benar perlu untuk bertanya ke Kiba sesudahnya secara rinci tentang bagaimana mereka merekrut anggota baru tahun lalu.


Kemudian Kiba berkata


"Orang-orang yang berhubungan dengan kita dan sudah bergabung ke Akademi in adalah Le Fay-san, Kunou-san, dan Tosuka. Mantan Ketua Osis Sona... bukan, mungkin lebih baik bagiku untuk mulai memanggilnya Sona-sama. Pokoknya, dari pihak Sitri akan ada Bennia-san yang akan mendaftar di sini."


Kami benar-benar memiliki orang dengan jumlah yang cukup yang berhubungan dengan kami bergabung di sini. Selanjutnya, Le Fay dan Bennia ingin bergabung dengan klub ini. Kunou junga sepertinya dia akan datang ke sini setelah sekolah ketika sekolah dasarnya selesai.


Meskipun orang yang paling terkejut dengan para siswa yang pindah ke sini adalah———


"Oh begitu, jadi Tosuka-san memutuskan untuk mendaftar ke sini."


Kiba bertindak agak canggung ketika aku bertanya padanya.


"Meskipun dia akan mendaftar di tingkat SMP. Aku sangat yakin dia akan datang ke sini setelah sekolah jadi aku harap semua orang di sini bisa bergaul dengannya."


Bahkan dia memutuskan untuk pindah! Tidak banyak hari berlalu sejak dia mulai tinggal di Jepang. Tapi rupanya dia menyatakan kalau dia ingin bersekolah normal seperti Kiba. Tidak mungkin Rias tidak akan membiarkan ini sehingga kepindahan Tosuka ke sekolah ini sudah langsung diputuskan di tempat.


Aku yakin dia mungkin menemukan sedikit kesulitan saat dia pertama masuk sekolah di sebuah negara yang belum pernah dia eksploitasi sebelumnya———


"Kemudian kita semua akan mendukungnya."


Semua orang menyetujui pendapatku. Tidak, bahkan jika akut tidak mengatakannya semua orang di sini akan membantu Tosuka-san dengan sendirinya. Bagaimanapun juga, ini adalah tempat di mana orang-orang dari berbagai macam kekuatan berkumpul satu sama lain dan tinggal bersama-sama dengan ramah.


Kemudian Xenovia berbicara seolah-olah sesuatu datang ke pikirannya setelah mendengarkan Kiba.


"....Aku kira kita juga harus peduli tentang bagaimana kita memanggil senior kita. Rias......-sam? Aku yakin Asia akan memanggilnya "Onee-sama" tapi aku cukup khawatir bagaimana memanggilnya di depan semua orang di dalam kelompok kita. Atau haruskah aku juga memanggilnya "Onee-sama".....?"


Rias, Akeno-san dan mantan ketua osis Sona akan lulus dari sini segera.Aku kiraini akan menjadi aneh memanggil mereka "mantan ketua klub" atau "mantan ketua osis"......  Apa yang Xenovia katakan sangat benar. Saat ini Asia adalah ketua klub dan Xenovia ketua osisnya.


Aku kemudian bertanya ke Kiba, Koneko-chan, dan Gasper.


"Aku yakin Kiba, Koneko-chan, dan Gasper yang paling sulit untuk menemukan panggilan yang pas untuk Rias dari sekarang, kan?"


Mereka bertiga saat ini memanggilnya "mantan ketua klub" atau kadang-kadang "buchou" dari pengalaman masa lalu. Tapi mereka mungkin perlu untuk memikirkan kembali tentang bagaimana memanggilnya dari sekarang terutama setelah dia lulus. Jika orang-orang yang bergabung di sini mendengar mereka mengatakan itu kemudian mereka harus berurusan tentang siapa ketua klub atau ketua osisnya. 


———Lalu Kiba, Koneko-chan, dan Gasper semuanya memerah dan kemudian mengatakan ini.


"....Sejujurnya kami telah memutuskan apa panggilan untuknya. Yah, kita akan mulai menggunakannya setelah dia lulus."


".....Ya, kita akan mengubah cara kita memanggilnya setelah dia lulus. K-Kita juga perlu membicarakannya dengan Ise-senpai setelah itu."


"I-Ini adalah keputusan yang penting bagiku~!"


Hmm, mereka bertiga bertindak memalukan tetapi sepertinya mereka tahu apa panggilan untuk Rias. Nah, sepertinya aku harus bertanya ke mereka rencana apa yang mereka lakukan.


.....Baiklah, itu bukan hanya tentang siswa pindahan dan kelulusan Rias tapi musim semi yang akan membawa banyak perubahan akan segera datang.


Perubahan tersebut menjadi perubahan dalam hidup kita———. Tentu saja isu tentang diriku yang menjadi Iblis kelas Tinggi dan lebih dari itu tetapi juga waktu di mana kita harus melanjutkan hidup kita sambil memiliki pandangan apa yang akan kita lakukan di masa depan.


Aku mengatakan itu sambil melihat ke luar jendela.


"Yah, aku kira kita sedang di waktu itu selama setahun.... Kita perlu berpikir banyak tentang masa depan. Ini akan menjadi perguruan tinggi bagiku setelah aku lulus. Yah, aku kira itu tidak berbeda untuk semua tahun kedua di sini. Tapi apakah kalian semua sudah memutuskan apa yang akan kalian lakukan setelahnya? Aku kira aku tidak banyak menanyai kalian tentang hal itu."


Pada dasarnya apa yang mereka akan lakukan setelah lulus dari perguruan tinggi. Semua anggota di sini kemungkinan besar akan melanjutkan belajar di perguruan tinggi tapi aku kira aku tidak banyak menanyai mereka tentang apa yang akan mereka lakukan setelah itu.


Kiba kemudian berkata


"Aku berencana untuk menyisihkan uang sambil membantu Rias-fukubuchou dengan pekerjaannya."


"Penghematan? Apa kau berencana untuk memulai sesuatu?"


Kiba kemudian membuat isyarat dengan kedua tangannya. Sikap di mana dia mencampur sesuatu ke dalam mangkuk.


"Ya, aku mulai berpikir itu mungkin bagus untuk membuka toko kue di Kota Kuoh.Yah, karena kita memiliki kehidupan Iblis yang panjang kita bisa melakukan apapun meskipun akan membutuhkan dana untuk melakukannya."


Jadi dia berambisi untuk memulai sebuah toko kue! Ya, Kiba menjadi pemilik sebuah toko kue mungkin benar-benar cocok untuknya. Selain itu, kue buatannya———


"Karena cheesecake yang aku buat adalah favoritnya Ise-kun itu mungkin ide yang bagus untuk memastikanmu bisa makan kapan saja kau mau."


Itu yang Kiba katakan.Ya, cheesecake buatannya benar-benar sangat enak.


Kiba cukup terampildengan tangannya dan dia baik pada segala jenis memasak. Jadi dia mungkin bisa melakukan sesuatu selain membuka toko kue.


Xenovia kemudian berkata


"Aku.....ingin bekerja di mana aku bisa mengajar."


Jadi itu tujuanmu ya. Nah, itu benar-benar tidak terduga..... sebenarnya tidak. Dia melakukan penelitian sangat banyak sejak dia bertujuan untuk menjadi ketua osis sehingga citra dirinya sebagai orang yang hanya mengandalkan otot benar-benar menjadi lemah.


"Aku mulai berpikir mungkin ide yang baik untuk membuka pusat pendidikan di dunia manusia dan Dunia Bawah bagi siswa yang bertujuan untuk maju ke tingkat pendidikan atas. Yah, aku tidak memiliki visi yang jelas tentang hal itu hingga kini itu masih samar-samar."


Xenovia memulai pusat pendidikan! Itu ambisi yang mengejutkan datang darinya..... tapi seperti yang Kiba katakan kita memiliki kehidupan Iblis yang panjang sehingga tidak ada kerugian untuk mempunyai banyak rencana. Bahkan aku tidak bisa membayangkan apa ambisiku yang baru seratus tahun kemudian. 


Irina menempatkan ekspresi yang rumit dan berkedut di lehernya setelah mendengar Kiba dan Xenovia membagi rencana masa depan mereka.


"Hmmm, rekan-rekan disekitarku tanpa diduga telah memikirkan tentang jalur karir mereka setelah kelulusan dan juga masa depan mereka."


"Irina, apa kau akan bekerja di industri yang berhubungan dengan Gremory di masa depan...... sebenarnya aku kira tidak akan. Akankah itu berhubungan dengan Surga?"


Aku bertanya. Keluarga Gremory jelasakan menyambut kita tapi Irina juga rekan kami dengan tangan hangat jika kita meminta mereka. Meskipun jika kau berpikir logis, Irina jelas akan mencari pekerjaan yang berhubungan dengan Gereja.


Irina kemudian berkata


"Aku berencana untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi akademi Kuoh untuk berjaga-jaga. Meskipun aku masih belum memutuskan apakah aku akan bekerja di tempat yang berhubungan dengan Gereja bahkan lebih atau melakukan sesuatu yang lain. Aku diizinkan untuk melakukan apapun yang aku inginkan selama aku berkumpul di pertemuan darurat. Meskipun begitu, aku tidak akan tahu apa yang akan terjadi beberapa tahun ke depan.....Kecuali———"


Kata-kata Irina tiba-tiba berhenti di sana. Dia kemudian melanjutkanya dengan suara kecil sambil merasa malu-mali.


".....Aku.....sedang berpikir mungkin menyenangkan untuk memulai sebuah toko roti di masa depan."


Wow wow! Jadi Irina mulai membuka toko roti! Dia yang mengurus mesin roti rumahan dengan hati-hati jadi mungkin dia ingin membuat sebuah roti yang asli?


Xenovia kemudian melanjutkan


"Ya, aku terkejut ketika aku melihatmu menulis lembar yang meminta kami tentang jalur apa yang kami ingin ambil. Kau ingin memulai sebuah toko roti yang wajar, kan?"


Irina mengangguk


"Ya. Untuk mengatakan kebenarannya aku telah mempelajarinya akhir-akhir ini. Aku diajarkan oleh Rias-san dan Akeno-san...... Harap menunggu sedikit lebih lama untuk muncul di atas meja."


Hmmm, aku akan menunggunya untuk itu.


Rias dan Akeno-san bisa memanggang roti juga. Yang benar adalah kita memiliki oven untuk roti yang dipasang kembali di kediaman Hyoudou. Kita juga memiliki oven pizza di atap.


Xenovia kemudian mengatakan ini sambil memasang senyum penuh provokasi.


"Ngomong-ngomong, opsi kedua Irina adalah ——— menjadi pengantin. Meskipun dia segera menghapusnya."


Bahkan Asia menjadi gembira setelah mendengar hal ini.


"Itu adalah mimpi yang sangat indah!"


Irina meraih kepalanya Xenovia


"H-Hei, Xenovia! J-Jangan memberitahu semua orang tentang hal itu!"


Semua orang tersenyum di wajah mereka saat melihat Irina menjadi malu-malu.


Ya ampun. Itu pasti mimpi seperti putri yang telah ada. Atau haruskah kutakatakan mimpi yang dimiliki seorang gadis? Ini pasti meyakinkan untuk mendengar mimpi seperti itu ketika kita berbicara tentang mimpi. Yah, itu benar-benar merasa seolah-olah kita hidup di dunia yang damai lagi.


Namun, Irina menghela napas dalam-dalam.


"Kecual, memulai toko roti agak sulit tidak seperti menjadi seorang pengantin."


"Kenapa begitu?"


Irina kemudian menjawab pertanyaanku.


"Aku rasa karena kondisi Surga sekarang tidak stabil. Para petinggi sepertinya ingin mengisi posisi Serafim dan kursi yang lebih tinggi di masa depan. Jadi sepertinya mereka akan meminta malaikat bereinkarnasi yang kuat. Ini adalah apa yang papaku katakan padaku. Papa mengatakan kalau ada banyak kesempatan bagi mereka untuk bertanya kepadaku di masa depan yang bertarung di tanah ini. Untuk Surga. Untuk Gereja. Dan untuk pengikut kami. Aku mungkin harus memberikan semua usahaku untuk memenuhi tugasku kemudian. Ini benar-benar posisi terhormat tapi akan datang dengan kewajiban."


[.................]


Semua orang membuat wajah yang serius menanggapi kata-kata Irina.


.....Ya, aku merasa yakin pada pembicaraan damai yang baru saja kita lakukan. Tapi kita semua tidak menentu setelah pertarungan yang sekarang dikenal sebagai Perang Naga Jahat. Kekuatan utama dari setiap fraksi telah menuju ke pertempuran yang sangat panjang melawan Trihexa dan kau bisa cukup banyak mengatakan kalau setiap kekuatan telah kehilangan banyak kekuatan juga. Jadi masalah ini menjadi serius dari sini. Bahkan Surga kehilangan beberapa Serafim yang merupakan anggota inti mereka dan banyak malaikat yang mati di pertempuran. Jadi bahkan Irina akan dicari untuk membantu Surga mulai dari sekarang. Pertempuran itu pasti akan memperngaruhi jalan kita dari sini tidak peduli apapun.


Trihexa dan para Naga Jahat yang mengamuk di wilayah masing-masing kekuatan. Mereka juga muncul di dunia manusia di mana mereka menghancurkan beberapa pulau, tentara, dan alam yang besar. Korban di dunia manusia menerima kerusakan tidak separah di wilayah berbagai faksi mitologi. Aku mendengarnya berkat kerja dari para individu tingkat Dewa dari masing-masing kekuatan yang memberikan mereka semua perbaikan dan pemulihan dari wilayah-wilayah mereka yang rusak untuk dikembalikan ke keadaan asal mereka. 


Meskipun tidak akan mudah untuk kehidupan yang hilang dalam pertempuran itu. Para kelas Dewa yang mengambil kerusakan dipaksa untuk menghabiskan waktu yang lama bagi mereka untuk kembali. Itu sudah cukup buruk dengan kehilangan para Dewa utama setiap kekuatan yang bertarung dengan Trihexa.


Demikian juga untuk manusia.....Aku bertanya-tanya berapa banyak nyawa yang hilang karena serangan Trihexa. Tidak, berapa banyak manusia yang kehilangan nyawa mereka karena malapetaka Rizevim....


Meskipun orang-orang mengatakan para korban yang kami terima jauh lebih ringan daripad yang kami harapkan untuk lebih buruk...aku, bukan, kami mencapai banyak hal dengan terlibat dalam perang skala besar untuk pertama kalinya tapi kami juga kehilangan jumlah hal-hal yang sama.


.....Dan Turnamen Rating Game Internasional yang akan terjadi dalam situasi seperti ini.


Dari apa yang Rias dengar di Dunia Bawah para petinggi bersama dengan panitia turnamen adalah Ajuka Beelzebub-sama dan ——— Shiva sang Dewa Penghancur dari mitologi Hindu. Berita ini menyebar seperti api di antara masing-masing kekuatan.


Sang Dewa Penghancur yang tidak pernah mengambil tindakan apapun memilih untuk menjadi bagian dari panitia Turnamen Rating Game Internasional merupakan sesuatu yang tidak bisa diprediksi.


Panitia turnamen sudah mulai mengumpulkan pendaftaran dan para peserta.


Jelas ada kritikan. Untuk memulai sebuah game. Sebuah turnamen di situasi seperti ini. Ada suara-suara tentang niat mereka dari berbagai belahan dunia.


Namun ada orang-orang yang menunjukkan ketertarikan untuk berpartisipasi langsung dari berbagai belahan dunia. Ini adalah apa yang mereka katakan dalam wawancara dari Dunia Bawah.


———Ini merupakan sebuah kesempatan yang tidak bisa lebih banyak kami minta. Kami diberikan tahap di mana makhluk legendaris diizinkan untuk bertarung secara resmi. Kami memahami kritikannya.Tapi apakah anda tidak ingin melihatnya? Para Malaikat dan Iblis. Siapa yang lebih kuat? Dewa Norse dan para monster Yunani. Apa yang terjadi ketika mereka saling berhadapan?


Wawancara ini menyebar di masing-masing kekuatan dan merangsang rasa ingin tahu dan semangat bertarung dari banyak orang.


Pertandingan yang hanya bisa kau bayangkan atau mimpikan. Hal ini telah resmi 'disetujui' sehingga jumlah mereka yang ingin melihat itu meningkat.


Dan juga satu lagi. Hadiah sang pemenang. Ini adalah sesuatu yang tidak bisa dipercaya sehingga ini juga membuat para peserta sangat penasaran.


Tentu saja jumlah peserta meningkat setelah pengumuman.


Bahkan kami....terbakar dengan hasrat saat mendengar wawancara itu. Aku yakin itu sama untuk Vali dan Sairaorg-san———


Ada desas-desus kalau panitia turnamen berencana untuk menaruh beberapa energi ke orang-orang dengan membuat mereka memanas dengan menunjukkan pertandingan dari turnamen mendatang. Aku juga mendengar kalau uang keuntungan selama turnamen seperti penjualan tiket akan disumbangkan untuk dana perbaikan semua kekuatan.


Apa yang mengejutkan adalah kalau dana turnamen akan datang dari uang saku para Maou-sama, pemimpin Grigori, dan Shiva. Aku yakin uang tersebut akan melibatkan tokoh gila tapi itu akan datang dari warisan Sirzech-sama dan Azazel-sensei (uang saku dan warisan jelas akan disalurkan ke pemulihan setiap kekuatan).


...Untuk mengirim uang yang diperoleh dari turnamen untuk dana restorasi ya. Jika pihak tertinggi dari Dunia Bawah yang saat ini sedang dituntut atas kejahatan yang melibatkan mereka, maka akan benar-benar mencurigakan. Meskipun aku kira aku bisa mempercayakan ang satu ini karena Ajuka-sama dan yang lainnya bekerja di belakang layar.


....Aku akhirnya berpikir tentang hal-hal yang rumit. Uggh, aku yakin mendapatkan kebiasaan yang aneh sejak aku bereinkarnasi menjadi seorang Iblis. Aku merasa kalau aku mulai merenung lebih banyak dibandingkan masa lalu.


Kiba kemudian mengatakan itu dan mengubah topiknya.


"Yah, saat ini masalah utamanya adalah masa depannya Ise-kun.... atau lebih seperti promosi karena itu juga akan menjadi peristiwa bagi kita juga."


"Kau benar. Siapa yang pernah berpikir kalau dia akan dipromosikan ke Iblis kelas Tinggi dalam waktu satu tahun. Yang diharapkan dari pria yang aku pikir tinggi darinya. Pastilah itu."


Xenovia melanjutkan setelah Kiba dengan mengatakan itu.


Itu benar. Prestasi yang aku capai selama Perang Naga Jahat———seperti  menghajar Rizevim dan mengalahkan Apophis. Karena itu jumlah orang yang ingin aku dipromosikan meningkat secara drastis. Para petinggi menyetujuinya dan akhirnya diputuskan (kebenarannya adalah ada pembicaraan tentang kelompok kami yang merupakan Iblis kelas Rendah dipromosikan menjadi Iblis kelas Menengah).


Akan ada upacara promosi Iblis Kelas Tinggi bagi ku di Dunia Bawah dan aku saat ini menerima kata-kata pujian dan hadiah yang dikirim ke rumah ku dari orang-orang yang memiliki kedudukan yang tinggi.


Iblis kelas TInggi yang telah aku rindukan begitu banyak———. Aku akan diberikan hak untuk membuat kelompok sendiri.


..............


......Diriku yang sangat bersemangat dengan meneriakkan keras-keras ambisi bejat ku. "Aku akan menjadi Iblis Kelas Tinggi dan membuat kelompok penuh dengan para gadis dan menjadi Raja Harem!". Apa yang datang ke pikiranku ketika aku dipenuhi dengan ambisiku.....kebahagiaan juga datang dengan kesadaran yang tidak bisa kau capai semuanya dengan kepuasan


.....Aku mencapai banyak hal dengan datang sejauh ini tapi tidak seperti aku tidak kehilangan begitu banyak karenanya. Mungkin mencapai sesuatu berarti kehilangan sesuatu juga.


......Azazel-sensei, bahkan sedikit kata yang kau berikan baik-baik saja. Aku benar-benar ingin mendapatkan saran darimu.


———Apakah aku diperbolehkan menjadi Raja Harem? Apakah aku diperbolehkan untuk tenggelam di lautan oppai?


Mungkin aku harus bertindak  sambil mengingat tentang lingkunganku bahkan dalam rangka untuk menjadi seorang dewasa yang profesional dan seorang Iblis?


.....Hei, Sensei? Apa yang akan kau katakan ketika kau melihatku sekarang?


Pikiran yang rumit tersebut datang ke kepalaku setiap hari akhir-akhir ini. Dan sepertinya semua orang mengetahuinya juga.


Mungkin Irina membaca pikiranku sehingga dia bertanya padaku sambil melihat wajahku


"Aku sudah memikirkan tapi sepertinya kau punya pikiran yang rumit tentang hal itu, kan?"


Aku mengatakannya sambil melebih-lebihkan sukacita ku.


"Y-Yah, aku tentang hal itu. Aku super senang dan merasa terhormat!"


Tapi aku memberitahu mereka pikiranku yang sebenarnya. Mereka merupakan kawan-kawnku bagaimanapun juga.


"Tapi....jika aku terlihat seperti memiliki perasaan yang campur aduk tentang hal itu dari matamu maka aku harus mengatakan kalau kau benar tentang hal itu.  .....Terlalu banyak hal yang terjadi dan bahkan jika aku memahaminya dengan otakku aku masih menemukan bagian dari diriku tidak menerima peristiwa masa lalu. Aku punya perasaan yang suram. Itu tidak terasa seperti itu terjadi secara nyata. Rasanya seperti aku menemui kehidupan orang lain bahkan bagian tersebut melibatkan diriku."


Yang lainnya juga memiliki penampilan yang rumit ketika mereka mendengarkan kata-kataku.


Asia turun dari kursi presiden klub untuk mendekatiku dan kemudian dia memegang tanganku. Dia mengatakannya sambil tersenyum.


"Aku tidak akan bisa menyelesaikan semua masalah Ise-san.....tapi aku merasa terhormat kalau Ise-san akan menjadi Iblis kelas Tinggi. Oleh karena itu, aku ingin mengucapkan selamat kepadamu dari lubuk hatiku. ———Selamat, Ise-san."


———!


Aku menjadi begitu emosional dengan kehangatan Asia dan kata-kata sederhananya. Aku memeluk Asia di tempat!


Ah, Asia-chan ku membuatku merasa lega hanya dengan mengatakan hal-hal seperti ini! Ya, pernyataan sederhana dari ucapan selamat seperti ini tiba-tiba masuk ke dalam hatimu dengan halus.


Sambil kita melakukan sesuatu seperti itu, Ravel bertindak seperti manajer yang baik dan mengatakan itu dengan cara yang tenang.


"Namun, bahkan jika tidak terasa seperti kenyataan akan ada banyak jenis orang yang muncul di depan matamu. Kau mungkin merasakan perasaan dari menjadi Iblis Kelas Tinggi dari situasi tersebut. Kau kemungkinan besar akan menjadi Iblis Kelas Tinggi pendatang baru yang paling diantisipasi di seluruh Dunia Bawah."


Banyak orang akan..... datang menemui ku ya. ....Dan yang diantsisipasi ya. Meskipun itu berarti aku akan diwaspadai oleh para musuh juga......


Jika ada yang menemukan itu menyakitkan dalam hal kebebasan yang aku cari maka itu berarti itu ada yang tidak bahagia mengenai promosiku.


Ya, sepertinya aku akan memiliki lebih banyak masalah. Ini nostalgia ketika aku ingat sekitar setahun yang lalu ketika aku bermimpi untuk menjadi Raja Harem dengan hanya pikiran yang bejat. Untuk diriku sendiri setahun yang lalu. Kau tahu kalau kau tidak akan melewatinya hanya dengan bersenang-senang untuk menjadi Iblis Kelas Tinggi?


Sial! Aku hanya ingin berpikir tentang oppai! Aku akan melompat ke oppainya Rias ketika aku pulang ke rumah! Tidak, itu mungkin ide yang baik untuk dimanjakan oleh Akeno-san juga!


———Sebenarnya, "Apa artinya menjadi Iblis Kelas Tinggi?"!


Saat ini aku akan selalu diperhatikan———.


Hal ini kemudian terjadi. Ada ketukan mendadak ke pintu. Asia menjawab dengan mengatakan "Masuk".


Siapa itu? Ketika semua orang melihatnya dengan kecurigaan———orang yang datang dengan membuka pintu adalah seorang siswa laki-laki.


"Maafkan aku. Apakah Kaichou———oh, anda disini bagaimanapun juga."


Saat dia mengatakan itu dia bernafas mengeluarkan udara dari mulutnya ketika dia menemukan Xenovia.


Dia kemudian berjalan menuju Xenovia sambil meninggalkan suara di jejak kakinya.


"Xenovia-kaichou, anda disini. Aku sudah menyelesaikan laporan dari sebelumnya jadi aku ingin anda untuk mengkonfirmasinya."


Siswa laki-laki tersebut mengeluarkan dokumen ke Xenovia. Aku.... pikir aku sudah melihat dia sebelumnya. Lebih seperti dia cukup dikenal dikalangan para siswa.


Xenovia merespon anak itu dengan cara yang akrab.


"Ouryuu. Baiklah, tunjukkan padaku."


Dia memanggil anak itu dengan mana itu dan melihat semua dokumennya setelah menerimanya.


Anak itu melihat kita semua dan melihat ke seluruh ruangan seolah-olah itu merupakan pemandangan yang langka.


Xenovia menyadarinya dan kemudian bertanya padanya.


"Oh, apakah kau tidak memperkenalkan dirimu ke semua orang di sini?"


Anak laki-laki tersebut bernafas lagi sambil tersenyum.


"Ya, dan hampir sebulan sejak kau memberitahuku akan memperkenalkanku pada semua orang, Kaichou."


Xenovia tersenyum pahit.


"Maaf, aku benar-benar lupa."


Xenovia membuat anak itu berdiri tepat di sampingnya dan memperkenalkan dirinya kepada kami.


"Dia merupakan sekretaris OSIS yang juga siswa tahun pertama dan———"


"Nakiri Kouchin Ouryuu adalah namaku. Aku sudah mendengar banyak rumor tentang kalian semua."


———Dengan demikian, siswa tahun pertama yang disebut Nakiri Kouchin Ouryuu yang juga sekretaris OSIS memperkenalkan dirinya kepada kami.


Kami sudah tahu namanya ketika anggota OSIS yang baru diumumkan dan aku juga melihat anak ini ketika Xenovia sedang berjalan di koridor bersama dengan anggota OSIS yang baru berjalan di belakangnya. Nama dan kecocokan wajahnya.


........Meskipun ada bagian dari namanya yang tidak aku ketahui.......


" Itu pasti nama yang panjang."


Aku tidak bisa menahan diri tetapi mengatakannya.


Nakiri memberikanku penjelasan singkat.


"Kouchin merupakan nama anumertaku. Hal ini pada dasarnya seperti nama tengah. Jadi hanya Nakiri Ouryuu baik-baik saja."


Ah, aku pikir aku mendengar orang-orang dari zaman dahulu menggunakan nama seperti itu.


Ravel dan Gasper yang juga tahun pertama merespon penerimaan Nakiri.


"Sangat jarang untuk bertemu kau di sini."


"Halo, Nakiri-kun."


Nakiri juga menanggapi mereka dengan mengangkat tangannya.


"Yo, trio biasanya."


Ah, jadi dia tahu mereka. Ada koneksi di antara tahun pertama yang tidak aku ketahui tentangnya.


"....Kohchin, apa kau bekerja?"


Koneko-chan bertanya sambil makan manisan.


"Ya, aku punya urusan dengan Kaichou. Juga, tolong berhenti memanggilku dengan nama itu dengan intonasi seperti itu....Aku membencinya karena terdengan seperti Kohcin Nagoya."


Nakiri mengatakannya sambil berakting sedikit tertekan.


....Jadi dia memiliki julukan yang disebut Kohchin ya. Yah, itu nama yang bombastis tapi nama tengahnya benar-benar punya masalah dengan itu untuk membuat nama panggilan untuk dirinya. 


Asia dan Irina juga merespon Nakiri.


"Nakiri.....bukankah itu salah satu dari lima keluarga?"


"Itu keluarga terkemuka, kan? Di atas itu namanya "Ouryuu" yang merupakan nama yang sama dengan Binatang Spiritual yang mewakili keluarga Nakiri....."


Nakiri mengangguk.


"Ya, aku merupakan pewaris keluarga Nakiri. Saat ini, itu..... Yah, empat tahun yang lalu "Ouryuu" sebelumnya menyebabkan masalah dengan Hakuryuukou dan Ikuse Tobio-san...."


Pewaris!? O-Orang ini!? Pewaris keluarga Nakiri yang merupakan keluarga terkemuka dari lima keluarga....Ya ampun, aku berpikir kalau dia memiliki posisi khusus di antara keluarga Nakiri tapi siapa yang pernah berpikir kalau dia akan menjadi ahli waris.... Aku yakin bertemu banyak pewaris dari keluarga terpandang....


Dan apakah sesuatu yang terjadi dengan "Ouryuu" sebelumnya empat tahun yang lalu? Hmm, aku benar-benar tertarik dengan hal itu. Aku mungkin akan bertanya ke Vali di waktu berikutnya.


Empat tahun lalu adalah ketika Vali bertemu Tobio-san dan saat itu aku mendengar kalau Grigori serta kelompok yang penuh dengan pengguna kekuatan khusus dalam keadaan berantakan.


Xenovia menyilangkan lengannya dan mengangguk.


"Ouryuu cukup menakjubkan. Bagaimanapun juga, dia diberikan posisi khusus di bawah Maou Ajuka Beelzebub. Bukankah itu untuk mencari Longinus yang tersisa?"


———!


.....Ini merupakan pemberitahuan yang mengejutkan. Serius nih!? Pencarian Longinus yang tersisa di bawah Ajuka Beelzebub-sama. Apakah itu mungkin dua jenis yang dikabarkan———"Innovate Clear" dan "Telos Karma"? Ini menarik perhatian ku.


Lalu apakah dia mungkin terlibat di dalam "game" ponsel yang diciptakan oleh Maou-sama?


Nakiri mengatakannya dengan penampilan campur aduk.


"......Bagaimana aku harus mengatakannya. Orang itu membuatku bertanggung jawab atas hal-hal yang rumit sehingga dia menugaskanku dengan tugas yang tidak penting...."


....Sepertinya dia mempunyai pengalaman yang tidak bisa dijelaskan dalam satu kalimat.


"Oh yah, tanyakan apapun yang kau mau. Kawanku dan aku akan membantu."


Aku hanya mengatakan itu padanya. Aku tidak akan merasa beaik jika seseorang yang aku temui akan terseret ke dalam kesulitan dan terluka.


Nakiri menjawab jujur dengan mengatakan, "Ya, ketika sesuatu terjadi di dalam "game", maka aku pasti akan menghubungi kalian."


———Lalu Nakiri mendekat dan berdiri di depan ku dan kemudian mengatakan itu setelah memperbaiki postur tubuhnya.


"Hyoudou Issei-senpai sang Sekiryuutei."


"Y-Ya, ada apa?"
Nakiri tiba-tiba menundukkan kepalanya kepada ku.


"Kebenarannya adalah aku melihatmu sebagai panutanku. Kau memiliki Longinus Welsh Dragon di dalam dirimu sementara kau hanya seorang siswa SMA biasa. Tapi meskipun kau telah terlempar ke dalam begitu banyak situasi yang berhaya kau bisa mengatasi semuanya. ———Aku ingin hidup sepertimu dengan mencapai kekuatan di mana aku bisa menggunakannya untuk bertarung melawan takdirku sendiri."


Nakiri yang berdiri tegak sekali lagi memiliki ekspresi ini. ———Sebuah ekspresi yang serius dengan mata yang cerah dan sederhana. 


......Y-Ya ampun, ini memalukan! Untuk membuatnya mengatakan itu secara langsung dihadapanku! I-Itu pasti gatal untuk dikatakan dari seorang anak laki-laki yang lebih muda dariku!


Aku lalu mengatakan ini sambil melambaikan tanganku.


"Kau terlalu banyak melebih-lebihkan ku. Aku hanya mencoba untuk mengatasi jenis situasi yang tidak masuk akal yang menimpa ku."


"Itu hal yang mengesankan yang aku lihat. Hyoudou-senpai, ada banyak hal yang ingin aku pelajari darimu. Tolong beritahuku jika sesuatu terjadi. Aku akan menjadi pendukung kalian semua. Aku yakin Ajuka-san akan mengizinkannya juga."


A-Apakah dia memiliki semacam perasaan aneh terhadapku? Ketika aku melihat Xenovia,


"Ouryuu sudah lama ingin bertemu dengan mu, Ise. Aku selalu lupa ketika aku terus membuat janji dengannya. Jadi dia akhirnya bisa bertemu denganmu hari ini."


........Jadi dia pada dasarnya membuat alasan untuk mencari Xenovia untuk menyerahkan dokumen padanya sehingga dia datang ke sini?


A-Aku benar-benar malu. Ini lebih gugup daripada seorang gadis mengatakan sesuatu yang membuat mu dag-dig-dug! Ini jenis perasaan yang berbeda yang aku dapatkan dari Gasper yang juga seorang laki-laki dan juniorku!


"Terima kasih. Aku pasti akan mengingat hal itu."


———Itu yang terbaik yang aku katakan.


Kemudian Xenovia berbisik ke telingaku.


(Jika sesuatu benar-benar terjadi maka kita harus memanggilnya. Ise, Ouryuu benar-benar kuat. Dia berada di kelompok yang berbeda di antara mereka dengan kekuatan khusus.)


(Serius nih?)


Dia merupakan pewaris Nakiri yang merupakan keluarga terkemuka dari orang-orang Jepang pengguna kekuatan khusus. Itu wajar jika dia kuat meskipun usianya masih muda.


Aku juga ingin tahu tentang "game"nya Ajuka Beelzebub-sama jadi aku mungkin harus mencobanya melalui koneksinya Nakiri?


Ketika aku berpikir tentang bagaimana aku harus bergaul dengan juniorku———ada ketukan di pintu lagi.


Yang datang kali ini merupakan seorang gadis berambut crimson. ———Itu Rias!


Ini adalah apa yang Rias katakan segera setelah dia datang.


"Apakah Ise di sini———? Oh, kau di sana."


Rias memastikan kehadiranku.


"Hmm? Apa kau membutuhkanku?"


Aku menunjuk diriku sendiri di mana Rias menganggukkan kepalanya lalu mengatakan hal ini.


"Ya, ada tamu untukmu. ———Datang ke ruang bawah tanah Kota Kuoh dengan ku."


Setelah ini aku akan datang untuk mengalami apa yang Ravel katakan sebelumnya tentang berbagai jenis orang akan muncul di depan ku jika aku menjadi Iblis Kelas Tinggi.




Aku, yang meninggalkan kerja klub ke Asia dan Kiba, mengunjungi salah satu ruangan yang ada di bawah tanah Kota Kuoh bersama dengan Rias dan Ravel.


Apa yang aku lihat adalah———Naga yang berdiri setinggi sepuluh meter. Itu Naga yang memiliki penampilan yang familiar dan aura yang aku rasakan di sekitarnya juga familiar.


Naga itu menundukkan kepalanya dan berbaring lurus di tanah ketika dia melihat ku.


"Ini adalah pertama kalinya aku datang di depan mata mu. Aku putra ketiga Tannin Blazzing Meteor Dragon dan Bova adalah namaku."


———!


.....Aku terkejut dengan kata-kata Naga itu. Dia anaknya Tannin-ossan? Tidak heran penampilan dan auranya terasa sama! Penampilannya pasti mengingatkanku dengan Tannin-ossan dan auranya juga identik dengannya!


Bova yang merupakan putra ketiga dari Tannin berbicara sekali lagi.


"Aku datang ke sini untuk bertanya padamu untuk sebuah permintaan. Sekiryuutei Sang Api Kebenaran———Hyoudou Issei-sama. ———Aku datang karena aku yang sangat bersemangat ingin agar dirimu menerimaku sebagai pelayanmu!"


P-Pelayankuuuuuuuuu!?


..........I-Ini mengejutkan dan aku juga sangat menikmati bagaimana aku tidak tahu bagaimana memberikan reaksi yang tepat untuk hal ini.........


Ravel yang berdiri di sampingku berbisik ke telingaku.


(Dia merupakan penjahat yang terkenal di Dunia Bawah di mana dia menerima nama penghinaan yang disebut "Bova sang Penghancur". Dia terkenal karena sikap buruknya yang membuat anda berpikir kalau dia mungkin tidak bisa menjadi putranya Tannin-sama ketika ayahnya dihormati oleh para Naga.)


Kali ini Rias berbisik ke telingaku yang lain.


(Kecuali, memang benar kalau dia disebut yang terkuat di antara anak-anaknya Tannin-sama.)


......"Bova sang Penhancur"! Penjahat Dunia Bawah! Tapi dia juga yang terkuat di antara anak-anaknya Tannin-ossan!


.....Lebih seperti ini pertama kalinya aku mengetahui kalau Tannin-ossan memiliki anak-anak. Tidak, itu tidak akan aneh jika memiliki anak-anak tapi...Ossan juga punya istri ya. Dan sepertinya dia memiliki banyak anak.


Dan putra ketiga Tannin-ossan datang ke sini ke Kota Kuoh dan mengatakan dia ingin menjadi pelayanku.


......H-Hmmm, aku tidak tahu bagaimana menjawabnya karena ini begitu tiba-tiba! Mungkinkah aku harus berkonsultasi dengan Tannin-ossan? Tidak, rasanya seperti putra ketiga ini datang ke sini secara rahasia dan sepertinya pembicaraan ini akan pergi ke tempat lain jika aku berbicara dengan orang tuanya.


......Tanganku sudah penuh dengan karena banyak hal terjadi padaku termasuk semester baru, tingkat kelas yang baru, dan promosi untuk menjadi Iblis Kelas Tinggi. Aku kira akan ada lebih banyak masalah yang datang kepadaku dari sekarang yang akan membuat ku memiliki kekhawatiran lebih.....


"Hmm, jadi dengan itu kau berarti...... ingin menjadi hamba-ku?"


Ketika aku bertanya, putra ketiga Ossan menjadi benar-benar terkejut dan melambaikan tangannya untuk menolak asumsi ku.


"Oh bukan! Aku di sini tidak untuk memintamu untuk memberikanku peran yang besar! Aku telah mendengar kau akan menjadi Iblis Kelas Tinggi! Dan aku juga mendengar kau berambisi untuk membentuk kelompok yang hanya berisi hamba-hamba perempuan setelah kau dipromosikan! Rumor itu telah mencapai telingaku sehingga tidak ada cara aku bisa membiarkan diriku untuk memintamu untuk itu! Kecuali, itu akan menjadi sukacita terbesar bagi ku untuk mengizinkanku berdiri di sampingmu sebagai bawahanmu dan sebagai prajuritmu!"


Dia menundukkan kepalanya lebih dalam dan dia rata dengan tanah sekali lagi.


.....Dia tampaknya seperti Naga yang kuat dan dia sudah memiliki status yang menakjubkan sebagai anaknya Tannin-ossan. Jadi sulit bagiku untuk bereaksi akrena dia bertindak begitu kaku terhadapku~


Sang Naga———, Bova, mengatakan lebih lanjut untuk mendorong permintaannya.


"Bisakah kau mengizinkanku untuk berdiri di sampingmu?"


Orang ini juga melihat langsung ke mataku seperti Nakiri dari sebelumnya.


.....Ya ampun, hanya melihat situasiku. Apa yang harus aku lakukan? Itulah satu-satunya kata yang datang ke kepalaku........Aku benar-benar telah mengatakan aku "bermasalah" atau "ya ampun" sejak sebelumnya.


"Bagaimana, Ise?"


Rias mencoba untuk memastikan denganku. Jika dia hanya tamuku, maka Rias yang merupakan master ku akan mengirim dia pergi dan mengatakan kepadanya untuk datang di hari lain...... Bova datang untuk mengandalkan ku yang akan menjadi Iblis kelas Tingg. Rias bertanya padaku dengan memahami hal itu.


........Tidak menjadi hambaku tapi bawahanku. Yah, setelah kau menjadi Iblis Kelas Tinggi kau juga akan memiliki punggawa dan antek-antek selain hambamu. Bahkan jika mereka bukan hambamu secara langsung ada banyak pekerja dan tentara di Istana Gremory. Dan yang dia katakan dia baik-baik saja dengan menjadi salah satu prajurit ku.


———Tidak menjadi "Pion"ku tapi hanya prajuritku.


".....Apakah itu baik-baik saja bagiku untuk memberikanmu jawabanku setelah aku menjadi Iblis Kelas Tinggi?"


Itu jawaban terbaik yang bisa aku berikan padanya sekarang.


.......Mulai sekarang aku akan mendapatkan banyak junior di sekolahku dan setelah aku menjadi Iblis Kelas Tinggi aku harus berpikir tentang bawahanku yang lain dan bukan hanya hamba-hambaku.


Aku memiliki begitu banyak masalah yang datang ke kepalaku dan Rias mengatakan itu sambil tersenyum padaku.


"Menjadi Iblis Kelas Tinggi penuh persoalan kau tahu?"


Dia kemudian memelukku dengan lembut.


"Tapi seniormu dan manajermu selalu disampingmu sehingga kau bisa berkonsultasi dengan kami kapan saja, oke?"


.......Ya, dia benar. Itu benar-benar tepat. Untungnya, aku punya Rias dan Ravel dibelakangku. Jadi aku tidak perlu khawatir hanya dengan diriku sendiri, kan....?


Ravel mengambil tanganku dan tersenyum.


"Dia benar. Ise-sama, kau telah mempunyai ekspresi yang rumit sepanjang waktu akhir-akhir ini. Silakan berkonsultasi dengan kami ketika kau merasa cemas. AKu juga berasal dari keluarga Iblis kelas Tinggi kau tahu?"


Ya, aku mempunyai banyak teman dan Iblis kelas Tinggi disekitarku.


Terlalu banyak hal terjadi yang membuatnya sulit untuk otakku untuk mengikutinya. Tapi aku hanya bisa bertanya ke "senior" ku ketika aku ragu.


Hanya sedikit baik-baik saja———. Aku hanya bisa mengambil langkah demi langkah dan datang untuk memahaminya sedikit demi sedikit.


———Azazel-sensei.


Aku akan melakukan yang terbaik!



———○●○———



Hal ini terjadi di akhir pekan berikutnya.


Semuanya yang tinggal di kediaman Hyoudou pergi ke laut, sebuah pulau berpenghuni. Dalam rangka untuk memancing.


"Baik! Aku yakin akan menangkap mereka semuanya! Tanya apapun padaku ketika kalian membutuhkan kata-kata nasihat!"


[Ya~!]


Kawan-kawanku (terutama anggota ORC) merespon kata-kata ayahku.


Itulah bagaimana ayahku berkata-kata dengan penuh semangat karena dia adalah orang yang mengusulkan untuk pergi memancing dan yang bertanggung jawab.


Ya, kemarin selama makan malam, topik memancing yang ayahku mulai menjadi topik yang panas sehingga kami memutuskan untuk memancing segera setelah mendengarkan pembicaraannya yang penuh dengan gairah.


Semua orang sangat berhasrat pada rencananya dan acara kali ini terjadi dengan lancar setelah banyak persiapan.


Jadi itulah bagaiman aku berakhir datang ke sini ke pantai bersama dengan semua orang. Ngomong-ngomong pulau berpenghuni ini kepunyaan seseorang yang berhubungan dengan kami dan mereka mengatakan kalau kalian bisa menangkap banyak ikan yang bagus di sekitar sini.


"....Ya ampun, dia sangat bersemangat seperti anak kecil."


Aku merasa sedikit malu pada bagaimana ayahku bertindak. Yah, itu normal untuk merasa malu jika ayahmu bertindak seperti anak kecil di depan teman-temanmu!


"Katakan padaku ketika kalian lapar. Aku sudah menyiapkan bola nasi dan makanan ringan."


———Ibu mengatakan itu sambil menunjuk ke keranjang yang besar. Ibu menyiapkan payung di pantai pulau berpenghuni untuk membuat tempat meneduh. Rias dan Akeno-san juga membantunya.


Ya, aku hanya bisa pergi ketika ibu sedang menunggu ketika aku ingin beristirahat sebentar.


Bukan hanya ayah yang sedang bersemangat. Ada banyak gadis yang tertarik untuk memancing sejak kami merencanakan untuk melakukan hal ini sekarang.


Xenovia dan Irina bertindak penuh semangat dengan membawa pancingan mereka di bahu mereka

"Xenovia! Mari bertarung untuk melihat siapa dari kita yang bisa menangkap banyak ikan!"


"Ayo, Irina!"


Xenovia dan Irina berlari melewati pasir pantai untuk menemukan tempat memancing sambil menyeret Asia dengan mereka.


"Aku akan menangkap mereka sambil menyelam di pantai."


Rossweisse menuju laut dengan pakaian selamnya sambil membawa tombak bersamanya. Rossweisse-san kadang-kadang benar-benar bertindak lucu. Ah, tapi menangkap mereka sambil menyelam ke laut sepertinya tidak buruk.


Selain itu, ada sekelompok pemuda yang menarik bersama kita hari ini.


"Yah, aku tidak pernah membayangkan kalau kalian akan bergabung dengan kami hari ini."


Yang berdiri di pandanganku adalah———tim nya Vali!


"Fu, kadang-kadang melakukan hal seperti ini mungkin bukan ide yang buruk."


Vali nyengir saat dia mempersiapkan alat pancingnya.


Vali menjelaskan tentang rencana memancingnya dan mengundang Vali yang kebetulan sedang berkunjung di kediaman Hyoudou. Lalu apa yang terjadi adalah kejutan! Vali membawa Bikou dan Arthur bersamanya di mana mereka semua muncul di kediaman Hyoudou pagi ini!


.......Aku bingung dengan tindakan timnya Vali kali ini. Mereka ingin pergi ke banyak tempat. Bahkan aku berpikir kalu mereka merupakan petualang yang normal kali ini.


Tepat di sebelah kami adalah Kuroka, Koneko-chan, Ravel, Gasper, dan Valerie yang telah membentuk sebuah kelompok dan sedang mencari tempat memancing mereka.


"Shirone! Burung-chan! Gya-kun dan Valerie! Lakukan yang terbaik! Aku akan memakan ikan yang enak setelah kalian tangkap mereka -nyan~"


Koneko-chan menanggapi Kuroka dengan tatapan tercengang ke Kuroka yang tidak memiliki niat untuk memancing.


"......Kita pasti tidak akan memberikan ikan-ikan tersebut ke Onee-sama"


Ravel memutar alat pancingan dengan penuh kegembiraan.


"Aku tidak pernah memancing sebelumnya."


"Ini pertama kalinya bagiku juga~"


"Ufufu, aku hanya akan menyemangati Gasper kemudian."


Gasper sepertinya menikmati dirinya sendiri dan Valerie juga tersenyum gembira sambil mengenakan topi jerami.


Valerie berhasi mengambil semua Holy Grail ke dalam tubuhnya. Grigori melakukan pemeriksaan untuknya dan sekarang dia bisa berjalan di luar dengan normal seperti ini.


Sepertinya liontin yang dibuat dari Holy Grail yang sebenarnya terus memberikan efek ke "Sephiroth Grail" yang telah kembali ke keadaan asalnya. Grigori membuat laporan kalau selama dia tidak secara luas dan terlalu sering menggunakan kekuatannya maka tidak akan mencemari mentalitasnya.


Dengan kata lain, Valerie akhirnya bisa berjalan di luar tanpa kekhawatiran.


.....Ya, ada banyak kesulitan tapi ada hal-hal yang kita mampu mengambil seperti in. Kami bisa pergi memancing dengan semua orang seperti ini karena aku bisa mengambil kembali ayah dan ibuku kembali dari genggaman Rizevim. 


———Lalu pemandangan yang mengharukan muncul dalam pandanganku.


Le Fay terkejut dengan alat pancingnya.


"Onii-sama, a-aku tidak berpikir aku bisa mengaitkan umpan ke kailnya."


"Hal ini tidak bisa membantu. Aku akan melakukannya untukmu setelah itu. Tapi ingat kalau penyihir tidak perlu takut dengan serangga, oke?"


Arthur menanggapi Le Fay saat dia tersenyum kepadanya yang takut serangga yang akan dibuat sebagai umpan.


Mampu melihat hal-hal seperti itu berkat kunjungan ini. Aku benar-benar harus berterima kasih kepada ayah.


Ketika sedang menghangatkan hati dengan hal-hal yang sedang terjadi, Bikou sedang———


"Hehehe, yah, pergi memancing dengan kelompok yang besar tidak terlalu buruk. Oi, mengapa kau tidak menyelam ke laut dan menangkap beberapa ikan juga?"


".............."


Dia mengejek Fenrir dan kemudian———


"Ouuuuuuuuuuuuuuuuuuuch! Kau menggigitku serigala sialaaann! Taringmu bukan lelucon sederhana sialan!"


Dia membuat dirinya sendiri sungguh-sungguh digigit 


Mungkin menampar Fenrir di sekitar kepalanya karena kecelakaan ini.


"Tosuka, itu laut."


"Woah, itu semua air!"


Aku melihat Kiba dan Tosuka-san sedang menikmati laut dengan tenang dan kemudian melanjutkan jalan-jalan di sekitar pulau ini untuk menemukan tempat memancingnya. Aku tidak memancing sejak pelatihan bertahan hidupku jadi ini sudah lama.


......Aku harus membuat diriku menikmati memancing ikan yang telah lama aku lupakan.


———Dan orang yang mengejutkan berjalan di sampingku adalah,


"Aku akan ikut bersamamu untuk hari ini."


Vali bersama denganku! Aku benar-benar terkejut!


Dan seperti ini keadaan memancing yang aneh di antara Vali dan aku dimulai.





Vali dan aku mulai memancing di pantai yang terletak di seberang tempat meneduh yang ibuku buat.


"Oh, sepertinya kau menangkap tangkapan pertamamu."


Vali yang memancing agak jauh dariku mendapatkan hasil pertamanya.


Vali kemudian berkata.


"Azazel cukup sering mengajakku memancing. Yah, itu pasti tidak berguna selama berkemah."


"Oh begitu. Azazel-sensei tidak menyebutkan tentang pengalaman memancingnya."



".............."


".............."


Waktu diam berikutnya tepat setelah diskusi kita. Kita mencoba untuk menemukan waktu yang tepat untuk berkomunikasi sambil memancing.


Beberapa menit kemudian orang yang pertama berbicara adalah Vali.


"Sudah hampir waktunya untuk upacara promosi Iblis Kelas Tinggimu ya"


"Ya, itu lusa."
Ya, hari promosi kelas Tinggi akan datang segera.Aku tidak akan pernah membayangkan hal itu akan terjadi secepat ini ketika mereka memberitahuku tentang berita ini...... Aku tidak bisa membantu tapi berpikir eselon atas ingin mendapatkan ini dan dilakukan dengan segera.


Mereka mungkin ingin menggunakan ku segera saat mereka mempromosikanku atau mereka mungkin ingin mengirimkanku ke tugas lainnya. Atau mungkin keduanya. Tidak ada metode untuk mengetahui tujuan mereka.


Yah, aku mendengar kalau eselon atas kehilangan tempat mereka segera setelah skandal kecurangan untuk Rating Game terungkap. Ajuka Beelzebub-sama juga menuntut kesalahan mereka dengan kuat dan telah menangkapdan mengungkapkan kejahatan yang dilakukan. Ada banyak orang dengan otoritas yang telah kehilangan tempat mereka dan dipaksa untuk mengundurkan diri lebih dari yang kita bayangkan akibat insiden ini. Jadi tidak ada keraguan ini akan sangat mempengaruhi dunia politik, dunia usaha, dunia manusia, dan banyak departemen lainnya.


Meskipun telah ada solusi tertentu yang disiapkan untuk meminimalkan dampak yang akan disebabkan. Jadi mereka telah menugaskan bahkan Iblis Reinkarnasi yang potensial dan terpercaya dari setiap spesialisasinya untuk masing-masing departemen dan meninggalkan mereka untuk bertanggung jawab dalam cara mereka beroperasi dan bekerja.


Mereka yang memiliki kemampuan  di departemen tertentu tapi tidak bisa bergabung di sana karena tetua dari era Iblis yang lama akhirnya bisa melepaskan potensi mereka yang sebenarnya....ya..


Iblis Reinkarnasi yang diberikan kemampuan tapi tidak bisa bekerja di departemen yang mereka kuasai karena politik. Orang yang mencantumkan nama mereka dan mencatatnya ke daftar merupakan Empat Setan Agung.


Mereka telah memeriksa puluhan hingga ratusan tahun untuk bekerja ketika kesempatan besar untuk bangkit dan sekarang para Iblis Reinkarnasi yang tersisa bertugas di departemen tertentu.


..........Dunia bawah akan berubah. Tidak, itu perlu diubah.


———Jika kami merupakan orang-orang yang bisa mengubahnya maka aku tidak bisa meminta tugas yang terhormat lebih dari ini.


.....Dan promosi ku sebagai Iblis Kelas Tinggi akan menjadi langkah pertama untuk mencapai tujuan tersebut.


Aku lalu mengatakan hal itu ke Vali


"Aku akan mengambil hari libur dari sekolah untuk upacara promosi. Hal ini tidak bisa membantu karena itulah satu-satunya hari yang pas untuk semua orang.  .....Yah, aku sebenarnya benar-benar gugup. Mereka mengatakan kalau banyak orang akan datang dan juga akan ada kamera televisi. Aku masih tidak bisa percaya ini terjadi."


Promosiku ke Iblis Kelas Tinggi diumumkan bahkan keluar Dunia Bawah sehingga bahkan kekuatan lain mengetahui tentang hal itu. Aku mendengar banyak permintaan untuk liputan berita sedang dikirim ke Istana Gremory setiap hari dari studio televisi Dunia Bawah.


Mereka mengatakan kalau sebuah promosi Iblis Kelas Tinggi tidak pernah begitu diantisipasi seperti ini jadi rasanya itu tidak terjadi di dunia ini di mana aku tidak bisa merasakan nuansa realitas pada hal ini.


Tapi Vali berkata kepadaku dengan wajah yang serius.


"Ini alami untuk terjadi. Kau merupakan seorang pahlawan yang sudah menyelamatkan Dunia Bawah beberapa kali. Hal ini tidak aneh bukan hanya Dunia Bawah tapi juga kekuatan lain untuk memperhatikanmu. Jangan gugup karena upacara akan berakhir dalam sekejap mata. Dan kemudian mereka akan menyerahkan sesuatu yang terlihat seperti ini."


Mengatakan hal itu, Vali menempatkan alat pancingnya ke bawah dan mendekatiku. Dia mengeluarkan sebuah dokumen yang telah digulung seperti gulungan dari sakunya dan memberikannya kepadaku.


Ketika aku membuka perkamen yang terdapa dekorasi kelas atas dengan kecurigaan———aku menemukan aksara Iblis tertulis padanya dan mataku terbuka lebar pada kalimat tunggal tersebut. Ini apa yang dikatakan.


———Kami akan menunjuk anda, Vali Lucifer, sebagai Iblis kelas Ultimate.


———!?


Aku begitu terkejut yang bahkan suara tidak terdengar dari tenggorokanku dan kemudian aku melihat Vali. Dia memiliki suasana sejuknya yang biasa, tapi.....


Serius nih!? K-Kapan orang ini menjadi Kelas Ultimate!?


"O-Oi, beneran!?"


Aku tidak bisa membantu tapi hanya mengatakan kata tersebut karena terkejut!


Vali kemudian menjelaskan dengan senyum pahit.


"Aku menolaknya sekali tapi mereka memberitahuku kalau ini adalah keinginannya Azazel. Mereka juga mengatakan hal ini akan datang dengan berbagai jenis otoritas dengannya jika aku aktif di Dunia Bawah. Yah, aku hanya menerima ini secara rahasia meskipun.  ....Fu, bahkan aku tidak bisa menangkap tujuannya Ajuka Beelzebub."


Y-Yah, jika orang ini aktif sebagai Iblis kemudian mendapatkan posisi sebagai Iblis Kelas Ultimate tidak akan aneh sama sekali......


"Hah."


Aku merasa begitu lucu yang membuat aku mengeluarkan tawa seperti itu.


.....Ya ampun. Bagaimana aku harus mengatakannya? Ada seorang pria tepat di sampingku yang baru saja menjadi Iblsi Kelas Ultimate segera ketika aku sedang berpikir keras tentang menjadi Iblis Kelas Tinggi di mana dia bahkan mengatakan "upacaranya akan berakhir dalam sekejap mata".... Itulah yang kelucuan yang aku temukan dan mulai tertawa.


Vali kemudian berkata


"Kau tidak bisa mempercayainya kan? Itulah yang terjadi. Dalam kejadianmu itu merupakan keadaan khusus. Promosi ini terjadi ketika kau belum setahun menjadi Iblis. Meskpun itu juga benar kalau kau mengalami banyak situasi yang tidak normal berturut-turut. Mari kita menjelaskannya dengan singkat."


———Vali kemudian memulai titik insiden yang kemudian terjadi di sekitarku satu tahun terakhir.


"Hyoudou Issei menjadi Iblis musim semi tahun lalu. Dia segera tersangkut ke dalam pertempuran melawan Malaikat Jatuh dan mengikut Rating Game dalam waktu satu tahun. Kemudian dia bertemu dengan insiden yang melibatkan Excalibur tanpa beristirahat di mana dia bertemu salah satu pimpinan Malaikat Jatuh dan berakhir bertemu Gubernur. Dia menyaksikan perjanjian Aliansi Tiga Fraksi dan bahkan selamat setelah mengalami Juggernaut Drive. Dia diserang oleh Dewa Jahat Loki dan Fenrir ketika dia sudah atau belum 6 bulan sejak dia direinkarnasikan menjadi Iblis. Dia bertarung dengan pria yang memiliki Longinus terkuat selama perjalanan sekolahnya. Dia menaklukkan Rating Game para Pemuda Dunia Bawah dan kemudian dipromosikan menjadi Iblis kelas Menengah. Pada saat pertarungan menentukan melawan Faksi Pahlawan———dia pergi mengarungi kehidupan dan kematian selama krisis monster dan dibangkitkan oleh kekuatan Ophis dan Great Red yang merupakan kejadian yang tidak terduga. Dia kemudian melanjutkannya dengan mengalahkan Jabberwock dan Cao Cao dalam satu perjalanan. Ini bahkan belum setahun sejak semua pencapaian ini. Memang menakutkan. Ini penuh dengan peristiwa yang bisa membuatmu tertawa dengan  keheranan. Kemudian pertarungan melawan Qlippoth. Dia menerima serangan dari Naga Jahat Grendel dan  menyaksikan kehancuran wilayah Vampir dari dekat. Dia ada di sana selama pembajakan Agreas dan ketiak tahun itu akan berakhir dia ada di sana selama serangan Qlippoth ke Surga. Dia menerima tantangan dari kesatria Gereja segera setelah tahun baru di muai..... Dan akhirnya dia ada di sana selama pertarungan akhir melawan Rizevim untuk mengalahkannya dan kemudian mengalahkan Apophis di mana dia sedang berdiri di sini."


Dengan mendengarkan penjelasan Vali yang panjang ini.... Aku menyadari bagaimana melalui satu tahun penuh dengan aksi-aksi. Apa yang teman-temanku, Vali dan aku alami dalam satu tahun terakhir adalah luar biasa.


Vali kemudian berkata


"Kau mungkin tidak akan menemukan contoh lain di mana banyak sejarah ini mengubah peristiwa yang terjadi hanya dalam satu tahun. Semua orang termasuk kau, teman-temanmu, dan diriku sendiri hidup di era yang luar biasa. Untuk alasan itu, aku bisa mengatakan kalau itu akan menjadi alami bagi rating kita untuk terus naik karena kita telah selamat sejauh ini. Itulah mengapa kau mendapatkan promosi......meskipun aku tidak akan terjut jika kau kebingungan ke titik di mana pikiranmu tidak bisa mengikuti dengan menjadi Iblis kelas Tinggi karena kau hampir tidak pernah mengalami waktumu sebagai Iblis kelas Bawah dan Iblis Kelas Menengah."


.........Ya, aku akan menjadi Iblis kelas Tinggi ketika ini belum setahun sejak aku menjadi Iblis kelas Bawah dan Iblis Kelas menengah digabungkan dan itulah alasannya mengapa merasa kebingungan.


Pada akhirnya aku tidak melakukan sesuatu seperti Iblis Kelas menengah yang biasanya lakukan dan aku bahkan mempertanyakan diriku sendiri jika aku benar-benar melakukan peranku sebagai Iblis Kelas Bawah yang biasanya.....Tapi karena aku dipromosikan menjadi Iblis Kelas Tinggi karena review dari orang lain itu berarti aku baik-baik saja dari perspektif orang lai. Yah, itulah apa yang ingin aku percaya.


Tapi bagaimana aku harus mengatakannya.....Aku sedikit tertawa karena cara Vali berbicara.


Karena cara dia berbicara benar-benar seperti———


"........Carakau mengatakannya terdengan seperti itu berasal dari Azazel-sensei."


Ketika aku mengatakan itu Vali tersenyum.


".......Apakah begitu."


Setelah itu ada momen keheningan lainnya.


""Ngomong-ngomong.""


Vali dan kata-kataku saling tumpang tindih.


"......Kau duluan."


Vali bertanya tanpa ragu-ragu ketika aku mendesaknya.


"———Kau akan berpartisipasi kan?"


"Turnamen Rating Game? .....Hmmm, entahlah. Kau tak pelak lagi akan———"


"Aku berpartisipasi. Bahkan jika kau tidak. Ini adalah kesempatan yang sempurna. Bagaimana pun juga, ada beberapa peserta kelas Dewa yang sudah terdaftar.Mampu menantang Dewa secara resmi tanpa menyebabkan masalah kepada siapapun. Tidak akan ada kesempatan seperti ini lagi. Aku akan membentuk sebuah tim sementara Sun Wukong generasi pertama memberitahuku untuk mengawasinya."


Ya, standar peserta untuk Turnamen Internasional memiliki berbagai macam sehingga bahkan Dewa bisa berpartisipasi. Meskipun tampaknya seperti festival lebih kuat menggetarkannya, oleh karena itu, aturan telah sedikit berubah dibandingkan Rating Game yang biasanya.


Pertama-tama, jumlah maksimum orang dalam sebuah tim adalah 16. Tim akan dibentuk dengan [Raja], [Ratu], dua untuk masing [Benteng], [Peluncur], [Kesatria] dan delapan untuk [Pion]. Ini sama seperti yang biasanya tapi dari ini itu berbeda. Jika kau mendaftarkan dirimu sebagai [Raja] maka anggota timmu tidak perlu menjadi bagian dari gelar kebangsawananmu. Dan mereka tidak harus menjadi Iblis. Untuk membuatnya lebih sederhana tidak apa-apa selama kau tidak melakukan pendaftaran ganda.


Jika Iblis mendaftarkan dirinya sebagai [Raja] akan baik-baik saja bagi seorang Malaikat di dalam timnya dan bahkan manusia baik-baik saja. Kau benar-benar bisa membentuk tim yang sesuai dengan keinginanmu.


Juga, bahkan jika ada seseorang yang tereinkarnasi menjadi Iblis dengan menggunakan bidak [Peluncur] dia masih bisa terdaftar dibawah bidak catur lainnya. Ini adalah perubahan besar. Jadi itu berarti kalau Asia yang merupakan [Peluncur[ bisa terdaftar sebagai [Ksatria] di turnamen misalnya.


Yah, aku tidak ingin Asia-chan berdiri di garis depan bagaimanapun juga.


Karena ada perubahan ini ada banyak orang dari setiap kekuatan menunjukkan ketertarikannya untuk berpartisipasi. Dan ada kelas Dewa di antara mereka.


Bagi Vali yang mencari pertarungan melawan Dewa tidak akan ada turnamen yang dia dambakan lebih dari ini. Dan dia bisa melawan mereka yang dipublikasikan tanpa peringatan.


Vali sendiri menjelaskan penuh suka cita.


"......Aku akan berbohong jika aku mengatakan aku tidak senang, kan?"


Itu datang ke pikiranku saat aku melihat orang ini yang sepertinya akan bersenang-senang.


Orang-orang yang membuat pondasi untuk Turnamen Rating Game Internasioal adalah Azazel-sensei, Sirzechs-sama dan sepertinya mereka telah mempersiapkan untuk itu dibelakang layar.


..........Mungkin Azazel-sensei menyiapkan panggung bagi Vali melawan para Dewa tanpa membuat dirinya menjadi kriminal. Aku bahkan mulai berpikir seperti itu.


Vali kemudian mengatakan itu secara langsung pada ku.


"Dan jika aku bisa melawan tim mu di turnamen ini maka tidak ada lagi yang bisa aku minta. Aku menduga orang lain seperti Cao Cao, Sairaorg Bael dan Dulio Gesualdo berpikir sama. Aku bahkan mendegar kalau si lembuat Ikuse Tobio berencana untuk mendafta sebagai [Raja]."


.........Aku akan bisa melawan Vali, Cao Cao, Sairaorg-san, Dulio, dan Ikuse dalam Rating Game———


Tapi kemudian Vali juga mengatakan ini dengan cara yang tenang.


"........Meski begitu, aku yakin kau memiliki keadaanmu sendiri. Tubuhmu bukan hanya milikmu sekarang."


........Aku mulai terharu pada Vali yang mampu berpikir tentang keadaan orang lain.


"Kau benar-benar berubah. Beberapa saat yang lalu kau mengatakan kepadaku untuk 'berpartisipasi', kan?"


Vali....... benar-benar berubah. Terutama akhir-akhir ini ketika dia menjadi lebih tenang. Rasanya seperti aura 'menjauh'nya menghilang.


Vali hanya memiringkan kepalanya.


"........Benarkah?..........Aku rasa begitu. Tapi dirimu sendiri telah berubah sejak aku pertama kali bertemu dirimu. Sisi darimu di mana kau jujur tentang hasrat seksual mu belum berubah———tapi matamu yang sekarang memberitahuku kalau kau ingin sesuatu selain wanita."
Vali yang tersenyum mendapat sambaran lain dengan alat pancingnya. Vali segera menariknya. Dia menarik ikan yang besar yang mungkin tangkapan terbesar hari ini.


"Tapi sepertinya aku menang untuk pertempuran memancing hari ini. Hyoudou Issei."


.........Sepertinya Dewa Laut memberikan kekuatannya ke Vali hari ini.


"Dan juga tentang upacaramu. Aku juga menerima undangannya. Aku akan datang jika aku ingin."


"Yah, terima kasih untuk hal itu kemudian."


Aku kemudian melihat ke langit.


Aku tidak bisa memberikan jawaban atas kata-kata Vali.......tapi itu juga benar kalau semua perasaan ini sedang terbangun di dalam diriku———


Untuk berpartisipasi dalam Turnamen Rating Game Internasional dengan timku sendiri———


***



Life. 2 - Dan dengan demikian, menjadi Iblis Kelas Tinggi




Keesokan hari ——— itu hari sebelum upacara promosi Iblis Kelas Tinggi.


Saat ini aku dengan orang tertentu dan sedang mengunjungi Akademi Kuoh yang kosong dari orang-orang.


"Oh, jadi ini Akademi Kuoh!"


Orang yang bertindak sangat senang dengan melihat gedung sekolah dari sampingku adalah seorang gadis dengan telinga rubah ——— Kunou.


Kunou yang akan bergabung dengan Sekolah Dasarnya Akademi Kuoh mulai tahun depan. Dia datang dari Kyoto karena dia ingin melihat Akademi.


———Meskipun bangunan yang aku tunjukkan kepadanya saat ini adalah gedung sekolah untuk SMA yang merupakan akan kita semua masuki sepanjang waktu. Aku membawanya ke sini karena dia mengatakan ingin melihat gedung sekolah untuk SMA setelah kita menunjukkan gedung untuk SD.


SD dan SMP terletak di gedung yang sama. Sedikit lebih jauh dari mereka merupakan gedung SMA dan gedung perkuliahan. Kita berencana untuk pergi ke gedung perkuliahan setelah kita melihat-lihat di sekitar sini. Ini adalah tempat di mana akan segera dihadiri oleh Rias dan Akeno-san. Jadi mungkin aku juga memeriksanya juga. Meskipun aku sudah pergi ke sana beberapa kali karena aku memiliki urusan di sana.


Kunou sudah mengenakan seragam SDnya. Karena seragam itu berbeda dengan seragam SMA yang kita pakai itu pasti memiliki rasa yang menyegarkan untuk itu. Yah, aku masuk ke Akademi Kuou sejak awal kehidupan SMA  sehingga wajar kalau aku tidak akrab dengan seragam dari TK hingga SMP nya.


Dari yang aku dengar, Kunou akan pindah ke kediaman Hyoudou mulai dari Musim Panas. Dia akan pergi ke SMP begitu dia tinggal di sini dan akan membiasakan diri tinggal di sini.


———Lalu, ketika Kunou dan Aku sedang melihat di sekitar gedung sekolah dari luar kita ditemui oleh seseorang yang akrab.


"Ah, mantan ketua osis Sona."


Itu mantan ketua osis SOna. Dia menatap gedung sekolah dari pintu masuk.


Dia mendengar suara kita dan segera setelah dia melihat kita dia tersenyum pada kita.


"Oh, Ise-kun. Apa kabar. Ya ampun, aku mengira anda pasti putri dari Kyoto? Sekarang yang aku ingat aku telah mendengar kalau anda akan mendaftar di SD dari musim semi."


Kunou menundukkan kepalanya.


"Aku mengira anda Sitri-dono. Aku putri dari Yasaka pemimpin para Youkai di Kyoto, dan Kunou adalah namaku. Aku sangat senang untuk berkenalan dengan anda."


Mantan ketua Osis menanggapi pengenalan formalnya dengan memberikan rasa terma kasihnya.


Mantan ketua Osis mengatakannya saat dia melihat ke gedung lagi.


"Aku menggunakan hari-hariku untuk melihat di sekitar Akademi Kuoh."


Dia menyempitkan matanya seolah dia merasa nostalgia.


"......Aku ingat betul ketika pertama kali aku datang ke sini. Rias membawaku ke sini ke tempat ini."


Aku pikir aku mendengar Rias memberitahuku sebelum uraian singkatnya. Rupanya dia memaksa membawa mantan ketua osis ke tempat ini ketika tidak ada banyak orang dan kemudian dia menunjukkan sekitarnya kepadanya.


Mantan ketua osis Sona kemudian berkata.


"Aku yakin Rias ingin menunjukkan tempat ini yang akan dia masuki kepadaku karena aku merupakan teman masa kecilnya. Aku masih ingat wajah gembiranya ketika dia menunjukkan sekitarnya kepadaku."


"Apa kau mendaftar ke sini karena sarannya Rias?"


Ini jawaban mantan ketua Osis kepada pertanyaanku.


"Rias tidak menyarankan kepadaku tapi aku pasti terpikat ke tempat ini ketika dia menunjukkan sekitarnya kepadaku. Sudah diputuskan kalau aku akan pergi ke SMA di Dunia Bawah tapi aku batalkan pergi ke sana dan datang ke akademi ini sebagai gantinya. Jika aku mencoba untuk mengingat wajah terkejut kakakku ketika aku mengatakan aku akan masuk kesini itu merupakan tak ternilai, ufufu."


Setelah dia tertawa kecil dia melihat ke bawah dan melanjutkan dengan wajah yang rapuh tapi memendam kerinduan.


"......Banyak hal yang terjadi di sini dalam tiga tahun terakhir. Terutama ketika aku menjadi siswa kelas tiga di sana kejadian terus menerus diisi dengan kejutan "


......Mantan ketua osis punya jenisnya sendiri dari tiga tahun di sini. Pengalaman yang dia miliki dari perspektif yang berbeda berbeda dari Rias.


Dan Leviathan-sama yang telah mengawasinya dari belakang dengan mata yang hangat untuk tiga tahun terakhir ——— tidak lagi di sini. Dia saat ini sedang bertarung melawan Trihexa dalam pertempuran yang sangat panjang di dalam penghalang yang terisolasi.


Dari apa yang aku dengar dari Rias, kesedihan di dalam manta ketua Osis merupakansesuatu yang tidak bisa kau ungkapkan dengan kata-kata.


Sona, mantan ketua osis, yang biasanya telah menaruh dengan kakaknya yang tidak serius di sebagian besar waktunya.....tapi dia mengkhawatirkan Leviathan-sama lebih dari siapapun dan dia mencintainya dan menghormatinya lebih dari siapapun. 


Aku mendengar kenyataan kalau dia tidak bisa memperlihatkan ke kakaknya ketika dia lulus yang membuatnya sangat bersedih.


......Aku yakin Leviathan-sama ingin melihat kelulusan adiknya yang akan menjadi momen bersinar dari adiknya.......


———Lalu orang baru muncul ke sini.


"Ah, Kaichou. Kau ada di sini."


Itu Saji. Sepertinya dia datang ke sini untuk mencarinya.


"Saji, apakah terjadi sesuatu?"


Saji berkata ketika mantan ketua Osis menanyainya.


"Sepertinya persoalan yang sebelumnya bisa di mulai. Tsubaki-san memintaku untuk mencarimu."


Lalu manta ketua osis mengangkat kacamatanya dari samping dan bersikap dingin seperti biasa.


"Apakah begitu. Karena aku telah melihat disekitar sini kita harusnya kembali kemudian. Sekarang, Ise-kun, selamat untuk promosimu. Aku akan menghadiri aula upacaranya."


"T-Terima kasih."


Mantan ketua osis pergi setelah mengatakan itu.


Sepertinya Saji juga memiliki urusan denganku jadi ini apa yang dia katakan setelah masternya pergi.


"Oh ya. Hyoudou, aku mendengar tentang promosimu ke Iblis Kelas Tinggi. Selamat ya! Aku pasti akan menjadi salah satunya di masa depan juga!"


Saji yang mengucapkan selamat kepadaku dengan senyuman. Dia mulai menepuk punggungku.


"Yah, aku masih tidak bisa percaya kalau ini terjadi.....tapi terima kasih."


"........Ngomong-ngomong, Hyoudou."


Saji tiba-tiba membuat penampilan yang serius dan kemudian bertanya padaku.


"Hmmm? Ada yang salah?"


"Apa yang kau lakukan tentang turnamen? Kami pasti akan berpartisipasi. Aku akan bertarung di bawah Sona-kaichou sebagai [Pion]nya. Apa kau akan berpartisipasi dibawah Rias-senpai? Atau kau———."


———Dia pasti ingin bertanya apakah aku akan berpartisipasi sebagai [Raja] dengan timku sendiri.


"......Kau menanyaiku dengan pertanyaan yang sama seperti Vali. Yah, entahlah."


Aku memberinya jawaban yang tidak jelas......


Saji kemudian berkata sambil menengadah ke langit.


"———Aku menerima tawaran untuk promosi ke Iblis Kelas Menengah."


"———! Serius? Selamat ya!"


Aku mengucapkan selamat padanya dari lubuk hati ku.


Wow, itu terdengar bagus! Yah, dia telah bertahan sejauh ini setelah terlibat dalam banyak pertempuran! Selain itu, aku mendengar kalau pencapaian terbesar kelompok Sitri dibuat selama serangan terhadap istana Great King Bael yang direkayasa oleh Raja Rating Game peringkat ketiga.


Aku mendengar bukan hanya faksi Great King tapi juga faksi Maou memberikan mereka pujian. Sangat jarang untuk menemukan sebuah kejadian di man kedua faksi menilai mereka secara positif pada saat yang sama.


Ada pembicaraan tentang promosi bagi mereka di gelar bangsawankami jadi tidak aneh bagi Saji untuk mendapatkannya juga.


Saji kemudian mengatakannya dengan malu-malu.


".......Tsubaki-san juga berbicara tentang promosi tapi aku menebak pertarungan di mana kami berjuang sebagai bagian dari DxD memainkan peran terbesar dalam hal ini."


Saji mengambil nafas yang banyak. Dia kemudian bertanya padaku dengan melihat langsung ke dalam mataku.


"Kau........ menjadi tujuanku yang telah pergi terlalu jauh di depanku.....tapi itulah mengapa. Aku tidak yakin apakah aku bisa melawanmu tapi tunjukkan "game" mu. Bukankah menjadi liar di Rating Game bagian dari tujuan kita juga? Kemudian sebagai sesama [Pion], aku ingin berdiri di panggung yang sama seperti mu...... aku benar-benar menginginkannya!"


———!


.......Aku mendapat kata-kata hasrat seorang pria dari Saji dari tatap muka rekanku!


Sialan! Vali. Dan kau. Aku benar-benar heran mengapa kalian selalu langsung tanpa mengatakannya dengan cara yang samar-samar!


Kemudian Saji menenangkan dirinya dan meminta maaf.


"........Maaf, aku tiba-tiba mengatakan sesuatu yang aneh. Jangan menganggapnya serius."


Namun, dia mulai memukul-mukul dadaku dengan tinjunya.


"........Bagaimanapun, datanglah dengan cara apapun. ———Aku bahkan tidak berpikir sedikit kalau pertandingan yang kita miliki di Dunia Bawah adalah kemenanganku sama sekali. Itulah mengapa ketika kita berbenturan secara langsung di turnamen aku ingin melanjutkan pertarungan itu. Kau dan aku sudah lebih kuat dibandingkan saat itu."


Melanjutkan pertarungan itu———


Selama Musim Panas tahun lalu aku punya pengalaman yang pahit. Pertarungan di mana itu juga sulit bagiku untuk dikatakan kalau aku menang.


Aku selalu berpikir tentang menyelesaikan kemenangan itu.


Aku juga memukul dadanya Saji dengan tinjuku.


"Ya, ketika itu terjadi maka mari kita lanjutkan pertarungan itu. ———Aku selalu berpikir tentang memukulimu di medang perang Rating Game."


Itu kata-kata yang secara alami keluar dari mulutku.


Seolah-olah aku berpartisipasi di dalam turnamen———


Saji mengkonfirmasinya dan pergi.


Kita berdua, Kunou dan diriku sendiri, ditinggalkan sendirian. Kunou kemudian mulai mengangguk-angguk.


"Begitu banyak anak laki-laki yang penuh gairah benar-benar berdatangan di sekitar Ise~!"


Ya, kau sangat benar.


Rasanya seperti tombol penting di dalam diriku diaktifkan berkat panas mereka.


———○●○———


Dan hari takdirku———hari dari upacara promosi Iblis Kelas Tinggiku.


Aku mengunjungi Dunia Bawah bersama dengan anggota ORC, orang tuanya Rias, dan orang tuaku. Itu benar, orang tuaku akhirnya memasuki Dunia Bawah juga. Yah, selama Perang Naga Jaht mereka datang ke rumah sakit Dunia Bawah tapi itu karena darurat.


Kali ini mereka di sini sebagai kerabatku karena ini upacaraku.


Mengabaikan orang tuaku yang tidak bisa berkata-kata pada bagaimana besarnya Istana Gremory, aku mulai melakukan konfirmasi akhir untuk upacar denga melakukan pengecekan lain dengan Rias di ruangan lain.


......Aku sudah mendapatkan pelajaran dan garis besar tentang upacara di rumahku bersama dengan Rias dan yang lainnya karena kita mendengar berita tentang promosiku.........tapi karena hari ini menjadi hari yang sebenarnya mungkin apa yang telah aku pelajari kemungkinan menghilang dari kepalaku. Agar tidak memalukan diriku sendiri, aku berlatih di aula seremonial Istan Gremory dan aku menegaskan kembali seluruh prosedur upacara dengan Rias.


Rias berdiri di depan altar ruangan upacara dan mengajarkanku.


"———Maou-sama akan membaca sertifikat yang akan dia berikan padamu. Kau perlu membalasnya dengan cara yang telah aku ajarkan. Selanjutnya aku akan menempatkan mahkota di kepalamu. Ini merupakan ritual di mana salah satu dari gelar kebangsawanan di akui sebagai [Raja]. Dan akhirnya kau akan dipindahkan ke batu di mana kau akan mendaftarkan dirimu sendiri sebagai [Raja]. Tidak apa-apa untuk menyentuh batu setelah kata-kata Maou-sama. Ritual ini cukup banyak setelah kau sampai ke titik ini. Oke? Sederhana, bukan?"


Itulah yang dikatakan Rias! Aku mendengar begitu banyak orang termasuk media akan datang ke aula upacara......Jadi aku tidak akan bisa untuk menunjukkan sisi menyedihkanku!


"Ugh, aku sangat gugup."


Aku sudah mengenakan pakaian resmiku. Demikian juga, Rias yang akan muncul di dalam ritual mengenakan gaun crimsonnya. Orang-orang akan memperhatikan kita bahkan dalam sikap kita sehingga mengenakan pakaian formal sangat penting. Kebenaranya adalah dalam gelar kebangsawanan kita, teman-temanku, mengenakan pakaian formal juga. Ini adalah pakaian yang tepat yang tidak akan terlihat aneh dari perspektif siapapun.


Yah, Rias dan aku harus memakai pakaian formal lainnya untuk ritual ketika kita di sana. Jadi ini bukan gaun utama kita.


Sekarang aku berpikir tentang hal itu, aku belum melihat Grayfia-san sejak kita sampai di sini.


Grayfia-san merupakan satu-satunya yang tetap di dunia ini dari gelar kebangsawanannya. Setiap Maou-sama meninggalkan [Ratu] mereka dibelakang etelah berpikit tentang masa depan Dunia Bawah dan karenanya Grayfia-san tetap di sini.


........Aku mendengar kalau dia telah melakukan tugasnya sebagai pembantu seperti biasa tapi aku belum melihatnya hari ini. Kecuali, Rias benar-benar khawatir tentangnya.


[........Aku khawatir dengan Onee-sama.]


———Sepertinya, Rias telah membicarakan pikirannya setiap saat dan kemudian kepadaku.


Aku belum melihat Grayfia-san sejak saat itu. Tapi dari Rias yang telah melihatnya mengatakan kalau Grayfia-san tidak berubah dan bertindak seperti biasa meskipun Sirzechs-sam pergi ke sisi itu........


Aku telah menyaksikan bagaimana Grayfia-san menahan Sirzehcs dengan air mata sebelum dia pergi. Itu wajar kalau dia sangat terkejut. Itulah sebabnya aku lebih khawatir tentang bagaimana dia bertindak dalam perilaku yang tenang seperti biasa......


Dia mungkin menyembunyikan emosinya.....tapi Rias yang telah dirawat olehnya sejak kecil benar-benar mengkhawatirkannya.


......Aku berharap dia tidak pingsan karena gelisah.....


"Rias-sama, Waka-sama, sekarang saatnya."


———Petugas memberitahu kita. Ini saatnya!


Kita akan menggunakan kereta dari stasiun kota Istana Gremory dan menuju ke ibukota, Lilith. Kita berada dalam penjagaan yang ketat ketika kita berada di dalam kereta. Jelas sekali. Tempat yang kita tuju penuh dengan kerumunan. Ada banyak Iblis yang terdiri dari warga biasa dan mereka yang bekerja dalam tim siaran berita.


"Hyoudou Issei-san, tolong beritahu kami bagaimana perasaan anda sekarang!"


"Apakah anda akan berpartisipasi dalam Turnamen Rating Game Internasional? Sir Sairaorg Bael dan Lady Sona Sitri yang merupakan pemuda yang sama dengan anda telah menyatakan niat mereka———"


Ada kedipan cahaya yang tak terhitung jumlahnya dari kamera. Ada juga pertanyaan yang tak terhitung jumlahnya dari media yang melewati telingaku seperti keriuhan. Aku telah diperintahkan untuk tidak mengatakan apapun sebelumnya sehingga aku hanya memikirkan untuk masuk ke dalam kereta.


Dan akhirnya aku duduk di kursi di dalam kereta. Kereta mulai bergerak tak lama kemudian. Aku akhirnya bisa beristirahat.  ........Aaaaaaaahh, ini sangat melelahkan. Kelelahan telah mengenaiku bahkan ketika aku belum melaksanakan ritualnya........ A-Aku tidak pernah membayangkan kalau semua orang memberikan banyak perhatian kepadaku....... Yah, aku diberitahu kalau ada pesta tepat setelah ritual dan kemudian aku akhirnya akan bisa melepaskan pakaian resmiku. Jadi itu berarti aku tidak akan bisa melarikan diri sepanjang hari ini. 


Setelah beberapa saat sejak kereta bergerak. Ravel tiba-tiba menunjuk ke pemandangan di luar.


Ada stadion tipe kubah yang sangat besar.


"Stadion itu akan digunakan sebagai salah satu arena untuk Turnamen Internasional yang akan datang dari apa yang aku dengar."


Aku juga melihat stadion. Itu jauh lebih besar dari pada Tokyo Dome. Yah, Rating Game dimainkan di medan perang yang besar bagaimanapun juga. Ini jelas lebih baik bila stadionnya sangat besar.


"Bukahkah sebagian besar tempat dari Dunia Bawah berasal dari wilayah Iblis dan Malaikat Jatuh?"


Itulah yang aku katakan.


Dari apa yang aku dengar, Dunia Bawah, lebih khususnya wilayah Iblis, akan memberikan banyak tempat untuk Turnamen Internasional karena Rating Game berasal dari sini. Dan Malaikat Jatuh akan membantu pihak Iblis. Aku mendengar dari Azazel-sensei sebelumnya kalau ada wilayah yang masih tersedia di dalam wilayah Malaikat Jatuh dan mereka mempromosikan resor untuk liburan ke para VIP masing-masing kekuatan.


Aku menduga kalau mereka menggunakan wilayah yang tersedia untuk mempersiapkan stadion.


Rias kemudian berkata


"Seluruh dunia mitologi lainnya masih acak-acakan karena serangan Trihexa yang terjadi baru-baru ini. Itulah mengapa Dunia Bawah yang menerima sedikit kerusakan yang menawarkan stadion."


Ravel melanjutkan setelahnya.


"Rating Game berasal dari Dunia Bawah itulah alasannya mengapa sebagian besar pertandingan untuk Turnamen Internasional yang pertama diputuskan akan diadakan di sini."


Orang yang melanjutkan pembahasan ini adalah orang tuanya Rias yang ada di kereta dengan kita.


Ini adalah apa yang ayahnya Rias katakan.


"Meski begitu, sebagian besar panitia game dunia kta tidak mengambil bagian dalam turnamen internasional mendatang. Aku mendngar mereka akan menyelenggarakan turnamen dengan staf yang sangat baik yang dipimpin oleh Ajuka-dono."


"Apakah aku benar untuk menganggap ini ada hubunganya dengan skandal kecurangan yang terungkap?"


Ayahnya Rias menganggukkan kepalanya untuk pertanyaanku dan mengangkat jarinya.


"Itu jelas-jelas bagian dari kecurangan itu tapi ada juga satu alasan lagi. Tampaknya setiap kekuatan menunjukkan minat dalam mengambil Rating Game sebagai hiburan sehingga ada juga fakta kalau anggota staf dari masing-masing fraksi akan diajarkan prosedur dari Rating Game."


Sekarang aku mengerti. Aku mendengar topik tentang Rating Game berubah menjadi hiburan tingkat dunia tetapi tampaknya mereka akan mengajarkan para staf yang mengisi Rating Game selama turnamen ini dilaksanakan. Yah, jika popularitas game meningkat di setiap kekuatan maka Rating Game yang di mainkan di antara kekuatan yang berbeda pasti akan memanas.


Ayahnya Rias menjelaskan lebih lanjut.


"Setelah Rating Game mencapai warga negara di seluruh dunia di mana pemain mungkin untuk mengubah dan pertukaran antar tim dari semua kekuatan maka game akan semakin lebih memanas."


"Jadi itu berarti di masa depan Rating Game tidak hanya untuk Iblis saja."


Kata-kata itu keluar dari mulutku.


........Para Malaikat akan memainkan Rating Game di masa depan. Ini juga akan populer di dunia mitologi Norse dan bahkan para Youkai Jepang mungkin melakukannya di tanah air kita. Rating Game tidak hanya untuk Iblis saja tapi untuk semua orang. Ya, aku pasti ingin melihat itu terjadi.


Rias mengatakannya sambil melihat keluar jendela.


".........Diehauser Belial-sama pasti senang jika dia mengetahui hal ini."


...................


Semua orang menjadi tidak bersuara pada kata-katanya.


.......Kaisar Belial yang melakukan kejahatan karena mengusung pikiran yang pelik. Orang-orang mengatakan kalau dia mencintai Rating Game lebih dari siapapun. Dia mendambakan seseorang yang akan mengalahkannya. Kita mungkin akan menemukan seseorang yang bisa mengalahkannya karena internasionalisasi dari Rating Game berubah menjadi kenyataan. Namun, dia saat ini berada di dalam sel. Bagi Sang Juara untuk absen ketika Rating Game yang revolusioner akan di mulai..... Memalukan.



.........Aku juga ingin mengalahkannya secara langsung. Aku bukan tandingannya sama sekali di Agreas. Tapi waktu berikutnya akan berbeda...........!


———Aku juga ingin menantang dan mengalahkan Sang Juara!


.......Tapi dalam timnya Rias? Atau———


Aku menggelengkan kepala setelah terlalu banyak berpikir tentang hal itu dan mencoba yang terbaik untuk membersihkan pikiranku. Satu-satunya hal yang harus aku pikirkan adalah untuk menyelesaikan ritual dengan aman.


Aku bisa berpikir tentang Sang Juara lain waktu.


———Lalu ayah dan ibuku bertindak benar-benar kaku dan duduk di kurci muncul dalam pandanganku.


"......Ngomong-ngomong, ayah, ibu. Kalian berdua bertindak terlalu gugup..... apa kalian berdua baik-baik saja?"


Ayah menjawab dengan suara bergetar.


"Y-ya, t-tentu saja aku baik-baik saja! Ya kan, sayang?"


"Y-ya, tentu saja! Ini tidak seperti kita gugup untuk datang ke tempat yang tidak pernah kami datangi sebelumnya atau karena kita merasa senang menghadiri acara yang akan menjadi momen anak kita bersinar!"


.......Mereka berdua benar-benar bertindak seperti orang-orang dari desa yang baru saja datang ke kota! Ya ampun, ini memalukan karena mereka bertindak seperti ini di depan orang tuanya Rias! Aku tidak tahan untuk menyaksikannya!


Melihat kedua orang tuaku, ayahnya Rias berbicara kepada mereka dengan lembut untuk membuat mereka merasa nyaman.


"Tolong jangan gugup. Satu-satunya hal yang kami minta dari kalian hanya duduk di kursi sebagai kerabat di ruang upacara."


Ibunya Rias melanjutkan dengan ekspresi ceria.


"Itu benar. Kalian hanya perlu mengawasi anak kalian dengan mata yang hangat. Satu-satunya orang yang akan dipanggil ke panggung adalah Ise-san yang merupakan bintang dari ritual malam ini dan Rias yang merupakan [Raja]nya."


".....S-Sekarang kalian membuatku merasa gugup."


Aku bergumam seperti itu. Aku bintang dari acara hari ini! Dan ritual akan dimulai dalam beberapa jam! Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaah, aku akan melakukan ritual di depan begitu banyak media! Ini akan disiarkan tidak hanya di Dunia Bawah tapi juga di televisi kekuatan lainnya kan? Aku gugup dan terasa sepert hatiku akan meledak dan membunuhku!


Rias tersenyum padaku yang terlihat kaku.


"Kau telah mengalami banyak peristiwa yang jauh melebihi ini sehingga kau perlu terbiasa terhadap hal-hal seperti ini, oke? Kau telah melakukan sesuatu yang lebih luar biasa seperti mengalahkan Loki dan Rizevim."


I-Itu karena itu pertempuran! Itu benar-benar berbeda dengan ritual formal seperti ini!


Bahkan teman-temanku tertawa saat melihat bagaimana kakunya aku.


Ya ampun! Kalian pasti enak karena kalian semua hanya perlu duduk di kursi sebagai kerabatku!


Dan orang tuaku dan orang tuanya Rias sedang bersenang-senang dengan membicarakan sesuatu di samping mereka.


Ayahnya Rias mengeluarkan wadah susu dan mulai berbicara dengan penuh semangat.


"Ngomong-ngomong. Kami membuat sesuatu seperti ini. Ini disebut sebagai "susunya Oppai Dragon" dan kami membuatnya dengan menggunakan pabrik metode khusus untuk susu yang kami kumpulkan dari sapi di seluruh wilayah Gremory dan———"



Orang tuaku juga tertarik dengan penjelasannya dan mendengarkan sambil menganggukan kepala mereka.


"Ya ampun, jadi ini salah satu produk yang berdasarkan anak kita———"


"Woah, dia mengalir begitu lancar di tenggorokanku dan ada rasa manisnya! Ini akan populer di kalangan anak-anak dan lanjut usia———"


"Kami berencana untuk menjadikannya barang dagangan pada musim panas. Dan pasti akan ada hak cipta pengarang yang akan dibayarkan kepada anak kalian———"


Orang tuaku tidak lagi merasa gugup dan sebaliknya mereka tertarik dengan pembicaraan ayahnya Rias. 


........Yah, itu akan baik-baik saja dengan ku yang menjadi satu-satunya orang yang merasa gugup.


Seperti ini, kereta tiba di wilayah Maou———



———○●○———


Kami tiba di stasiun wilayah Maou. Kami kemudian naik ke beberapa limusin untuk berangkat ke ruang upacara di bawah penjagaan yang ketat. Ada beberapa mobil keamanan di sekitar limusin..... Berapa banyak uang dan orang yang mereka gunakan untuk promosiku.....Ini sebuah kehormatan.


Kami tiba di tempat upacara dalam waktu singkat. Kami masuk ke dalam dan mendapatkan diri kita siap dan semacamnya. Orang yang bertanggung jawab untuk mengurusku membawa ku di mana aku harus mengganti ke pakaian resmiku untuk tujuan ritual.


Aku merapikan rambutku dan mereka merias wajahku. Karena aku sudah datang sejauh ini aku akan membiarkan orang lain melakukan pekerjaannya untuk merawatku. Aku tidak menolak apapun dan mengalir seperti air.


Setelah aku selesai bersiap-siap, aku diberitahu untuk menunggu di ruang tunggu. Rias yang mengenakan gaun ritual muncul segera.


———Dia cantik!


Rias menjadi super cantik dengan riasan! Dia yang mengikat rambutnya dan gaunnya bersinar juga! Lipstik dibibirnya membuatnya tampak lebih dewasa.


"Apa aku terlihat aneh?"


Mungkin dia meragukan cara aku menatapnya. Jadi dia mulai melihat bagaimana dia berpakaian.


"Nggak. Kau terlihat cantik!"


Aku menjawabnya dengan memberikannya acungan jempol.


Sudah waktunya. Rias dan aku menuju pintu masuk ruang upacara. Aku berdiri dibelakang Rias dan aku harus mengikutinya setelah pintu terbuka.


Ada penjaga yang berdiri di sisi pintu ganda. Di sekitar kita adalah pasukan yang bekerja sebagai keamanan dan staf lainnya.


......Ugh, bahkan aku menjadi lebih gugup! Aku ingin tahu apakah aku bisa melakukan ini. Aku mulai khawatir tapi Rias berbalik dan tersenyum padaku.


"Semua akan baik-baik saja. Ini adalah upacara untuk mengucapkan selamat kepadamu. Jadi tunjukkan kepada semua orang. ———Hasil dari apa yang telah dicapai oleh semua pengalaman yang kau peroleh selama setahun terakhir."


———!


..........Hasil dari satu tahun yang aku alami..........


Dalam situasi seperti ini, upacara promosi Kelas Tinggiku akhirnya di mulai. Kemudian giliran genderang. Pintu ganda terbuka diam-diam bersama dengan musik yang dimainkan untukku ketika aku masuk.


Apa yang muncul dalam pandangan yang luas di depanku adalah———para petinggi yang berpakaian formal berbaris di ruang upacara yang indah dan cantik di mana mereka melihat ke arahku sambil memberikanku tepuk tangan.


Rias berjalan ke depan. Aku mengikuti di belakangnya dengan kecepatan di mana aku yakin tidak akan tertinggal di belakang dengan kecepatan yang tidak akan membuatku terlihat aneh.


Aku menengok sekilas dengan cepat di mana aku bisa melihat anggota ORC dan itu sepertinya kelompok Sitri dan Sairaorg-san juga di sini. Ah, aku bisa melihat Vali dan rekan-rekannya di sudut aula dekat pilar.


Saat kita menuju altar, aku mulai mendapatkan kilas balik dari satu tahun terakhir yang Rias sebutkan.



———Aku Rias Gremory. Aku Iblis. Dan aku Tuanmu. Senang bertemu denganmu, Hyoudou Issei-kun. Bisakah aku memanggilmu Ise?

Semua pertemuanku di mulai dari kematianku.

———Ahahahaha! Tidak mungkin! Karena dia mati! Gadis itu sudah mati, kau tahu? Ini bukan masalah apakah kau melindunginya atau tidak. Kau tidak bisa melindunginya! Kau tidak bisa melindunginya kembali di malam hari dan bahkan sekarang! Kau benar-benar bocah yang aneh! Ini sangat menggelikan!

Raynare...... Bisakah kau lihat bagaimana aku menjadi Iblis Kelas Tinggi? Aku tidak akan membiarkan siapapun mati lagi.

———Burung api dan Fenghuang! Api neraka keluarga kita dikenal sebagai Phoenix! Rasakan itu dengan tubuhmu sendiri dan berubah menjadi abu!

Itu panas. Raiser, apimu panas saat itu dan juga selama pertandingan ulang kita.

———Tidak. Aku hidup sehingga aku bisa membalas dendamku. Pedang Suci Excalibur. Menghancurkannya adalah alasan mengapa aku hidup. 

Heh, Kiba. Ada saat ketika kau mengatakan itu. Jagalah Tosuka-san.

———Apa aku berpikir dunia tanpa Dewa itu salah? Apa kau berpikir sebuah dunia tanpa Dewa akan membusuk? Aku minta maaf untuk mengatakannya, tapi itu tidak terjadi. Kau dan aku hidup sehat seperti ini. ———Dunia bergerak bahkan tanpa kehadiran Dewa.

Kau benar, Azazel-sensei. Kambi bisa mengelolanya entah bagaimana bahkan dengan tanpa kehadiran Dewa.

———Ise-san, aku mencintaimu. Aku akan selalu tinggal di sampingmu.

Aku juga mencintaimu, Asia. Mari kita tetap bersama selamanya.

———Itu berarti ada orang-orang yang merasa kesakitan pada apa yang kau sebut sebagai perdamaian.

Vali. Itulah apa yang kau katakan sebelumnya. Tapi mungkin perdamaian yang kau bayangkan sama dengan milikku sekarang.

———Hyoudou Issei! Aku tidak akan kalah! Ada mimpi yang perlu aku penuhi!

Sairaorg-san, bertukar pukulan dengan ku adalah sebuah kebanggaan bagiku.

———.......Teman? Apa manfaatnya jika aku menjadi teman?

Kau mendapat manfaat darinya, bukan begitu, Ophis?

———Aku ingin menegaskan. ———Hyoudou Issei. Siapa kau?

Aku adalah aku, Cao Cao. Aku akan menjadi Iblis kelas Tinggi sementara menjadi diriku sendiri.

———Aku juga berambisi ingin membangkitkan semangat denganmu juga!

Tentu saja, Ravel. Aku seorang pria yang menyedihkan tapi aku benar-benar membutuhkanmu sehingga aku bisa memenuhi ambisiku.

———Rias-buchou, Akeno-san, Koneko-chan, Yuuto-senpai, Asia-senpai, Xenovia-senpai, Irina-senpai, Ravel-san, Rossweisse-san, Azazel-sensei dan Sekiryuutei--Ise-senpai. Bagaimanapun juga, kalian semua adalah rekan-rekanku yang berharga———

Apakah kau Gya-suke atau Balor, kau adalah junior terpentingku dan pria Gremory yang kuat.

———Hei, Ise-kun. Jika aku dikendalikan oleh mereka........tolong bunuhlah aku?

Rossweisse-san, aku tidak akan pernah membiarkanmu mengatakan hal seperti itu lagi.

———Ciumannya malaikat! Ini karena adegannya begitu indah. Orang-orang secara alami ingin mencium seperti ini.

Serius, berkatmu ini menjadi Natal yang mengagumkan. Ini menjadi ciuman yang tidak bisa aku lupakan.

———Semua orang, membuat ini menjadi Akademi Kuoh yang menyenangkan. Tidak, aku akan melakukannya. Jadi, aku menyukai semua orang untuk tolong mengurusku.

Aku menantikannya, Xenovia-kaichou! Aku akan menjadi bantuanmu kapan saja.

———Bahkan jika dia telah bereinkarnasi dan penampilannya telah berubah, dia masih anakku, bukankah begitu?

.....Tentu saja. Aku anak ayah dan ibu. Yang tidak akan pernah berubah meskipun sepuluh ribu tahun kemudian.

———........Azazel mengatakan kalau kau adalah murid terakhir dan yang terbaik........

...............................

............

.....Mengapa kau tidak di sini? ———Sensei, aku ingin menunjukkanmu adegan ini yang akan menjadi momen bersinarku.

Aku mulai mengingat semua kejadian saat aku berjalan ke altar———dan perasaan ini terbentuk di dalam diriku.

Tapi aku harus menahan air mataku. Aku tidak diizinkan menangais. Urusan yang sesungguhnya akan di mulai dari sekarang.

Hanya satu tahun———. Tapi satu tahun yang dipenuhi dengan begitu banyak peristiwa———.

Setahun seperti ini. Aku kemungkinan besar tidak akan pernah mengalaminya lagi.

Aku telah selamat dengan kejam, namun menyenangkan, setahun ini. Aku berdiri di depan altar sambil memiliki kebanggaan dalam apa yang telah aku lalui———

Saat itu juga, aku menerima kata-kata ucapan selamat dari pasanganku.

[Selamat, partner. Kerja yang bagus untuk datang sejauh ini. Kau mencapai Balance Breaker, kau selamat dari Juggernaut Drive, dan kau menunjukkanku semua sisi yang baru menjadi Sekiryuutei. Mari kita bersama dari sekarang juga, seorang Iblis dan Naga, orang yang memiliki kebenaran berkobar di dalam dirinya. ———"Sekiryuurei Issei (Sang Api Kebenaran)".]

Ya, terima kasih, Ddraig. Karena kau di sisiku aku bisa bertarung. Rawatlah aku mulai dari sekarang juga, Kaisar Naga Merah, Y Ddraig Goch!

Dan orang yang menantiku di altar adalah Ajuka Beelzebub-sama, seseorang yang terlihat mengagumkan dengan pakaian Maou nya..... Betapa bahagianya aku jika Sirzechs-sama ada di sampingnya.

"Aku telah menunggu untuk ini. ———Mulai sekarang kau akan menjadi salah satu Iblis Kelas Tinggi."

Di bawah bimbingan Maou-sama yang memberikan ku kata-kata, ritual akhirnya di mulai.

"———Jadi, berikutnya akan menjadi———"

Aku duduk di kursi yang ada di samping altar dengan Rias dan mengikuti bimbingan pembawa acara dari upacara ini.

Salah satu penyanyi wanita opera terbaik yang telah menawarkan keinginannya untuk bernyanyi di upacara ini akan memulai penampilannya. Dia berdiri di depan tiang mikrofon yang di atur di altar dan kemudian dia mulai bernyanyi.

[Adaaaaa Naga yang mencintai Oppai hidup di sudut suatu negara tertentu~.]

———Apa yang dimulai dengan suara indahnya adalah lagu Oppai Dragon!

[Draaaaaaagon, Draaaaaaagon, Opaiiii Dragon~.]

Aku tidak tahu bagaimana aku harus merasakan lagu itu meskipun suaranya indah!

Bahkan teman-temanku di ruang upacara tidak tahu bagaimana harus bereaksi sehingga mereka terlihat berekspresi bermasalah sebaliknya!

Tapi untuk beberapa alasan ayahnya Rias memiliki ekspresi yang sangat terharu! Tampaknya dia sangat terharu kalau dia berpikir ini adalah sebuah ide yang luar biasa untuk memanggilnya!

Wajahnya Rias memerah dan salah satu alisnya berkedut! Ah, ini sudah cukup menjamin ayahnya Rias akan mendapatkan ceramah yang panjang dari putrinya setelah acara ini.

Setelah lagu selesai, ritual akhirnya bergerak ke bagian utama. Rias dan aku berdiri di altar dan hal pertama yang akan terjadi adalah menerima sertifikat. Maou Ajuka Beelzebub-sama mulai membaca apa yang tertulis di sertifikat.

"———Untuk alasan itu, aku dengan ini memberitakan anda, hamba dari Rias Gremory, Hyoudou Issei, sebagai seorang Iblis Kelas Tinggi."

Aku berlutut dan menerima sertifikat dengan penuh rasa syukur. Sekarang, adalah giliranku.

"Ini akan menjadi kehormatanku."

———Aku membalas dengan cara yang rumit.

Aku mendengar ada orang-orang yang menggunakan kata-kata yang berlebihan atau kata yang benar-benar panjang di situasi ini. Tapi aku memberikan jawaban polosku karena aku diberitahu kalau jawaban sederhana akan menjadi yang terbaik. Yah, kata-kata yang berlebihan itu mustahil untuk siswa SMA sepertiku!

Aku kemudian bangkit untuk memperlihatkan sertifikatku di depan kerumunan sehingga mereka bisa melihat dengan jelas. Wow, tiba-tiba ada hujan tepukan dan kamera yang berkedap-kedip!

———Aku kemudian menyerahkan sertifikat ke seseorang yang membantuku. Selanjutnya adalah ritual di mana Rias yang merupakan tuanku menempatkan mahkota ke atas kepalaku.

Rias dan aku berdiri di altar dan saling berhadapan. Aku kemudian berlutut. Rias menerima mahkota dari orang yang bertanggung jawab. Dan kemudian dia———menempatkan mahkta di kepalaku. Itu seperti mahkota yang nyata sehingga aku bisa merasakan beban yang berat.

Lalu ada tepuk tangan lainnya. Baiklah, dengan ini ritual untuk memakaikan mahkota telah berakhir.

Untuk bagian terakhir Maou Ajuka Beelzebub-sama muncul di altar sekali lagi dan mengangkat tangannya. Kemudian sebuah monumen batu yang bersinar dengan warna hitam datang dari atas kepala kita. Monumen batu tersebut mengapung di udara.

.....Jadi, ini adalah monumen yang sangat penting untuk mendaftarkan Iblis Kelas Tinggi yang aku dengar. Aku mendengar kalau dengan menyentuh ini, persyaratan sebagai Iblis Kelas Tinggi———dan seorang [Raja] telah selesai.

"Sekarang, [Raja] baru, Hyoudou Issei. Berdirilah di depan monumen———"

Maou-sama mendesakku.

Aku mengambil langkah maju sambil membungkus lengan kiriku dengan auraku ——— dan kemudian menyentuh monumen.

Jantungku berdebar! Saat ini, jantungku juga membuat suara yang keras! Sekarang aku mengerti. Monumen ini dibuat dari bahan yang sama seperti Evil Pieces.

Monumennya bersinar merah———bukan, itu bersinar dalam warna crimson,dan kemudian menunjukkan cetak tanganku untuk sesaat. Dan kemudian dia kembali ke monumen biasanya.

......Aku menebak.....pendaftaran telah selesai dengan ini maka?

Aku kemudian menerima kotak kecil dari Maou-sama. Ketika aku membukanya ——— 15 Evil Pieces ada didalamnya!

.......I-Ini adalah Evil Pieces untuk ku! Apa yang aku dambakan begitu lama akhirnya berada di tanganku......!

Dengan demikian, ritual ini selesai dengan kebanyakan bagian krusial dari upacara. Apa yang datang setelah ini adalah kata-kata ucapan selamat dari para tamu yang dibacakan oleh pembawa acara upacara.

Karena Rias dan aku telah selesai dengan peran kami, kami duduk di kursi dan merasa sedikit lega.

Setelah semua jadwal usai, Rias dan aku meninggalkan panggung. Aku kewalahan ketika semua orang mulai bertepuk tangan saat kami pergi!

Aku kembali ke ruang gantiku. Aku mulai tenang setelah selesai minum air.

Orang pertama yang berbicara kepadaku setelah menyelesaikan ritualku adalah ——— tuanku, Rias.

"Selamat, Ise."

"Terima kasih! Meskipun aku bertanya-tanya apakah aku melakukannya dengan benar."

"Tentu saja. Kau sangat bagus."

Aku senang ketika Rias mengatakan aku sangat bagus!

———Dan sepertinya semua orang sudah meninggalkan panggung. Sehingga teman-temanku datang ke ruanganku satu demi satu.

Ayah dan ibuku begitu emosional ketika yang lainnya mengucapkan selamat kepadaku.

"Aku tidak tahu apa yang sedang terjadi di sana, tapi itu pasti membuatku begitu emosional ketika aku melihat Ise dibawah sorotan! Benar kan, sayang!?"

"Kau benar,sayang. Itu membuatku begitu emosional karena sepertinya anak kita telah memperoleh status sosial yang lebih tinggi dari ayahnya! Ngomong-ngomong, apa keistimewaan yang dimiliki Iblis Kelas Tinggi? Aku ingin tahu apa kau mendapat kenaikan gaji?"

Ayah merangkulku dan mengatakan hal ini.

"Ise! Jka kau menjadi seseorang di atasku mengapa kau tidak membelikan kami tiket liburan dengan uang bonusmu!? Salah satu impianku adalah untuk diberikan hadiah dari anak kami untuk pergi tur dengan ibumu!"

"Pemandian air panas alami di Kusatsu pasti akan menyenangkan."

T-Tur onsen ya. J-Jika hanya itu maka aku bisa memenuhi keinginan mereka segera, aku pikir.

Yang lebih penting lagi, apakah aku di atas ayahku sekarang? Kita hidup dalam bidang kerja yang berbeda jadi aku tidak bisa membuat penilaian apapun.

Rias kemudian memberitahu orang tuaku.

"Lebih jauh lagi. Denga statusnya Ise saat ini maka mendapatkan tur keliling dunia bahkan bukan lagi mimpi."

" "T-T-T-Tur keliling duniaaaaaa~!!?" "

Mereka berdua terkejut mendengar kata-katanya Rias dan tubuh mereka gemetaran.

....Tingkatan tur melonjak lebih dari sepuluh kali lipat! Dari tur ke Kumatsu ke tur keliling dunia.... ....! Aku kira aku harus bekerja keras dengan hubungan orang tua dan anak ku!

———Lalu kali ini dua orang yang tidak terduga muncul di ruanganku.

"Hyoudou Issei! Jadi kau ada di sini"

Itu Raiser! Jadi dia ada di ruangan itu!

"Raiser-san! Kau datang!"

Ketka aku mengatakan hal itu, Raiser menjawabnya sambil memerah.

"Hmph, muncul ke tempat di mana aku diundang sebagai jalan hidupku. Selain itu, aku ke sini sebagai pendamping hari ini."

"Sebagai pendamping?"

Aku menjadi penasaran tapi orang yang masuk ke ruang ganti dari arah tatapan Raiser adalah———seorang wanita yang familiar.

"Hyoudou Issei-san, apa kabar? Kau sudah menjadi Iblis Kelas TInggi jadi aku ingin secara resmi memberikanmu kata-kata ucapan selamatku."

Ibunya Ravel! Istri Kepala Keluarga Phoenix!

"A-Astaga, bukankah ini ibunya Ravel! Sudah lama ya! Dan terima kasih!"

Aku menanggapinya dengan menundukkan kepalaku! Aku tidak pernah berharap bagi ibunya Ravel untuk datang! Aku merasa tidak cukup berterima kasih!

Bahkan Ravel terkejut dengan hal ini.

"O-Okaa-sama! Kau datang!?"

"Ya, aku datang ke sini sambil membawa Raiser bersamaku. Kami berdiri di pinggir ruangan."

Ah. itulah mengapa aku tidak bisa melihat mereka.

Ibunya Ravel kemudian berpindah ke topik lainnya untuk sampai ke topik utama.

"Nah, Hyoudou Issei-san. Apakah kau ingat janji yang kita buat sebelumnya?"

"Umm......"

Ibunya Ravel tertawa kecil ketika dia melihat ku yang benar-benar tidak mengerti apa yang dia bicarakan.

"Pertukaran. Mengenai Ravel yang merupakan putri dan hambaku. Aku pasti yakin telah memintamu untuk melakukan pertukaran setelah kau menjadi Iblis Kelas Tinggi."

"Ah! Ya, kita tentu saja melakukannya. Aku yakin kita telah membuat janji seperti itu...... aku pikir."

Kita memiliki pembahasan tersebut selama berkomunikasi dengannya ketika itu diputuskan kalau Ravel akan tinggal di kediaman Hyoudou.... aku pikir! Ingatanku samar-samar karena banyak hal yang telah terjadi.

Ibunya Ravel membuat saran seolah-olah dia menemukan waktu yang tepat untuk berkata demikian.

"Kalau begitu, mari kita langsung melakukan pertukaran. Apakah kau tahu lebih baik untuk melakukan hal ini sesegera mungkin? Ini juga sulit bagiku untuk mengatur waktu jadi aku tidak tahu kapan waktu berikutnya aku bisa bertemu denganmu."

Aku hanya bisa terkejut dengan saran dari melakukan pertukaran. Tapi di sini bahkan lebih mengejutkan! Rias juga terlibat!

"Ya, hal ini mungkin waktu yang tepat. ———Lalu aku akan melakukan pertukaran juga. Asia dan Xenovia."

[———!?]

Semua dari kita terkejut dengan hal ini! Tentu saja! Sebuah pertukaran untuk Ravel cukup mengejutkan! Tapi sekarang juga untuk Asia dan Xenovia!

Rias kemudian berkata kepada mereka berdua.

"Asia, Xenovia. Aku telah mengatakannya sejak setahun yang lalu tapi kalian ingat tentang pembahasan mengenai pertukaran setelah Ise menjadi Iblis Kelas Tinggi kan?"

"Y-Ya!"

"Tentu saja."

Asia dan Xenovia menanggapinya. Ya, daripada tentang pertukaran, mereka berdua telah menyatakan kalau mereka akan mengikuti aku setelah aku menjadi Iblis Kelas Tinggi.

Meskipun itu berarti pertukaran dengan Rias merupakan kebutuhan....  Topik ini merupakn sesuatu yang telah dibahas di antara kita sejak tahun lalu.

Namun. Ketika itu hendak berubah menjadi kenyataan, Asia dan aku hanya bisa kebingungan. Kemudian Rias mulai menggambar apa yang tampak seperti lingkaran sihir yang bertujuan untuk melakukan pertukaran bersama ibunya Ravel di lantai.

"Kalau begitu mari kita mulai."

Asia kemudian berbicara dengan cara yang linglung saat persiapan pertukaran sedang dalam proses.

"T-Tapi....."

Rias menghentikan prosedurnya sekali. Dia kemudian memeluk Asia.

Dia berbicara kepada Asia dengan ramah seakan-akan dia berusaha untuk menenangkannya.

"Kau tidak perlu khawatir tentang hal itu. Ini tidak seperti kita akan hidup terpisah satu sama lain. Dan perasaan di antara kita bukanlah sesuatu yang akan berubah hanya dengan pertukaran, bukan?"

"Y-Ya! Tentu saja! Rasa syukur dan hormatku untuk Rias-oneesama tidak akan pernah berubah!"

Rias mengatakannya dengan penuh kasih sayang saat dia menepuk kepalanya Asia.

"Demikian juga bagi ku, Asia. Maka itu berarti tidak akan ada perubahan bahkan setelah kau menjadi hambanya Ise. Kecuali, tolong dukung Ise ketika berada di bawahnya. Ada hal-hal yang hanya bisa dilakukan olehmu. Dan itu sesuatu yang mustahil bagiku. Ini adalah tugas yang luar biasa yang hanya bisa dilakukan oleh mu, oke?"

Rias membawa Xenovia ke arahnya dan memeluknya bersama dengan Asia.

"Aku minta yang sama untukmu juga, Xenovia. Tolong menjadi pedangnya Ise."

Xenovia menanggapi pelukannya dengan ekspresi yang damai.

"Ya, diterima. Mantan Buchou, Rias. Terima kasih......terima kasih banyak untuk menjaga ku! Uuugh~!"

Xenovia tiba-tiba menangis. Dia mulai meneteskan air mata.

Rias membuat senyum pahit setelah melihat hal itu.

"Hei, jangan mulai menangis. Ini tidak seperti gaya hidup kita berubah....Hanya [Raja]mu yang akan berubah sehingga tidak ada yang akan mengubahmu tahu....?"

Itu benar. Aku sudah menjadi [Raja] tapi ini tidak seperti aku akan hidup terpisah dari Rias sekarang. Aku akan tinggal sendiri setelah aku menjadi Iblis Kelas Tinggi! Itu tidak akan terjadi.

Ini adalah promosi yang mendadak ke Iblis Kelas Tinggi jadi bahkan aku tidak bisa mempersiapkan waktu untuk menjadi independen. Yah, dari sini aku bisa secara bertahap untuk menjadi independen saat aku melihat jalur karir ku. Hanya saja urutannya telah sedikit berubah.

Sehingga tidak seperti gaya hidup setiap orang akan berubah tiba-tiba.

Kiba kemudian berkata.

"Yah, dalam skala yang besar kita masih bisa memanggil kita semua sebagai "Gelar kebangsawanannya Rias Gremory". Selama Ise-un tidak bergerak keluar sekarang maka tidak akan ada perubahan yang terlihat."

Koneko-chan melanjutkan setelahnya.

"......Ise-senpai akan dipanggil sebagai [Pion]nya Rias mantan buchou sekali dia berpartisipasi di Rating Game Dunia Bawah bagaimanapun juga."

Ya, itula yang mestinya berarti. Ketika Rias berpartisipasi di Rating Game profesional aku hanya perlu bergabung sebagai [Pion]nya.

Sehingga, ritual untuk pertukaran berlanjut. 
Lingkaran sihir yang muncul di lantai ruang ganti. Rias, ibunya Ravel, dan aku berdiri di samping lingkaran sihir. Asia, Xenovia, dan Ravel berdiri di tengah-tengah lingkaran sihir. Di antara Evil Pieces yang baru saja ku terima sebelumnya, aku memegang potongan yang tidak terpakai yang terdiri dari dua [Peluncur] dan satu [Ksatria].

Rias dan ibunya Ravel menutup mata mereka dan meningkatkan aura mereka sambil menempatkan tangan mereka ke depan. Lalu simbol-simbol iblis yang tercetak di lingkaran sihir mulai beredar.

Lalu ada perubahan yang terjadi pada para gadis. Yang pertama terjadi adalah tubuhnya Asia dan Xenovia bersinar seolah-olah merespon cahaya dari auranya Rias. Lalu berikutnya, tubuhku mulai bersinar dan satu bidak [Peluncur]ku dan bidak [Ksatria] yang aku genggam bersinar satu demi satu.

Aliran auranya berubah secara bertahap karena di sekeliling lingkaran sihir di mana Evil Pieces yang aku pegang mulai sinkronisasi dengan cahayanya Rias. Lalu kali ini Asia dan Xenovia sinkron dengan auraku. Dan pada akhirnya ibunya Ravel dan Ravel mulai bersinar saat bidak [Peluncur] terakhirku juga bersinar.

Ravel dan aku bersinkronisasi melalui lingkaran sihir di mana bidak [Peluncur]ku bersinkron dengan ibunya Ravel.

Setelah seluruh ritual ini berakhir——— Rias dan ibunya Ravel menghentikan aura mereka dan lingkaran sihir di lantai menghilang

Dan kemudian Rias mengambil satu bidak [Peluncur] dan [Ksatria] yang awalnya milikku. Ibunya Ravel mengambil sisa bidak [Peluncur].

Rias kemudian mengatakannya dengan senyum di wajahnya.

"Baiklah, ini semua sudah dilakukan sekarang. Asia, Xenovia. Mulai sekarang kalian adalah "anggota gelar kebangsawanannya Hyoudou Issei"."

Oh benarkah!? Jadi ini adalah pertukaran! Ini cukup sederhana.

———Lalu Asia melompat ke dalam pelukanku.

"Ise-san! Ise-san, Ise-san, Ise-san!"

Cara bagaimana Asia sangat bergembira sangat mengejutkan.

Dia terus mengatakan bagaimana dia ingin menjadi bagian dari gelar kebangsawananku sepanjang waktu ini bagaimanapun juga.

Aku juga memeluk Asia.

"Ya, Asia! Dengan ini salah satu janjiku telah terpenuhi!"

"Aku mencintaimu! Aku tidak akan meninggalkanmu lagi!"

"Hahaha, tidak ada satu waktu kau pernah meninggalkanku."

Kali ini Xenovia menempatkan lengannya ke leherku.

"Aku juga denganmu! Mari kita mengamuk!"

"Jangan berlebihan melakukannya, Xenovia!"

Ini menakutkan ketika kau mengeluarkan semuanya! Yah, aku juga bisa mengatakan itulah yang membuatnya begitu diandalkan!

"Ravel, rawat aku mulai dari sekarang juga!"

Aku mengatakannya ke Ravel yang juga menjadi hambaku.

Ravel bertindak kuat sementara memiliki air mata di matanya.

"Tentu saja. Aku akan memberikan segalanya untuk [Raja]ku, Ise-sama, sebagai manajer dan sebagai hambamu."

Ya, aku juga akan memperbaiki diri untuk memenuhi standar manajerku, Ravel!

Ibunya Ravel memberikan satu anggukan setelah menyaksikan ini dan kemudian mengatakan hal ini.

"Lalu aku akan mempercayakan putriku kepadamu untuk selamanya. Aku juga akan perlu mempersiapkan upacara yang akan———"

"O-Okaa-sama! Kau terburu-buru! Harap menunggu sampai aku lulus dari perguruan tinggi!"

Ravel terburu-buru menutup mulut ibunya.

Tapi ibunya Ravel membuat satu batukan lalu dia membisikkan sesuatu ke telingak dengan ekspresi yang serius.

(....... Aku akan memberitahumu satu hal tentang putriku.)

Dan ini adalah apa yang dia bisikkan padaku.

(———Sifat sejatinya Ravel adalah jalan supremasi. Jalan yang mudah untuk mebuat dendam dari orang lain dengan mengatur dunia melalui kekuatan militer dan kebijaksanaan. Ini seperti minyak dan air bila dibandingkan denganmu yang sifat sejatinya adalah jalan kebenaran jika kau memerintah dunia.)

———!

.....Sifat sejatinya Ravel adalah jalan supremasi? Dengan kata lain dia akn menciptakan penguasa tertinggi?

Ibunya Ravel menyentuh dadaku menggunakan jarinya dan kemudian mengatakan ini dengan senyum penuh makna.

(Jika kau mengandalkan Ravel maka kau pasti akan jatuh ke jalan supremasi. Jadi aku memintamu untuk tidak membuat kesalahan dalam cara menggunakannya. Alasan mengapa aku mengambil Ravel dari Raiser karena aku berpikir kalau Raiser akan membuat kesalahan dalam menggunakannya bahkan apakah dia tahu tentang bakatnya.)

.....Apa yang dia katakan?

Ravel dan jalan supremasi.... Pada saat ini aku terheran-heran hanya bisa memiringkan kepalaku.

Irina yang sedang menyaksikan seluruh prosedur ini menempatkan sebuah ekspresi seolah-olah dia membuat keputusan tertentu.

"...Jadi Xenovia dan Asia pergi ke sisi Ise-kun...... Ya, sudah waktunya aku membuat keputusan."

......Irina, aku bertanya-taya apakah pertukaran sebelumnya membuatnya teringat sesuatu.

———Diriku yang baru saja mempunyai tiga hamba. Kemudian Raiser bertanya padaku.

"Jadi, Hyoudou Issei. Kau sudah menjadi Iblis Kelas Tinggi yang telah kau inginkan. Jadi aku kira tujuanmu belum berubah, kan?"

Oh, jadi kau bertanya padaku tentang pertanyaanitu! Aku mengatakan itu dengan senang hati dengan wajah yang mesum. 

"Tentu saja aku menantikan pesta yang mewah! Wanita dan gadis-gadis yang cantik! Oppai, oppai, Raja Harem dengan begitu banyak mimpi!"

"Tentu saja tujuan utamaku tidak berubah. Aku sudah berlatih begitu keras untuk mencapainya dan terus melawan musuh yang kuat meskipun hampir kehilangan hidupku."

———Tapi aku telah mendapatkan ambisi selain dari itu selama satu tahun kebelakang.

Jadi aku akan mengungkapkan mereka.

".....Yah, itulah bagaimana aku memulainya. Tapi sekarang di atas tujuanku aku berpikir betapa indahnya hidup dengan damai bersama teman-teman dan keluargaku. Aku ingin meraihnya dan aku berharap menjadi seperti itu."

Apa yang aku sadari saat bertarung dengan orang-orang jahat adalah betapa pentingnya kehidupan sehari-harimu. Dan selanjutnya perdamaian adalah yang paling penting. Lebih tepatnya, jika kau tidak bisa menikmati hari-hari damaimu maka kau tidak bisa melakukan hal-hal yang bejat!

"———Ah, kecuali ada satu hal yang perlu aku tambahkan."

Aku mengangkat jariku dan membuat sumpah.

"Jika ada yang menyakiti orang-orang terpentingku maka aku pasti akan mengalahkan mereka bahkan jika mereka mungkin seorang Dewa."

Aku menyatakannya ke semua orang dengan tekad yang bulat.

Ya. Aku pasti tidak akan mengampuni orang-orang yang akan menyakiti orang-orang terpentingku atau mengganggu dunia yang damai bahkan jika orang itu mungkin seorang Dewa.

———Perang Naga Jahat adalah insiden yang cukup untuk mengubah nilai-nilaiku.

Raiser membuat senyum yang lebar setelah mendengarnya.

"Kau benar-benar telah pandai berbicara. Sepertinya aku bisa mempercayakan Ravel padamu. ———Lalu kau akan datang, kan?"

Dia mengatakan hal ini saat dia menempatkan tangannya ke leherku.

"Turnamen Internasional. Dari Keluarga Phenex kakak tertuaku dan timku akan berpartisipasi. Aku telah memutuskan kalau ada makna bagiku untuk berpartisipasi tidak peduli betapa sulitnya bagiku untuk menang. Mampu bertarung dengan kelas Dewa secara resmi adalah situasi yang terpikirkan yang tidak akan pernah bisa kau alami."

———!

....Ya ampun. Bahkan orang ini telah membawa topik ini. Dan orang ini juga berpartisipasi. Bahkan jika dia memenangkan turnamen yang ramping dia berkeyakinan kalau berpartisipasi di dalamnya memiliki arti———

Raiser Phenex, tubuh dan jiwamu benar-benar telah terbakar panas........ Sama seperti burung yang abadi. Aku benar-benar mulai untuk berpikir bagaimana bertarung denganmu di masa lalu adalah pengalaman yang hebat.

Raiser mengatakannya sambil mengacak-acak rambutku.

"Aku percaya kau akan berpartisipasi sebagai seorang [Raja]. Tidak, aku mengharapkannya. Dan jika aku bisa bertarung dengan mu di sana...... Bakar aku, Sekiryuutei. Aku akan menunggu!"

———Hehe, serius nih.

Bahkan orang ini memintaku. Aku kira ini tidak bisa dihindari bagi orang-orang yang akan bertemu denganku dari sekarang untuk bertanya kepadaku pertanyaan yang sama.

Raiser dan ibunya meninggalkan ruang ganti setelah memberikan kami perpisahan setelah melakukan pertukaran———

Ini terjadi ketika kami meninggalkan ruang ganti setelah urusan kami selesai dan berjalan ke tempat di mana pesta akan di adakan.

Kami menyambut tamu sekali lagi.

Itu seorang bocah yang tampak seperti seorang siswa sekolah menengah dengan rambut hitamnya yang tampak kebiruan. Dia memiliki wajah yang terstruktur baik.

Aku pikir dia adalah seorang anak dari keluarga kaya yang kemudian tersesat. Tapi saat mata kita bertemu———

Aku mengerti dengan insting bahaya yang ada di dalam diriku naik ke tingkat maksimal segera.

Matanya terasa seolah-olah dia melihat langsung ke dalam diriku. Ketakutan, ancaman, dan gemetaran yang aku dapatan darinya terasa seolah-olah dia akan menguasai tubuh dan pikiranku. ......Bukan hanya aku. Yang lainnya (minus orang tuaku) merasakan kedewaan dan keunggulan tanpa batas dari bocah itu dan bukannya menjadi peringatan kami semua hanya bisa menggigil.

Bocah itu mengatakan hal ini saat dia membuat tertawa kecil.

"Hmm....aku bertemu dengan mereka untuk pertama kalinya tapi aku bisa melihat wajah orang-orang yang aku dengar dari rumor dan mereka yang belum aku temui. Namun, aku harus memberikan kata-kata ucapan selamatku. Selamat untuk menjadi Iblis Kelas Tinggi, Sekiryuutei."

Bocah itu memberikanku tepuk tangan.

Orang yang muncul di belakangnya adalah———Maou Ajuka Beelzebub-sama dan orang lain yang tidak diketahui. Dia mengenakan gaun bawaan, sebuah sari.

Ini bukanlah kedewaan tanpa batas seperti bocah itu, tapi orang yang tak dikenal juga memiliki kedewaan yang tidak bisa dipercaya dari seluruh tubuhnya dan terus mengeluarkan aura tertinggi. Dia seorang pria yang tampan dengan rambut hitam panjangnya dan kulit putihnya yang pucat walaupun memiliki tubuh yang bagus. Dia juga memiliki mata yang tajan dan setelah dia melihat kami semua dia membawa pandanganya kembali padaku.

"............Hmm, jadi ini "Sekiryuutei Issei (Api Kebenaran)" yang telah mengalahkan Loki dan Apophis."

Sepertinya dia mengamati spek ku dan terdengar seperti aku telah memuaskannya.

Rias memanggil nama Beelzebub-sama.

"Ajuka-sama."

Beelzebub-sama mengangkat tangannya untuk mendesak kita untuk "tidak menyalakan tanda bahaya".

"Rias, orang ini ingin bertemu dengan kalian semua bahkan jika itu tiba-tiba aku telah membawanya ke sini."

Mengatakan hal itu, Beelzebub-sama memperkenalkan bocah itu kepada kami.

"———Orang ini adalah Shiva-sama."

[———!?]

........Ya ampun.........!

.......Dewa Penghancur yang berada di tingkat yang berbeda di antara para Dewa dan jika kau tidak menyertakan Great Red dan Ophis, dia dikatakan sebagai yang terkuat di antara seluruh kekuatan........!

Semua orang di sini benar-benar terkejut (Meskipun orang tuaku tercengang karena mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi di sini!)!

.....Yang lebih penting lagi, dia datang ke upacaraku hari ini!? Berapa banyak perhatian yang aku dapatkan hari ini!?

Bocah itu———Shiva, mengatakan hal ini sambil tersenyum kepada kami.

"Bagaimana kabar kalian semua, DxD..... dari pihak akademi Kuoh yang harus aku katakan. Namaku Shiva, salah satu dari tiga Dewa penyangga. Aku merasa kita akan bertemu lebih sering dari sekarang jadi aku ingin memberikan salamku."

Dia mengangkat tangannya ke depan...... jadi aku menjabat tangannya sambil merasa ketakutan.

"T-Terima kasih untuk itu...."

.......Aku berjabat tangan dengan Dewa Penghancur.......

———Dan kali ini pria jangkung yang tampak seperti pendampingnya berbicara kepadaku.

"Promosi Iblis Kelas Tinggi, izinkan aku untuk mengucapkan selaman kepadamu juga."

"...K-Kau, umm."

Shiva memperkenalkan pria itu kepadaku.

"Dia adalah Pangeran muda Asura."

———!

............Hahaha, aku benar-benar tidak bisa berkata-kata sekarang. Kali ini Pangeran Asura!

Pangeran Asura meletakkan tangannya ke depan dan memperkenalkan dirinya.

"Namaku Mahabali. Senang bertemu denganmu."

Pangeran Asura, Mahabali, mengatakan hal ini saat dia menjabat tanganku.

"Terutama dirimu, Hyoudou Issei, aku sangat ingin bertemu denganmu. Pencapaianmu selama Perang Naga Jahat juga mencapai telingaku. Aku juga ingin bertarung melawan Trihexa bersama denganmu."

"K-Kau menyanjungku...."

Aku hanya bisa menjawabnya dengan memaksa senyum di wajahku! Itu karena dua Dewa....lebih seperti dua pilar Dewa, tapi bagaimanapun juga dua pilar Dewa datang jauh-jauh ke sini hanya untuk menyambutku! Aku hanya bisa kebingungan di situasi yang telah jauh melampaui harapanku!

Shiva sepertinya bersenang-senang karena dia menempatkan tangannya dibawah dagunya.

"Aku telah mendengar kau sangat jujur mengenai hasrat seksualmu tapi kau tidak terlihat seperti itu sama sekali. Raja Harem adalah mimpimu, kan?"

"Y-Yah, aku terkenal sebagai seorang yang cabul! Aku sudah mencapai langkah seperti Dress Break yang akan menghancurkan pakaian wanita dan Bilingual yang mengizinkanku untuk berbicara dengan oppai mereka! Dan sekarang aku berharap jika aku bisa menciptakan langkah baru yang mengizinkanku untuk melihat langsung ke dalam pakaian wanita!"

Kenapa sih aku menjelaskan hal tersebut ke Dewa Penghancur dan Pangeran Asura!

Dan Mahabali mengambil kata-kataku dengan serius jadi dia menganggukkan kepalanya dengan wajah yang serius!

Shiva tampaknya hanya bersenang-senang.

"Hmm, seperti itu. Tentu saja keinginan seksual telah menjadi sumber yang langsung datang dengan langkah mereka. Tapi dari melihatmu saat ini, sulit untuk berpikir kau akan membuat langkah seperti itu karena aku tidak merasakan banyak keinginan seksual yang berasal darimu."

Shiva menunjuk hidungku dan kemudian bertanya hal ini.

"Apa yang kau cari sekarang? Apakah wanita bagaimanapun juga?Atau ketenaran?"

"Aku, aku ingin keduanya! ........Bukankah hal itu?"

Shiva mengelengkan kepalanya saat mendengar kata-kataku dan kemudian mengatakan hal ini.

"Itulah apa yang kau cari dari dalam hatimu. Hal apa yang paling kau inginkan? Bukan sebagai bentuk tunggal tapi keseluruhan."

Apa yang aku inginkan bukan sebagai bentuk tunggal tapi keseluruhan............

Aku menjawabnya segera.

".....Aku kira perdamaian. Aku ingin hidup damai di mana tidak ada perang. Aku berjugan dengan segelah kekuatan hanya untuk hal itu."

Shiva membuat satu anggukan setelah mendengarnya. Dia kemudian melihat dari atas kepalaku sampai ke ujung kakiku.

".....Oh begitu, jadi itulah bagaimana keadaannya."

Sepertinya ada sesuatu yang meyakinkannya.

"A-Apa maksudmu?"

Ketika aku bertanya———Shiva menempatkan telapak tangannya ke dadaku.

"Ya, dia hanya berenang di perbatasan dengan damai karena dia suka tanpa dibatasai oleh apapun. Ophis meskipun apa yang terjadi di masa lalu sekarang menikmati kedamaian, kan? Jika dua makhluk yang bisa dikatakan sebagai orang tua keduamu sedang mencari perdamaian maka tidak akan aneh jika itu mengubah sifat sejatimu karena kau dibuat oleh kekuatan mereka. Sepertinya kau telah sangat dipengaruhi oleh Great Red dan Ophis tetapi sebaliknya juga berlaku. Kau saat ini berusaha untuk hidup lebih dari apapun. ———Ini berarti kau menempatkan semua yang kau punya untuk melindungi kehidupanmu yang damai. Jika kau benar-benar ingin menjadi Raja Harem maka kau mungkin tidak akan bisa maju lebih lanjut jika kau tidak menetapkan pikiranmu."

Jadi yang dia katakan kalau aku mendambakan perdamaian lebih dari siapapun karena pengaruh Great Red dan Ophis.

........Lebih penting lagi, ini Dewa Penghancur yang tahu di mana Ophis tinggal ya. Apakah Beelzebub-sama atau Azazel-sensei yang memberitahunya.......

Shiva melanjutkan.

"Ini juga dipengaruhi oleh Ketidakbatasan dan Mimpi tetapi kau juga mencari kedamaian, kan? Ketidakbatasan mungkin meningkatkan keserakahan lebih jauh. Kau bisa mengatakan itulah harga untuk mendapatkan kekuatan dan kemungkinan yang kuat. Aku menduga kalau jauh di dalam dirimu itu menghentikanmu dari membuat bayi sampai kau memenangkan perdamaian dengan tanganmu sendiri. Kau bisa mengatakan itu borgol yang terbuat dari karma. Tidak ada cara seorang mantan manusia bisa memiliki kekuatan dua Naga kelas Dewa."

........Perasaan ini berputar-putar di dalam diriku. Perasaan campu aduk yang aku punya sebenarnya berasal dari....... jadi apa kau mengatakan kalau aku bisa menjadi Raja Harem setelah memenangkan perdamaian dengan tanganku sendiri......?

.......Apakah itu, Great Red? Ophis? Naga Surgawi yang mencari perdamaian...........  ..........Oh begitu. Itu mungkin seperti itu. Great Red dan Ophis hidup begitu riang. Mereka mencoba untuk hidup dengan cara seperti itu. Dua Naga yang disebut terkuat ingin menikmati perdamaian. Tidak, mereka sedang menikmati kedamaian.

Dua Dewa Naga seperti ayah dan ibuku. Jika mere mencari perdamaian maka itu tidak bisa di bantu kalau aku yang merupakan anak mereka sedang dipengaruhi oleh mereka.......

Shiva tertawa geli ketika dia melihat ku sedang memikirkan semua hal ini.

"Keberadaan yang seperti lelucon karena dia memiliki kekuatan dua Naga yang melampaui kekuatanku sedang mencari perdamaian lebih dari apapun dan memiliki tujuan untuk menjadi Raja Harem, ya....... Fufufu, kau telah mengambil perhatianku."

Shiva yang berbicara ke Beelzebub-sama.

"Ajuka, kau ingat kondisi yang Azazel berikan padaku, kan?"

".....Kasus di mana kami akan mempersiapkan apa-apa yang anda minta, aku kira?"

Beelzebub-sama bertanya kepadanya.

Shiva mengangguk.

"Ya, yang itu. ———Sekiryuutei."

"Eh? Ah, ya?"

Shiva kemudian mengatakannya langsung ke padaku.

"———Bagaimana dengan kau menjadi bawahanku?"

[———!?]

Aku dan teman-temanku hanya bisa terkejut!

Shiva kemudian memberitahu Rias.

"Ah, jangan salah paham. Aku tidak mengatakan kepadanya untuk meninggalkanmu, Rias Gremory. Jika Perang berkobar dari mitologi kami sebagai pusatnya maka bolehkah dia menjadi kekuatanku? ———Itulah apa yang aku maksudkan. Bahkan termasuk teman-temannya di dalamnya baik-baik saka. Jika itu teman-temanmu maka mereka mempromosikan kelompok, kan?"

"Shiva-sama! Tapi itu!"

Shiva berbicara saat dia menghentikan kata-kata Beelzebub-sama dengan tangannya.

"Tindakan Sakra———Indra, meningkatkan kekuatannya untuk mengalahkanku adalah sesuatu yang kau sadari, kan? Dia mengumpulkan petarung terkenal di bawahnya untuk menantangku. Aku menganggap hari itu akan secara tidak terduga segera. Ada kemungkinan yang tiggi dia akan mengambil tindakan di turnamen mendatang. Kau tau ada Cao Cao dan Sun Wukong dibawahnya, kan? Maka itu wajar bagiku untuk ingin beberapa bidak yang lucu sebagai bawahanku juga."

"...... Shiva-sama."

Shiva mengangkat bahunya ke Beelzebub-sama.

"Aku tidak memberitahumu untuk meninggalkan pihak Rias Gremory. Tapi Indra sudah mulai mengambil tindakan karena dia sudah melihat tahap "selanjutnya", kau tahu? Kemudian sebelumnya aku memberikan tawaranku yang semakin baik."

Kali ini pria yang mengawal dirinya———Pangeran Asura Mahabali, berkata kepadaku. Maksudku mengapa orang-orang ini terus berbicara hanya kepadaku!?

"Sekiryuutei, kami para Asura sudah memutuskan untuk berjalan di samping Shiva-sama. Jika kau bergabung dengan kekuatan kami bukankah kami bisa merasakan keyakinan. Bagaimana dengan hal itu? Bagaimana dengan menjadi bawahan Shiva-sama sehingga kau bisa bertarung bersamaku di medan perang? Mengalahkan Indra bersama-sama dengan kami tentu akan menjadi sebuah hiburan."

Tiba-tiba Mahabali melepaskan suasana kemarahan dari seluruh tubuhnya. Pada saat yang sama benda-benda kecildi ruangan ini seperti cangkir dan mejad mulai bergetar dan memiliki retakan pada mereka.

"Aku tidak bisa memaafkan Indra. Ayahku, Vairochana, dibunuh tak lain oleh Sakra, Indra, bagaimanapun juga.......! Varuna-sama yang merupakan Raja Asura saat ini memberitahuku untuk tenang tapi kemarahanku ini adalah salah satu hal yang tidak bisa aku tenangkan!"

.....Suara dan tindakannya dikemas dengan begitu banyak intensitas dan kegeraman. Wajahnya ditutupi dengan kemarahan.

Shiva mengangkat tangannya kepadaku.

"———Sekiryutei Issei (Sang Api Kebenaran), jadilah bawahanku. Jika kau yang merupakan hamba dari Ruin Princess.....tidak, sebenarnya kau adalah Naga yang telah jauh melampaui Iblis. Bukankah menerima perlindungan dari Dewa Penghancur sangat menarik?"

.....Ini adalah tawaran yang gila. Sejujurnya keluar dari dunia ini yang aku tidak bisa menyelesaikan topik tersebut. Aku tahu aku tidak bisa sembarangan mengambil tawarannya. Jika Azazel-sensei di sini dia akan tertarik dalam diskusi ini tapi dia tidak lagi di sini.

———Mulai sekarang aku harus berpikir dan menjawabnya sendiri.

Aku kemudian bertanya ke Shiva.

"......Apakah anda ingin berperang melawan Sakra?"

Shiva tertawa.

"Itu bukan ide yang buruk. ———Meskipun aku terlalu bosan dengan perang yang biasa.Aku lebih suka untuk mempersiapkan sesuatu yang lebih menarik. Yah, aku tidak punya niat untuk memulai perang kotor setelah sekian lama."

Dia mengatakannya dengan cara seolah-olah dia menghindar untuk menjawab dengan serius.

Shiva juga mengatakan hal ini.

"Sekiryuutei Issei (Api Kebenaran). Ingatlah hal ini. Mulai sekarang, apakah mereka teman atau musuh, mereka yang akan muncul di depanmu dan Hakuryuukou Bintang Fajar adalah makhluk sekelas Dewa. Hubungan dan pertempuran yang akn melibatkan banyak kelas Dewa. ———Itulah berapa banyak prestasi yang kalian tunjukkan. Kau mungkin Naga yang mencintai wanita dan perdamaian lebih dari apapun. Bukan, kau mungkin yang menciptakannya. Kau telah membuat begitu banyak keajaiban karena mereka. Tapi kau tahu, aku pikir ada alasan lain yang sebenarnya dibalik hal itu."

Shiva menyipitkan matanya dan sepertinya dia menemukan hal yang menarik.

"———Kau suka individu yang kuat, kan? Tentu saja itu akan mencakup teman-temanmu di dalamnya, tetapi bahkan jika mereka musuhmu kau suka untuk melawan pejuang dengan keyakinan kuat lebih dari apapun. Kau ingin menonton dan melawan mereka. Ketertarikan yang kau peroleh selain wanita setahun lalu yang diisi dengan pertempuran yang intens adalah ntuk melawan orang yang kuat, bukan?"

———!

............

.....Kenapa ya. Diriku yang mencari harem kira-ira setahun yang lalu. Sekitar setahun telah berlalu sejak saat itu———

Meskipun aku ingin menolak kata-kat Shiva aku tidak bisa membawa diriku. Bukan, ada sisi di dalam diriku yang menyetujuinya.

Ya, bersama dengan pikiran bejat aku———terpesona oleh "kekuatan" dan menjadi gila tentang hal itu melalui pertarungan denga Raiser, kelompok Sitri, Sairaorg-san, dan banyak lawan kuat lainnya.

Aku suka untuk mengalahkan lawan yang kuat setelah pertarungan intens seperti menyukai meraba-raba oppai para gadis———

Tampaknya Shiva mengambil sikap diam ku sebagai persetujuan dan tersenyum gembira.

Shiva mulai menepuk punggungku.

"Ini mengenai Turnamen Rating Game Internasional yang akan aku sponsori. Aku berencana untuk menamainya dengan salah satu pahlawan Perang Naga Jahat dan menyebutnya "Piala Azazel". Dia melakukan semua pekerjaan dibelakang layar tepat sebelum hal itu dimulai. Bukankah kau pikir itu nama yang cocok?"

———Piala Azazel. Itu nama Turnamen Rating Game Internasional.

Shiva terus melanjutkan.

"———Orang kuat yang begitu banyak kau sukai juga akan muncul. Banyak dari mereka pejuang yang suka dengan mu. Semua orang yang bertukar pukulan dengan dirimu akan berpartisipasi. Melihat hal itu, apa kau akan berdiri di samping garis sambil menggigit kukumu?"

Mahabali juga mengatakannya langsung kepadaku.

"Aku juga berpartisipasi. Dan jika kau juga maka mari kita berduel. Aku mengerti itu hari ini setelah bertemu denganmu. ———Dengan mu aku bisa memiliki pertarungan yang  tidak bisa aku minta lebih."

Tidak pernah sekalipun bahkan seorang Dewa bertanya padaku. Berapa banyak orang yang mencariku?

———Kemudian Shiva mengarahkan pandangannya ke pintu.

"Apa kau tidak punya sesuatu untuk dikatakan? Assasin-san yang kirim Sakra."

———!

Semua orang menjadi siaga pada kata-kata Shiva. Ada assasin yang dikirim oleh Sakra berdiri dibelakang pintu!? Aku tidak melihatnya sama sekali! Jadi kau memberitahuku kalau assasin telah menguping kita!?

Orang yang muncul dengan membuka pintu adalah———Cao Cao! T-Tentunya orang ini mungkin assasin yang dikirim Sakra tapi aku tidak pernah berharap dia muncul!

Cao Cao berkata sambil mengangkat bahunya.

"Maafkan aku, Shiva-sama. Aku tidak berniat bersembunyi tapi aku tidak ingin mengganggu diskusi anda."

"Fufufu, kau datang untuk melihat Sekiryuutei, kan?"

Cao Cao menjawab "Ya" untuk pertanyaan Shiva.

Cao Cao berkata setelah mengarahkan matanya padaku.

"Siapa yang akan pernah berpikir Shiva-sama akan tertarik padamu. Serius, kau terus tumbuh setiap kali aku bertemu dengan mu."

"Tidak terpikirkan kau akan datang juga. Apakah kau datang untuk melihat upacara promosiku? Meskipun kau bukan tipe orang yang mengucapkan selamat."

"Kau benar. Aku datang untuk mengamati ritual promosimu atas nama Sakra. Meskipun aku pikir ini adalah kesempatan yang baik. Ada sesuatu yang harus aku beritahu padamu."

Cao Cao berkata dengan wajah yang gagah berani.

"Aku pasti akan berpartisipasi juga. Aku mendapat izin dari Sakra juga. Aku akan menantang diriku sendir untuk melihat sejauh mana kekuatanku akan pergi bersama dengan tim yang aku siapkan. Dan jika keinginanku untuk melakukan pertandingan ulang dengan kalian semua akan terpenuhi maka aku tidak bisa minta lebih."

Cao Cao berbalik dan mengatakannya saat dia berpaling kepadaku.

"———Iblis Kelas Tinggi, Hyoudou Issei. Aku benar-benar ingin menghancurkan timmu secara langsung. Aku selalu merindukanmu dan Vali."

Mengatakan hal itu. Cao Cao pergi.

...............

......Sial, maksudku serius. Semua orang-orang ini......!

Mereka yang berbicara kepadaku———sedang dalam keadaan semangat pertempuran tingkat tinggi dan mengamatiku. Selanjutnya, Dewa ini yang dipanggil Shiva, Pangeran Asura, Cao Cao, dan Raiser tidak melihatku sebagai hambanya Rias tapi melihatku secara langsung———

......Emosi ini terbangun di dalam diriku.....

———Turnamen Internasional di mana yang kuat akan berkumpul. Dan timku sendiri, ya.

Kemudian hal yang Shiva katakan padaku berputar-putar di dalam diriku.

———Kau menyukai individu yang kuat, kan?

......Ya, aku yakin! Ada terlalu banyak orang yang mengagumkan disekitarku yang menarik perhatianku, yang membuatku ingin menargetkan mereka, dan itu membuatku ingin melampaui mereka!

Aku menggenggam dengan benar-benar kuat. Api yang menyala bergabung dengan hatiku semakin lebih kuat.

Setelah Cao Cao pergi tampaknya Shiva dan Mahabali menyelesaikan urusan mereka sehingga mereka meninggalkan tempat kejadian bersama-sama dengan Beelzebub-sama.

Ada kedatangan terus menerus dari tamu yang terduga. Semua dari kita telah tenang dan menuju rumah setelah pesta.

Aku melihat keluar jendela saat dalam perjalanan pulang dengan kereta.

.... Aku kemudian melihat pemandangan dari stadion yang kami lewati ketika kami datang ke sini.

.... Tempat itu akan menjadi stadion pertandingan.

Semua rasa frustasi ini terbangun di dalam diriku———

Timku sendiri———

Para pejuang yang muncul di depanku semua mencariku———

Aku sudah menjadi Iblis Kelas Tinggi———

Aku [Pion]nya Rias tapi———aku seorang [Raja] juga.

...........

.....Ini bukan hanya Rating Game biasa. Ini adalah Turnamen Internasional.....

.....Untuk tidak berpartisipasi sementara semua orang yang aku kenal berpartisipasi......

———Tidak ada cara aku akan membiarkan hal itu terjadi!

Bertarung melawan dirinya. Dan bertarung melawan dia juga. Setelah itu diambil dari ku oleh orang lain membuatku frustasi bahkan lebih.

Bisakah aku mengizinkan dirik sendiri hanya untuk berdiri dan melihat semua orang yang aku kalahkan melawan seseorang selain diriku!?

———Aku kemudian menyadari kalau aku telah berdiri di garis start yang baru sekali lagi.

Diriku yang merasa seolah-olah jiwaku terbakar akan membakar tubuhku. Tapi kemudian ada orang-orang yang mendekatiku.

———Itu Asia, Xenovia, dan Ravel.

Mereka bertiga memiliki tampilan yang bertekad.

Xenovia kemudian mengatakannya dengan gagah berani.

"...... Ise, aku sudah memutuskan."

Asia juga mengangguk untuk kata-katanya yang kuat.

"Ya, aku juga sama dengan Xenovia-san. Aku akan mengikuti jalan yang Ise-san pilih. ———Aku [Peluncur]mu."

Ravel kemudian bertanya tanpa rasa takut.

"Nah, Ise-sama. Apakah tidak ada sesuatu di dalam pikiranmu yang telah dirangsang?"

.......Ya ampun, kalian semua mengetahuiku dengan sangat baik.....

"......Asia, Xenovia, dan Ravel. Bisakah kau mendengarkan apa yang sedikit aku katakan?"

Aku———kemudian membagi pikiranku kepada gelar kebangsawananku yang pertama———


***



Life. 3 Upacara Kelulusan Gremory


Pada hari kelulusan———


Pada hari itu, Rias bangun pagi seperti biasa dan mulai mengenakan seragamnya seperti biasa.


Namun———ini akan menjadi yang terakhir kalinya dia akan mengenakan seragamnya sebagai seorang siswi SMA. Dia mengatakan dia ingin untuk pergi ke sekolah sebelum orang lain tahu sehingga dia pergi ke sekolah bersama dengan Akeno-san.


———Dia mengatakannya kepadaku juga.


"Ise, kau ikut bersama kita juga."
Rias, Akeno-san, dan aku pergi ke sekolah dengan hanya kita bertiga. Kita berjalan bertiga di mana Akeno-san meraih lenganku jadi ada situasi di mana Rias bersaing dengannya dengan mengambil lenganku lainnya. Ini seperti biasanya. Tapi mulai besok, ini tidak akan terjadi lagi. Ketika aku berpikir tentang hal itu....Aku mulai merasa sedih.


Akademi Kuoh di mana tidak ada seorang pun di sini hingga kini..... atau itulah yang aku pikirkan. Dua wajah yang familiar berdiri di depan gerbang sekolah dan membersihkan sekelilingnya.


Ya ampun,  mantan ketua Osis Sona dan mantan wakil ketua Osis Shinra sedang membersihkan gerbang sekolah dengan sapu! Wow, aku tidak pernah membayangkan akan ada seseorang yang datang ke sekolah lebih awal di banding Rias dan Akeno-san......


Mantan ketua Osis kemudian berkata


"Ufufu, aku tidak bisa menahan diriku sendiri untuk bangun pagi hari ini. Tidak ada sesuatu yang bisa aku lakukan di rumah jadi aku memutuskan untuk datang sedikit lebih awal untuk mulai membersihkan di sini. Kemudian aku menemukan Tsubaki di sini......"


"Ya, untuk beberapa alasan aku selalu bangun lebih awal......"


Jadi empat orang yang akan lulus akhirnya bangun lebih awal ya. Rias, Akeno-san, mantan Ketua Osis, dan mantan wakil ketua Osis mulai tertawa.


Setelah mengucapkan selamat tinggal ke mantan ketua dan wakil ketua Osis, tempat yang kita tuju bukanlah gedung sekolah tapi gedung sekolah tua. ———Kita sedang dalam perjalanan ke ruang ORC.


Kita bertiga memasuki ruangan.


Pandangan ruang klub yang tidak berbeda dari biasanya. Bahkan meskipun Rias dan Akeno-san tidak banyak muncul, kami masih terus menggunakannya secara normal. Kami tidak bisa tiba-tiba menjadi sedih hanya karena para senior pergi bagaimanapun juga.


Tempat ini adalah...... sebuah ruangan yang dibangun kembali oleh Rias dan yang lainnya.


Rias perlahan-lahan berjalan ke meja ketua klub.


"Ufufu, kemudian aku akan membuat teh."


Akeno-san mulai merebus air seperti biasanya.


Rias duduk di kursi ketua klub. Ini benar-benar sudah beberapa lama melihat pemandangan seperti ini. Sekarang Asia yang duduk di kursi itu. Aku merasa buruk bagi Asia tapi memang Rias yang lebih cocok duduk di kursi itu.


Rias kemudian berkata.


".....Klub ini hanya kami berdua sampai Yuuto dan yang lainnya bergabung di sini, bukankah begitu, Akeno?"


"Ya. Kami berkeliling Akademi dalam rangka untuk mempertahankan klub ini entah bagaimana. Meskipun kami kekurangan anggota."


Akeno-san mulai cekikikan.


"Bahkan masih, kami tidak bisa meningkatkan anggota jika kami menggunakan identitas kami..... Apakah kau tahu, Ise? Bahwa pada awalnya Sona dan Tsubaki sering datang ke sini? Itulah mengapa klub ini tidak kesepian sama sekali."


"Itu adalah sesuatu yang hanya bisa kami lakukan pada waktu itu."


Hmm, ini pertama kalinya aku mendengar hal itu. Jadi ketika Rias masih kelas satu, mantan ketua dan wakil ketua osis datang ke sini di mana mereka berempat cukup sering menghabiskan waktu mereka di sini.


"Bahkan setahun setelah itu, satu-satunya orang yang bergabung ke klub kita hanya Yuuto dan bahkan kami masih hanya memiliki tiga anggota. Anak itu sangat formal dan perhatian dengan kita dari yang dibutuhkannya karena dia satu tahun dibawah kita."


"Dia memastkan datang ke sini sebelum kami berdua tiba dan membersihkan tempat ini. Dia melakukan sesuatu dari membersihkan lantai sampai membersihkan jendela-jendela dan bahkan dia melakukannya terlalu jauh untuk membersihkan seluruh gedung sekolah tua......Meskipun hanya kita bertiga yang menggunakan tempat ini. Aku cukup yakin kalau Yuuto-kun bekerja sangat keras karena dia ingin kita menggunakn tempat ini untuk isi hati kita."


.....Itu Kiba di mana dia bertindak seperti itu ketika dia siswa kelas satu, ya. Dengan kepribadiannya itu tidak akan mengejutkanku dia akan bertindak seperti itu. Dia mengagumi Rias dan Akeno-san bagaikan kakaknya lebih dari siapapun———


"....Itu benar-benar kejutan ketika kita menjadi siswi kelas tiga. Ketika kita pikir anggota baru hanya akan menjadi Koneko dan Gasper———ada Ise, Asia, Xenovia, Irina, dan Ravel yang bergabung ke klub ini sementara Azazel dan Rossweisse yang menjadi pengawas klub ini. Fufu, kami meningkatkan jumlah orang sekaligus."


"Ufufu, sekarang kita tidak akan memiliki siapapun yang mempertanyakan klub kita karena kurangnya anggota lagi."


Ya. Lebih banyak orang bergabung setelah aku datang kesini..... Aku tidak tahu tentang klub ini ketika mereka kekurangan anggota jadi aku tidak bisa membayangkan apa rasanya hanya memiliki dua atau tiga anggota.


Ini merupakan gedung sekolah tua yang besar...... Jadi itu terlalu besar bagi mereka aku rasa.


Dari sana Rias menjadi terdiam. Itu karena dia melihat sekeliling ruangan dengan mata yang sedih dan penuh kasih———


Tapi Rias juga tertawa seakan-akan menemukan itu lucu.


"......Meskipun kita terus menggunakan tempat ini untuk pekerjaan Iblis mula besok juga. Daripada berpisah dari tempat in untuk selamanya, kita akan menggunakan tempatini lebih sering mulai sekarang........ Meskipun aku merasa sangat sedih bahwa aku tidak akan bisa mengunjungi tempat ini sehabis sekolah sebagai seorang siswi lagi."


"......Tiga tahun ini, pasti tidak terasa kalau itu singkat, bukan begitu, Rias?"


"......Untuk kehidupan seorang Iblis, tiga tahun hanya sekejap. ———Tapi."


""Itu pasti waktu yang baik.""


Keduanya mengatakan hal yang sama pada saat yang sama dengan nada yang sama.


Mereka berdua mulai tertawa.


Akeno-san kemudian berkata.


"Pengalaman ini akan menjadi hartaku yang abadi. Rias, terima kasih untuk mengundangku ke tempat ini. Aku benar-benar menikmati waktuku di sini."


Dia memberikanku dan Rias teh hitam yang baru dia buat dan kemudian mengatakan hal itu. ———Ada air mata di matanya.


Rias berkata sambil mengangkat cangkirnya.


"Aku juga bersyukur bahwa aku mengundang mu ke sini. Kau memiliki rasa terima kasihku untuk mendukungku sejauh ini wakil ketua klub ku. Dan tolong rawat aku mulai dari sekarang juga, Akeno. [Ratu] ku, serta sahabatku......"


Rias membuat senyum cemerlang yang dia bisa.


Tentu saja ini membuatku berpikir kalau ada saat-saat hanya mereka berdua bisa saling berbagi.


Rias kemudian mengatakan ini kepadaku.


"Kisah tentang masa laluku dan Akeno. Aku ingin berbagi denganmu jadi itu sebabnya kita membawamu ke sini bersama kita. Tapi sepertinya kita harus membaginya dengan orang lain juga."


Itu karena kita mulai mendengar suara langkah kaki yang berisik.


Orang yang datang dengan membuka pintu adalah———anggota yang lain! Sepertinya mereka datang mengejar kita karena entah bagaimana telah memprediksi hal ini. Sepertinya Kiba dan Gasper juga mendapat panggilan dari mereka sehingga keduanya bersama dengan mereka juga.


Irina kemudian berkata.


"Ya ampun! Rias-san, Akeno-san, dan Ise-kun! Kalian datang ke sini dengan merahasiakannya dari kita!"


Rossweisse-san datang bergegas dengan pakaiannya formalnya.


"Tolong jangan tinggalkan aku, pengawas kalian, dibelakang!"


Kiba kemudian berkata dengan tersenyum.


"Bagaimana kalau kita melakukan kegiatan klub terakhir dengan anggota di sini? Bahkan hanya mengobrol saja terdengar baik-baik saja."


Para siswa yang tersisa dan Rossweisse-san juga menanggapinya dengan mengatakan "kedengarannya bagus!"


Rias dan Akeno-san melihat satu sama lain dan tertawa.


"Ya, aku akan mengajak kalian semua bersama dengan Akeno dan aktivitas ORC terakhirku sampai waktu upacara kelulusan kami. Akeno, tolong buat teh untuk semua orang juga."


"Astaga. Mengerti, Buchou."


Seperti ini, kami diceritakan tentang kisah masa lalu Rias dan Akeno-san sampai waktu memungkinkan kita———


Itu benar-benar menyenangkan karena kita diberitahu tentang cerita memalukan Kiba dan Gasper.


......Ini mungkin saat terakhir Rias dan Akeno-san datang ke sini dengan seragam SMA mereka.


Tapi———bahkan dari sekarang, kita akan selalu bersama-sama.


Dan lebih jauh lagi, mereka akan selalu menjadi Rias-buchou dan Akeno-fukubuchou untuk kita.





Ini terjadi tepat sebelum upacara kelulusan.


Ketika kita berjalan dari ruang kelas dan berjalan di koridor yang mengarah ke gedung olahraga. Aku sekilas melihat seseorang berbicara dengan Rias.


Ya ampun! Itu Sairaorg-san!


"Jadi kau datang, Sairaorg."


"Selamat untuk kelulusanmu, Rias. Ini adalah sepupuku dan rekan-rekan terpentingku yang lulus bagaimanapun juga. Aku mengucapkan selamat untuk kalian semua hari ini."


Aku berlari ke arah mereka dan berbicara dengan mereka.


"Sairaorg-san!"


Aku berlari ke arah mereka sambil melambaikan tanganku. Tapi Sairaorg-san tersenyum saat melihat ku dan kemudian berkata.


"Hyoudou Issei, bersikap lebih eleganlah. Kau adalah Iblis Kelas Tinggi bagaimanapun juga."


"Y-Ya. Meskipun aku masih tidak merasakan kalau aku salah satu dari mereka."


"Fu, kau akhirnya akan seperti itu. Itulah pria sejati."
Ketika kita berdiskusi seperti itu, Rias dipanggil oleh lulusan lainnya: "Rias-san, ini sudah waktunya kita kembali ke ruang kelas sekaligus." Rias juga merespon dengan mengatakan, "Ya, terima kasih."


"Lalu Ise, Sairaorg. Aku harus pergi. Terima kasih untuk datang hari ini."


Hanya mengatakan itu, Rias masuk ke dalam gedung sekolah.


Sairaorg-san dan aku sendiri yang tersisa.


Sairaorg-san kemudian mengatakan itu kepada ku.


"Aku terakhir kali tidak bisa mengatakannya karena itu ritual pentingmu..... Tapi aku juga berencana untuk berpartisipasi dalam turnamen."


"Ya, aku tahu kau akan berpartisipasi."


Atau tidak itu tidak akan seperti Sairaorg-san sama sekali. Ini adalah turnamen di mana semua orang-orang yang kuat dan dewa akan berkumpul di dalamnya. Tidak ada alasan baginya untuk tidak berpartisipasi.


Sairaorg-san kemudian nyengir.


"Ini orang-orang yang kita bicarakan. Mereka pasti telah mengirimkan deklarasi tantangan kepadamu. Hal ini tidak sulit untuk dibayangkan sama sekali."


"Yah, mereka semua orang-orang yang mengirimkan tantangan mereka."


.....Ya, ada Vali, Saji, Raiser, Shiva, Mahabali, dan Cao Cao yang berbicara kepadaku tentang hal itu.


Sairaorg-san mengatakanya lagi langsung ke wajahku.


"Aku tidak ingin mengatakanya dengan cara yang samar-samar jadi biarkan aku mengatakannya dengan jelas. ———Berpartisipasilah. Tidak peduli dengan cara apa. Aku tidak tahu apakah aku bisa memiliki pertandingan ulang denganmu dan Rias, tapi mengetahui kalau kalian berdua akan berpartisipasi akan membakar gairahku. Bahkan jika lawan kita mungkin seorang Dewa, saat pertarungan yang intens antara kau dan aku tidak akan sia-sia. Hyoudou Issei, aku akan menunggumu."


Hanya mengatakan hal itu, Sairaorg-san berjalan ke arah gedung olahraga sebagai seorang tamu undangan.


....Aku tahu, Sairaorg-san.


....Aku sudah membulatkan tekadku!


Aku meremas pukulanku. Tapi sekarang aku seorang siswa yang diperlukan untuk mengirim para wisudawan. Aku berjalan ke gedung olahraga dengan pikiran yang jernih———


Dan kemudian upacara wisuda dimulai———




Saat ada tepuk tangan dari para siswa dan wali saat ini, para wisudawan memasuki gedung olahraga.


Aku menjadi penasaran dan melihat di mana para wali duduk.


Seorang pria tampan berambut crimson dengan kamera digital di salah satu tanganya muncul di dalam pandanganku. Ah, itu ayahnya Rias! Di sampingnya adalah ibunya Rias. Dia terlihat muda! Para wli lainnya mungkin berpikir kalau dia kakaknya Rias atau sesuatu.


Barakiel-san juga di sini....... dan dia sudah menangis begitu banyak di mana dia memiliki sesuatu keluar dari hidungnya. Dan dia jelas merekam hal ini dengan kamera digitalnya. ...Barakiel-san, upacaranya baru saja di mulai. Ah, Akeno-san yang berjalan di tengah-tengah gedung olahraga melihat Barakiel-san dan wajahnya berubah merah! Dia pasti malu karena ayahnya sudah menangis.....


Aku ingin tahu apa yang akan terjadi kepada Barakiel-san ketika Akeno-san menerima sertifikatnya atau ketika dia menyanyikan lagu kelulusan.....


Ah, wanita berambut perak! Grayfia-san juga duduk sedikit jauh dari mereka..... Sudah beberapa waktu sejak terakhir aku melihat Grayfia-san. Oh, dan di sampingnya seorang anak berambut crimson———Milicas! Mungkin mereka datang ke sini atas nama Sirzechs-sama.


Dan upacara dimulai dengan lagu kebangsaan, lagu sekolah, dan kemudian berakhir dengan memberikan sertifikat mereka.


Xenovia yang merupakan Ketua Osis naik ke atas panggung sebagai perwakilan siswa saat in untuk memberikan kata perpisahan kepada para lulusan dengan meberikan sambutannya.


Aku tidak akan pernah membayangkan adegan ini di mana Xenovia akan memberikan terima kasihna kepada para lulusan. Kau tidak akan membayangkan dirinya di dalam situasi ini ketika kau pertama kalibertemu dengannya atau ketka dia anggota dari klub kami.


[Jawaban resmi dari lulusan akan dilakukan oleh perwakilan mereka, Shitori Souna-san]


"Ya."


Kemudian mantan Ketua Osis yang dipanggil untuk menjawab sebagai perwakilan para lulusan naik ke atas panggung.


[Hari ini di bulan Maret di mana bau musim Semi akan beterbangan, kami akan berpetualang dari sekolah ini.]


Mantan Ketua Osis yang berdiri di panggung memulainya dengan salam tersebut dan kemudian memberikan rasa terima kasihnya untuk semua orang yang terlibat dalam upacara ini.


Dia berbicara dari ingatannya ketika dia masih kelas satu sampai peristiwa yang meninggalkan kesan yang kuat padanya.


[Kami mengalami berbagai macam kegiatan selama tiga tahun terakhir.....juga perpisahan. Pengalaman yang kami miliki dengan bertemu banyak orang di tempat ini pasti akan menjadi kenangan yang tak tergantikan bagi kami. Dan juga dengan mereka yang berpisah dari———]


Mantan ketua Osis menghentikan kata-katanya sejenak di sana. Ada air mat yang jatuh dari matanya.


[...Aku ingin bergerak maju sambil percaya kalau kami akan bertemu dengan orang-orang yang berpisah dengan kita di masa depan. Aku percaya menunjukkan kepada mereka bagaimana kita telah dewasa ketika kita bertemu dengan mereka akan menjadi hal yang paling penting.]


....Aku bisa mengerti kalau jawabannya berasal dari memikirkan tentang Serafal-sama dan yang lainnya yang tidak bisa datang ke sini.


Ya, itu persis seperti apa yang mantan ketua Osis katakan. Kita perlu bergerak maju sambil percaya kalau kita pasti akan bertemu dengan mereka lagi dan perlu untuk menunjukkan kepada merka betapa kita telah dewas ketika kita bersatu kembali.


Itulah hal yang paling penting———


[———Dari perwakilan siswa kelas tiga, Shitori Souna.]


Setelah dia menunduk ke bawah dia menerima banyak tepuk tangan.


Seperti ini, para lulusan berjalan ke depan dengan tenang di mana kami mengirim para lulusan———.





Siswa kelas tiga yang baru saja menyelesaikan upacara mereka———


Mereka yang tersenyum. Mereka yang menangis. Mereka yang merangkul satu sama lain. Mereka yang berfoto bersama-sama. Ada banyak respon yang berbeda.


Di antara para siswa tersebut, Rias dan Akeno-san yang telah menyelesaikan upacara mereka berjalan melewati gerbang sekolah sambil membawa wadah berbentuk silinder dengan sertifikat di dalamnya.


Orang yang menanti mereka adalah kita, para anggota ORC. Kita perlu membawa Rias dan Akeno-san ke tempat  di mana mereka tidak akan dilihat begitu banyak oleh siswa lainnya.


Saat upacara berakhir ada sesuatu yang ingin aku beritahu ke Rias. Ini merupakan masalah yang penting. Sesuatu yang penting bagi kami berdua———


Tapi sebelum itu ada orang-orang yang butuh mengatakan sesuatu kepadanya


Ada tiga orang yaitu Kiba, Koneko-chan, dan Gasper. Yang benar adalah aku telah berkonsultasi dengan mereka bertiga. Itulah mengapa aku akan memberikan segalanya untuk membantu mereka. Lebih seperti, lakukanlah kawan!


Aku mendorong mereka betiga dan membuatnya bertatapan dengan Rias.


"Pertama-tama Kiba, Koneko-chan, dan Gasper ingin mengatakan sesuatu. Buruan, kalian bertiga telah membulatkan tekad, bukan?"


Kiba, Koneko-chan, dan Gasper berdiri di depan Rias dan terlihat gugup.


"Y-Ya. U-umm.... selamat untuk kelulusanmu."


"Selamat ya."


"Selamat ya."


Sangat jarang untuk melihat Kiba berubah merah dan membuat suara yang panik. Yah, aku bisa mengerti alasannya mengapa setelah mendengarnya dari mereka. Tapi mereka bertiga ini adalah orang-orang yang mengatakan mereka ingin melakukannya sehingga mereka butuh untuk menjadi berani dan melakukannya.


"Ya, terima kasih, Yuuto, Koneko, Gasper."


Rias tersenyum senang.


Tapi kita melanjutkan sambil merasa malu.


"S-Sejak....kau...... sudah lulus...... dari Akademi Kuoh divisi SMA dan pensiun menjadi ketua Klub ORC......"


Rias mulai tertawa saat melihat Kiba dan dua lainnya bertindak sedikit kebingungan.


"Ya ampun, Yuuto, Koneko, Gasper. Ada apa? Kalian bertiga bertindak tidak seperti biasanya. Kalian perlu memberitahuku dengan jelas apa yang coba kalian katakan———"


Kemudian mereka bertiga mengatakannya sambil menyela kata-kata Rias.



"———Rias-neesan."


Koneko-chan dan Gasper melanjutkan setelah tindakan Kiba yang berani.


"R, Rias-neesama........"


"R, Rias, o-oneechan~!"


Rias yang berada di pusat perhatian terkejut saat mereka mengatakan hal itu dan membeku.


Itu pasti sesuatu yang tidak dia antisipasi.


"Kami pikir ini akan lebih cocok untuk memanggilmu sedemikian rupa daripada memanggilmu Buchou......."


Ya, itulah apa yang mereka konsultasikan padaku dan para gadis lainnya. Saat kelulusan Rias dan Akeno-san mendekati kami, kami  memanggil mereka bertiga tentang bagaimana mereka harus memanggil RIas.


Rias akan lulus dan dia secara resmi akan mengundurkan diri dari menjadi "Buchou". Ini akan aneh untuk memanggilnya mantan ketua klub, maka alasan mengapa mereka menggunakan keberanian mereka untuk membuat kebulatan tekad tersebut.


Mendengar kebulatan tekad mereka, anggota ORC baru yang terdiri dari Asia, Xenovia, Irina, Ravel, Rossweisse-san dan diriku sendiri memotivasi mereka untuk melakukannya dengan mengatakan "Kalian harus melakukannya!"


Dan, Rias yang dipanggil sedemikian rupa———


"........"
Dia diam-diam menumpahkan air matanya dan menutupi wajahnya dengan tangannya.


Kiba dan dua yang lainnya panik atas perubahan Rias yang tiba-tiba.


"U-Umm, apakah itu aneh!? Apa kita tidak sopan!?"


"Kami mohon maaf!"


"M-Maaf~!"


Kiba, Koneko-chan, dan Gasper yang meminta maaf. Tapi Rias menggelengkan kepalanya ke samping.


Rias mengusap air matanya dengan jarinya tapi itu tidak menghentikannya dari menumpahkan air matanya.


"......Tidak, bukan itu. Itu karena aku sangat bahagia......Aku tidak pernah berpikir aku akan mendengar kata-kata yang akan membuatku lebih emosional daripada upacara setelah aku melewati gerbang sekolah."


Dia pasti benar-benar bahagia. Rias hanya menumpahkan air matanya.


Dia pasti benar-benar ingin mereka memanggilnya seperti itu. Rias berpikir gelar kebangsawanannya sebagai keluarganya. Dia melihat mereka bertiga sebagai adik laki-laki dan adik perempuannya.


Itu sebabnya dia pasti ingin mereka memanggilnya seperti itu.


Setelah Rias menenangkan dirinya dia mengatakannya kepada mereka bertiga dengan tampilan nakal.


"Pangil aku sekali lagi."


"""Eh?"""


Mereka bertiga tercengang dengan kata-katanya yang tiba-tiba. Dia mengatakannya lagi sambil mengarahkan telinganya ke arah mereka.


"Oh, apa kalian tidak ingin memanggilku seperti itu?"
Kiba, Koneko-chan, dan Gasper berubah merah lagi dan mengatakannya dengan keberanian.


"Ah, umm...... Rias-neesan....."


"........Rias-neesama."


".....O-Oneechan."
"Ufufu, ini benar-benar membuatku bahagia."
Rias menjadi sangat bahagia yang membuatnya mulai melompat-lompat di tempat.


Ya, dia pasti benar-benar ingin mereka untuk memanggilnya seperti itu. Itu pasti benar-benar kejutan yang menakjubkan.


Melihat hal ini, Akeno-san mengatakannya kepada mereka dengan cara yang menggoda.


"Ya ampun, aku ingin dipanggil Oneechan juga."


Kiba mengatakannya dengan wajah yang bermasalah.


"Kita menganggap kau sebagai kakak kita juga...... tapi itu menjadi begitu pas untuk memanggilmu Akeno-san saat pribadi maupun di depan umum......."


Pria tampan yang bertindak seperti seorang adik yang cocok dengan usianya...... tidak, lebih seperti lebih muda dari usianya. Mantan wakil ketua Osis Shinra...... Bukan, hidung Shinra-senpai juga akan mengeluarkan darah jika dia melihat seperti ini.


"K-Kami akan memanggilmu seperti itu suatu hari! Tapi hati kamu sudah pada batasnya dengan mempersiapkan memanggil Rias-oneechan~!"


Semua orang tertawa terbahak-bahak setelah mendengar kata-kata Gasper.


Yah, aku kira waktu akan memecahkan cara mereka memanggil Akeno-san.  ....Ya, itu pasti terasa sangat damai. Mungkin Great Red dan Ophis di dalam diriku sedang sangat puas saat melihat hal ini.


....Nah, aku rasa ini giliranku.


Aku mengambil langkah maju ke Rias.


"Bisakah aku juga mengatakan sesuatu?"


Tentu, jadi apa yang ingin kau katakan, Ise?"


Aku melanjutkan sambil menggaruk-garuk pipiku.


"Umm..... ada satu hal yang telah aku putuskan. Setelah kau lulus, kau tidak akan lagi menjadi Buchou dari ORC dan kau bukan lagi siswa SMA, jadi itu sebabnya aku ingin membuat keputusan yang tepat dan......"


Apa sudah aku putuskan tentang———percakapanku yang biasa dengan Rias.


Jujur saja, aku sedikit bermasalah dalam cara kita harus berbicara satu sama lain. Aku tahu di dalam kepalaku selama waktu pribadi kita aku perlu berbicara dengan nya tanpa menjadi formal atau tanpa menciptakan kesenjangan antara status sosial kita sejak kita berkencan.


Tapi situasi di sekitar kita telah menjadi sibuk di mana kita harus pergi ke Dunia Bawah, Surga, dan negara Vampir..... di mana kita bertemu semua jenis orang dan ada saat-saat kita harus berbicara dengan orang-orang VIP. Dan setiap kali kita bertemu situasi seperti itu, kehidupan publik  dan kehidupan pribadi kita akan bercampur dan ada saat-saat di mana cara aku berbicara dengannya akan bercampur juga.


———Sekarang aku kebingungan bagaimana aku harus berbicara dengan Rias.


Tapi aku pikir menjadi bingung dengan hal itu ketika aku berkencan dengan Rias akan buruk. Jadi aku merasa aku harus membuat keputusan yang benar-benar tepat.


Itu sebabnya upacara kelulusanya adalah kesempatan yang baik.


Ya, aku akan bertindak seperti itu mulai sekarang. Hubungan antara aku dan Rias———


Aku mengatakan padanya secara langsung. Dalam rangka untuk menunjukkan sisi kejantananku———


"Rias, selamat untuk kelulusannya. Mulai sekarang, aku berharap aku bisa berbicara denganmu secara santai. Kelulusanku sendiri dari pembicaraan secara formal denganmu..... aku kira. Akan ada waktu ketika aku perlu berbicara dengan cara yang formal denganmu di depan umum karena kau adalah Tuanku. Tapi selain itu, aku berharap aku bisa berbicara denganmu dengan cara yang santai seperti ini di lain waktu."


Rias membuat senyum yang lebar. Dia kemudian meraih tanganku dan menunjukkan betapa senangnya dia.


"Ya, aku sangat senang mendengar hal itu. Hari ini benar-benar wisuda terbaik!"


Aku sangat senang.


Yang lainnya dan diriku sendiri membuat tekad tertentu hari ini dan rasanya seperti kita bisa memasuki sebuah hubungan yang baru dengannya.


Ya, itulah sebabnya aku harus memberitahunya tentang hal itu sekarang.


"Dan ada lagi hal yang aku butuhkan untuk kalian semua dengarkan."


Aku membuat kontak mata dengan Asia, Ravel, dan Xenovia. Mereka berkumpul disekelilingku. Aku mengatakannya setelah mengkonfirmasi hal itu.



"———Aku juga akan berpartisipasi di dalam turnamen Rating Game dengan timku sendiri. Asia, Xenovia, dan Ravel bertekad untuk mengikutiku."



Aku mengungkapkan pikiranku ke Asia, Xenovia, dan Ravel pada hari itu ketika kita kembali dari upacara promosi kelas tinggi ku ketika kami berada di dalam kereta.


Mereka menerima pemikiranku dengan senang hati.


Aku tidak bisa menahannya. Aku tidak bisa menahan api yang menyala di dalam diriku.


Jika ini adalaha Rating Game biasa maka aku dengan senang hati berpartisipasi sebagai [Pion]nya Rias. Namun karena beberapa faktor seperti turnamen internasional, persyaratan untuk berpartisipasi di dalamnya, dan kata-kata yang diberikan kepadaku dari para sainganku, aku berubah ke keadaan di mana aku tidak bisa menolak berpartisipasi karena gairah "pria" di dalam diriku terbakar.


Aku akan membuat timku sendiri sehingga aku bisa melawan orang-orang itu———


Aku bertanya langsung ke Rias.


"Akankah kau mengizinkanku untuk berpartisipasi, Rias?"


Rias menunjukkan tampilan yang berani dan menganggukkan kepalanya.


"Ya, tentu saja. Karena kau telah menjadi seorang Iblis Kelas Tinggi, tidak akan ada cara kau bisa menolak permintaan Sairaorg dan Vali."


Ya, aku tahu kau akan mengatakan hal itu......! Kau selalu mengawasiku sambil berdiri di sampingku. Dan dia pendukung terpentingku, tuanku dan kekasihku yang telah membawaku sejauh ini!


Akeno-san, Kiba, Koneko-chan, dan Gasper berkumpul di sekitar Rias.


Rias kemudian mengatakannya di depan timku.


"———Aku juga akan berpartisipasi. Karena aku akan secara resmi berpartisipasi di dalam Rating Game di masa depan, acara yang akan datang akan menjadi kesempatan yang baik. Tidak peduli apa hasil yang kita dapatkan, berpartisipasi di dalamnya akan menjadi pengalaman terbesar bagi kita. Bahkan jika itu berarti kita harus bertarung denganmu———"


Ya, karena peraturannya seperti itu mungkin bagi kita untuk bertarung satu sama lain. Ini memang faktor yang akan jarang kau bisa alami dalam rata-rata Rating Game mu.


Rossweisse-san yang tidak tahu pihak mana yang harus dia pilih bertindak benar-benar kebingungan.


Rias kemudian mengatakannya.


"Rossweisse."


"Y-Ya, ada apa, Rias-san?"


"Kau akan bergabung dengan timnya Ise juga."
[———!?]


Semua orang terkejut dengan kata-katanya! Ini wajar bagi Asa, Xenovia, dan Ravel untuk berada di dalam tim ku karena mereka telah memberitahuku kalau ini keinginan mereka sejak sebelumnya.


Tapi ini tidak seperti aku telah membuat janji tertentu dengan Rossweisse-san sehingga tidak akan aneh jika dia tinggal di tim Rias.


"Kau akan mampu mengisi lubang dengan pergi ke timnya Ise daripada tinggal di timku."


"T-Tapi, Rias-san! B-Bahkan, aku masih hambamu dan———"


Rossweisse-san berubah menjadi Iblis terburu-buru, tapi sekarang dia merasa berterima kasih ke Rias dari lubuk hatinya dan saat ini dia salah satu anggota terpenting gelar kebangsawanannya Rias Gremory. Rossweisse-san juga merasa bangga dengan fakta tersebut.


Rias memeluk Rossweisse-san dengan lembut dan kemudian mengatakan hal ini dengan lembut.


"Ya, kau adalah hambaku yang berharga. Namun, aku percaya kau akan bisa melepaskan semua potensi dengan melayani Ise. Dan Ise juga akan membutuhkan bantuanmu. Dia akan lebih membutuhkan kekuatanmu dibandingkanku. Aku percaya kalau sihirmu akan menjadi dukungannya Ise. Aku tidak membawamu ke pertukaran beberapa hari yang lalu, tapi, Rossweisse, aku ingin kau membantu Ise."


Rossweisse-san memeluk Rias sambil mengeluarkan air mata di matanya.


Rias kemudian mengatakan.


"Bukankah aku mengatakan kalau ini tidak akan menjadi perpisahan yang abadi selamanya? Dari perspektif sebagian besar anggota di sini semuanya anggota gelar kebangsawanannya Rias Gremory, tahu? Kawan-kawan ku dan keluargaku. Hanya saja kadang-kadang kita mungkin  kebetulan bersaing satu sama lain. Kita adalah keluarga yang akan terus hidup bersama besok dan bahkan lusa."


"Uuu~! Rias-saaaaaaan~! Aku! Aku akan membantu Ise-kun, jangan khawatir ya! Awasi aku dengan mata yang hangat, akan yaaaaa~!"


Ya ampun, aksennya kembali.


Oh begitu. Jadi Rossweisse-san juga akan datang kepadaku———


Tapi, aku bertanya-tanya apa itu baik-baik saja? Aku menatap wajah Rias setelah merasa khawatir. Mungkin dia membaca pikiranku jadi ini adalah apa yang dia katakan.


"Aku juga mengeksplorasi tim ku sendiri. Salah satu ketetapannya adalah membangun sebuah tim yang baru dengan membawa anggota ORC yang lama sebagai pusatnya. Meskipun yang aku rencanakan sekarang akan menjadi turnamen yang mendatang."


Jadi———sebuah tim baru dengan anggota ORC yang lama sebagai intinya, ya.


Rias melanjutkan.


".....Setelah bertemu Ise, aku menjumpai banyak situasi dan bertemu dengan segala macam orang. Itu mungkin menjadi takdir, tapi sebagai pemicunya adalah bertemu dengan Ise dan Asia. Sejak saat itu, aku bertemu dengan orang-orang di mulai dari Xenovia. Itu benar-benar penting bagiku. Tapi di suatu tempat di dalam diriku memberitahuku itu adalah sesuatu yang dibawa oleh Ise yang merupakan Sekiryuutei."


"Tidak, Rias itu———"


Itu bukan seperti itu! Ini semua takdir! Ini bukan hanya aku, tapi aku pikir mereka adalah takdir yang tertarik denganmu!


Sepertinya Rias memahaminya juga, jadi dia melanjutkan dengan menyela kata-kataku.


"Aku tahu apa yang ingin kau katakan. Jika aku mulai berpikir terlalu serius tentang hal itu dalam cara seperti itu, maka aku akan menurunkan evaluasi diriku sendiri. Itulah mengapa aku telah menyingkirkan pemikiran seperti itu dari kepalaku dan menyimpulkan kalau segala sesuatu karena itu memang harus terjadi. Tapi tahukah kau, merencanakan sebuah tim baru dengan anggota ORC asli sebagai pusatnya pasti tampak menarik. Lebih tepatnya, hanya membayangkannya itu mengambil ketertarikanku. Aku yakin ada tim yang mungkin mempunyai rencana dengan menggunakan semua pengalaman bertarung kita sebagai referensi. ———Bagaimana aku bisa mengalahkan timnya Sairaorg, timnaya Sona, dan timnya Vali.......? Aku tidak bisa pergi tidur dengan hanya membayangkan hal itu. Mampu memiliki imajinasi seperti apa turnamen yang akan datang."


———Itu benar.


Aku tidak bisa membantu tetapi merasa mimpi dan ambisiku membuat tim ku sendiri secara bebas yang sesuai dengan aturan turnamen yang akan datang. Aku akhirnya berpikir sepanjang waktu untuk apa yang perlu aku lakukan agar timku mengalahkan timnya Vali dan Cao Cao.


Mungkin sesuatu yang telah Rias tulis di mejaku di malam hari sebelum upacara saat dia turun dari tempat tidurku berarti.... kalau dia datang dengan sebuat tim untuk turnamen!


Irina mengangkat tangannya ketika Rias dan aku berbicara tentang apa yang sedang terjadi di dalam pikiran kita.


"U-Umm.... Ini adalah kesempatan yang baik sehingga kalian bisa mendengarkan aku sebentar?"


Mengatakan hal itu dia melanjutkan.


"Saat ini ada tim yang diatur untuk turnamen terutama terdiri dari para Malaikat yang Tereinkarnasi. Tim yang memiliki Joker sebagai [Raja] sudah mulai terbentuk. Tapi aku berencana untuk menolak bergabung dengan tim tersebut."


Irina melihat jalanku. Dia memiliki mata yang bertekad.


"———Aku ingin bergabung dengan timnya Ise-kun."


[———!?]


Semua orang terkejut dengan kata-katanya! Jika Irina yang bukan seorang Iblis atau hambaku mengatakan hal itu maka semua orang di sini akan terkejut!


Irina kemudian melanjutkan.


"Ini adalah sesuatu yang aku putuskan sendiri yang aku rahasiakan dari orang lain sejak upacara promosi kelas Tinggi Ise-kun berakhir. Bahkan pimpinan yang lebih tinggi baik-baik saja jika itu Ise-kun dan bahkan mereka mendukungnya."


Irina yang melihat ke langit.


"Semua orang di Surga penting bagiku. Aku belum melupakan kepercayaanku. Tidak ada hari di mana aku tidak berpikir tentang My Lord dan Michael-sama. ———Tapi perasaain ingin bertarung bersama Xenovia dan Asia-san dalam kompetisi yang besar seperti ini juga kuat. Pada akhirnya, aku tidak bisa membiarkan perasaan itu pergi."


Dia berjalan menuju timku dan kemdian berdiri di sampingku. Dia kemudian meneriakkan isi hatinya.


"A-Aku..... ingin menjadi jujur dengan perasaan cinta di dalam diriku dan hidup seperti itu! Itu sebabnya aku ingin berjuang sebagai bagian dari timnya Ise-kun!"


...Irina. Kau bertekad untuk datang ke tim ku......


"Jika Irina ingin datang maka aku tidak bisa meminta lebih bahnyak dukungan yang kuat. ———Maukah kau bergabung dengan tim ku?"


Ketika aku bertanya kepadanya, dia menjawab dengan senyum yang lebar.


"Ya, tentu saja! Sayang!"


Irina melompat ke arah Asia dan Xenovia.


"Xenovia! Asia-san! Sekali lagi, tolong rawat aku!"


"Tentu, Irina! Kau dan aku adalah pasangan wanita berpedang yang abadi! Dan dengan Asia———"


"Ya! Tim tiga ini tidak terkalahkan!"



Mereka bertiga yaitu Irina, Xenovia, dan Asia saling berpelukang dan mulai berputar bersama-sama.


Jadi Irina dan Rossweisse-san sekarang di timku...... Sepertinya aku perlu membahas tentang tim ini dengan Ravel dari awal.


Sekarang, aku telah membahas hubunganku dengan Rias dan turnamen Rating Game.


Ini adalah aksi final. Pria, saat terbesar dan yang paling penting momen bersinarnya Hyoudou Issei! Aku memutuskan kalau aku akan memberitahu Rias setelah dia lulus!


Aku mengambil tangannya Rias dan kemudian memberitahunya.


"Aku ingin memberitahumu sesuatu terarkhir yang benar-benar penting."


"....Apa itu?"


Aku kemudian mengatakan padanya secara langsung!


Janji Masa Depan
"Suatu hari, aku akan berdiri di sampingmu bersama-sama.... lebih seperti, aku akan mencapai status sosial yang sama denganmu. Aku ingin kita menjadi sepasang  yang akan disebut pas dari perspektif siapapun sebagai Iblis Kelas Tinggi yang sama. Yang ingin aku katakan adalah———di masa depan aku ingin kau
untuk memimpin kehidupan yang sama seperti ku."


———Janji masa depan.


Aku memutuskan untuk memberitahunya setelah aku menjadi Iblis kelas Tinggi. Aku memutuskan aku akan memberitahunya setelah dia lulus.


Itu sebabnya aku memberitahunya. Aku memberitahunya, sialaaaaaan!


Sepertinya ini adalah sesuatu yang benar-benar tak terduga untuk Rias.


"———!"


Sepertinya dia memiliki perasaan yang tidak bisa dia ungkapkan dengan kata-kata.


Dia memerah semuanya, dan kemudian———


".......Ya!"


............! Dia memberikanku jawabannya!


Janji masa depan kitaaaaaaaa!


Dia memberikanku persetujuannyaaaaaaaa!!


[Oooooooooooo~!!]


Semua orang begitu kesenangan yang membuat mereka mulai berteriak.


"Okeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee!"


Aku berteriak di tempat dan meneriakkan suka citaku dengan kecepatan penuh!


Azazel-sensei! Aku melakukannyaaaaa!


Aku! AKu akan memoles diriku sendiri sebagai seorang pria yang jantan dan pasti akan menjadi pria yang cocok untuk Rias, oh ya Aku akaaaaaaaaann!!


———Mungkin mereka datang karena mereka mendengar suaraku. Matsuda dan Motohama tiba-tiba muncul entah dari mana.


"Ah, kau ada di sini, Ise!"


"Ah, Rias-senspai menangis!"


Mereka berdua terkejut ketika mereka melihat Rias menangis.


Ya, ini kesempatan yang baik. Aku akan memberitahu mereka. Mari kita beritahu mereka.


Aku berdiri di samping Rias.


"Ah, aku harusnya membereskan tentang hal itu. Matsuda, Motohama. ———Kebenarannya adalah, kita sedang berkencan."


Aku memberitahu mereka sambil menggosok bagian bawah hidungku dengan jariku.


"........................."


"........................."


Mereka berdua tidak mengerti apa yang telah diberitahu ke mereka untuk sejenak. Tapi tampaknya mereka tahu itu nyata setelah mereka melihat Rias dan wajahku di mana Rias bahkan mengangguk.


""Eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeh!?""


Teriakan jiwa mereka bahkan lebih keras daripada teriakan kita sebelumnya bergema di area ini———


Hari itu, setelah pesta untuk upacara kelulusan, dua orang idiot mulai bertanya padaku untuk jawaban tentang ini dan itu.


......Dua orang yang tampak seperti mereka menumpahkan air mata darah mulai berteriak menangis dengan memanggilku "pengkhianat!" dan memberitahuku untuk "pergi mata aja lo" dengan kebencian di kata-kata mereka.


Hehe, yah, sepertinya aku memecahkan banyak masalah hari ini.


Selanjutnya setelah pesta, aku bertukar dengan Rias untuk membuat Rossweisse-san sebagai hambaku.


———Nah, mari kita lakukan ini. Ayo pergi.


Hubungan yang sebenarnya di mulai dari sini! Pertama-tama, aku harus mencari anggota tim yang berpotensi!


Bahkan jika mereka bukan hambaku, aku akan mengumpulkan anggota tim ku sendiri untuk memenangi seluruh turnamen internasional dan mengalahkan musuh yang kuat!


Ddraig, aku akan membuatmu ikut denganku, oke?


[Ya, tentu saja. Selama Albion dan Vali Lucifer berpartisipasi di turnamen, maka tidak ada alasan bagi ku, bukan , tidak ada alasan bagi kita untuk tidak muncul.]


Kau benar tentang hal itu. Aku tidak akan mengizinkan Vali kalah melawan seseorang selainku.


———Tunggu aku, Vali. Tunggu aku, sainganku!


***



Pesta dimulai



Sesaat setelah kelulusan Rias-neesan ketika memasuki liburan Musim Panas———


Kita semua berwisata di mulai dari Hokkaido yang terletak di Utara sampai ke Okinawa yang terletak di Selatan untuk tur kelulusan. Ini adalah tur yang dipenuhi dengan berbagai macam emosi, tapi aku akan menggunakan kesempatan lain untuk membicarakan tentang hal itu.


Selama tur tersebut, di pagi hari terakhir ketika kita berada di Okinawa saat kita semua bangun———Ise-kun, Asia-san, Xenovia, Irina-san, Ravel-san, dan Rossweisse-san sudah meninggalkan hotel di Naha.


Rias-neesan yang menemukan hal tersebut mendesah takjub.


"......Untuk berperilaku seperti, bukan, untuk membuat tindakan seperti seorang [Raja]. Ini benar-benar dirinya."


Ya, selama liburan tidak peduli berapa banyak dia bersenang-senang, dia pasti meninggalkan hotel dengan sikap yang benar.


Rias-neesan menatap ke laut biru dari jendela kamar hotel sambil membelai rambut merahnya kembali.


"Nah. Kita juga haris mulai membuat rencana untuk turnamen. Tentu saja setelah kita sarapan."


Dan, pesta di mulai diam-diam———



Apa yang akan di mulai sekarang adalah pesta yang intens untuk menemukan siapa "yang terkuat" di antara semua saingan yang telah kita temui sampai sekarang maupun musuh yang kuat yang akan kita temui dari sekarang.



***



Life 4. Upacara Pembukaan Turnamen Rating Game Internasional, "Piala Azazel"!



Part 1


Sudah sedikit melewati pertengahan bulan April———


Setelah sekolah, aku ——— Kiba Yuuto memulai kegiatan klub kami di ruang klub.


"Kegiatan hari ini adalah laporan investigasi pada Youkai."


Asia-buchou telah memberikan kami tugas ini dan kami sekarng menyajikan hasil laporan kami. Koneko-chan membagian salinan laporan ke semua orang, yang disusun dari informasi yang sebelumnya telah diteliti dan diringkas oleh kami. Sebagai siswa baru tahun pertama, Le Fay-san dan Bennia-san mulai membacanya dengan ketertarikan karena mereka juga anggota baru.


"Jadi ada juga Youkai di kota ini, tapi aku ingin tahu Youkai jenis apa mereka."


<<Ada banyak hal yang aku tidak tahu. Sepengetahuanku, pasti ada varians tinggi dalam penampilan merka.>>


Keduanya tampak cocok dengan seragam Akademi Kuoh.


"Umu! Aku bergabung denganmu juga! Jika tentang Youkai, maka kalian bisa meninggalkan hal itu kepadaku!"


Itu Kunou-san, yang datang mengunjungi kami setelah kelas sekolah dasar berakhir. Dia telah pindah ke Kediaman Hyoudou mulai dari Musim Semi ini, dan kemudian secara resmi didaftarkan ke Sekolah Dasar Akademi Kuoh. Karena dia harus berbaur dengan manusia, telinga dan ekornya biasanya disembunyikan, seperti Koneko-chan. Ada juga wajah baru di ruang klub———


"....Umm, Yesaya. Bagaimana cara membaca kanji ini?" 
(bahasa Inggrisnya Isaiah)


Tosca bertanya sambil menatap laporan. Aku segera mengajarinya bagaimana mengucapkannya.


"Ini———"


Memang, Tosca juga telah dipindahkan ke divisi sekolah menengah Akademi Kuoh. Meskipun ada banyak area yang dia tidak terbiasa, kehidupan barunya secara perlahan, namun pasti dimulai. Dia juga isa datang ke sini mengunjungi kami di sin setlah sekolah. Dia mampu belajar lebih banyak di sekolah, mengalami begitu banyak hal, dan banyak tertawa juga, jadi aku senang untuknya. Tentu saja, seragam sekolah menengahmu juga cocok dengan mu, Tosca. Seperti ini, ada anggota baru yang bergabung dengan klub kami yang baru direstrukturisasi selama masa sekolah yang baru. Namun, ada beberapa anggota yang tidak hadir hari ini. Kunou melemparkan tatapan ke kursi yang kosong.


"Ise dan yang lainnya belum datang ya."


Kata yang Kunou-san gumamkan mengungkapkan jejak kesepian. Memang, Ise-kun belum datang hari ini. Demikian juga, Ravel-san tidak ada di sini. Asia-san meminta maaf padanya.


"Maaf Kunou-san, Ise-san———"


"Aku mengerti. ———Dia bersiap untuk Turnamen,kan?"


Memang, seperti yang Kunou-san katakan, sebagai pemimpin timnya ——— [Raja], dia terus menerus merekrut anggota untuk Turnamen Rating Game Internasional, juga melatih timnya sejak awal liburan Musim Semi. Karena hal itu dia terlambat hari ini. Asia-san dan Xenovia awalnya ingin menemaninya, tapi keduanya tidak mampu untuk tidak hadir karena posisi mereka. Ise-kun juga mengatakan kepada mereka.


"Kalian berdua benar-benar harus berada di sana sebagai Kaichou dan Buchou."


Kemudian lagi, besok akan menjadi hari pembukaan Turnamen Rating Game Internasional. Waktu hampir habis, Ise-kun. Meskipun tim kami tidak memiliimu, apa yang mengejutkan adalah kita tidak hanya benar-benar siap, tapi semuanya telah pergi begitu lancar yang membuatnya sulit untuk percaya. ———Pada saat itu, suara dari langkah kaki yang bergegas datang dari koridor. Pintu dengan paksa terdorong terbuka saat Ise-kun dan Ravel-san membuat jalan mereka.


"Kami terlambat! Maaf!"


Wow, meskipun betapa sibuknya dirinya, dia masih datang untuk kegiatan klub, seprti yang diharapkan dari Ise-kun.


"Kalau begitu, mari kita membahas laporan sekali lagi."


Setelah mereka mendengar dariku, aktivitas dari Klub ORC yang baru dengan semua anggotanya yang hadir secara resmi dimulai. Tahun ketiga dari Buchou Asia-san, aku sebagai Fukubuchou, Ise-kn, Irina-san, serta Xenovia yang kadang-kadang datang. Tahun kedua yang terdiri dari Koneko-chan, Gasper-kun, dan Ravel-san. Yang baru dari tahun pertama adalah Le Fay-san dan Bennia-san. Ada juga anggota tahap awal kami yang terdiri dari Tosca dari sekolah menengah, dan Kunou dari sekolah dasar. Setelah Rias-neesan dan Akeno-san meninggalka Klub ORC yang mereka rekonstruksi, anggota kami memula kegiatan mereka, dan menjadi semarak dan hidup lagi———. Tapi, Rias-neesan dan Akeno-san sesekali datang ke sini pada sorehari dari universitas setelah kuliah mereka berakhir. Yah, besok akan menjadi upacara pemukaan Turnamen Rating Game Internasional. Setelah kegiatan kami, Koneko-chan, Gasper-kun dan aku akan bergabung dengan Rias-neesan dan yang lainnya untuk pertemuan strategi. Ise-kun, aku melihat ke depan untuk itu. Tim barumu!



Part 2


Dan, meskipun itu adalah apa yang aku pikirkan kemarin, ketika datang ke hari upacara pembukaan, semua anggota tim Ise-kun belum tiba. Itu hanya sebelum upacara pembukaan akan di mulai. Di depan kami, Tim Rias Gremory, merupakan stadion besar yang dijadikan tempat upacara pembukaan. Stadion ini di renovasi ulang di dalam wilayah Maou di Dunia Bawah untuk tempat Turnamen. Ukuran fasilitas ini melampaui keyakinan, dan jika dibandingkan dengan ukuran Tokyo Dome, sepuluh kali lebih lebar. Helikopter mulai syuting dari atas stadion dan ada kamera media yang diatur di mana-mana di dalam stadion, karena acara ini tidak hanya di siarkan secara langsung di seluruh Dunia Bawah, tapi juga di setiap fraksi. Para penonton terdiri dari pengunjung setiap fraksi yang datang ke sini hari ini sehingga stadion ini diisi sampai penuh. Orang-orang yang menjadi kontestan semuanya berkumpul di pusat Lapangan Game yang luas. Tidak hanya ada Iblis yang merupakan asal dari Rating Game, ada juga Malaikat, Malaikat Jatuh, Manusia, Youkai, dan banyak ras lainnya. Bahkan ada kelas Dewa di antara mereka.


Dengan Rias-neesan yang bertindak sebagai [Raja], sisanya merupakan tim kami termasuk Akeno-san, Koneko-chan, Gasper-kun, anggota yang baru ditambahkan, dan diriku sendiri. Orang yang tampak sedikit kewalahan dengan melihat kerumunan pemain lainnya adalah ——— Valerie-san.


"Ternyata ada banyak orang."


"Valerie, jangan pergi dari sisiku."


Gasper-kun dengan erat memegang tangan Valerie-san takut Valerie akan tersesat jika Valerie meninggalkan dirinya. Tentu saja, anggota baru kami adalah Valerie-san. Sebenarnya, dia tidak berpartisipasi sebagai salah satu bidak Iblisnya Rias Gremory, tapi sebagai salah satu anggota bukan bidak dari tim kami di turnamen ini.


"Ya ampun, ada orang di mana-mana yang bisa aku lihat."


Orang yang berbicara merupakan gadis berjubah yang telah menempatkan tepi tangan di dahinya saat dia menatap keluar ke kejauhan. Gadis dengan rambut hitam dan putih yang diikat di atas kepalanya. Gadis berjubah berkata ke Koneko-chan.


"Sepertinya ada lebih dari seribu tim yang berpartisipasi. Jika tidak salah, ada 1045 tim. Itu yang dikatakan, sepertinya tidak semua anggota tim akan hadir di sini."


"Meskipun demikian, kehadiran banyak orang tidak membuat perbedaan bagiku."


Gadis itu mengungkapkan senyum tipis saat dia mengatakan hal itu. Aku bertanya ke gadis itu.


"Apa ini pertama kalinya kau ada di tempat acara yang besar seperti ini? ———Lint-san."


"Yah, ini pertama kalinya bagiku. Bagaimanapun juga, aku sudah berada di fasilitas pelatihan yang berafiliasi dengan lembaga pelatihan kesatria untuk waktu yang lama. Bukan, tetapi hanya ada manusia manusia manusia, Iblis Iblis Iblis, Malaikat Malaikat Malaikat dan bahkan kadang-kadang Dewa? Sebenarnya, aku ingin tahu apa yang terjadi di sini?"


Nada Lint Selzan benar-benar riang. Tim Gremory yang baru juga memiliki anggota baru lagi. Dia telah ditambahkan sebagai seorang [Ksatria], sepertiku, untuk mengisi posisi yang Xenovia tinggalkan sebagai pengguna pedang. Sebagai rincian, Gereja dan Grigori keduanya sangat merekomendasikan dirinya, sehingga dia menjadi anggota tim kami. Ngomong-ngomong, sama dengan Valerie, tak satupun dari mereka menjadi anggota gelar kebangsawanan Rias Gremory. Saat ini, mereka hanya anggota yang telah diundang untuk tim kami demi turnamen......... Selzan———. Jika dia diperkenalkan ke Ise-kun, dia pasti akan begitu terkejut untuk mendengar nama yang dia tinggalkan tanpa berkata-kata. Bagaimanapun juga, bahkan aku sedikit terkejut ketika aku mendengar namanya. Setelah bertemu dengannya, aku lebih kurang bisa melihat bayangan orang itu. Nada sembrono mereka cukup mirip, tapi dia tidak vulgar bila dibandingkan dengan orang itu. Bahkan, tim kami sebenarnya memiliki anggota tim yang baru, anggota tim kami yang lain.....Tapi sepertinya dia tidak di sini. Yah, terserah, aku akan melihat mereka ketika tiba saatnya untuk pertandingang........Namun, menurut temperamen orang itu, jika lawannya tidak sangat kuat, maka dia mungkin tidak akan muncul........Setidaknya setelah menyelesaikan pendaftaran anggota, tidakada masalah bahkan jika dia tidak muncul di upacara pembukaan..... Omong-omong, upacara pembukaan hanya membutuhkan [Raja] atau [Ratu] dari tim tersebut untuk hadir. Dalam kasus kami, hampir semua anggota tim hadir.


Sekarang, aku akan menjelaskan secara singkat garis besar dari turnamen ini. Yang pertama adalah kelayakan untuk berpartisipasi. Tidak ada pembatasan khusus pada peserta, dan Iblis mampu berpartisipasi dalam tim yang bukan gelar kebangsawanan mereka. Satu-satu yang sangat penting untuk pendaftaran adalah inti dari tim, sang [Raja]. Adapun sisa anggota tim, mereka semua harus diselesaikan pendaftaran mereka sebelum awal pertandingan, dan pada saat ayang sama, perubahan anggota tim juga diperbolehkan. (Meskipun tampaknya ada batas jumlah anggota yang bisa diubah pada satu waktu). tapi hanya [Raja] yang tidak bisa berubah. Hal ini juga dilarang bagi pemain untuk berpartisipasi dalam dua tim yang berbeda. Jika ini ditemukan telah terjadi, mereka akan segera didiskualifikasi. Ada juga hukuman untuk tim yang yang salah satu pemainnya milik tim lain. Artinya, anggota tim bisa terus diganti di turnamen ini, dan anggota tim bisa juga ditambahkan ke dalam tim.Tim kami masih memiliki beberapa posisi yang kosong,dan itu tidak lengkap.


Berikutnya aturan turnamen untuk formasi tim. Seperti Rating Game, hanya ada satu [Raja] dan satu [Ratu], ada dua peran untuk masing-masing [Benteng], [Peluncur], dan [Ksatria], sementara delapan buah untuk posisi [Pion]. Jumlah maksimum anggota tim adalah 16. Pemain terdaftar sesuai dengan peran masing-masing. Seperti yang disebutkan sebelumnya, komposisi tim tidak dibatasa, sehingga [Raja] bisa mendaftarkan pemain mereka untuk peran yang sesuai dengan preferensi mereka. Meskipun Iblis mungkin awalnya menjadi [Ksatria],  juga diizinkan bagi mereka untuk berpartisipasi sebagai seorang [Benteng] di turnamen ini. Berdasarkan [Evil Piece] yang asli dan aturan [Rating Game], nilai dan jumlah dari bidak yang digunakan untuk merubah seseorang menjadi pelayan mereka bervariasi tergantung kualitas alami dan kemampuan mereka. Tapi, konsep ini dihapuskan di bawah aturan dari turnamen saat ini. Karakteristik khusus dari masing-masing buah catur akan aktif pada awal pertandingan. Bahkan bagi orang-orang yang tidak menggunakan Evil Piece, selama mereka terdaftar seagai seorang [Ksatria], mereka akan mendapatkan karakteristik peningkatan kecepatan di awal pertandingan. Adapun Iblis yang menggunakan Evil Piece, jika mereka tedaftar dibawah bagian yang berbeda dari aslinya, karakteristik bidak yang melekat pada mereka akan ditimpa oleh karakteristik bidak turnamen mereka di awal pertandingan.


Sebagai contoh, jika aku berpartisipasi sebagai [Benteng], maka aku akan kehilangan karakteristikku sebagai [Ksatria] selama pertandingan, dan malah mendapatkan karakteristik bidak [Benteng]. Ini adalah salah satu aturan yang paling menarik di kompetisi ini menurutku. Kedua, konsep nilai sepotong pion telah digugurkan di turnamen ini. Bahkan jika seorang pelayang yang awalnya memiliki beberapa bagian darinya, itu akan menjadi sebanding dengan satu buah kecuali mereka merupakan makhluk kelas dewa. Contoh sederhana adalah Kuroka, yang memiliki dua bidak [Peluncur], tapi menurut aturan turnamen  ini, dia hanya dihitung memiliki satu buah. Itulah mengapa akan mungkin bagi Vali untuk mendaftarkan Kuroka dan Le Fay sebagai peluncurnya.


Bagi mereka yang merupakan makhluk kelas Dewa, mengambil dua bidak dari [Benteng], [Ksatria], atau [Peluncur]. Bagi mereka yang dianggap sebagai dewa yang kuat, jika mereka dianggap dalam rasio satu lawan satu dengan yang lainnya, kompetisi menjadi tidak terlalu seimbang. Dengan demikian, dalam berbagai situasi, satu makhluk kelas Dewa doanggap setara dengan dua [Benteng], [Ksatria], atau [Peluncur]. Tentu saja, bagi orang-orang yang kekuatannya sebanding dengan makhluk kelas dewa, mereka juga dinilai sesuai dengan standar ini. Namun, ada batas untuk konversi dari nilai sebuah bidak. Batasan untuk nilai [Pion] sangat letat. Itu karena bidak [Pion] bisa dipromosikan menjadi bidak [Ratu]. Jika tidak, ada banyak pemain [Raja] yang akan mendaftarkan pemain terkuat mereka sebagai bidak [Pion], dan dengan demikian hasil dari Game akan tergantung sepenuhnya pada bidak [Pion]. Jika ada delapan Iblis kelas Ultimate terdaftar sebagai potongan [pion], mereka semuanya akan dipromosikan menjadi [Ratu], Game akan menjadi sedikit menakutkan. Demikian pula, ketika makhluk kelas Dewa terdaftar sebagai potongan [Pion], ada banyak pembatasan.


Berikut ini adalah apa yang disebut "basic", yang dasarnya telah dihapuskan. Meskipun jumlah makhluk kelas Dewa yang berpartisipasi kurang dari sepuluh persen, mereka masih musuh yang tidak bisa dianggap remeh. Di antara Dewa yang berpartisipasi, yang paling terkenal adalah Sakra[3]. Dia merupakan salah satu sosok yang paling banyak dilihat. Dia juga menghadiri upacara pembukaan, dan menempati sudut stadion. Tidak ada orang yang berani mendekati Dewa itu. Ketika Sakra mengumumkan kalau dia akan berpartisipasi, ada banyak Dewa lain yang tidak ikut turnamen ini. Dia merupakan pemimpin Empat Raja Surgawi yang Agung - Dhṛtarāṣṭra, Virūḍhaka, Virūpākṣa, Vaiśravaṇa [4]; dia langsung menjadi kandidat yang paling diuntungkan.


"........"


Dan kemudian ada orang yang menatap diam-diam pada Sakra, Pangeran para Asura, Mahabali. Dia sudah memasuki keadaan kewaspadaan, dan dia tampak siap untuk melepaskan aura sengit yang menutupi tubuhnya ke Sakra pada kesempatan pertama. Dan orang yang berdiri agak jauh darinya menonton padanya———


"Hohoho, kau inting bertarung dengan Kaisar Surgawi? Jangan khawatir, tidak akan terlambat untuk berpikir tentang hal itu bahkan ketika saatnya tiba."


Ini adalah Sun Wukong generasi pertama, Victorious Fighting Buddha.


"Hei, monyet, mengapa upacara pembukaan ini belum dimulai?"


"........Gruu Aku lapar."


Orang-orang yang disampingnya yang mengeluh adalah seorang pria tua berjenggot, dan pria tua berkepala babi. Mereka merupakan Sha Wujing generasi pertama, Arhat bertubuh Emas, dan Zhu Bajie generasi pertama, Sang Pembersih Altar.


"Aahhh, ahhhh, mengapa aku harus bergabung dengan kalian juga!?"


Sementara disisi lain, miniatur Naga Timur sedang menangis ——— Yu-Long. Untuk muncul diupacara, dia telah mengurangi ukurannya sendiri.


"......."


Orang yang duduk diam-diam dalam meditasi adalah seorang anak yang mengenakan pakaian dengan desain lotus ——— Pangeran Nezha. Daftar pemain ini merupakan tim Sun Wukong generasi pertama yang awalnya dipimpin olehnya dalam 'Perjalanan ke Barat'. Mereka telah didorong ke dalam kategori yang paling penting untuk disaksikan karena popularitas mereka. Kami juga telah menyambut mereka sebelumnya.


Berikutnya Raksasa Api yang datang dari Eropa Utara ——— Surtr. Raksasa Api ini mungkin orang yang hadir yang paling  mencolok. Dengan tinggi hampir 25 meter (bahkan ini tampaknya menjadi batasan tertinggi), tiruan darinya diketahui sebagai Kedua-sama yang merupakan salah satu dari anggota gelar kebangsawanan Sirzechs-sama, tapi yang satu ini asli.


[Gahahahaha!]


Di antara orang-orang yang berkumpul di stadion ini (saat ini), salah satu yang terbesar adalah raksasa berkulit biru dengan tinggi tiga puluh meter. Dia memiliki sayap dipunggungnya, tubuh bagian atas dari manusia, dan tubuh bagian bawah dari ular. Dia adalah pemain dari Mitologi Yunani, Raja para Monster ——— Typhon. Ada juga para Dewa yang datang dari berbagai mitologi, tapi hanya sedikit yang disebutkan merupakan Dewa yang paling unik di antara mereka. Sebagian dari para Dewa yang dianggap sebagai makhluk yang paling kuat dari berbagai mitologi yang berpartisipasi dalam Perang Naga Jahat melawan Trihexa sebagai bagian dari kekuatan utama.....tapi dari yang terlihat, masih ada beberapa Dewa kuat yang tersisa. Namun, sehubungan dengan Dewa yang bisa berpartisipasi, banyak orang yang memiliki pandangan kalau kompetisi akan menjadi tidak seimbang. Kekhawatiran ini bukan tidak bisa dimengerti. Tapi justru karena turnamen ini ada, para peserta juga termasuk beberapa kontestan kuat yang bisa bersaing dengan Dewa. Selain itu, kami juga mengatasi masalah Perang Naga Jahat yang brutal, sehingga kekuatn kami sendiri telah meningkat. Bahkan jika lawan kami Dewa, kami tidak akan kalah melawan mereka dengan begitu mudah.


Turnamen Internasional ini telah mengumpulkan pasukan terkuat dari setiap fraksi, sehingga bahkan kemungkinan melihat tim yang tidak diketahui mengalahkan Dewa dengan strategi saja. Menurut rumor, Diehauser Belial Sang Juara, yang seharusnya masih dipenjara, sepertinya telah terdaftar. Sepertinya itu sesuatu yang Maou Ajuka Beelzebub-sama lakukan. Rupanya [Ratu]nya menghadiri upacara pembukaan atas namanya hari in. Dalam situasi kalau dia mampu berpartisipasi, mengetahui kepribadiannya, dia mungkin akn membuat semacam pernyataan, kan....? Yah, itu juga sesuatu yang sedikit penting.


Di antara orang-orang yang membentuk sebuah tim dalam jangka waktu yang singkat, mereka memiliki alasan lain selain dari hanya reputasi atau kehormatan. Ini karena tim pemenang dari turnamen akan menerima 'hadiah kemenanga'. ———Mamppu untuk memenuhi keinginan sebanyak mungkin. Itulah 'hadih kemenangan'nya. Para VIP setiap fraksi semuanya mendukung Azazel-sensei dan Sirzechs-sama yang menyokong turnamen ini, sehingga mereka juga membuat upaya untuk mempersiapkan 'hadiah' kemenangan'. Penelitian dari Gregori, teknologi dari Surga dan Dunia Bawah, Pohon Dunia dari Mitologi Norse, dan sebagainya, misteri dari setiap mitologi akan berkumpul dalam rangka untuk memenuhi keinginan dari tim  pemenang. Tidak ada keraguan kalau pengumuman ini merupakan kekuatan pendorong dibelakang peningkatan drastisnya jumlah peserta. Para Dewa yang berpartisipasi juga membidik 'hadiah kemenangan'.  Sementara itu, permintaan dari 'silakan buat dunia ini lebih kacau' sudah langsung ditolak. Mereka yang  membawa keinginan berkumpul bersama. Dan sebagai hasilnya, jumlah tim yang berpartisipasi di turnamen ini melampaui ukuran. Namun, dalm rangka untuk mengikuti kompetisi yang sebenarnya———hanya akan ada 16 tim di turnamen final. Melihat jumlah tim yang berpartisipasi, akan sulit untuk masuk ke dalam 16 tim.


Menurut prediksi Rias-neesan, saat turnamen berlangsung, jumlah tim yang abstain akan meningkat perlahan-lahan.... Babak kualifikasi akan dimulai besok, dan dibandingka dengan jadwal Akademi Kuoh, itu baik kalau turnamen akan dilanjutkan sampai akhir dari liburan musim panas kami. Sistem babak kualifikasi didasarkan pada Rating Game asli dari para Iblis, dimana jumlah kemenangan dan kekalahan——— dalam bentuk poin. Aturan ini dipinjam dari permainan catur yang menjadi dasar Rating Game. Untuk permulaannya, setiap tim memiliki 1500 poin, dan mereka akan mengumpulkan lebih banyak poin dengan memainkan pertandingan. Jika mereka mengalhkan tim dengan skor yang lebih tinggi dari skor mereka sendiri, mereka akan menerima lebih banyak poin. Di sisi lain, jika mereka dikalahkan oleh tim dengan skor yang lebih rendah dari skor mereka sendiri, maka skor mereka akan merosot tajam. Pertandingan dengan format ini akan berlangsung hingga akhir musim panas. Pada akhir periode ini, 16 tim dengan skor tertinggi akan maju ke turnamen final. Karena ada lebih dari 1000 tim yang berpartisipasi, bahkan Dewa juga berpartisipasi, ambang untuk maju ke final sangat tinggi. Selain itu, partisipasi dalam babak kualifikasi diputuskan secara eksklusif oleh setiap tim. Jika mereka ingin bertarung, dan jika mereka ingin mendapatkan poin, maka mereka akan mendaftar pada penyelenggara, dan mereka lalu akan dipertandingkan dengan tim yang juga ingin bertarung. Dengan kata lain, manajemen sebuah tim sepenuhnya tergantung pada tim itu sendiri. Menyesuaikan status tim serta memerintahkanya merupakan kunci. Kata Rias-neesan.


"Penyesuaian seluruh tim adalah hal yang paling penting. Kunci kemenangan bukan tentang kemenangan, tapi untuk menghindari terlibat dalam pertarungan yang tidak berarti."


"Jika kau tidak merencanakan jadwal dengan benar, kau hanya akan berakhir dengan penderitaan."


Akeno-san menambahkan. Yang paling penting akan menjadi jumlah total poin yang diterima pada hari terakhir dari babak kualifikasi. Bahkan jika ada beberapa kekalahan, selama skor akhir cukup tinggi, skor tersebut masih akan cukup untuk lulus dari babak kualifikasi. Ini merupakan apa yang Rias-neesan sebutkan kalau kunci kemenangan bukan memetik kemenangan. Namun, memiliki lebih banyak kemenangan mungkin menjadi hal yang baik karena poin bisa meningkat dengan setiap kemenangan. Bahkan jika ada kekalahan, itu tidak akan menempatkan orang pada kerugian yang signifikan. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan seluruh tim, sehingga ketika tiba saatnya untuk mendapatkan poin, itu bukanlah tentang memenangkan setiap pertandingan, tapi untuk mengelola poin dalam cara yang paling optimal. Ngomong-ngomong.....Ise-kun benar-benar terlambat. Aku melihat jamku saat aku mengkonfirmasi hal itu. Ini sudah waktunya untuk upacara pembukaan. Ada juga siaran pengumuman mengatakan 'Upacara pembukaan akan segera dimulai'. Gasper-kun juga tampak khawatir tentang Ise-kun seperti yang dia katakan.


"Ise-senpai sedikit terlambat...... Persyaratan minimum untuk upacara pembukaan adalah harus ada [Raja] atau [Ratu] yang hadir....."


Mungkinkah seseorang yang baru yang tidak kami kenali telah datang ke sini sebagai [Ratu]nya sendiri sementara dia beristirahat....? Aku tidak berpikir itu yang terjadi. Bagaimanapun juga, Ise-kun bilang kepadaku 'aku pasti akan menghadiri upacara pembukaan!'. Sementara kami khawatir tentang di mana Ise-kun———. Venue ini bahkan menjadi lebih berisik daripada sebelumnya.


"H-Hei! Lihat itu!"


Meskipun tidak diketahui siapa yang berteriak, kami semua melihat ke langit. Segera setelah kami melihat ke atas———kami melihat ada sebuah objek terbang yang sangat besar mengarh ke venue! Itu adalah kapal terbang dengan lambung yang mengingatkan pada Naga! Semua kamera media berbalik untuk menangkap adegan itu, dan host dari venue juga berseru dengan keras.


<<Wow! Sebuah kapal terbang telah muncul di langit di atas stadion! Terlebih lagi, itu adalah kapal terbang yang dihiasi dengan desain nag, dan itu baru saja muncul langsung di atas stadion! Ah! Jika kita melihat pada rekaman dari helikopter, tampaknya seolah-olah ada orang-orang di kapal balon udara!>>


Layar besar di dalam stadion menampilkan live streaming. Setelah melihat sosok orang yang ada di layar, kami tidak bisa membantu tapi merasa kagum. Orang-orang yang muncul merupakan Ise-kun dan yang lainnya yang mengenakan seragam crimson! Rias-neesan berseru kaget.


"Ise!? M-Maka, kapal terbang itu familiarnya Ise?"


Oh begitu! Ada kemungkinan besar kalau kapal terbang itu familiarnya Ise-kun! Kapal sihir yang telah diberikan [Benteng]nya Sirzehcs-sama Surtr Kedua-sama kepada Ise-kun. Itu awalnya begitu kecil yang tapak terlihat seperti kapal model.....tapi setelah beberapa saat tidak melihat hal itu, itu benar-benar menjadi kapal terbang yang besar! Mungkin karena pertumbuhan Ise-kun, itu juga tumbuh besar dalam proporsinya. Setelah meningkat begitu banyak, itu secara alama menjadi benteng terbang. Pendewaan Naga Ise-kun mungkin juga mempengaruhi penampilan eksterior yang seperti naga. Ise-kun menjentikkan jarinya, dan kapal terbang diselimuti asap yang tebal ——— dan kemudian menjadi kecil. Ise-kun dan yang lainnya lalu melompat langsung ke dalam stadion, diikuti dengan pendaratan yang indah. Ise-kun menggendong Asia-san seperti menggendong seorang putri sebelum membiarkanya turun, dan bergerak ke arah kami segra setelah dia melihat kami. Ise-kun, Asia-san, Xenovia, Irina-san, Ravel-san, dan Rossweisse-san tidak mengenakan seragam Akademi Kuoh, tapi seragam merah yang mirip dengannya; ini mungkin seragam tim mereka. Mengikuti dibelakang Ise-kun ada seekor naga dengan tinggi lebih dari 10 meter dan dengan penampilan yang cukup mirip dengan Naga Iblis Tannin-sama. Dia merupakan anaknya Tannin-sama yang ingin membantu Ise-kun. Jadi dia juga menjadi anggota timnya. Denga tubuh naga yang besar dibelakangnya, Ise-kun benar-benar menjadi 'seperti raja'. Namun, ada juga anggota lain yang tidak kami ketahui. Dia merupakn orang bertopeng yang mengenakan jubah merah. Topengnya juga merah, dan satu tidak bisa membantu tapi berpikir naga setelah melihat dia. Dia meiliki tubuh yang langsing, jadi dia mungkin seorang wanita....Ise-kun tersenyum kecut sambil berkata


"Ah, maaf untuk membuat kalian menunggu. Kami akhirnya menyelesaika seragam kami, tapi hanya pada menit terakhir."


Oh begitu, sehinga mereka terlambat karena mereka sedang mempersiapkan pakaian mereka. Rias-neesan bertanya ke Ise-kun


"Lalu kapal terbang itu———Ryuuteimaru?"


Asia-san mengangguk.


"Ya, sebenarnya, pertumbuhan baru-baru ini menarik perhatian Ise-san....."


.....Jadi dia hanya melihat hal itu secara kebetulan? Yah, bagaimanapun juga, karena dia tidak selalu melihat hal itu, bahkan mungkin Ise-kun, sebagai masternya hampir lupa tentang hal itu. Sesuatu yang tidak biasa tampaknya terjadi pada awal dan akhir tahun.


"Kau akhirnya datang, Hyoudou Issei."


———Pada saat itu, setelah melihat cara masuk Ise-kun yang mencolok, wajah-wajah yang tak asing mulai datang satu per satu. Yang pertam adalah Sairaorg Bael-san. Ise-kun juga terlihat senang melihat Sairaorg Bael-san.


"Sairaorg-san! Ya, aku datang. ———Bersama dengan timku."


Orang selanjutnya adalah———Cao Cao.


"Hehe, sepertinya aku memiliki kesempatan untuk balas dendam."


"Cao Cao! Ya, aku akan mengalahkan mu secara langsung kali ini!"


Ise-kun dengan berani menanggapi tantangan Cao Cao. Kemudian, seorang pria spesial berdiri di depannya. ———Vali Lucifer.


"Hyoudou Issei, jadi kau telah datang. Sangat baik."


Vali mengarahkan tinjunya ke depan, Ise-kun juga melakukan yang sama. Kedua kepalan mereka bertemu satu sama lain.


"Ya, Vali. Mari kita bertarung dengan baik sebagai Naga Surgawi."


Setelah itu, Rias-neesan dengan anggun menyatakan pada Ise-kun sebagai master, kekasih, dan lawannya.


"Ise, sejak kau telah berpartisipasi, kita akan menjadi lawan. ———Aku tidak akan kalah denganmu"


Ise-kun memegang tangan Rias-neesan.


"Aku juga. Rias, aku akan mengalahkanmu!"


Di sampingnya, Koneko-chan juga berkata ke Ise-kun.


"Bahkan jika itu Ise-senpai, aku tidak akan membiarkanmu mengalahkan Rias-neesama. Benarkan, Gya-kun?"


"Tentu saja! ———Ise-senpai, karena kita harus bertarung, aku akan bertarung secara langsung!"


Gasper-kun juga tanpa rasa takut menyatakan hal itu ke Ise-kun. Ise-kun menjawab dengan riang.


"Ya, Gasper. Itu benar, kita pria Gremory harus menunjukkan bakat kita."


Aku juga menyatakan dengan terus terang ke Ise-kun.


Aku———pedang Rias Gremory. Bahkan jika lawan berdiri didepanku adalah Ise-kun———Aku akan memotongnya meskipun itu dia. Ise-kun mendorong tinjunya ke dadaku sambil berkata.


"Kiba, tunggu sampai saat itu. Tidak perlu khawatir. ———Lawan aku dengan kemampuanmu yang sebenarnya!"


Setelah kami saling menceritakan pikiran kami dengan benar, rival kami yang telah berjuang berdampingan dengan kami secara bertahap berkumpul bersama.


"Sepertinya kita semua di sini. Wah wah, sepertinya kompetisi ini akan menjadi sangat menarik."


"Ufufu, aku tidak akan kalah. Rias, Ise-kun."


"Daripada [Empat Pendatang], akan lebih baik untuk menyebut nya sebuah kompetisi di antara para elite dari setiap fraksi."


"Sejak kau di sini untuk berpartisipasi, itu lebih baik daripada apapun."


Dulio-san, tim Sitri, Seekvaira Agares-san, Ikuse Tobio, anggota [DxD] semuanya berkumpul bersama-sama. Dan kemudian, pengumuman resmi untuk upacara pembukaan disiarkan.


<<Waktunya telah tiba. Turnamen Rating Game Internasional, upacara pembukan [Piala Azazel] kini secara resmi dimulai. Mohon setiap tim———>>


Hanya seperti itu saja, akhir kehidupan SMA kami yang pendek dan panjang di mulai dengan upacara pembukaan Turnamen Internasional.


[1] Ketua Osis dan Ketua Klub.
[2] Sebuah stadion di kawasan Bunkyo, Tokyo. Lihat wikipedia.
[3] Sakra mempunyai berbagai nama, seperti Indra, Kaisar Surgawi, dan Taishakuten
[4] Nama-nama romaji Jepang dan artinya masing-masing. Jikoku-ten (dia yang menyokong alam), Zōchō-ten (dia yang menumbuhkan), Kōmoku-ten (dia yang melihat semua), Bishamon-ten (dia yang mendengar segala sesuatu).



***


Anggota Tim



Note1 : Nilai bidak catur dalam standar turnamen oleh karena itu umumnya akan berbeda dengan standar "Evil Piece".


Note2 " Hanya [Pion] akan diberikan nilai dari bidak catur dengan tanda kurung []





○"Issei sang Sekiryuutei (Api Kebenaran)" anggota tim yang didaftarkan


・Raja --- Hyoudou Issei


・Ratu --- Bina Lessthan


・Benteng --- Rossweisse


・Benteng --- Belum terdaftar


・Ksatria --- Xenovia Quarta


・Ksatria --- Shidou Irina


・Peluncur --- Asia Argento


・Peluncur --- Ravel Phenex


・Pion [3] --- Bova Tannin


・Pion [5] --- Belum terdaftar





○"Rias Gremory" anggota tim yang didaftarkan


・Raja --- Rias Gremory


・Ratu --- Himejima Akeno


・Benteng --- Toujou Koneko


・Benteng --- Belum terdaftar


・Ksatria --- Kiba Yuuto


・Ksatria --- Lint Selzan


・Peluncur --- Gasper Vladi


・Peluncur --- Valerie Tepes


・Pion [8] --- Mr Black





○"Hakuryuukou sang Bintang Fajar" anggota tim yang didaftarkan


・Raja --- Vali Lucifer


・Ratu --- Fenrir


・Benteng --- Gogmagog


・Benteng --- Zhu Bajie saat ini


・Ksatria --- Arthur Pendragon


・Ksatria --- Sha Wujing saat ini


・Peluncur --- Kuroka


・Peluncur --- Le Fay


・Pion [5] --- Bikou


・Pion [3] --- Belum terdaftar



***



Indra dan Sun Wukong



"Hahaha, dia benar-benar Iblis kecil yang bersemangat da-ze. Sekiryuutei. Orang yang sombong. ———Ini memungkinkanku untuk sedikit menikmatinya, bukankah begitu, Wukong?"


"Hohoho, Kaisar Surgawi-sama, kami menikmati akhir masa muda kami di usia ini."


"Dan untuk alasan ini kau memutuskan untuk membawa Zhu Bajie generasi pertama, Sha Wujing generasi pertama, Raja Naga Yu-Long, dan bahkan Pangeran Nezha ke dalam tim mu, meskipun sudah diputuskan kalau kau akan mempensiunkan mereka. Kau benar-benar akan habis-habisan mengingat ini akhir masa mudamu, kan?"


"Dibandingkan denganku, Kaisar Surgawi-sama, anda berencana untuk memiliki pertempuran yang menentukan melawan Dewa Penghancur jika anda memperoleh hadiah kemenangan, kan?"


"Tentu saja. Namun, ada juga kemungkinan kalau rencana tersebut akan digagalkan. Hahaha, kau bisa menertawaiku, generasi pertama. Aku mungkin sedikit belum dewasa, tapi aku ingin menikmati menghasut beberapa masalah."


"Aku mengerti. Teman seperjuanganku dan aku juga bersemangat."


"Sementara itu, ini akan berjalan sesuai rencana Shiva dan Ajuka.  ....Namun, mungkin lawan di pikiran kita akan menjadi lebih dekat bahkan jika kita tidak memperoleh kemenangan."


"Hohoho, ketika itu dikatakan oleh Dewa, mau tidak mau meningkatkan keasliannya beberapa derajat."


***



Life 5. Ayo, Tim Sekiryuutei!


Part 1


Sepuluh hari telah berlalu sejak dimulainya Turnamen Dunia—.

Semua anggota tim [Sekiryuutei Sang Api Kebenaran] sedang berkumpul di kediaman Hyoudou—di kamar milikku, Hyoudou Issei. Semua orang menunjukkan ekspresi kepahitan. Kami semua menyaksikan program berita yang ditampilkan di layar televisi yang sedang disiarkan dari Dunia Bawah. —Program berita tersebut memperkenalkan kami. Bagian ini memperkenalkan acara dari Turnamen Dunia yang baru saja dimulai beberapa hari yang lalu, itulah mengapa ada juga beberapa komentar untuk kami.

"Harapan yang paling diantisipasi dari Dunia Bawah, tim [Sekiryuutei Sang Api Kebenaran] memiliki catatan yang dibanggakan dengan tiga kemenangan beruntun sejak awal babak kualifikasi, namun mereka tampaknya memiliki kekurangan dan celah yang terekspos oleh tim lainnya selama kompetisi, dan hasil yang mengejutkan ini telah menyebabkan munculnya opini yang mengecewakan. Terlepas dari apakah opini ini berasal dari masyarakat umum atau kritikus, mereka telah berakhir dengan menerima beberapa penilaian yang keras—"

Video yang diputar merupakan situasi kami selama pertandingan. Kami telah menang tiga kali berturut-turut sampai sekarang, tapi......Dalam rekaman yang ditampilkan, tim lawan baru saja mengungkapkan salah satu kelemahan kami, menyebabkan kami menerima serangan balik yang tidak terduga, sehingga lebih tepatnya, kami tidak mencapai jumlah kemenangan. Untuk saat ini, kami telah memenangkan pertandingan melawan tim dari pihak Iblis, manusia dengan kemampuan khusus, dan Orc. Program televisi memutar salah satu tempat di mana kami tidak bagus melakukannya, dan itu sebenarnya cukup konyol. Memutar kembali adegan di mana seranganku gagal, Xenovia diserang dari titik butanya, Irina yang dihukum karena melanggar aturan khusus, dan sebagainya ditunjukkan satu persatu. Kamera berbalik ke arah masyarakat umum yang berada di antara penonton. Mereka juga tampaknya menunjukkan ekspresi yang rumit di wajah mereka.

"Karena dia baru-baru ini dipromosikan menjadi Iblis Kelas Tinggi, kami semua menantikannya. Bagaimanapun juga, Putri Rias sang [Raja] mengizinkannya untuk tumbuh dan berkembang benar-benar luar biasa."

.......Tim-tim lain juga dihukum untuk melanggar peraturan, dan juga muncul untuk memiliki kerugian di beberapa aspek. Timku hanya satu-satunya yang ditampilkan sedemikian rupa. Bagian berikutnya adalah wawancara dari seorang ibu dan anaknya. Anak itu memegang patung dari Oppai Dragon di tangannya.

"Anakku merupakan seorang penggemar Oppai Dragon, sehingga kami datang bersama-sama untuk menyemangatinya, tapi rasanya seolah-olah setiap pertandinggan sedikit kurang teratur..... Menyaksikan pertandingan dari Iblis muda lainnya sebenarnya sedikit lebih nyaman."

Kali ini waktunya bagi anak itu yang merupakan penggemarku untuk berbicara—

"Aku ingin mengatakan kalau pertandingan dari Oppai Dragon sangat terasa tidak menarik. Itu karena jika mereka tidak berlari ke seluruh tempat, maka mereka melepaskan beam super dahsyast. Juga, Oppai Dragon bahkan tidak mengatakan oppai oppai."

Itu benar-benar kritik tanpa ampun. ....Mereka secara khusus memilih orang yang peduli tentang kami, dan kemudian mengkritik kami sedemikian rupa. Aku benar-benar membenci wartawan media ini. Mereka bahkan melakukan sejauh ini untuk memperlihatkan kritikan dari anak kecil..... kemudian kembali ke ruang berita. Pembawa acara sedang mendengarkan pendapat para kritikus.

"Berdasarkan aturan biasa, Hyoudou Issei-shi[1] bergantung pada kekuatannya saja untuk menekan lawan-lawannya dengan ledakan cahaya, tapi di bawah aturan khusus, tindakannya sebenarnya tidak menguntungkan. Jelas saja kalau Hyoudou Issei-shi, yang telah mencapai berbagai penghargaan dalam pertempuran yang sebenarnya tidak benar-benar memiliki pemahaman yang sangat baik dari Rating Game seperti itu merupakan hal yang sama sekali berbeda."

Kritikus menghela napasnya, dan kemudian melanjutkan perkataannya..

"Bagaimanapun juga, dia merupakan mantan pemain yang merupakan simbol kekuatan bagi tim Rias Gremory yang cenderung mengandalkan kekuatan untuk menang. Ketika dimasukkan ke posisi pemimpin seperti ini, tak heran kalau dia tidak terbiasa dengan aturan dan tidak bisa untuk beradaptasi. Belum lagi dengan kontestan Xenovia yang sama dengan tipe kekuatan —"

Ravel hanya mematikan televisi, tanpa berniat untuk mendengarkan sisa pendapat kritikus.

"Bahkan jika situasi dijelaskan, itu benar-benar tidak membantu."

Xenovia berkata dengan nada yang pahit.

"....Apa mereka berencana untuk berbicara tentang situasiku selanjutnya?"

"Ya, itu pasti kritik yang sangat kejam untuk kita."

Irina juga mengangguk diam-diam. Ravel meringkas apa yang baru saja terjadi di program televisi.

"Apa yang mereka katakan merupakan kebenaran. Tapi itu tidak membantu bahkan jika kita merisaukan diri kita dengan evaluasi masyarakat tentang kita. Kita harus bergembira. Aku percaya dengan yang aku katakan sebelum di mulainya babak kualifikasi, dalam rangka untuk masuk ke grup final, jumlah kemenangan bukan sebuah keharusan."

"Sesuatu yang penting adalah jumlah poin, kan?"

Ravel mengangguk.

"Dalam rangka untuk masuk ke babak final, kita harus masuk ke enam belas besar dari babak kualifikasi. Poin diurutkan dari yang tertinggi ke terendah, kita mendapat poin dengan kemenangan, dan kita kehilangan poin dengan kekalahan. Dengan kata lain, skor tinggi tidak sama dengan jumlah pertandingan. Jika kita kalah dan menang terus menerus, maka kita tidak memperoleh skor yang tinggi.

Terlepas dari kemenangan dan kekalahan, semua yang kita perlukan adalah skor yang tinggi di akhir dalam rangka untuk masuk ke enam belas besar. Sebelum turnamen di mulai, aku berbicara dengan Kiba dan yang lainnya tentang hal ini saat kita sedang bercakap-cakap. Ravel melanjutkan.

"Semua orang agak campur aduk di awal kualifikasi. Skor umumnya sama, sehingga untuk sat ini, ada banyak orang yang hanya mengamati. Perbedaan yang nyata akan muncul selama pertengahan periode. Sejak saat itu, tim peringkat tinggi akan memiliki tujuan yang jelas, dan saat itulah pertarungan di mulai."

Juga, tidak peduli apakah mereka menang atau kalah, jumlah kemenangan dari tim yang kuat pasti akan terus meningkat, dan pasti akan ada kesenjangan antara mereka dan tim yang lebih lemah. 

"Menjelang paruh kedua, mungkin ada tim kuat yang sengaja menjauhkan diri dari berpartisipasi dalam pertandingan."

Ravel mengangguk setuju.

"Karena ada begitu banyak tim yang berpartisipasi, itu tidak akan mudah untuk memprediksi tim mana yang kita bisa lawan. Jika kita melawan tim yang sulit dan kalah, maka poin kita yang telah kita kumpulkan sampai saat itu akan jatuh. Itulah mengapa skor pada waktu itu akan menjadi nilai tertinggi dari tim, dan kemudian semua yang tersisa akan duduk dan menunggu untuk kualifikasi berakhir. Di babak kedua, berusaha untuk masuk ke kelompok terakhir dari posisi rendah mungkin akan sangat sulit."

Dengan kata lain, menghindari pertandingan juga sebuah strategi. Juga, selama kita masuk ke enam belas besar, yang harus kita lakukan adalah menghindari tindakan yang akan menurunkan poin kami, apalagi, stamina kami tak terbatas. Ravel mengangkat jari telunjuknya.

"Hal yang paling penting dalam turnamen ini adalah waktu ketika tim kita harus berpartisipasi. Tidak mungkin untuk menjaga kondisi fisik dan momentum kita dalam kondisi terbaik sepanjang kompetisi. Jadi kita perlu mencari kesempatan untuk menerobos selama kualifikasi, dan kemudian menambah poin kita sekaligus. Tentu saja, jika ada pertandingan yang bisa kita hindari, maka kita harus melakukannya."

Kita harus menghindari pertandingan melawan makhluk kelas Dewa yang menempati jajaran atas. Namun, menurut aturan turnamen ini, jika kita bertmu dengan mereka dan tidak punya pilihan lain, maka itu akan menjadi penting untuk menjaga keadaan seluruh tim selama waktu itu. Ravel kemudian mengalihkan pembicaraan ke arah ku.

"—Ise-sama, gagasan untuk mengalahkan setiap orang itu mustahil. Dari perspektif sosial, anda harus menerima tantangan dari yang lainnya, tapi tim anda memiliki batas, dan jika anda menerima setiap tantangan, maka tim akan berantakan karena tidak bisa mengatasinya. Ingat kalau anda tidak harus  memungkinkan skor anda menurun tidak perlu. Kehidupan seluruh tim telah dipercayakan kepada anda sebagai seorang [Raja], dan memutuskan pertandingan yang cocok juga tanggung jawan seorang [Raja]. Jika kesempatan itu muncul dimana anda harus menolak, harap bertekad untuk melakukannya. Tujuan utama di sini adalah untuk masuk ke final."

Tuan Penasihat Strategiku benar-benar memiliki pemahaman yang sempurna dari jiwa ku. Aku mengangkat bahu.

"Baiklah, aku mengerti. Karena setiap orang mempercayakan hidup mereka kepadaku, aku tidak akan melakukan sesuatu yang sembrono. Jika aku berpikir kalau apa yang ada di depan tidak baik, aku juga memiliki toleransi untuk menolak dan mundur. Tapi—mengetahui kalau itu pertandingan yang harus kita hadapi, melarikan diri dan tidak berhadapan langsung dengannya itu tidak sepertiku.....dan itu tidak seperti kita, kan?"

Aku bertanya ke anggotaku. Xenovia melipat tangannya sambil mengangguk tegas.

"Seperti yang diharapkan dari Ise. Itu benar, ketika kita akan pergi, kita harus menyerang sampai akhir sekaligus."

[Pion]ku yang telah menyusut ke ukuran yang kecil—Bova, tampaknya telah menjadi begitu emosional yang membuat dia meneteskan air mata.

"Itu benar, tuanku! Ooh, ini alasannya mengapa aku menjadi bawahannya Sekiryuutei!"

Naga ini yang selalu memperlihatkan penampilan bersyukur setiap kali aku mengatakan sesuatu atan melakukan sesuatu, dan bertindak seperti ini juga..... Ketika aku sedang mencari anggota setelah aku baru saja menjadi Iblis Kelas Tinggi, dia muncul dihadapanku. Dia menunduk dan memohon kepadaku beberapa kali, hanya karena dia ingin menjadi bawahanku. Dia tidak meminta untuk menjadi salah satu bidakku, dia hanya berharap untuk menjadi bawahanku. Karena dia sudah mengatakan hal itu begitu banyak, itu tidak akan ada gunanya menolaknya. Selain itu, dia juga anaknya Tannin-ossan yang bijak, sehingga itu akan kasar jika aku menolaknya. Jadi dia bukan salah satu bidakku, tapi hanya seorang bawahan. —Pada saat itu, Irina mengajukan pertanyaan.

"Ngomong-ngomong, [Ratu] kita... Bina-san tampaknya tidak datang, mungkinkah kalau dia memiliki urusan dengan pekerjaannya yang biasa? Jika aku ingat dengan benar, dia seorang Iblis?"

Xenovia kemudian berkata

"Meskipun aku hanya tahu dia melalui pengenalan Ise, dia benar-benar sosok yang dikelilingi oleh misteri. Tapi dia pasti sangat kuat."

Memang, [Ratu] kami.... seorang Iblis yang bernama Bina Lessthan merupakan wanita bertopeng. Untuk beberapa alasan, dia muncul di hadapanku, dan juga untuk berbagai alasan lainnya, dia akhirnya menjadi [Ratu] kami. Tentu saja, dia bukan salah satu dari bidakku, paling dia akan menjadi salah satu anggota timku untuk turnamen ini. Rossweisse-san berkata dengan sedikit kegelisahan.

"....Aku hanya bertemu dengannya beberapa kali, dan au juga berbicara dengannya beberapa kali, tapi karena aku tidak jelas tentang identitas aslinya, aku sedikit merasa gelisah... tapi dia benar-benar memiliki pengalaman dengan Rating Game."

Oh ya. Kita bertemu di akhir bulan Maret—selama waktu itu, aku sibuk mencari anggota tim. Dan itu awal bulan April ketika anggota gelar kebangsawananku dan timku pertama kali bertemu dengannya. Ada rahasia dibawah topengnya. Saat ini, satu-satunya orang yang mengetahui identitas aslinya selain aku— adalah Ravel saja.


"Kekuatannya nyata. Bagaimanapun juga, tiga pertandingan sejauh ini merupakan buktinya."


Sama seperti kata Ravel, kemampuan Bina-shi di antara para anggota timku tidak ada duanya. Sejauh ini di turnamen, dia bisa mengalahkan lawan-lawannya, dan tidak seperti kami, dia belum menunjukkan kekurangannya. Dia mengalahkan lawannya dengan pergerakan minimal, dan belum menerima kerugian sejauh ini. Bahkan di televisi—


"Mengenai [Ratu] dari tim Sekiryuutei, pemain bertopeng, pertarungan indahnya selalu cukup menakjubkan."


Dengan demikian, dia menerima evaluasi yang menguntungkan dan positif. Meskipun demikian, Bina-shi terlihat berkomitmen untuk menjadi salah satu anggota tim kami sampai akhir, sehingga keputusan akhir selalu untuk tim—atau mungkin tunduk pada penilaianku sendiri. Di bulan April, aku berbicara dengan Ravel dan Bina-shi tentang berbagai hal. Pada akhirnya, dia pada dasarnya meninggalkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kompetisi kepada kami. ...Bagaimanapun juga, sepertinya Bina-shi ingin melihat kualitasku sebagai seorang [Raja].....Saat pertemuan berlangsung, kami juga membahas tim-tim lainnya. Vali, Sairaorg-san, Sona-senpai, Dulio, Cao Cao, Ikuse-san dan yang lainnya yang kesemuanya memiliki perkembangan yang lancar dan sukses. Seekvaira-san telah bertemu makhluk kelas Dewa segera setelah dia masuk, dan meskipun berjuang sampai akhir, dia masih dikalahkan. Semua yang bisa dikatakan kalau dia kurang beruntung, tapi ini semua bagian dari format turnamen ini. Makhluk kelas Dewa pada dasarnya memenangi semua pertandingan mereka, tapi masih ada tim yang belum berpartisipasi. Salah satu dari mereka adalah tim Kaisar Surgawi. Apakah ini hanya observasi, atau itu untuk...


Televisi akhirnya memperlihatkn tim Rias. Rias juga telah memperoleh beberapa kemenangan secara langsung. Dibandingkan dengan kami, dia telah memenangkan pertandingan dengan lebih keanggunan dan juga telah menerima evaluasi yang sangat positif. Di tambah dengan popularitas alami Rias, media sedang mempresentasikan dirinya dengan cara yang baik. Ravel berkata


"Dia benar-benar sempurna. Selama turnamen ini, Rias-sam terus memperoleh kemenangan, dan terus menambah skornya."


—Pada titik ini, aliran video dipotong untuk memperlihatkan Valerie, yang sedang mengobati luka Koneko-chan di tengah-tengah game. Sebuah Holy Grail muncul, dan cairan dari dalamnya dituangkan ke lukanya Koneko-chan. Setelah beberapa saat, luka tersebut sembuh.


".....Jadi, Valerie sebagai penyembuh ya."


Ravel mengangguk dalam menanggapi pemikiran yang telah aku bicarakan dengan suara yang keras.


"Sepertinya itu cara lain dalam menggunakan [Sephiroth Graal][2]. Karatakteristiknya bisa diubah dan itu juga bisa digunakn tanpa mempengaruhi penggunanya."


...Cukup dengan memproduksi cangkir, kemampuan penyesuaiannya memungkinkan untuk menghasilkan cairan yang mampu memulihkan anggota tim. Dalam turnamen ini, tidak seperti pendahulunya, Rating Games, item pemulihan 'Air Mata Phoenix' tidak tersedia. Bagaimanapun juga, sebagai akibat dari pengaruh Qlippoth dan kerusakan yang disebabkan oleh Trihexa, 'Air Mata Phoenix' telah disebarkan keseluruh tempat, sehingga itu bukan lagi situasi di mana lagi barang tersebut bisa diberikan. Mereka telah diganti dengan poin pemulihan di seluruh arena turnamen, dan luka seseorang bisa diobati dengan pergi ke sana. Irina mengatakan.


"Tidak seperti Asia, Valerie-san tampaknya tidak memiliki tingkat pemulihan yang tinggi....tapi aku percaya dia memiliki beberapa trik lainnya di balik lengan bajunya."


Yah, aku juga setuju dengan hal itu. Ini merupakan kemampuan yang awalnya terhubung dengan kehidupan itu sendiri. Meskipun kemampuannya untuk menyembuhkan orang lain mirip denga Asia, itu bukanlah kekuatan yang sebenarnya—. Mungkin ada juga sesuatu yang mereka sembunyikan dari kami? Oh—oh—, di sisi lain, Balornya Gasper dengan mudah menerbangkan lawannya. Tampaknya seolah-olah pria itu telah berhasil memerankan perwakilan kekuatan sejak aku meninggalkan mereka.


"Ngomong-ngomong, orang ini dalam pertandingannya Master Rias agak dipertanyakan."


Xenovia berfokus pada orang tertentu di Tim Rias. —Memang, setelah Xenovia terlihat bermasalah sejenak, dia akhirnya menambahkan 'Master' sebelum nama Rias. Orang yang Xenovia maksudkan merupakan pendekar wanita baru yang merupakan seorang [Ksatria]. Dia memiliki rambut hitam dan putih bergaris, dan dia juga mengenakan seragam pertempuran yang sama dengan Xenovia dan Irina kenakan saat menjadi prajurit Gereja. Asia mengatakan.


"Pendekar pedang Rias-onesama.....ya. Dia merupakan orang yang menggantikan Xenovia sebagai—"


"—Lint Selzan. Selain itu, dia tidak muncul sebagai anggota gelar kebangsawanan Rias-san."


Irina juga menatapnya dengan serius. Ngomong-ngomong, namanya Selzan. Wajahnya sebenarnya cukup mirip dengan wajah pria menjengkelkan itu di ingatanku. Namun, dia tidak membuat ekspresi wajah vulgar seperti yang pria itu lakukan. Sepertinya dia hanya banyak menyerupai Freed! Gaya bertarungnya juga melibatkan pistol dan pedang. Dia memegang pedang yang dijiwai dengan kekuatan cahaya, dan juga menggunakan sebuah pistol saat dia berlari selama pertandingan. Xenovia diam-diam bergumam.


"Jadi dia hanya petarung untuk turnamen ini ya......Selzan. Dia dan Freed pasti berhubungan bagaimanapun juga."


Irina mengangguk.


"Ketika melihatnya, dia benar-benar seperti...... Berdasarkan rekaman pertandingan ini, dia tampaknya tidak menjadi gila seperti pria itu.... Xenovia, apa kau pernah mendengar namanya selama kau masih di Gereja?"


Menanggapi pertanyaan Irina, Xenovia menggeleng.


"Tidak, termasuk Freed, aku tidak pernah mendengar dari mereka sekalipun bahkan ketika aku masih seorang prajurit Gereja. ...Mungkin dia berasal dari divsi rahasia yang telah menyembunyikan identitasnya?"


".....Yah, jika aku pergi ke Surga, aku mungkin bisa menemuka beberapa petunjuk."


Irina tampak khawatir seperti Xenovia. Bagaimanapun juga, dia tampaknya berasal dari salah satu fasilitas pelatihan prajurit, dia mengenakan jenis pakaian pertempuran yang sama, dan nama belakangnya juga Selzan. Itu wajar untuk merasa khawatir dengannya. Aku juga tidak bisa membantu perasaan terganggu oleh hal itu. Bahkan ketika kau bertanya pada Rias, dia menjawab dengan sesuatu yang mencurigakan.


"Ufufu, aku tidak akan memberitahumu tentang Lint. Ini merupakan rahasia tim, sehingga akan buruk jika aku memberitahunya, kau tahu?"


Namun, karena Rias cekikikan ketika dia menjawab seperti itu padaku, itu merupakan indikasi kalau dia bukanlah orang yang sangat buruk..... Xenovia melihat sesuatu di layar televisi, dan kemudian menunjuk ke arah sesuatu di televisi.


"Di antara hal lainnya, pedang api yang orang ini gunakan.... adalah ungu."


Irina juga bergumam.


"Api ungu..... api ungu..... api apa yang dianggap seperti api itu?"


Ravel sepertinya telah melakukan beberapa pencarian sebelumnya terhadap gadis itu, dan dia memberikan kita laporan untuk dibaca.


"Markas Vatikan dan Grigori, kedua faksi ini telah bersama-sama menyerahkannya kepada Rias-sama..... Artinya, itu persis sama dengan apa yang kalian kira. Longinus itu telah memilih tuannya, dan kini telah dipindahkan."


Ini merupakan gadis yang Vatikan dan Grigori percayakan kepada Rias. Tidak hanya dia berhubungan dengan Freed, dia juga memiliki—pedang api ungu yang berasal dari Longinus [Incinerate Anthem][3].


"Semakin dalam kita pergi, semakin sulit untuk mempercayai keberadaannya. Hanya siapa gadis ini......"


Xenovia menempatkan tangannya ke dagunya dan menyipitkan matanya saat dia berbicara. Rossweisse-san kemudian berkata


"Terlepas dari apa identitasnya, tim Rias..... bisa digambarkan sudah memiliki tiga kekuatan Longinus. Jika kau mengeyampingkan makhluk kelas Dewa, maka dia pasti tim terkemuka di turnamen ini."


Tiga Longinus—. Meskipun Sacred Gear Gasper diperlakukan sebagai kasus khusus, itu juga telah diakui berada di kelas yang sama sebagai sebuah Longinus.


"Aku mendengar kalau ada juga anggota lain yang hadir.....tapi mereka tidak berpartisipasi dalam pertandingan sebelumnya."


Aku mengatakan. Menurut pendaftarannya, tim Rias juga memiliki anggota baru sebagai seorang [Pion]. Dan sebagai [Pion] aslinya Rias, aku sedikit khawatir tentang hal ini. Ravel kemudian berkata


"Semua yang kita tahu saat ini nama yang telah digunakan selama proses pendaftaran......[Mr.Black]-san. Aku percaya kalau kemungkinan besar itu nama samaran. Karena aturan turnamen ini, sebuah [Pion] dengan delapan bidak sendiri merupakan ancaman yang besar. Aku ingin tahu apakah itu seseorang yang bersaing dengan kekuatan makhluk kelas Dewa, atau mungkin bahkan dewa itu sendiri....."


—Mereka memiliki nilai delapan bidak di turnamen ini. Bahkan jika mereka dibatasi oleh nilai bidak [Pion], memiliki delapan potong itu berarti mereka sangat kuat, kan....? Apakah Rias bahkan telah menarik kekuatan dari seorang dewa ke dalam timnya? Ini benar-benar luar biasa. Irina juga mengatakan.


"Seorang Dewa di dalam tim Rias-san..... Rias-san juga inti dari [DxD]. Jika dia mengirimkan undangan, aku bertanya-tanya apakah seorang dewa akan menerimanya....."


Tapi Xenovia mengekspresikan keraguannya dalam hal ini.


"Jadi ini merupakan pengganti Ise? Ise yang telah menyudutkan Rizevim, mengalahkan Naga Surgawi Apophis, dan bertarung melawan inti Trihexa dalam Perang Naga Jahat. Bahkan seorang dewa tidak akan mampu untuk santai menerima undangan untuk menggantikan Ise."


Aku merasa terhormat untuk menerima pujian seperti itu.....tapi, apakah itu benar-benar sulit untuk menemukan penggantiku? Apakah aku akan digunakan sebagai perbandingan? Yah—hmm. Rossweisse-san juga mengangguk setuju dengan opini Xenovia.


"Aku juga setuju dengan Xenovia-san. Ise-kun sekarang menjadi seorang [Raja], tapi dia masih [Pion]nya Rias. Bahkan jika itu hanya untuk turnamen ini, aku merasa sulit untuk percaya kalau ada dewa yang siap menerima penilaian seperti ini..... Bagaimanapun juga, seluruh dunia akan membandingkannya dengan Ise-kun."


Kecuali mereka melawan lawan yang kuat, Mr.Black tidak akan keluar untuk bertarung. Mungkin aku hanya akan berharap itu akan datang.....Mungkin dia jenis yang tidak peduli tentang berharap untuk sesuatu, atau mungkin pria itu hanya benar-benar sangat kuat. Pada saat itu, adegan program berubah untuk menampilkan Kiba sebagai gantinya. Kiba mengandalkan kecepatan yang dibanggakannya dan pendekar itu dengan cepat memotong lawan-lawannya. Dalam rekaman yang putar ulang, tidak ada satu orang pun yang bisa mengejar Kiba, apalagi menyerangnya. Beberapa hari sebelum turnamen di mulai, Kiba berkata kepadaku.


"Aku—bersumpah kalau akan tinggal sebagai [Ksatria]nya Rias-neesan untuk selama-lamanya. Sebelum kau, aku sudah dikenali sebagai [Ksatria]nya Rias-neesan. Jadi, sekarang kau telah memiliki tim sendiri.... dari sini dan seterusnya, kau dan aku adalah rival. Bahkan jika kau dan aku berteman, jika kita harus bertarung, aku tidak akan ragu-ragu untuk berdiri dihadapanmu sebagai pedang Rias-neesan."


Sebelum aku bisa mengatakan sesuatu lagi, temanku Kiba melanjutkan.


"Ise-kun, pada saat itu, kita berdua akan menunjukkan kemampuan kita yang sebenarnya. —Mampu bertarung serius denganmu, itu adalah sesuatu yang aku harapkan!"


.....Kiba, jika aku benar-benar harus bertarung melawanmu atau Rias..... Aku pasti akan berdiri untuk pertarungan yang jujur. Aku pasti tidak akan kalah dengan kalian!


"—Ise-sama, Ise-sama."


Ravel menarikku kembali dari kenanganku dengan Kiba.


"Ah, oh, apa itu?"


Ravel menghela napas.


"Sebenarnya, siahkan fokus. Ise-sama merupakan [Raja] kami, kan? Bahkan jika aku bisa memberikanmu saran, keputusan akhir masih berada di tanganmu."


Hahaha, tuan manajer kami benar-benar ketat. Dia sebenarnya menjadi lebih ketat setelah menjadi salah satu anggota gelar kebangsawananku. Tapi ini semua demi diriku, jadi aku mengandalkanmu, Ravel. Pada saat itu, suara ketukan bergema yang berasal dari pintu. Setelah menjawab, orang yang masuk ke dalam adalah—Le Fay dan Kunou, serta Lilith.


"U-umm, apakah pertemuan kalian sudah disimpulkan?"


Le Fay bertanya pada kami dengan gugup. Dia memegang nampan di tangannya, di atasnya ada beberapa cangkir teh.


"Oh, itu Le Fay. Aku hanya mencari waktu untuk istirahat. Semuanya, apakah baik-baik saja?"


Ketika aku bertanya, semua orang tersenyum sambil mengangguk. Setelah melihat hal ini, Kunou mengambil teh merah di atas nampan dan menyajikannya ke semua orang.


"Silahkan diminum tehnya, Ise."


"Oh, terima kasih Kunou. Tapi, eh Lili—bukan, Lith."


Semntara aku tidak memperhatikan, Lilith duduk dipangkuanku lagi. Sepertinya selain Koneko-chan, orang-orang yang bersaing untuk pangkuanku meningkat, dengan Ravel dan Lilith sekarang di antara mereka juga. Ngomong-ngomong, Lilith kini telah dipercayakan ke kami. Karena kami sebelumnya telah mengurus Ophis, secara alami Kediaman Hyoudou menjadi tempat standar untuk menjaga seseorang yang bersembunyi. Dan justru karena ini, Ophis (Lilith) yang dikendalikan oleh Qlippoth diproklamirkan telah menghilang selama pertempuran. Tetapi kembali ke poin utama, seperti nama Ophis, nama Lilith tidak bisa di ekspos di depan Kunou, jadi itu disingkat menjadi Lith. Bagaimanapun, namanya tidak terlalu berbeda.


"Kue kue."


Lilith di pangkuanku terlihat tertarik dengan kue yang ada di atas nampan, dan setelah menerima potongan dari Ravel, dia mulai memakannya dengan suapan yang besar. Sama seperti Ophis, dia tampaknya menjadi pemakan yang besar. Kue yang Ravel telah persiapkan untuk semua orang merupakan kue cokelat.


"Aku juga menyiapkan kue untuk semua orang, jadi silakan menikmatinya."


Jadi itu Ravel yang secara pribadi memanggangnya. Sementara Kunou mencicipi kue (tepi mulutnya diwarnai dengan cokelat), dia berkata


"Itu benar, terus menerus berbicara tentang topik yang sulit hanya akan membuat otakmu menjadi lambat, jadi kita harus sedikit beristirahat!"


Meskipun dia mengatakan hal itu, itu benar-benar hanya untuk melampiaskan kenyataan kalau dia tidak bisa bermain dengan kami, itu sebabnya dia menemukan alasan untuk datang ke kami. Hahaha, Kunou benar-benar lucu.


"LeFay, Kunou, apa kalian sudah terbiasa dengan kehidupan sekolah?"


Aku bertanya kepada mereka berdua.


"Tentu saja! Aku segera mempunyai teman-teman! Aku tidak berpikir orang-orang di sini begitu mudah untuk berkomunikasi."


Memang, Kunou kadang-kadang tidak datang ke Klub Penelitian Ilmu Gaib setelah sekolah, jadi dia mungkin bermain dengan teman-temannya pada saat itu. Itu bagus, itu baik untuk di dengar kalau dia bisa berteman. Le Fay berbicara dengan ekspresi yang tenang.


"Bagiku, kehidupan sekolah merupakan titik awal yang baru, dan meskipun ada banyak tempat yang tidak biasa...... itu semua sangat baru bagiku, jadi aku menikmatinya."


Aku kemudian bertanya tentang situasi tim Vali.


"Bagaimana dengan tim Vali?"


"Setelah anggota tim yang baru, Sha Wujing-san saat ini dan Zhu Bajie-san saat ini bergabung dengan tim kami, kami segera menuju ke pertandingan, jadi itu agak luar biasa."


Memang, para anggota baru dari Tim Vali merupakan 'Sha Wujing' saat ini dan 'Zhu Bajie' saat ini. Aku juga baru saja mendengar tentang hal itu di musim dingin, dan juga telah bertemu dengan mereka berdua. Sun Wukong generasi pertama berkata kalau dia ingin melatih mereka berdua demi mewarisi posisi 'Sha Wujing' dan 'Zhu Bajie', sehingga dia mempercayakan mereka kepada Vali. Mereka seharusnya anggota cadangan....tapi sepertinya mereka sudah menjadi bagian dari tim resmi untuk turnamen. Kombinasi Perjalanan ke Barat sezaman telah dibentuk di dalam tim Vali, dan itu benar-benar bernilai untuk di tonton jika mereka pergi melawan tim generasi pertama. Aku kemudian bertanya kepada Kunou.


"Tampaknya ada juga Youkai yang berpartisipasi dalam game?"


"Uh huh. Dari masing-masing pemimpin, tiga tim telah terpilih untuk berpartisipasi di dalam turnamen. Kyoto juga memiliki tiga tim. Tim di mana anggota terkuat di setiap daerah dikatakan cukup kuat untuk bertindak sebagai perwakilan pemimpin. Ise dan semuanya, jika kalian bertemu mereka, kalian harus jangan gegabah, oke?"


Kunou mengatakan hal tersebut sambil makan, tapi pada saat itu, pintu terbuka sekali lagi.


"Aku, muncul."


Orang yang telah tiba adalah Ophis. Tapi, dia tidak dalam bentuk dewasanya, bukan, itu adalah versi gadis dari Ophis. Setelah melihat kalau seseorang telah tiba, Kunou juga menyambutnya.


"Oh, Phis-dono! Apakah kau sudah kembali dari kuil di atap[4]?"


"Berjemur, selesai."


Oh, dari waktu ke waktu, Ophis pergi ke kuil miniatur yang dibangun khusus untuknya di atap. Dia benar-benar gemar berjemur di sana. Semua orang di sini juga pergi ke sana kadang-kadang untuk berkunjung, dan menempatkan uang ke dalam kotak sumbangan. Ini diperlakukan sebagai uang saku bagi Ophis untuk dihabiskan. Aku menatap Ophis, dan bergumam pelan-pelan.


".....Aku tidak berpikir kalau itu mungkin untuk kembali ke penampilan seperti ini."


Itu persis seperti yang aku katakan. Dalam rangka untuk menyelamatkanku, sosok Ophis dan banyak faktor lainnya telah dibatasi, tapi....... Irina diam-diam berbicara kepadaku.


(Ini adalah perubahan spesial yang dibuat khusus sehingga Kunou-san tidak terkejut. Juga, aku selalu menemukan kalau penampilan ini lebih menenangkan.)


Sebuah perubahan ya. Sebuah perubahan tubuh menjadi loli. Kunou memang akan sangat terkejut jika dia melihat versi dewasa dari Ophis. Kami juga lebih terbiasa dengan penampilannya saat ini. Melihat Ophis dan Lilith berdiri berdampingan—itu benar-benar sulit untuk tidak tertawa. Termasuk Kunou, ini merupakan
Ophis dan Lilith
kawaii tiga kali!


"....Juga, membuat Ophis dan Lilith berdiri bersama-sama seperti ini membuatnya terasa seolah-olah tidak ada yang keluar dari tempat."


Sementara aku berada di tengah-tengah pembicaraanku sendiri saat aku menyaksikan adegan yang menggelikan ini, sebuah lingkaran sihir komunikasi ditempatkan di sebelah telinga Ravel.


"Ara, itu pesan dari koordinator turnamen."


Oh, itu pesan dari turnamen.


"—Hmm. Kita begitu tenggelam dalam diskusi kita yang bahkan melupakan tentang pasangan itu."


Ravel cepat mengambil tablet, dan kemudian login ke situs penyelenggara. Apa yang ditampilkan di sana adalah—tanggal pertandingan yang dijadwalkan, dan lawan kami.


"....Tim lawan untuk pertandingan selanjutnya sudah diputuskan."


Kami semua terkejut melihatnya! Ravel berkata


"—Nama timnya adalah [Halilintar]. Peserta dari Grigori..... dan [Raja] adalah Barakiel-sama."


.....Ini adalah turnamen internasional di mana semua jenis orang kembali untuk bersaing di dalamnya.....! Insiden yang terjadi pada saat ini akhirnya memungkinkanku untuk memahami pemahaman tentang hal itu, jenis konfrontasi bahkan lebih realistis dari yang aku duga! Aku tidak berpikir kalau aku akan dipertandingkan melawan seseorang yang kita kenal begitu cepat! Kita telah bertemu hambatan pertama kami yang besar.




Part 2


Setelah kami mengkonfirmasi lawan kami di pertandingan selanjutnya, kami turun untuk meringankan suasana hati kami. Kami menemukan orang yang kami kenal sedang berbicara dengan Akeno-san di ruang tamu di lantai pertama. Orang yang datang ke sini merupakan pria tegap—itu Barakiel-san!


".....Ah, Barakiel-san!"


Aku tidak pernah membayangkan kalau aku akan berhadapan dengan pria itu sendiri tepat setelah membaca pengumuman! Barakiel-san juga melihatku.


"Hyoudou Issei-kun."


Berdasarkan nada suaranya, tampak jelas kalau dia tahu akan berhadapan dengan kami di pertandingan selanjutnya, dan Akeno-san tampaknya juga mengetahuinya, dan suasananya tiba-tiba menjadi tenang. Aku menenangkan napasku, dan kemudian duduk di sofa di dekatnya.


"Apa kau datang untuk melihat Akeno-san?"


"Ya, ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan tentang kehidupan di universitas. Tapi, ngomong-ngomong—"


Barakiel-san langsung ke topik utama tepat setelah salam.


"Di pertandingan selanjutnya, lawanku adalah dirimu. Mari kita berikan semua yang kita punya. Sebagai wakil dari Grigori. Aku akan melakukan yang terbaik untuk menikmati pertandingan ini."


"Ya, aku merasakan hal yang sama, aku mengharapkan hal tersebut."


Kami berdua merupakan orang-orang yang penuh dengan gairah, yang juga berdiri sebagai pemimpin dari tim kami sendiri, sehingga semangat yang kompetitif terhadap satu sama lain secara alami mulai bocor keluar. Namun, Akeno-san menatapku dan Barakiel-san bergantian dengan ekspresi yang bermasalah.


"Ara ara, Ise-kun benar-benar harus bersaing dengan chichi-sama..... aku tidak tahu sisi mana yang harus aku hibur."


Barakiel-san bertanya kepada putrinya dengan sedikit rasa malu.


"...A-Akeno, jika kau hanya bisa menghibur salah satu pihak..... pihak mana yang akan kau dukung?"


Itu adalah ekspresi wajah dari seorang ayah yang sedang berharap! Aku tidak bisa membantu memikirkan waktu ketika Barakiel-san menangis di upacara wisuda! Sebagai orang tua, dia benar-benar berharap untuk mendengar putrinya yang manis akan pergi mendukungnya! Akeno-san! Dalam keadaan seperti itu, kau harusnya menghibur otou-san mu! Aku mengirimkan saran ini ke Akeno-san dalam pikiranku! Bayangkan, jika Akeno-san memilihku, maka Barakiel-san akan—


"Itu benar, biarkan aku berpikir....."


Setelah Akeno-san terlihat bermasalah sejenak, senyum nakal muncul di wajahnya, dan dia kemudian menekan tubuhnya ke arahku—dia dengan erat memelukku.


"Tentu saja, itu Ise-kun♪"


".....Uhh!"


Sepertinya Barakiel-san telah terkena pukulan serius di hatinya tepat di depanku! Itu sudah sampai pada titik di mana bola matanya muncul keluar dari rongga matanya, dan beberapa pembuluh darah biru juga muncul di pelipisnya! Barakiel-san menjadi begitu marah yang membuatnya gemetar! Wajahnya juga marah yang menakutkan! Dengan jarinya menunjukku, dia berteriak marah!


"Argh, kau! Aku pasti tidak akan kalah denganmu di pertandingan, kau Oppai Dragooon!"


Setelah mengatakan hal tersebut, Barakiel-san berlari sambil menangis! ....Aaaaahhh, hubunganku dengan pemimpin tim lawan baru saja runtuh tepat sebelum pertandingan! Dia pasti akan datang padaku dengan 120% kekuatannya di pertandingan! Setelah melihat hal ini, senyum nakal muncul di wajah Akeno-san.


"Ufufu, chichi-sama, kau terlalu manis."


Akeno-san, kau mengolok-olok otou-san mu lagi...... Namun, Akeno-san tiba-tiba mengungkapkan ekspresi sedih.


"....Tapi, pada kenyataannya, perasaanku begitu rumit. Terlepas dari apakah itu Ise-kun atau chichi-sama, aku ingin kalian berdua untuk menang. Tapi, karena kau lawannya, pemenang harus diputuskan...... Meskipun ada kemungkinan imbang.....baik chichi-sama maupun Ise-kun tidak menginginkan hasil ini."


"Ya, pemenang harus diputuskan karena kami sedang bersaing satu sama lain. Pemenang perlu diputuskan terlepas dari apakah itu tim Barakiel-san, atau tim Rias....."


Aku memberikan balasan yang serius ke Akeno-san. Karena kita sedang bersaing, bahkan jika itu Barakiel-san dan bahkan jika itu merupakan saudaranya Akeno-san, kami masih harus menang. Jika ini tidak terjadi, aku tidak akan punya alasan untuk membentuk tim ku sendiri. —Karena aku sudah memutuskan untuk bertarung, aku akan mengincar kemenangan tidak peduli apapun. Ini merupakan tujuan kami! Wajah Akeno-san sedikit memerah, dan dia terus menatapku...... Tiba-tiba, Akeno-san mengatakan.


".....Sebenarnya, aku iri dengan Rias. Dia memiliki seorang pria kuat yang bisa mengatakan yang dia inginkan untuk hidup bersama-sama dengannya selama-lamanya....."


Sebelum Akeno-san bisa menyelesaikan apa yang dia katakan, dia mengatakan "Sudah waktunya bagiku untuk berbicara dengan Rias, aku harus pergi." dan kemudian keluar dari ruang tamu. Aku ingin tahu apakah aku harus mengatakan hal itu ke Akeno-san hari ini. Tidak, itu bukanlah pertanyaan tentang apakah aku harus melakukannya atau tidak, itu tentang sesuatu yang harus aku katakan. Tapi, itu agak mengecewakan kalau aku tidak bisa mengatakannya sekarang.... ....Akeno-san, sebenarnya, aku selalu—.




Part 3


Dan, sekarang hari pertandingannya.
Tempat yang kita tuju ada di Dunia Bawah—stadion baru yang dibangun di wilayah Malaikat Jatuh untuk turnamen. Sudah ada kumpulan orang di dalamnya.


Nama stadionnya adalah Azazel Stadium, dan patung perunggu Azazel-sensei juga telah didirikan di pintu masuk. Dan tepat di tengah stadion—dua tim yang berdiri di dalam lapangan. [Raja] tim lawan adalah Barakiel-san, dan [Ratu] mereka juga seorang petinggi Grigori—.


"Griiiiigoriiiiiii! Lama tidak berjumpa, Oppai Dragoooon—! Guhahaha!"


Pidato dengan cara yang unik milik petinggi Grigori dengan efek khusus, Armaros-san! Aku tidak pernah membayangkan kalau orang ini akan berpartisipasi di turnamen, dan sebagai seorang anggota dari tim Barakiel-san juga! Meskipun anggota lain bukan petinggi, mereka semua Malaikat Jatuh peringkat atas yang selamat dari pertempuran yang sengit yang tak terhitung jumlahnya. Sama seperti kami, tim [Halilintar] tidak mengalami kerugian apapun sejauh ini. Selama periode ketika kedua tim saling menatap satu sama lain, penyiar dan komentator tamu memulai penjelasan mereka di mikrofon.


<<Pertandingan hari ini merupakan pusat perhatian, tim [Sekiryuutei sang Api Kebenaran] yang sangat diantisipasi melawan tim [Halilintar]! Kedua tim merupakan tim yang berkompetisi dengan kuat dari Tiga Fraksi, dan semua orang hanya menahan napas mereka untuk melihat apa yang akan terungkap di dalam pertandingan ini! Komentator tamu kami berasal dari pihak Iblis, Ayah dari Tuan Putri Rias Gremory! Baiklah kalau begitu. Gremory-kyo[5], terima kasih banyak untuk berada bersama kita hari ini.>>


Aku tidak berharao kalau komentator tamu sebenarnya otou-san nya Rias! Selain itu, hari ini juga pertarungan kami melawan otou-san nya Akeno-san, Barakiel-san. Ini seperti para ayah yang hadir di manapun kami pergi hari ini!


<<Tidak tidak, dengan senang hati, terima kasih sudah mengundangku. Dari perspektif pribadi, aku ingin mendukung tunangan putriku, Hyoudou Issei-kun, tapi aku akan memberikan komentar serius untuk semua orang hari ini.>>


Ayahnya Rias dengan sopan menyapa penonton. Mengatakan, dia benar-benar mengatakan 'tunangan' selama keributan itu!? Apakah dia sudah mendengar tentang sumpah yang aku buat untuk Rias tentang masa depan kami, atau itu sesuatu yang hanya dia katakan secara mendadak!? Penyiar mulai menjelaskan aturan hari ini.


<<Format pertandingan ini adalah [Object Break]! Setiap tim yang menghancurkan sebagian besar objek sasaran di lapangan permainan dalam waktu yang telah ditentukan akan menjadi pemenang! Juga, sama dengan aturan yang sebelumnya, seluruh lapangan akan dibagi menjadi area yang berbeda, seperti papan catur.>>


Sebuah area seperti papan catur muncul di layar yang besar. Begitu pertandingan di mulai, kami akan dipindahkan ke medan perang khusus, dan memulai pertarungan kami di sana. Kami tidak akan benar-benar bertarung di dalam stadion ini. Lapangannya begitu luas, dan bahkan jika Iblis harus terbang dari sisi satu langsung ke sisi lainnya dengan kecepatan penuh, itu akan mengambil waktu hampir setengah jam. Tapi tergantung pada posisi dan situasiku di lapangan, aku bisa terbang dari satu ujung lapangan ke ujung lainnya dalam hitungan menit? Penyiar terus menjelaskan aturannya.


<<Totalnya ada 13 'objek' yang telah dipersiapkan di dalam lapangan permainan! Selama satu tim menemukan dan menghancurkan 'objek' lebih banyak dari tim lainnya dalam waktu kuran dari 12 jam, mereka akan dinyatakan sebagai pemenang! Tentu saja, dan tak perlu dikatakan, aturan lainnya dari turnamen ini masih berlaku, sehingga mengalahkan [Raja] tim lain juga menghasilkan kemenangan.>>


Aku mendengar tentang aturan-aturan untuk menghitung jumlah 'objek' yang hancur sebelumnya.


<<Berdasarkan perhitungan yang sederhana, selama kedua pihak menghancurkan lebih dari setengah 'objek', dengan kata lain, tim pertama yang menghancurkan tujuh 'objek' akan dinyatakan sebagai pemenang, dan game berakhir di sana.>>


....Meskipun pertarungan juga penting, menemukan dan menghancurkan 'objek' merupakan prioritas utama.


<<Beberapa 'objek' yang disiapkan telah ditempatkan di lapangan dalam keadaan aslinya, sementara beberapa berada dalam posisi yang kurang terlihat, dan beberapa lainnya bahkan disembunyikan di tempat yang tersembunyi. Dua tim berlomba melalui bidang yang luas ini, dan sementara para pemain bertarung satu sama lain, mereka juga harus menemukan 'objek' tersebut' dan menghancurkan mereka.>>


Sekarang, aku ingin tahu di mana hal tersebut di sembunyikan....... Seharusnya bentuk 'objek' ini akan diungkapkan kepada kami di awal permainan.


<<Selain itu, jika batas waktu 12 jam terlampaui, dan kedua tim telah menghancurkan 'objek' dalam jumlah yang sama, pertandingan, akan ditentukan menjadi imbang.>>


Itu mungkin untuk imbang ya. Tapi, semua yang ada di pikiranku adalah memikirkan kemenangan.


<<Ada pertandingan yang sama di Rating Game dari Dunia Bawah di masa lalu, bahkan ketika tim peringkat bawah dengan kesenjangan kekuatan yang besar antara tim peringkat yang lebih tinggi ditetapkan satu sama lain, tim dengan peringkat yang lebih rendah mampu menghancurkan jumlah item yang sama dengan tim yang lain, dan kemudian terlibat dalam pertempuran defensif sampai waktu habis berhasil menarik hasil imbang. Subversi dari harapan ini dan kebanyakan dari kemungkinan yang tak terbatas adalah salah satu daya tarik dari game ini.>>


.....Dalam hal kekuatan, dunia luar mungkin selalu percaya kalau kami lebih dominan, tetapi menurut aturan ini, kami juga kemungkinan berhadapan dengan kekalahan. Otou-san Rias berkata


<<Dengan kata lain, kadang-kadang terjadi di mana tak satupun dari dua tim bisa menemukan semua 'objek' di dalam batas waktu yang dialokasikan.>>

<<Yah, berbicara secara normal, karena 'objek' di tempatkan secara acak, mungkin ada situasi yang jarang terjadi di mana mereka tidak bisa ditemukan. Hal ini akan mengakibatkan skenario yang tak terduga, dan beberapa tim mungkin menyerah untuk mencari, dan sebaliknya memilih untuk mengalahkan tim lawan. Tentu saja, jika 'objek' di lapangan bisa dengan mudah ditemukan, itu lebih seperti kalau kita akan melihat awal penghancuran 'objek' daripada upaya untuk mengalahkan tim lawan.>>


Dengan kata lain, jika permainan berlangsung memasuki babak kedua, kami mungkin juga beralih strategi untuk mengalahkan tim lawan, daripada terus mencari 'objek' tersebut.


<<Satu pendapat untuk ditambahkan adalah setelah 'objek' dihancurkan, aturan khusus akan berlaku untuk area di mana itu muncul. [Raja] setiap tim tidak bisa memasuki area tersebut. Dengan kata lain, selama permainan berlangsung, dan saat 'objek' terus dihancurkan, area di mana [Raja] bisa bergerak di sekitar dikurangi secara bertahap. Bagaimana kedua tim akan mempertimbangkan dan mengintegrasikan hal ini ke dalam strategi mereka saat mereka bergerak juga merupakan salah satu acara yang menarik dalam game ini.>>


<<Ini berarti saat pertempuran berlanjut, [Raja] akan ditinggalkan tanpa tempat untuk melarikan diri pada akhirnya.>>


—Dalam hal ini, penyiar dan otou-san Rias benar-benar menjelaskan aturan main secara rinci....... Aturan terakhir berarti kalau [Raja] tidak akan bisa masuk ke area di mana 'objek' telah dihancurkan, yang akan menjadi merepotkan. Berdiri di sampingku, Ravel berbisik.


"Aku mempunyai sesuatu yang harus aku konfirmasikan."


"Apa itu?"


"—Apakah 'objek' ini bisa bergerak atau tidak."


..........Apakah 'objek' tersebut bisa bergerak ya. Ravel melanjutkan


"Berdasarkan 'objek] yang dipersiapkan dalam permainan [Object Break] sebelumnya, ada yang stasioner dan ada yang bergerak. Jika kebetulan 'objek' yang bisa bergerak kali ini, itu akan menjadi agak rumit."


Jika mereka bergerak, maka memang akan lebih sulit, sehingga hal itu perlu untuk mengkonfirmasi fakta ini.


"Jadi, ketika kami bertemu sebuah 'objek', kami perlu mengkonfirmasi apakah itu bisa bergerak atau tidak bisa bergerak terlebih dahulu."


Aku menanggapi strategi Ravel.


<<Sekarang, permainan akan segera di mulai! Setelah kedua tim dipindahkan, dan telah dikonfirmasi bentuk 'objek' nya, permainan akan dimulai!.>>


Kata-kata penyiar mendorong penonton untuk memanas, dan kami kemudian dibungkus dalam cahaya sihir teleportasi—




Part 4


Setelah kita dipindahkan, apa yang muncul di depan mata kita adalah — lingkungan alam yang luas. Ada pegunungan yang menjulang tersebar disekitar kita. Ada juga sebuah danau yang tidak terlalu jauh dari hutan. Dari yang terlihat, sebuah daerah pegunungan telah digunakan sebagai model untuk bidang in. Di salah satu sudut tertentu — berdiri sebuah tebing yang curam sebagai markas kami yang ada di atasnya. Sebuah meja dan satu set kursi telah disiapkan di atas tebing. Sebuah peta yang komplit telah diletakkan di atas meja. Sama seperti papan catur, itu diatur dalam delapan grid kali delapan, dengan satu garis di tarik ditengahnya memisahkan sisi utara dan sisi selatan. Setengah sisi utara merupakan wilayah pihak musuh, sementara sisi selatan merupakan wilayah kami. Kami juga mengkonfirmasi lokasi dari 'poin pemulihan', dengan masing-masing pihak memiliki satu. Kemudian, proyeksi dari meja memunculkan gambar tiga dimensi dari [objek]. [Objek] nya adalah — patung seorang wanita dengan sayap Malaikat Jatuh dan Iblis. ...[Objek] ini mengingatkanku pada Akeno-san. —Pada saat itu, lapangan bergema dengan cincin lonceng sebagai sinyal awal. Kemungkinan besar, setelah kami dan lawan kami mengkonfirmasi apa [objek] nya, mereka mengumumkan pembukaan. Dan seperti itu, game di mulai. Ravel berdeham saat dia berkata.


"—Yah, semuanya. Sekarang aku akan memulai penjelasan strategi kami."


Sambil  mendengarkan instruksi Ravel sang penasehat strategis kami, kami mulai bersiap-siap—.



Sudah satu setengah jam berlalu sejak game di mulai. Aku telah diinstruksikan untuk menjelajahi sisi barat wilayah kami. Bova juga ikut bersama dengan ku untuk mengeksplorasi wilayah barat. Ngomong-ngomong, karena lapangan ini begitu luas, ada tempat-tempat yang tidak mungkin dilihat dengan mata telanjang. Yah, saat aku terbang di udara melihat ke semua area di bawahku, aku tidak bisa menemukan sesuatu yang kelihatannya sama. Kadang-kadang aku akan turun ke dahan pepohonan dan ke dalam lembah, dan bahkan kadang-kdang aku akan memeriksa sungai, tapi masih tidak menemukan sesuatu. Bagaimanapun juga, kami tidak diberitahu sebenarnya seberapa besar objek tersebut. Tanpa mengetahui ukurannya, apakah itu objek kecil, itu akan lebih merepotkan. Pada akhirnya, aku ingin tahu apakah mungkin untuk menemukan jumlah yang diperlukan untuk menang lebih cepat dari lawan kami. ...Hanya pada saat ini—. Sebuah pengumuman disiarkan diseluruh lapangan.


<<Konfirmasi kalau tim [Lightning] telah menghancurkan sebuah [objek]. Mereka mendapatkan satu poin.>>


—Apa! Mereka telah memimpin!


<<Whoa! [Objek] pertama telah dihancukan! Tindakan ini datang dari tim [Lightning] Grigori! Tapi game ini masih berlangsung, pihak mana yang akan menghancurkan [objek] berikutnya!?>>


Sebuah pesan yang menenangkan dari Ravel mencapai telingaku.


"Tolong jangan tidak sabaran. Mereka hanya mengambil satu poin."


...Meskipun itu terjadi, dan pikiranku sudah bersih, aku tidak bisa membantu mencoba untuk meningkatkan kecepatan. ...Ah, tidak, aku tidak bisa. Jika aku melakukan itu, itu akan melalaikan tugasku sebagai [Raja]. Aku harus menenangkan emosiku sendiri. Ravel, yang bertanggung jawab sebagai komando strategis kami, serta Asia, yang merupakan penyembuh kami, tetap di markas kami...di sebuah area yang tidak mencolok yang tidak terlalu jauh darinya. Karena berbahaya untuk tinggal di markas yang tidak di jaga, mereka bersembunyi di lokasi yang bijaksana. Mengingat kemungkinan kalau mungkin ada [objek] di dekatnya, Asia memanggil Empat Naga Jahat bersaudara untuk mencari. —Kabar baik tidak diduga tiba di telingaku.


"Ini Xenovia. —Aku menemukan sebuah [objek]. Ukurannya kira-kira tiga puluh sentimeter."


Itu komunikasi dari Xenovia yang telah pergi menjelajah sisi timur markas kami. Ooh, kami benar-benar menemukan satu! Ravel berkata.


"Mengerti. Tolong konfirmasi apakah kau bisa memindahkannya sebelum menghancurkannya."


"...Itu bisa bergerak. Ravel, Ise, apa sekarang?"


Ravel menanggapi


"Karena itu bisa bergerak, kita haru mengubah strategi kita untuk game ini. Kita tidak akan menghancurkannya, tapi kita akan menjaganya sebagai senjata di pihak kita."


"...Kita akan menggerakkannya terlebih dahulu, dan kemudian menghancurkannya di lokasi yang akan menguntungkan kita."


Aku bilang. Karena itu bisa bergerak, kita akan melakukan hal itu. Sebagai usaha terakhir, itu bisa digunakan sebagai senjata ketika bertarung melawan [Raja] mereka. Bagaimanapun juga, membawa sesuatu yang hanya berukuran 30 cm sedikit nyaman. Ravel menegaskan kembali pernyataanku.


"Memang. Hal ini bisa diperlakukan sebagai senjata melawan [Raja} mereka. Cara [objek] ini digunakan akan mengubah arah seluruh game."


Rossweisse-san berkata melalui saluran komunikasi.


"Mengingat itu yang terjadi, mungkin lawan kita sudah menemukan [objek] lainnya, dan menghancurkan salah satunya, tapi menahan sisanya, menunggu saat ang tepat untuk menggunakannya."


"M-Mereka tidak seharusnya sudah mendapatkan tiga objeknya, kan...?"


Irina [bertanggung jawab untuk mencari sisi timur) dengan gugup bertanya. Ravel menjawab.


"Mengingat luasnya lapangan, kemungkinan sudah memiliki tiga, kecuali mereka sangat beruntung. Namun, kemungkinan kalau mereka menemukan dua cukup tinggi. Tapi mempertimbangkan ini kecil kemungkinannya, untuk saat ini, kita harus bertindak seolah-olah pihak lain sudah menangkap tiga buah."


Jadi, bagaimana dengan yang satu ini? Haruskah aku menghancurkannya? Atau aku harus menyimpannya?"


Xenovia bertanya ke Ravel.


"Menurutku, ini harus diselamatkan. Temukan yang kedua sesegera mungkin adalah hal yang paling penting. Apa yang anda pikirkan, Ise-sama?"


"Ya, jaga terlebih dahulu. Mari kita terus menemukan lebih banyak objek nya dan sehingga kita bisa lebih dahulu diuntungkan."


Selama objek tersebut tidak dicuri, dan kita menjaganya tetap aman, kita bisa menghancurkan mereka semua di waktu yang tepat. Bagaimanapun juga, kita tidak mengetahui apa yang pihak musuh rencanakan, jadi itu yang terbaik untuk menjaganya untuk saat ini.


"Setelah Xenovia-sama dan Rossweisse-sama berkumpul kembali, silakan analisis [objek] tersebut, Rossweisse-sama, aku meninggalkan hal-hal tersebut kepada kalian."


""Mengerti.""


Setelah mendengar instruksi Ravel, Xenovia dan Rossweisse-san menjawabnya. Rossweisse bisa menggunakan sihir untuk menganalisis [objek], dan kemudian merumuskan teknik untuk mencari mereka, ini adalah rencana kami. Jika berhasil, maka kita akan dengan mudah bisa menemukan mereka semua. Rossweisse-san mengatakan


"Menganalisis [objek] dan menciptakan teknik pencarian banyak mengambil waktu. ...Dan mungkin juga tidak bisa digunakan untuk orang yang tidak akrab dengan teknik pencarian."


Aku sebenarnya jenis yang tidak bisa menggunakannya! Maafkan aku yang tidak baik dalam hal teknik! Intinya, selain dari diriku sendiri, ada banyak orang yang tidak bagus dalam hal teknik pencarian, apalagi, Malaikat tereinkarnasi Irina juga hadir, jadi muncul bersama dengan teknik yang kompatibel dengan semua orang akan mengambil banyak waktu. Ravel menggunakan saluran langsung kepadaku hanya untuk mengkonfirmasi strategi kami.


"Ise-sama, mengenai 'pengecekan' yang kita bicarakan sebelumnya...aku akan menghubungimu setelah melihat situasi pertarungan untuk sementara waktu."


"Yeah, ketika waktunya datang, aku akan mengeluarkan semuanya."


Ravel memberitahu kami tentang strategi kami segera setelah game di mulai. Itu benar-benar berani, dan benar-benar tak kenal takut. Tapi, aku juga sangat menyukainya. ...Aku akan menunggu sampai waktunya, dan kemudian aku akan membiarkan Barakiel-san dan penonton akan menjadi saksinya. Ravel mengeluarkan instruksi kepada Bova.


"Bova-san, tolong berubah menjadi bentuk naga mini dari waktu ke waktu sehingga kau bisa menyelinap ke wilayah musuh dan mengamati situasinya. Jika ada perubahan apapun, tolong beritahuku. Namun, jangan pergi terlalu jauh."


"Mengerti."


Benar-benar mengabaikan posisi musuh juga sangat berbahaya. Dua setengah jam selanjutnya dihabiskan untuk mengeksplorasi. Setelah Irina mengetahui letak [objek] lainnya di sisi timur, dia menghancurkannya.


<<Konfirmasi kalau tim [Sekiryuutei] telah menghancurkan sebuah [objek]. Mereka mendapatkan satu poin.>>


Segerra setelah kami menghancurkannya, kami mendengar pengumuman kalau tim Barakiel-san juga menghancurkan satu buah lagi—


<<Konfirmasi kalau tim [Lightning] telah menghancurkan sebuah [objek]. Mereka mendapatkan satu poin.>>


...Itu jelas kalau mereka memprovokasi kami. Apakah mereka sudah mendapatkan beberapa objek? Rencana awal kami terjebak dalam pemikiran seperti itu. Tapi segera setelah kami menghancurkan sebuah objek, musuh kami juga mengikutinya dengan menghancurkan satu objel lainnya. Jadi setelah sekitar sepuluh menit, sebuah pesan datang dari Irina.


"Ini Irina! Aku sedang diserang oleh musuh!"


—Apa! Mereka sudah mulai menyerang!


"Tolong lawan mereka, dan cobalah untuk mencari tahu apa yang mereka lakukan pada saat yang sama."


Ravel segera memberikan instruksinya.


"Ini Bova. Aku juga sedang diserang."


Area lain juga sedang diserang! Bina-shi dan Rossweisse-san telah diperintahkan untuk menjelajahi area pusat dari wilayah kami. Area pusat dan area timur sedang diserang pada saat yang sama! Aku tidak berharap kalau kami akan beralih dari mode pencarian ke mode menyerang bahkan belum setengah jam dari batas waktu kami yang telah berlalu! Apa niat mereka!? Mereka pasti memiliki semacam taktik yang terjadi di sini! Hanya ketika aku sedang berpikir tentang hal itu, sebuah cahaya tiba-tiba muncul di dalam pandanganku! Aku dengan cepat menghindar, dan meskipun aku telah menghindari serangan lawanku... Tapi yang sekarang adalah — halilintar! Aku memandang ke arah orang yang telah menyerang ku — itu Barakiel-san!


"... Aku tidak membayangkan kalau aku akan bertemu denganmu. Ini pasti takdir."


... Aku tidak berharap orang yang menyerang sisi barat adalah Barakiel-san! Belum lagi fakta kalau ini berkembang menjadi pertarungan antara [Raja]. Aku segera melengkapi armor crimson ku. Melepaskan Balance Breakerku yang biasa, setelah Perang Naga Jahat, sekarang aku juga bisa melengkapi bentuk [True Queen]ku segera. Dan tidak hanya itu, ketahananku juga meningkat karena pengaruh Pendewaan Naga. Bahkan jika lawanku adalah Barakiel-san, aku tidak akan dirugikan.


<<Wow! Sebuah pertarungan antara para [Raja] tiba-tiba menggebrak sekarang! Kami benar-benar tertangkap basah, Gremory-kyo!>>


<<Ini benar-benar sesuatu yang diharapkan. Dia adalah tunangan putriku, tunangan, kau tahu? Fufufu, dia benar-benar terlihat tampan saat mengenakan armor.>>


Otou-san nya Rias!? Apa yang kau katakan!? Jangan menembakkan kata tunangan seperti itu! Kau membuatku merasa malu! Bahkan aku tidak bisa fokus pada pertarungan!


"Ayo!"


Bahkan jika aku bertanya, Barakiel-san tidak akan menungguku, cahaya halilintar meledak dari tangannya, dan dia terus menembakkannya kepadaku! Aku terus menghindari serangannya di udara. Percikan halilintar yang meleset menyerang sudut lapangan, menghasilkan ledakan yang luar biasa! Kekuatannya benar-benar luar biasa. Meskipun aku baru saja bertarung melawan orang yang lebih kuat daripada diriku, kekuatan Barakiel tidak bisa diremehkan. Sambil menghindari percikan halilintar dan menutup jarak kami pada saat yang sama, aku bisa masuk ke pertarungan jarak dekat, yang merupakan keahlianku. Barakiel-san dengan mudah menghindari pukulanku, dan aku terkena salah satu pukulan balasannya. Meskipun aku telah terkena tepat oleh pukulannya yang kuat, pukulan tersebut tidak mempunyai kekuatan yang cukup kuat. Ini semua berkat pertarungan melawan musuh-musuh yang kuat berkali-kali. —Bahkan jika aku bertarung melawan Barakiel-san dalam pertarungan jarak dekat, aku masih memiliki lebih banyak keuntungan daripada dirinya! Aku mulai mengamuk melawan Barakiel-san di udara. Kadang-kadang aku akan menutupjarak dengannya, dan kadang-kadang aku akan menjauh darinya. Kita terus bertarung seperti itu di udara. Di tengah-tengah pertarungan terhadap satu sama lain, Barakiel-san tiba-tiba bertanya padaku


"Hyoudou Issei-kun! —Mengenai Akeno, aku memiliki sesuatu untuk ditanyakan padamu!"


"M-Mengapa harus sekarang!?"


"Itu harus sekarang!"


Menanyakan sesuatu tentang Akeno-san sekarang!? Apa kau tidak bisa serius! Apa yang terjadi di game hari ini!?


"Kau — seberapa jauh kau dengan Akeno!?"


Barakiel-san bertanya dengan keseriusan mutlak.


"Ah...!Y-Yah, itu... !"


Sulit untuk dikatakan! Ini sangat sulit untuk diucapkan! Pagi ini juga, dia mendekatiku di tempat tidur dengan tanpa busana! Meskipun tidak terjadi apa-apa, aku merasakan oppai nya!


"Mengapa kau tidak mengatakan sesuatu!? M-Mungkinkah kau sudah mencapai poin di mana itu tidak bisa dibicarakan...!?"


Barakiel-san bergetar!


"B-Bukan! I-itu belum terjadi.... !"


Aku segera membalas! Situasi macam apa ini! Barakiel-san menyerangku dengan pukulannya di udara!


"Apa kau berpegangan tangan bersama-sama!? Kencan... aku sudah melihatnya...!"


Ah, dia melihat saat aku dan Akeno-san berkencan! Ketika Loki meyerang kami tahun kemarin, Akeno-san dan aku tanpa sengaja pergi ke jalan yang penuh dengan hotel cinta dan secara kebetulan terlihat olehnya! Pada saat itu, aku sangat malu di mana aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan! Barakiel-san kemudian melanjutkan bertanya!


"S-ss...!"


"Ss!?"


Aku balik bertanya, dan dengan ekspresi tertindas, Barakiel-san bertanya padaku


"—Apa kau berciuman!?"


—Berciuman. Dia bertanya tentang berciuman... ? Y-Yah, itu sesuatu yang kita lakukan sebelumnya. Kita memiliki salah satu yang basah dan sangat panjang sebelum upacara wisuda...


"... Y-Ya."


Setelah aku memberikan jawaban yang jujur padanya—


"—!"


Barakiel-san terkejut. Tubuhnya menegang di udara, dan dia mulai menangis dengan air mata jantan...


"... U-Umm, Barakiel-san...?"


Aku dengan gugup bertanya....Awan gelap muncul di atas kepala Barakiel-san, dan suara petir mulai bergemuruh. Dengan awan petir sebagai latar belakangnya, kilau berbahaya muncul di mata Barakiel-san saat dia berbicara pada ku.


"... ... Kau sudah pergi ke tahap itu, jadi k-kau tidak mengambil tanggung jawab, sebagai seorang ayah, aku tidak bisa yakin!"


"Tanggung jawab!? T-Tanggung jawab seperti apa!?"


"Apakah kau perlu bertanya seperti itu!? Seorang pria muda dan wanita muda yang telah berciuman! Kau harus bertanggng jawab untuk hal ini!"


Tanggung jawab apa!? Karena berciuman!? Lalu bagaimana dengan sesuatu yang terletak di luar hal tersebut... menyentuh oppai nya! Aku harus bertangung jawab hanya untuk sebuah ciuman!? Seluruh tubuh Barakiel-san dibalut halilintar! Itu aura yang tidak terbayangkan! —Aku tidak melihat kekuatan semacam ini bahkan di pertarungan melawan Loki! A-Apakah ini karena putrinya yang membuat kemarahan dan kecemburuannya dikirim ke arahku!? Di balut halilintar, Barakiel-san menyerang langsung ke arah ku! Bahkan jika aku bisa menghindari pukulannya, gelombang kejuat dari halilintar akan dikirim kepadaku melalui armorku. Seluruh tubuhku akan lumpuh karena hal itu! Ini akan uruk jika aku terkena seranga langsng! Bagimanapun juga, cahaya adalah racun mematikan untuk Iblis! Kekuatan cahaya Barakiel-san dikombinasikan dengan halilintar — itu akan berbahaya jika aku terkena halilintar itu! Aku mulai menyangkal saat aku membalas serangannya.



"Umm, aku mendengar dari Azazel-sensei sebelumnya kalau Barakiel-san juga orang yang sangat erotis!?"


"Itu...Itu!"


"Jauhi topik itu!? Ini hanya seperti ini!"


Aku mendengar sangat jelas kalau dia digunakan untuk melakukan permainan SM dengan mendiang istrinya! B-Bahkan aku belum menginjakkan kaki ke wilayak tersebut! Barakiel-san menggunakan halilintarnya untuk membentuk tombak yang panjang!


"Saat ini, aku harus mengujimu sebagai ayahnya Akeno! Dengan ini, biarkan aku mengujimu dengan baik tentang seberapa cocok kau dengan putriku!"


Seperti ini, pertarungan  antar dua [Raja] menjadi lebih dan lebih rumit! Aku mengubah lengan kananku ke bentuk Welsh Dragonic Rook saat aku menyerang, tapi Barakiel-san membalas tanpa rasa takut. Bahkan jika aku meningkatkan jarak di antara kami dan menggunakan Dragon Shot, Barakiel-san akan menembakkan halilintar yang sangat besar kepadaku. Tapi apakah itu baik atau buruk, aku telah bertarung melawan beberapa eksistensi legendaris. Barakiel-san akhirnya terkena salah satu serangan langsungku, dan dipukul mundur. Barakiel-san terengah-engah dengan mengambil napas dalam-dalam saat dia menyeka darah segar dari tepi mulutnya dengan tangannya.


"...Seperti yang diharapkan darimu. Jadi ini seberapa kuat kau.... Seperti yang diharapkan dari seseorang yang dilatih Azazel."


Memang, itu semua berkat Azazel-sensei sehingga aku mampu untuk menjadi sekuat ini. Barakiel-san tersenyum saat dia berbicara


"Dengan kekuatan sendiri, saat ini aku tidak bisa mengalahkanmu. —Tapi, ini Rating Game."


Barakiel-san mengangkat tangan kanannya, mengulurkan jarinya, dan melepaskan satu sambaran halilintar ke arah langit. Setelah itu, Barakiel-san mundur. Ketika aku mengejarnya untuk mencapai hasil dari pertarungan kami.... Sebuah pesan yang penting datang dari Ravel sedetik kemudian.


"Ise-sama! Ada tiga pemain dari tim lawan yang datang ke arah anda! Selain itu, mereka semua — memegang [objek]. —Apa! Apa yang terjadi!? Apakah halilintar yang Barakiel-san lepaskan ke langit memiliki tujuan semacam itu? Karena itu, tiga lawan dengan [objek] mendekatiku sekarang! Mungkinkah mereka ingin menghancurkan [objek] mereka di depanku? Aku sama sekali tidak bisa memahami apa yang mereka rencanakan — tapi aku segera melihat perubahan dalam penglihatan di depanku. Beberapa jenis penghalang tampaknya terbentuk—. Barakiel-san berada di sisi lain penghalang. Karena itu sebuah penghalang, meskipun itu hanya setebal lapisan kulit, itu memisahkanku dan Barakiel-san. Pada saat yang sama, sebuah pengumuman dibuat.


<<Konfirmasi kalau tim [Lightning] telah menghancurkan tiga [objek]. Mereka mendapatkan tiga poin.>>


—Tiga! Jika itu yang terjadi, maka mereka sudah menghancurkan lima! Terlepas dari itu, penghalang apa ini di depanku!?


"I-Ini adalah...!?"


Karena perubahan yang terjadi di depanku, aku tidak bisa membantu tapi merasa terkejut, sementara Barakiel-san dengan tenang berbicara


"—Ini adalah perubahan area karena [objek] telah dihancurkan. Penyiar seharusnya telah menyebutkan ini juga di awal game. Jika sebuah [objek] dihancurkan—"


Area di mana [objek] dihancurkan — seorang [Raja] tidak bisa masuk!


"Mengambil istilah dari papan catur, kau saat ini ada di tepi [B1]. Aku di [C2], dan area yang tidak bisa kita masuk adalah [A3], [B2], dan [C1] yang membentuk garis diagonal sempurna. Itu berarti karena kau ada di [B1], kau tidak bisa melewati garis diagonal ini."


"Apa ini yang kau rencanakan dari awal!?"


Sejak aku berada di sisi jauh [B1] dan aku tidak bisa masuk ke area yang dibagi oleh garis diagonal, hanya tiga area yang bisa aku masuki saat ini yaitu [A1], [A2], dan [B1]. Hal ini juga berarti kalau aku tidak lagi mampu bergerak ke area lain. Mereka telah cer memilih area yang tidak bisa di masuki sehingga membentuk sebuah penghalang, dengan tidak celah tunggal! Barakiel-san melanjutkan


"Sebenarnya, bertemu dengan mu di sini murni kebetulan... Tapi ini adalah hasil yang aku peroleh. ...Kami menargetkan untuk hal ini ketika kami berpikir tentang di mana untuk menempatkan [objek] tersebut. Itu hanya kebetulan kalau kau dan aku bertarung satu sama lain, dan aku berpikir kalau itu waktunya untuk melaksanakan rencana ini, jadi aku menghubungi rekan timku. Rencana awalnya adalah untuk memikat [Raja] ke salah satu dari empat penjuru lapangan, dan kemudian menggunakan aturan kalau seorang [Raja] tidak bisa masuk ke area di mana sebuah [objek] di hancurkan untuk menciptakan penghalang ini. Ada tim di game [Object Break] di masa lalu yang juga menggunakan taktik ini. —Strategi ini dikenal sebagai [Penahanan].


—[Penahanan]!


Sesuai dengan artinya, aku sekarang terjebak di area tiga kotak ini! Sikap Barakiel-san tiba-tiba berubha, dan dia menjadi agak dingin.


"Dengan menyebut Akeno, kau menjadi kebingungan dan aku mampu untuk menerapkan strategi ini. Itu mencegahmu menyadari kalau kau sedang dipikat ke sudut. Seperti yang diharapkan, kau terkejut dengan kata-kataku dan tidak memperhatikan niat kami sama sekali. Aku mangatakan sebelumnya, itu adalah ujian bagimu. Kekuatan yang brutal tidak cukup, mampu menghadapi berbagai keadaan juga diperlukan. Ini akan mengkhawatirkan jika pria yang putriku sukai adalah seorang idiot."


......


...Sial! Karena dia membawa nama Akeno-san, aku benar-benar tertipu... aku benar-benar jatuh karena hal itu! Tapi, tim ku tidak akan begitu mudah dikalahkan.


<<Dari tim [Lightning, satu [Ksatria] dan satu [Peluncur] , tiga [Pion]  juga telah dikalahkan.>>


Ketika itu datang dalam pertarungan, sepertinya timku memiliki keuntungan, seperti yang ditunjukkan oleh pengumuman itu.


"Ise! Meskipun kita tidak tahu apa yang terjadi padamu sekarang, kita percaya padamu sebagai [Raja] kiga, dan kita akan terus bertarung."


"Itu benar! Jika ada sesuatu yang kau butuhkan untuk dipotong maka serahkan pada kita! Aku dan Xenovia adalah [Ksatria]mu."


Aku menerima pesan dari teman-teman ku yang terpercaya. Xenovia dan Irina tampaknya terus mengalahkan pemain tim lawan. Di sisi lain dari penghalang tipis, Barakiel-san berkata kepadaku


"Hyoudou Issei-kun, Rating Game akan membawa berbagai tantangan. Jika kau ingin memimpin tim mu untuk berpartisipasi di game profesional di masa depan, ingatlah bahwa kadang-kadang ada situasi di mana kekuatan saja tidak berguna."


Barakiel-san kemudian melihat kebelakang saat dia bersiap untuk mundur ke arah belakang.


"Nah, aku harus mendukung rekan tim ku. Kau tinggal di sana dan bekerja apa yang harus dilakukan dengan rekan timmu."


Setelah mengatakan hal itu, Barakiel-san melambaikan sayap berbulunya dan terbang. Karena penghalang, aku tidak punya cara untuk pergi ke sisi lain! Pada saat yang sama, Ravel berbicara kepadaku.


"Ise-sama! Apa yang sedang terjadi!?"

"Maafkan aku, Ravel, aku bertarung di sudut lapangan... dan kemudian aku terjebak oleh [Penahanan]."


Setelah aku menjelaskan situasi dengan ringkas, Ravel segera memberiku ide yang baik.


"—Hmm. ...Ada cara untuk memperbaiki hal ini. Ise-sama, apa anda tahu tentang aturan catur di mana hanya seorang [Raja] yang bisa mengubah lokasi? Ingat ketika anda hadir selama pembicaraan damai antara Tiga Faksi dan hal itu dilakukan."


Selama pembicaraan damai.... merubah posisi....Ah! Salah satu yang digunakan untuk menyelamatkan Gasper!


""Castling!""


Aku dan Ravel mengatakannya bersama-sama pada saat yang sama! Aha! Aku telah melihatnya seklai! Dalam rangka untuk menyelamatkan Gasper yang tertinggal di gedung sekolah lama ketika [Khaos Brigade] menyerang kami, Rias menggunakan bidak [Benteng] yang tidak digunakan di ruang klub untuk memindahkan dirinya sendiri ke gedung sekolah lama melalui 'castling'. Sekarang, itu harusnya mungkin untuk menggunakan hal itu! Ravel melanjutkan.


"Ya, itu seperti yang anda katakan. Tukar tempat dengan Rossweisse-sama. Menurut aturan, 'castling' bisa dilakukan sekali selama [Raja] tidak dalam kondisi 'skak mat'. Anda bisa melakukan 'castling' sekali dengan Rossweisseisama. Dalam hal ini, Ise-sama akan bebas bergerak, dan karena Rossweisse-sama bukan seorang [Raja], bahkan jika dia bertukar tempat dengan anda, dia masih bisa masuk area yang dimodifikasi."


Ravel juga termasuk Rossweisse-san dalam rencana. Sebenarnya, memiliki Ravel di pihak kita benar-benar menggembirakan! Dia segera datang dengan solusi! Bukan , ini adalah sesuatu yang pada awalnya harus aku pikirkan! Mungkin ini apa yang Barakiel-san coba arahkan. Hal ini juga terkait nilai ku sebagai seorang [Raja] di masa depan. Tidak lama kemudian kabar datang dari Ravel lagi.


"Aku sudah menghubungi Rossweisse-sama tentang hal ini, jadi harap segera memulai persiapan untuk 'castling'!"


"Oke! Castling!"


Aku memanggil nama gerakan itu saat aku berpikir tentang Evil Piece di dadaku. Dan kemudian — aku dikelilingi oleh cahaya teleportasi. Detik berikutnya, aku berada di atas danau! Tampaknya seolah-olah aku benar-benar merubah posisi dengan Rossweisse-san!


"Hebat, itu berhasil!"


Aku bersuka cita! Selanjutnya, selama [Benteng]ku Rossweisse-san melewati dari di mana [Raja] tidak bisa masuk dan kembali ke sini, tidak akan ada masalah! Namun, suara Ravel memiliki nada terkejut ketika dia menghubungiku lagi.


"Bagaimana ini bisa...!"


"Ada apa, Ravel?"


"Tempat di mana Rossweisse-sama dipindahkan—merupakan tempat yang sama dengan tempat Ise-sama sebelumnya, tapi ada musuh baru! Sepertinya itu penyergapan!"


"—Apa!"


Penyergapan!? M-Mungkinkah setelah [objek] dihancurkan, satu orang tinggal di sisi itu, menunggu Rossweisse-san yang akan ke sana melalui 'castling'!? Dan segera aku mendengar nama penyergap, aku tertegun!


"...Itu Petinggi Malaikat Jatuh Armaros-sama!"


—Apa! Penyergap sebenarnya Petinggi dengan efek khusus, Armaros! Ravel berseru dalam penyesalan.


"Musuh merupakan spesialis anti sihir! Bagi pengguna sihir seperti Rossweissei-sama, dia merupakan lawan terburuk! ...Oh begitu, ini merupakan apa yang mereka targetkan! Menjebak Ise-sama hanya tipuan! Tujuan sebenarnya mereka adalah—"


Rossweisse-san...! Kami memberikan tugas menganalisa [objek] ke Rossweisse-san—. Apakah mereka juga memprediksi hal itu...! Ravel melanjutkan


"...Dalam game dengan aturan khusus, pengguna sihir yang bisa memegang berbagai sihir dihargai. Terutama Rossweisse-sama yang menggunakan sihir untuk menemukan [objek], dia sangat penting bagi kami. ...Aku tidak pernah berharao kalau lawan kami bahkan telah memprediksi hal ini dan bahkan membuat persiapan untuk itu...!"


...Tujuan utama dari Barakiel-san, yang menjebakku di sana, adalah untuk menyergap Rossweisse-san. ...Kami benar-benar telah tertipu di setiap langkah...!


"...Rossweisse-san terjebak, dan aku tidak bisa menggunakan 'castling' lagi. Tapi game masih berlangsung....Oh begitu, jadi ini Rating Game ya. Di banding berpartisipasi sebagai [Pion], itu benar-benar lebih keras sebagai [Raja]—"


~~~~Arghh!


Aku tidak bisa mengatakan sesuatu sebagai ungkapan kesedihan mewarnai wajahku. Menggertakkan gigi dan mengepalkan pukulanku dengan erat, aku mengalami rasa penyesalan. Jika aku tidak melakukan hal itu, aku mungkin akan menderu di bagian atas paru-paruku. Siaaaalllllllll! Perasaan menyesal ini benar-benar berbeda! ...Rias...jadi ini apa yang kau rasakan. Karena aku tidak memikirkan segalanya, Rossweisse-san sekarang terjebak di sana. Aku tidak mampu untuk menggunakan anggota timku dengan fleksibel, dan bahkan aku digantung oleh taktik musuh setiap langkah! Perasaan menyesal yang aku rasakan berbeda dari apa yang aku rasakan sebagai seorang [Pion], dan tekanan darinya bahkan lebih berat karena tanggung jawabku! Ini membuatku frustasi, benar-benar membuatku frustasi! Ravel berkata


"...Aku pikir ada lebih dari satu anggota tim musuh yang mengkususkan diri dalam mencari, pasti ada dua. Bagaimanapun juga, para peneliti meneliti untuk sebagian besar Grigori. Mampu menemukan lima [objek] dalam waktu kurang dari setengah batas waktu yang di alokasikan adalah bukti terbaik dari hal itu."


...Bagaimanapun juga, ini adalah organisasi yang Azazel-sensei kendalikan. Jumlah peneliti Malaikat Jatuh benar-benar mengerikan. Dalam rangka untuk menghadapi jenis Rating Game, berbagai orang yang dipilih untuk tim. Ravel melanjutkan spekulasinya


"Kemungkinan besar, dalam rangka untuk menemukan [objek] sesegera mungkin, mereka menyiapkan banyak strategi yang berbeda. Mereka pasti juga masuk ke wilayah kita. Karena kita belum menemukan banyak dipihak kita, lawan kita pasti telah mencari objek di wilayah kita sambil bertarung dengan kita."


...Dengan kata lain, waktu yang tersisa bagi kita terus berjalan. Sihir pencari kami telah disegel, sementara pencari dari tim lawan masih aktif. Setelah beberapa saat, [objek] yang berada dipihak kita akan dibawa pergi dan mereka akan dihancurkan, menyebabkan kekalahan kami. Lawan kami hanya perlu menemukan dan menghancurkan dua [objek] lagi untuk menjadi pemenang di game ini—




Part 5


Setelah Hyoudou Issei menggunakan 'castling' untuk menukar posisinya dengan Rossweisse, muncul dihadapan Rossweisse adalah [Ratu] tim [Lightning], Petinggi Grigori Armaros.


"Gwahahahaha! Aku ingat bagaimana kau dulunya seorang Valkyrie! Kau juga pandai dalam sihir, tapi aku tidak akan memungkinkanmu untuk mengeluarkan trik apapun!"


Orang yang berdiri di depan Rossweisse adalah Petinggi Malaikat Jatuh yang mengenakan armor, jubah, dan dipersenjatai dengan kapak dan perisai. Dia  memiliki wajah berjanggut dan bahkan mengenakan penutup mata... tidak jelas apakah dia hanya mempunyai satu mata atau tidak. Berdasarkan penampilan saja, dia tampak seperti karakter yang sangat eksentrik yang akan membuat orang kebingungan. Namun—. Rossweisse melepaskan serangan penuh dari setiap atribut — hanya untuk menjadi


"Fuwaa!"


Hanya satu ayunan stabil dari kapaknya menyebabkan semua serangan tersebut dimusnahkan! Mereka tidak diblokir, dan mereka juga tidak dibelokkan. Dia menggunakan dampak ayunan kapaknya untuk benar-benar menghilangkan semua serangan sihir yang masuk. Bahkan seseorang seperti Rossweisse yang memiliki keyakinan besar dalam serangan sihirnya sendiri tidak bisa membantu tapi tertegun saat melihat apa yang tersingkap di depan matanya.


"Sekarang giliranku! Hyaaahhh!"


Armaros mengangkat kapaknya tinggi-tinggi, dan kemudian membantingnya ke bawah dalam sekejap! Menghasilkan gelombang kejut yang menyilaukan dan dengan sangat cepat menghancurkan permukaan tanah saat hal itu secara bertahap mendekati Rossweisse. Rossweisse langsung menciptakan lingkaran sihir pertahanan. Ini adalah teknik yang dia pelajari dari mitologi Norese, dan ketika dikombinasikan dengan karakteristiknya sendiri sebagai seorang [Benteng], ini bisa digambarkan sebagai sihir perlindungan dengan pertahanan yang tinggi yang tidak bisa dihancurkan. Tidak mungkin bagi serangan normal untuk—. Dalam sekejap gelombang kejut dari kapak bersinggungan dengan lingkaran sihirnya, suara pecah bergema ke seluruh udara, dan lingkaran sihir pertahanan yang dibanggakan Rossweisse hancur dengan mudah!


"—!?"


Dia bahkan tidak mengeluarkan satu suarapun  untuk mengekspresikan keterkejutannya. Ini adalah lingkaran sihir pertahanan yang bertahan melawan berbagai musuh yang kuat di masa lalu. Bahkan telah mengalami serangan sengit dari Naga Jahat. Namun, satu serangan dari Petinggi dengan efek khusus jauh melebihi harapan Rossweisse. Di game ini, bahkan jika Armaros ditopang oleh karakteristik dari bidak [Ratu], sesuatu seperti ini tidak terbayangkan. Setelah pemeriksaan lebih dekat — sihir dari sebuah teknik diletakkan pada kapak Armaros. Dan itu teknik yang terlihat familiar karena dia telah melihatnya di suatu tempat sebelumnya.


—Anti sihir!


... Anti sihir Armaros — dia telah mendengar tentang studi uletnya tentang anti sihir... tapi dia tidak pernah membayangkan kalau Armaros akan mampu menghilangkan sihirnya begitu mudah. Meskipun dia menyadari kalau Armaros mengandalkan metode fisik untuk menghilangkan sihr... dia tidak pernah berpikir kalau hasil seperti itu bisa diperoleh dengan meletakkan sihir di senjatnya sendiri dengan hasil penelitian anti sihirnya.... Rossweisse mengkomunikasikan situasinya saat ini dengan Ravel. Dalam rangka untuk menganalisa [objek], dia teah menerima salah satunya dari Xenovia. Itulah sebabnya dia benar-benar tidak bisa bertindak sembarangan. Dia tidak bisa membiarkan [objek] dihancurkan oleh lawannya. Ravel berkata ke Rossweisse.


"Aku akan memikirkan penanggulangannya."


Rossweisse menilai kalau berhadapan langsung dengannya akan mungkin akan menjadi situasi terburuk baginya, sehingga dia dengan cepat terbang ke udara. Dengan menggunakan sihir, dia bisa meningkatkan kemampuan tubuhnya sendiri dan meningkatkan kecepatannya, dan setelah itu, dia bisa melemparkan rentetan serangan sihir. Karena dia memiliki keunggulan dalam kecepatan, semua yang harus dia lakukan adalah menembakkan sihir ke titik buta—. Saat Rossweisse sedang mempertimbangkan hal ini, Armaros mengangkat perisainya. Tulisan sihir yang sama yang ada di kapaknya muncul di perisainya.


"Betapa licik dirimu! Kau terlaluuuuu naif!"


Perisainya bersinar dengan cahaya yang menyelimuti seluruh area di sekitarnya! Dan untuk Rossweisse yang dipenuhi oleh hal ini... dia menyadari kalau kecepatannya sendiri tiba-tiba berkurang. Semua kemampuan fisik yang dia tingkatkan dengan sihir telah menghilang! Yang lebih mengejutkan adalah teknik analisis yang telah dia gunakan pada [objek] — itu juga telah dihilangkan oleh pancaran cahaya ini! Perisai yang Armaros pegang di tangannya benar-benar memiliki kekuatan untuk mengurai sihir!


"Guhahahahaha! Ketika diatur melawan aliran sihir, kapakku akan mengoyaknya, dan perisaiku akan menghilangkannya! Penelitian anti sihirku tidak hanya terbatas pada pengetahuan teoritis!"


Teriakn penyiar kemudian terdengar.


<<Ooh! Sihir dari Rossweisse-senshu[6] yang merupakan pengguna sihir berbakat saat ini tampaknya tidak berdaya melawan Armaros-senshu! Armaros-senshu, yang lebih dikenal sebagai peneliti anti sihir memang Petinggi Grigori! Efek anti sihirnya luar biasa! Sama seperti pertandingan sebelumnya, kekuatan sebenarnya dari tim Hyoudou Issei belum dimanfaatkan!>>


Penyiar mengomentari situasi itu seenaknya. Rossweisse yang malu menggertakkan giginya, dan sekali lagi memutuskan untuk memperkuat sihir ofensif dan defensifnya. Tapi kapak Aramaros merobek sihirnya satu per satu, dan karena efek dari perisainya, bahkan sihir peningkatkan kecepatannya di hilangkan. Pada saat ini, Rossweisse yakin. —Kompabilitasnya dengan Malaikat Jatuh ini yang paling buruk. Lawan pastinya harus melakukan hal ini karenanya, itulah mengapa Armaros yang menghadapinya. Rossweisse bagus dalam menggunakan sihir untuk menyerang dan bertahan, maka seorang ahli anti sihir dengan kompabilitas terburuk dengan dirinya dikirim ke sini. Menurut rencana, ini adalah keputusan yang alami... tapi dia tidak pernah membayangkan kalau serangannya sendiri benar-benar tidak berguna. Pikiran terlalu naifnya terekspos. Memang, Armaros adalah rekannya Azazel. Dia adalah orang kuat yang mengatasi segala macam pertermpuran dan bertahan—. Tapi masih ada sihir yang efektif terhadap Amaros.


—Teknik Penyegelan.


Sesuatu yang telah Rossweisse teliti selama pertempuran melawan Qlippoth adalah teknik penyegelan. Bahkan Armaros, seorang ahli anti sihir, tidak akan bisa sepenuhnya menghilangkan penghalang. Masalahnya adalah... merancang sebuah penghalang untuk menyegel Armaros akan memakan waktu yang lama. Jika dia hanya membuat penghalang setengah matang, Armaros pasti akan mampu menghancurkannya dari dalam. Ini harus menjadi sesuatu yang sepenuhnya bisa menyegelnya. Dalam hal ini, dia benar-benar membutuhkan waktu untuk memuat teknik tersebut—. Jika salah satu teman-temannya datang ke sini, maka hal itu bisa dilakukan. Tapi mereka saat ini sedang terlibat dalam pertempuran melawan musuh mereka, sehingga akan mengambil waktu dalam jumlah besar bagi teman-temannya tiba. Selain itu, hal itu sudah mengambil semua upaya yang dia bisa kumpulkan untuk menghadapi serangan Armaros dalam situasi saat ini. Saat Rossweisse berpikir hal ini, Armaros mempersingkat jarak di antara mereka berdua dan mengayunkan kapaknya ke bawah!


"Yaaaaaarrrggghhhh!"


Rossweisse langsung memperluas beberapa lapisan lingkaran sihir pertahanan — tapi mereka semua dihancurkan satu per satu. Rossweisse segera menambahkan lingkaran sihir pertahanan lain. Tapi kapak Armaros tanpa ampun menghancurkan lingkaran sihir Rossweisse satu demi satu. Gelombang kejut yang dihasilkan oleh ayunan kapaknya melewati lingkaran sihir dan ditransmisikan ke tubuhnya.... Rasa sakit yang hebat menjalar di seluruh tubuhnya. Jika terkena serangan langsung, itu sangat mungkin kalau dia akan dipaksa mundur dari pertandingan. Ini adalah satu hal yang harus dia hindari! Rossweisse menahan gelombang kejut dari kapak, dan bahkan menciptakan sebuah kawah yang sangat besar saat dia terjatuh ke tanah. Saat lapisan terakhir dari lingkaran sihir pertahanannya dihancurkan—. Sebuah ledakan energi dilepaskan dari belakang Rossweisse. Armaros segera menanggapi hal ini dengan menghindari serangan ini. Armaros mengarahkan matanya ke orang dibelakang Rossweisse.


"Hohoho, jadi satu orang lainnya telah datang! Aku harus mengatakan kalau kau memiliki selera yang bagus dalam memilih topeng yang untuk dipakai!"


Rossweisse juga berbalik untuk melihat — orang yang muncul di belakangnya perlahanberjalan ke depan, dia mengenakan topeng merah dan merupakan [Ratu] dari [Tim Sekiryuutei of Blazing Truth], Bina Lessthan. Bina berdiri di depan Rossweisse dan berkata


"Apa kau baik-baik saja?"


Itu adalah suara seorang wanita muda — itu terdengar seperti dia masih di masa remaja. Bina kemudian berhadapan dengan Armaros. Pada saat yang sama, sebuah pesan datang dari Ravel.


"Rossweisse-sama, Bina-sama telah bergegas ke sisi anda. Tolong bergabung untuk mengalahkan Armaros-sama!"


Sepertinya itu dibawah arahan Ravel. Memang, niatnya adalah untuk berurusan dengan [Ratu] lawan di sini. Ravel mengerti kalau lawan ini merepotkan. Armaros tampaknya sedikit senang melihat hadirnya Bina, dan dengan segera mulai untuk mendekatinya. Armaros mengayunkan kapaknya secara horizontal dekat pinggannya. Tapi kapak itu dengan mudah dihindari oleh Bina. Pada saat yang sama, dari tangan Bina — dia melepaskan energi setan dalam jumlah yang luar biasa! Sebuah lingkaran sihir berwarna merah — itu adalah pola yang sepertinya dia ciptakan sendiri, namun itu mengingatkan pada naga. Seperti yang diharapkan dari Armaros, dia segera menyadari bahaya. Tapi Bina tidak keberatan, dan terus menerus melepaskan meriam energi setan yang luar biasa — menghancurkan segala sesuatu yang terlihat, itu begitu kuat sehingga terlihat tidak manusiawi. Ini bukanlah jenis energi setan yang mampu dihasilkan oleh Iblis kelas Tinggi. Dan setelah melihat hal ini, Armaros tidak bisa membantu tetapi menjadi gembira. Bina berkata ke Rossweisse.


"Aku akan mengurus pertempuran, kau membangun sebuah teknik penyegelan."


Setelah mengatakan hal itu, Bina mulai berhadarapan langsung dengan Armaros. Rossweisse berjalan bersama niat Bina, dan mulai membangun teknik tersebut. Ketika membangunnya, dia juga mulai berpikir.


—Meskipun aku tidak benar-benar tahu siapa Bina Lessthan, aku merasa sepertinya aku bisa mempercayainya.


[Ratu]dari [Tim Sekiryuutei of Blazing Truth] jauh lebih bisa diandalkan daripada yang pernah dia bayangkan—.




Part 6


Di sisi lain, Xenovia dan Irina yang menjelajahi sisi timur juga diserang oleh lawan mereka. Lawan mereka berjumlah — tiga orang. Mereka sebagian besar kelompok [Pion] yang berkumpul bersama-sama untuk meluncurkan serangan. Menurut informasi yang telah mereka peroleh sebelumnya, [Pion] musuh berjumlah delapan. Pengumuman sebelumnya menyatakan kalau Irina dan yang lainnya telah mengalahkan seorang [Uskup] dan seorang  [Ksatria], serta tiga [Pion]. Lebih spesifiknya, Irina yang mengalahkan [Uskup] dan satu [Pion], sedangkan Xenovia telah mengalahkan seorang [Ksatria] dan dua [Pion]. Mungkin alasan mengapa lawan mengirim bala bantuan karena Irina telah mengalahkan [Uskup] mereka. Irina telah menjelajahi wilayah yang telah ditugaskan, dan kebetulan menemukan beberapa Malaikat Jatuh yang sedang mencari [objek] di area tersebut. Dia mengalahkan [Uskup] yang unggul dalam pencarian, serta seorang [Pion] yang membantunya. Benar atau tidak kalau hasil ini mengakibatkan pukulan besar ke pihak lain masih belum jelas, tapi karena pihak lain mengirim bala bantuan ke sini, itu berarti—. Irina mendekati Xenovia dan berbisik


(Sepertinya mungkin ada [objek] didekatnya.)


(Bala bantuan menunjukkan kalau sesuatu yang besar sedang terjadi di sini ya.)


Memang, jumlah pemain dalam Rating Game terbatas. Ketika pertarungan di area yang luas seperti ini, jika situasi tidak berada di titik persimpangan yang kritis, maka itu sangat tidak mungkin kalau kekuatan tempur mereka difokuskan pada satu area. —Karena ini yang terjadi, itu jelas kalau ini adalah area yang sangat penting bagi mereka. Musuh sudah menghancurkan lima [objek], jadi kemenangan hampir dalam genggaman mereka. Sekarang, bahkan jika mereka harus membuat pengorbanan, mereka pasti punya [objek] lain. Bagaimanapun juga, aturan kali ini mengizinkan sebuah tim tapa harus mengalahkan sang [Raja]. Dengan cara ini, keberadaan sebuah [objek] sangat penting. Harus mendapatkan satu, dan memungkinkan seseorang untuk mengambilnya sangat merepotkan. —Apa mungkin ini adalah sebuah momen penting?


Irina tersenyum kecut saat dia menggunakan matanya untuk memberi isyarat ke Xenovia. Sepertinya Xenovia juga berencana untuk bertarung di sini. Pada saat sepertin ini, komunikasi dengan Xenovia hanya menggunakan kontak mata seperti yang mereka gunakan saat mereka masih duo menyebabkan keyakinan Irina bertambah. Kedua belah pihak melompat ke dalam tindakan pada waktu yang sama. Lawan begitu dominan karena menang jumlah. Dan setelah beberapa bentrokan, itu jelas kalau lawan jauh dari [Pion] yang biasa. Seorang wanita Malaikat Jatuh memegang pedang besar yang ditempa oleh cahaya di tangannya, dan berdasarkan ekcepatan serangannya, itu hampir terlihat kalau dia seperti seorang [Ksatria]. Pergerakannya juga agak terampil... bagaimanapun juga, mereka juga orang yang telah bertahan dalam banyak medan pertempuran, dan tidak akan mudah dikalahkan. Salah satu Malaikat Jatuh mundur dan mulai menembakkan panah dari cahaya sebagai pendukung, tapi Irina mengayunkan Hauteclere untuk melepaskan gelombang kejut. Mereka berurusan dengan yang paling menyusahkan terlebih dahulu. Meskipun Malaikat Jatuh pengguna busur menghindari gelombang kejut, dia dengan cepat ditebas oleh Xenovia yang telah memperkirakan posisi yang akan mereka hindari. Pada saat seperti ini, bahkan jika mereka tidak menggunakan kata-kata untuk berkomunikasi, Irina dan Xenovia mampu memahami proses pemikiran masing-masing, dan bisa segera mengejar. Segera setelah itu, Malaikat Jatuh pengguna busur diselimuti cahaya pengunduran diri, dan kemudian menghilang dari lapangan.


<<Dari tim [Lightning], satu [Pion] telah dikalahkan.>>


Pengumuman telah dibuat. Sepertinya salah satu dari mereka yang telah dikalahkan saat itu adalah salah satu [Pion]lawan. Ada dua orang yang tersisa.


Selama Xenovia dan aku berkombinasi, kita bisa melakukannya! Selama kita bisa mengalahkan dua pemain selanjutnya, kita akan bisa mencari [objek] yang mungkin ada di sekitar kita.


Ketika Irina berpikir tentang hal tersebut—. Awan badai muncul di atas Irina dan Xenovia, dan dari sana, sinar halilintari dengan sengit melompat keluar. Seiring dengan kedatangan guntur, seorang pria muncul—.


"Hmm, aku akan membantu juga."


Barakiel — Petinggi Malaikat Jatuh yang pernah disebut sebagai [Dewa Halilintar], dan sekarang sebagai wakil gubernur Grigori. Pria ini berdiri di depan Irina dan Xenovia. ...Dia lebih berpengalama dalam perjuangan hidup dan mati dibanding dua orang yang sekarang berkombinasi didepannya, dan jika seseorang itu harus terkena oleh halilintar pria ini, mereka tidak akan bisa melarikan diri tanpa cedera. Terutama untuk Iblis seperti Xenovia, cahaya adalah racun yang sangat beracun.


(Ise-kun, maafkan aku kalau aku kalah.)


Untuk saat ini, dia meminta maaf kepada pemimpin timnya di dalam hatinya. Tak perlu dikatakan, bahkan jika dia dikalahkan, dia akan melakukan segala sesuatu yang dia bisa sebelum dikalahkan. Kombinasi Irina dan Xenovia mulai menantang halilintar yang mengancam mereka. Halilintar yang Akeno dan Barakiel lepaskan sebagai teman mereka saat ini terlihat begitu dingin dan menakutkan—. Tapi apapun yang terjadi, dia — Hyoudou Issei pasti akan menentukan kemenangan di saat-saat terakhir, ini adalah kesimpulan yang Irina dan Xenovia tarik dari pengalaman masa lalu mereka.


(Jadi, darling. Gunakan itu... serangan sangat kuat yang tak tertandingi dan mustahil sehingga semua orang bisa melihat!)


Memang, meskipun dia ditakdirkan untuk menerima berbagai evaluasi, apakah itu pertarungan yang sebenarnya atau sebuah Rating Game, kekuatannya mampu untuk menjungkirbalikkan seluruh situasi—.



Part 7

"—Untuk jumlah segalanya, aku dan Irina saat ini bertarung melawan [Raja] pihak lain. Itu semua, dari Xenovia."


"—Seperti yang direncanakan, kita menghambat [Ratu] musuh, Armaros di sini."


Aku — Hyoudou Issei mendengarkan laporan status dari Xenovia dan Rossweisse; kedua belah pihak dalam pertarungan yang memanas.


<<Pertempuran berlanjut di berbagai tempat. Sejak awal game sampai sekarang, tim Hyoudou Issei-senshu memiliki keuntungan dalam hal bertarung, sedangkan tim [Lightning] memiliki keuntungan dalam jumlah [objek] yang telah dihancurkan. Jadi, akankah [Sekiryuutei Sang Api Kebenaran] memperoleh kemenangan yang sulit saat mereka melakukannya di pertandingan sebelumnya, atau mereka akan kalh sebagai akibat dari [objek] yang ditangkap dan dihancurkan!? Kemenangan tidak bisa diperoleh dengan mengandalkan kekuatan dan kekuasaan saja, sebab ini Rating Game!>>


...Sialan, penyiar ini sebenarnya mengatakan sesuatu yang konyol selama dia berkomentar! Namun, aku juga menyadari kalau situasi tidak optimal sekarang! Baru saja kali ini, Ravel akhirnya memberi sinyal.


"Ise-sama, sudah saatnya. Ini sudah cukup. —Tolong jalankan rencana yang telah disebutkan sebelumnya."


"—Oke, aku mengerti. Meskipun aku sedikit menyesal, ini adalah sesuatu yang sederhana yang bisa aku gunakan untuk membuat mereka mengerti."


"Ya, tolong tunjukkan mereka hasil dari jawaban yang sederhana dan jelas."


Aku mulai melaksanakan rencana yang telah diusulkan Ravel sebelumnya — aku mulai terbang menuju tengah lapangan. Melayang di atas lembah yang dalam, aku mulai melafalkan mantra.


"—Naga Merah Crimson yang tinggal di dalam diriku, terbangun dari dominasimu."

Sebuah cahaya crimson yang menyilaukan dipancarkan dari permata di sarung tangan bagian kananku.

[—Naga Surgawi Crimson yang aku miliki di dalam diriku, bangkit untuk menjadi Raja]

Suara Ophis menggema keluar dari permata—.

Permata di sarung tangan kiriku melepaskan aura hitam yang pekat.

"—Dewa Ketidakbatasan yang hitam pekat."

Aura crimson yang luar biasa menyelimuti seluruh tubuhku.

[—Dewa Impian yang agung]

Aura ketidakbatasan yang hitam pekat kemudian membungkusnya—.

"[—Menyaksikan keberadaan terlarang yang palsu kita akan menjadi yang melampaui batasan-batasan]"

Mantra ini sedikit berbeda dari sebelumnya. Perbedaannya terletak pada penambahan 'palsu'. Armor crimsonku kemudian diwarnai dengan pola hitam pekat. Kekuatan dari Dewa Naga telah sepenuhnya terwujud. Dan kemudian kita bersama-sama membacakan mantra terakhir bersama-sama—.

"[—Kita akan menari seperti cahaya di dalam neraka]"

“<<[D∞D!! D∞D D∞D!! D∞D D∞D D∞D!!!! D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D!!!!!! D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D!!!!!!!!]>>”

Semua permata bergema dengan suara yang mengatakan [D∞D!!] dan meresap melalui jiwa. Sebuah simbol ∞ muncul di semua permata!

"[<<Dragon ∞ Drive!!!!!!>>]"


Pendewaan Naga — bukan, itu sesuatu yang mirip dengan pendewaan Naga. Jika aku menggunakan Pendewaan Naga, keberadaanku sendiri akan segera runtuh. Jadi di dalam mantra, aku menambahkan sebuah 'pembatasan', dan meskipun hanya untuk sementara waktu, aku bisa memanfaatkan kekuatan yang luar biasa ini. Setlah transformasi, Ravel memberitahu semua anggota kami.


"Semuanya, Ise-sama telah mengalami Pendewaan Naga semu! Tolong bergerak sesuai dengan rencana yang telah diusulkan sebelumnya!"


Tidak ada banyak waktu yang tersisa! Jadi aku harus melakukan ini dengan cepat! Empat meriam besar muncul dari empat sayapku, dan aku mulai mempersiapkan ∞ Blaster! Aura dalam jumlah yang luar biasa besar dengan tenang berkumpul di moncong meriamku. Di mulai dari saat itu juga aku melonggarkan meriam, hitungan mundur untuk mempertahankan Pendewaan Naga semu akan di mulai! Totalnya sepuluh detik! Aku tidak akan menembaknya di mana saja, tapi sesuai dengan rencana — sebagian besar lapangan akan meledak!


“<<[D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D D∞D!!!!!!!!]>>”


Sebuah simbol [∞] muncul di semua permata di armorku, saat warna merah dan hitam berkelebat bergantian. Apa aku tidak bisa mengandalkan kekuatan murni saja? Apa aku tidak bisa memenangkan Rating Game dengan kekuatan murni saja? Mungkin itu bisa tetap terjadi. Jika aku hanya mengandalkan beberapa kekuatan dan kekuasaan setengah matang, orang-orang seperti kita yang masih belum berpengalaman dalam hal bermain game akan diolok-olok. Tapi—. Jika itu bukan beberapa kekuatan setengah matang, dan bukan beberapa kekuasaan setengah matang, maka apa yang terjadi? Apa yang akan mereka pikirkan ketika mereka melihat kekuatan mutlak yang kita peroleh melalui pertempuran yang sebenarnya!?


—Aku, kita, yang telah bekerja keras untuk mendapatkannya melalui satu tahun yang intens ini, jadi mari kita berikan mereka penampilan yang baik pada kekuatan yang telah kita peroleh!!


"Aku sudah menegaskan kalau semua rekan kita di dalam kisaran dampak telah mundur."


Ise Mode DxD
Setelah mendengar pesan Ravel, aku merasa senang!


"Tembaaaaaak!"


“<<[∞ Blaster!!!!!!]>>”


Aura dalam jumlah yang luar biasa besar dilepaskan empat moncong meriam! Aku mempertahankan posisi menembakku, mengambil setengah lingkaran saat aku berbalik, dan terus melepaskan aura yang melambangkan ketidak batasan dan aura crimson!


[V! IV! III! II!]


Sampai aku mencapai batas, aku terus membombardir lapangan dengan meriamku—.


[I! 0!]


Setelah hitungan mundur berakhir, aku juga melepaskan Pendewaan Naga semu, dan dikembalikan kembali ke armor crimsonku. ...Karena efek samping dari Pendewaan Naga semu, sebagian besar stamina dan energi setanku telah habis... tapi armor crimsonku belum dilepaskan.


—Baiklah, sekarang aku bisa terus bertarung! Setelah pemboman aura yang ampuh di akhiri, pemandangan yang muncul di depan mataku adalah — sebuah gurun tandus dan sepi tanpa gunung, lembah, sungai, atau pohon. Semuanya telah menghilang. Penyiar gemetaran saat dia berbicara.


<<Ooooohh! A-A-Apa yang baru saja terjadi! L-Lapangan sebenarnya! Lebih dari setengah dari lapangan sebenarnya telah dimusnahkan! Meriam Hyoudou Issei-senshu telah menghapus pemandangan lapangan! INI BENAR-BENAR KEKUATAN DI LUAR IMAJINASIIIIIII!>>


Pada saat yang sama, pengumuman untuk pemain lawan yang keluar dan penghancuran [objek] dibuat.


<<Dari tim [Lightning], satu [Benteng] dan satu [Peluncur] telah keluar.>>


<<Konfirmasi kalau tim [Sekiryuutei] telah menghancurkan empat [objek]. Mereka mendapatkan empat poin.>>


Ledakan meriam itu telah mengambil satu [Benteng] dan satu [Peluncur] dari pihak lawan! Itu adalah hasil yang baik! Jika mereka pemain yang sedang mencari [objek], maka bisa digambaran sebagai hasil yang lebih baik! Aku juga menghancurkan empat [objek]! Poin kami meningkat hampir seketika! Hal ini membuat kami memiliki lima poin! Karena kita terus menjaga satu lagi di pihak kita yang tidak kita hancurkan, itu akan menjadi kemenangan bagi kita selama kita bisa menemukan satu lagi!


Sekarang, aku akan menjalankan strategi kami. Meskipun Pendewaan Naga semu ku bisa memanfaatkan aura dalam jumlah yang luar biasa, itu memiliki batas waktu. Aku bisa mempertahankan transformasi selama tiga menit, tapi jika aku mengkonversinya untuk melakukan serangan atau beralih ke pertahanan, maka batas waktu transformasi akan berkurang. Sebuah ledakan meriam dengan kekuatan tembak maksimum — jika aku menggunakan ∞ Blaster, batas waktu akan berkurang lebih jauh. Dari saat pemboman di mulai, sepuluh detik hitungan mundur juga di mulai, dan setelah mencapai nol, Pendewaan Naga semu akan dipaksa diangkat. Ada juga masalah krusial setelah transformasi di angkat. —Stamina dan energi demonic ku habis. Selama pelatihan kami, karena gaya pertarungan yang berbeda yang telah digunakan, ada juga situasi di mana aku bahkan tidak mampu mempertahankan armor normalku. Sederhananya, Pendewaan Naga semu merupakan cara terakhir yang hanya bisa digunakan pada saat yang kritis, tapi itu juga cara serangan terkuat yang tim kami miliki. Berdasarkan alasan di atas, persiapan di buat untuk rencana ini pada awal Rating Game ini. Pertama-tama kami perlu untuk memastikan kalau aku akan bisa menggunakan Pendewaan Naga semu. Namun, itu benar-benar tidak bisa digunakan ketika melawan [Raja] pihak lain. Untuk alasan tersebut, itu karena kita tidak tahu sesuatu hal yang mungkin disembunyikan pihak lain, jadi trasnformasi dan mengisi sembarangan bisa menyebabkan seranganku diblokir, sehingga membuang cara menyerang yang penting. Itulah yang terjadi, itu diperlukan untuk menemukan waktu yang tepat untuk menggunakannya. Setelah Ravel mengkonfirmasi aturan dari [Object Break], grid peta telah dibuka pada awal game, dan rencana tersebut telah disampaikan kepada seluruh anggota tim—.


"Kita perlu menyelidiki [objek] yang ada di wilayah kita terlebih dahulu."


Ravel menggunakan pena untuk menandai peta. Lapangan kali ini setengahnya wilayah kami. Sebuah lingkaran merah telah digambarkan selanjutnya membagi dua wilayah kami. Itu adalah seperempat lapangan.


"Namun, itu tidak akan sangat efisien jika kita mencari setiap sudut wilayah kita. Selain itu, ada juga batas waktu, jadi kita hanya harus menargetkan satu area. Kita hanya perlu melakukan pencarian menyeluruh dari setengah wilayah kita. Tapi, itu akan menjadi buruk jika kita membiarkan pihak lain menemukan niat kita, jadi kita harus tetap menyebarkan seluruh anggota tim kita ke setiap wilayah kita. Dan kemudian, satu kelompok akan melakukan pencarian menyeluruh dari setengah wilayah kita."


"Tapi, apa yang akan kita lakukan tentang eksplorasi bagian lainnya dari wilayah kita ?"

Irina bertanya. Membatasi pencarian dari [objek] ke seperempat lapangan mungkin lebih mudah untuk menemukan mereka, tapi area lainnya akan ditinggalkan tanpa dijelajahi.


"Memang, jika itu yang terjadi, tidak mungkin bagi kita untuk menang. Mungkin lawan kita akan memimpin perolehan [objek] yang dihancurkan. Tapi begitu pertandingan mencapai fase pertengahan, kita akan langsung mengubah gaya kita."


Ravel tersenyum saat dia menjelaskan rencananya.


"Tim kita telah dievaluasi untuk tidak memiliki apa-apa selain kekuatan. Aku tidak berpikir ada yang salah dengan hal ini. Tentu saja, beberapa orang mengatakan harus ada strategi tingkat minimum. Orang-orang yang ingin menertawakan kita bisa menertawakan semua yang mereka inginkan. —Namun, jika mereka melihat seseorang secara signifikan ditekan oleh kekuatan yang sebenarnya, orang-orang yang tertawa pada kita pasti akan tutup mulut."


Ravel berkata kepadaku.


"Ise-sama memiliki kekuatan yang tak tertandingi yang bisa ditunjukkan dengan ledakan meriam energi yang sangat besar dengan Pendewaan Naga semu—. Satu serangan ini akan membuat semacam perubahan di pertandingan, dan mereka akan bisa melihat jika untuk diri mereka sendiri. —Jadi di pertandingan ini, harap menunggu hingga waktu yang tepat, dan kemudian hapus sebagian besar lapangan."


[—Apa!]


Rencana mengejutkan Ravel membuat semuanya tak bisa berkata-kata. Ravel kemudian melanjutkan untuk menambahkan beberapa poin. Pada awalnya, kita akan perlu melakukan pencarian menyeluruh dari setengah wilayah kita. Area untuk dieksplorasi adalah sisi timur kita. Yang bertanggung jawab untuk ini akan menjadi Xenovia dan Irina. Pada saat yang sama, untuk mencegah pihak lain menyadari hal ini, kita masih harus mengunjungi area lain agar terlihat seolah-olah kita sedang melakukan pencarian. Kita juga perlu untuk bergerak ke wilayah lawan. Tapi, ini semua hanya sandiwara. Tentu saja, akan lebih baik jika kita menemukan [objek], tapi itu bukan tujuannya saat ini. Setelah bentrok beberapa kali, dan ketika kedua belah pihak telah membuat beberapa keuntungan dalam menghancurkan [objek], itu akan menjadi giliranku untuk bersinar dengan Pendewaan Naga semu. Aku akan terbang ke pusat lapangan, dan area yang belum dijelajahi dari wilayah kita, juga setengah dari wilayah musuh kita — dengan kata lain, setengah vertikal dari seluruh lapangan akan menghilang oleh sapuan setengah lingkaran dengan ∞ Blaster. Aku akan menggambar lingkaran berlawanan arah jarum jam dari utara ke selatan, yang akan menghilangkan seluruh sisi barat. Karena lapangan memiliki penghalang yang kuat yang didirikan oleh otoritas turnamen, rencana seperti itu mungkin bisa dilaksanakan. Dan dengan cara ini, sebagian besar lapangan di wilayah kita yang tidak dijelajahi akan terhapus, sehingga [objek] yang tidak kita temukan secara alami akan dihancurkan olehku. Setelah ∞ Blaster berakhir, kita akan mendekati seperempat sisa lapangan yang belum kita jelajahi (seperempat wilayah musuh kita yang belum terkena bombardirku), dengan demikian bergerak ke tahap akhir. Itu benar-benar strategi yang berani dan ambisius! Meskipun itu pendekatan yang sepenuhnya memanfaatkan kekuatan kita...ide itu tampaknya begitu sempurna yang bahkan Xenovia tampak sedikit kebingungan. Ravel mengungkapkan senyum tenang.


"Taktik kecil yang sederhana benar-benar tidak berguna dalam menghadapi kekuatan yang sebenarnya, kita akan membakar teror ini ke mata para kontestan turnamen, serta semua orang yang menontonnya. Ada beberapa tim yang bersaing di turnamen ini yang mampu menyebabkan kerusakan sedemikian rupa, tapi ini adalah kekuatan yang bahkan makhluk kelas dewa tingkat yang lebih rendah tidak akan mampu mengatasinya dengan strategi ini. Ini adalah apa yang kita butuhkan untuk menunjukkan sekali lagi."


Dan kemudian, Ravel mengatakan ini kepadaku dengan cara yang sangat sederhana.


"Aku akan menggunakan taktik yang berbeda dengan Rias-sama dan Sona-sama beserta timnya untuk menunjukkan semua orang."




Setelah melihat deklarasi yang angkuh dari Ravel, aku tidak bisa membantu mengingat apa yang okaa-sannya katakan kepadaku.


—Sifat sejati Ravel adalah jalan supremasi.


...Menggunakan semua kekuatan dan pengetahuan kita di jalan menuju supremasi ya. Ini adalah bakat Ravel.... Jika Riser mampu memanfaatkan bakat Ravel — mungkin Rating Game itu mungkin mengakibatkan kekalahan sepihak bagi kita. ... ...Tekad yang tak tergoyahkan dan cara yang spektakuler dijalankan. Semua itu agar orang bisa mendadak menyadarinya. —Ravel adalah landasan tim ini. Dalam rangka untuk terus bertahan di turnamen ini, kekuatan Ravel sangat diperlukan. Dan pada saat yang sama, karena dia adalah inti dari tim ini, kesempatan menang kita akan langsung hancur jika dia diserang. ...Sepanjang pertandingan ini, mungkin ada orang yang menyadari kalau Ravel adalah inti tim kami. Dan, selama turnamen berlangsung, akan ada orang yang menargetkan Ravel daripada aku. ...Melalui turnamen ini, bakat-bakat yang tertidur dari setiap faksi akan muncul. Apakah ini salah satu aspek yang manajer — Beelzebub-sama dan Dewa Penghancur Shiva haraplan? Atau ini rencana awal Azazel-sensei dan Sirzech-sama? Jika itu yang terjadi, maka mungkin Ravel orang pertama yang masuk kategori ini. Penasihat sama yang di andalkan dan menjanjikan mengirim pesan lain.


"Jumlah [objek] yang pihak kita hancurkan menempatkan kita ke posisi penentuan. Kita hanya perlu satu lagi untuk menang. Ini adalah sesuatu yang pihak lain juga ketahui. Mereka tidak akan ragu-ragu lagi, dan mungkin akan mulai menyerang sambil mencari [objek] atau berusaha merebutnya dari kita. Sekarang adalah saat yang penting, semuanya!"


Baiklah! Dalam hal ini, Barakiel-san tidak akan punya pilihan selain menunjukkan dirinya!


Aku bertanya ke Ravel.


"Ravel, di mana Barakiel-san sekarang? Apa dia masih bertarung melawan Xenovia dan Irina?"


"—Hmm, jadi anda ingin memutuskan kemenangan? Aku mengerti, karena anda ingin memutuskan pemenang, lanjutkan."


Ravel menerima saranku! Karena pertandingan sudah berkembang ke tahap seperti itu, sangat layak bagiku untuk bertindak seperti ini sebagai [Raja]. Meskipun Armaros-san terjebak di sisi barat wilayah kita yang dalam jangkauan Blasterku, kita tidak mendengarkan pengumuman tentang keluarnya, dan jadi aku agak khawatir, tapi anggota timku akan berurusan dengannya.


"Ise-sama, bertindak sebagai [Raja] untuk mengalahkan [Raja] lain akan sangat meningkatkan moral, dan evaluasi dari semua orang pasti tidak akan rendah! Tolong tunjukkan kepada mereka apa jenis [Raja] dari gelar kebangsawanan Hyoudou Issei!"


"Tidak masalah!"


Seperti yang diharapkan dari gelar kebangsawananku! Dan manajerku! Aku kemudian terbang menuju lokasi di mana Xenovia dan Irina sedang bertarung melawan Barakiel-san! Mereka ada di sudut timur laut! Aku memusatkan kekuatanku ke dalam sayap naga ku, dan terbang ke arah sana dengan kecepatan tinggi! Meskipun Pendewaan Naga semu telah menghabiskan sebagian besar staminaku, aku masih bisa terus bertarung!


"Tunggu!"


"Kita telah menemukan Hyoudou Issei!"


Dalam perjalanan, beberapa anggota tim Barakiel-san berusaha untuk menghentikan langkahku—.


"Jangan menghalangin jalan tuanku!"


Orang yang menabrak Malaikat Jatuh dari sayap mereka adalah [Pion] ku, Bova! Bova meludahkan aliran api yang kuat yang tidak kalah dari chichi nya dalam intensitas, dan kemudian berdiri di depan Malaikat Jatuh untuk menghadang mereka! Bova tanpa rasa takut berkata.


"[Raja]! Tinggalkan ini padaku!"


"Baiklah, aku mengandalkan mu!"


Aku meninggalkan Bova, dan kemudian terbang menuju lokasi Barakiel-san tanpa ragu-ragu! Meskipun aku terengah-engah dengan suara 'Haa haa....' ...Aku tidak bisa berhenti di sini untuk beristirahat!


<<Dari tim [Lightning], satu [Pion] telah keluar.>>


Ya! Pembaharuan dari pihak kita! Sepertinya Bova sudah mengurus seorang lawan! Saat aku terbang dengan kecepatan tinggi di atas lapangan, aku segera bisa melihat gumpalan awan! Di situlah Xenovia dan Irina bertarung! Xenovia dan Irina sedang melawan Barakiel-san dan dua Malaikat Jatuh lainnya dalam pertempuran dua lawan tiga. Salah satu dari dua Malaikat Jatuh adalah seorang wanita yang menggunakan pedang besar yang ditempa dari cahaya, sementara yang lain adalah Malaikat Jatuh laki-laki yang memegang sebuah tombak cahaya.


"Ise! Kau datang!"


"Tentu saja, darling ku berpikir untuk memiliki konfrontasi di antara para pemimpin!"


Xenovia dan Irina keduanya menyambut kedatanganku. Omong-omong, bahkan jika mereka berdua melawan halilintarnya Barakiel, mereka berdua telah melakukannya dengan baik! Meskipun seragam mereka sudah compang camping, dan stamina mereka menipis, mereka berdua masih baik-baik saja dan hidup, dan bahkan menghindari serangan langsung dari halilintar.


"Aku akan meninggalkan dua lainnya untuk kalian berdua!"


Aku meninggalkan dua Malaikat Jatuh lainnya untuk Xenovia dan Irina, sementara aku terbang langsung menuju Barakiel-san!


"Barakiel-san! Mari kita selesaikan apa yang telah kita mulai!"


Aku mengubah lengan kananku ke dalam mode Solid Impact sambil menghindari halilintarnya Barakiel-san—.


[Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost!!!!!!]


[Solid Impact Booster!!!!]


Aku langsung mengirim Barakiel-san terbang ke udara! Tubuh Barakiel-san yang dipukuli telah lesu, tapi dia memantapkan dirinya sendiri dan bersiap untuk konfrontasi langsung.


"Sangat baik. Tapi, jangan lengah. Apa kau bisa memahami apa yang aku pikirkan?"


Dari sini, itu akan menjadi pertarungan jarak dekat di antara [Raja]! Pukulan dan tendanganku semuanya di arahkan ke wajah, bahu, dada, dan kaki Barakiel-san! Di sisi lain, pukulan dan tendanga yang dijiwai halilintar Barakiel-san juga di arahkan ke wajah, dada, dan kakiku! Serangan halilintarnya, kombinasi listrik dan cahaya, ditransmisikan kepadaku melalui armorku, dan karena cadangan stamina dan energi demonic ku lemah, aku tidak bisa menahan diri dari gemetar karena kerusakan yang melanda seluruh tubuhku! Dan di tengah-tengah pertukaran yang memanas dengan Barakiel-san, aku sangat merasakannya.


—Barakiel-san telah menarik dengan kuat dari bawahku ketika datang ke strategi. Seolah-olah dia mencoba untuk membimbingku. Seolah-olah orang ini bertindak di tempat Azazel-sensei. Bahkan kata-katanya saat itu sama. Dia sengaja mengatakan "Apa kau memahami apa yang aku pikirkan?" dalam rangka untuk memandu proses berpikirku. ...Dia mendorong pertumbuhanku melalui Rating Game ini. Setahun yang lalu — aku mati sekali karena Malaikat Jatuh. Dan pada tahun berikutnya — aku sudah tumbuh ke titik ini dengan tangan Malaikat Jauh. Dan justru karena itu, aku tahu aku harus membayar utang itu sekarang! Aku harus menanggapi harapan mereka! Barakiel-san, aku akan mengalahkan mu! Tapi sebelum itu, aku harus membayar untuk apa yang baru saja kau lakukan! Aku berhadapan langsung dengan Barakiel-san dan mengatakan.


"Aku...di malam hari, kadang-kadang tidur bersama dengan Akeno-san! Tertangkap di antara Rias dan Akeno-san saat aku tidur adalah yang terbaik!"


Seketika, Barakiel-san tampak terkejut dengan apa yang baru saja aku katakan! Pada awalnya dia malu, dan bingung, dan kemudian dia menjadi marah!


"... ... ...Kuh! K-Kau menggunakan trik itu!"


Seranganku dengan akurat mengenai Barakiel-san saat dia membiarkan pertahanannya menurun! Namun, nafasku sudah menjadi berat dan mengganggu! Staminaku sudah hampir mencapai batasnya juga! Tapi aku tidak peduli tentang hal itu dan terus berbicara!


"Juga, untuk sarapan, makan siang, dan makan malam, Akeno sering memasak untukku! Akeno-san juga membuat bento[7] untukku!"


Dengan menggabungkan seranganku dengan ledakan verbal ini, Barakiel-san secara bertahap jauh ke sebuah spiral di bawah! Gemetaran intensnya adalah bukti terbaik dari hal itu! Tapi, aku perlu untuk menyampaikan apa yang aku rasa tentang Akeno-san kepadanya dengan benar!


"Akeno-san selalu bertingkah sebagai yang lebih tua yang berdiri di depan kita sebagai seorang pemimpin, dia sebenarnya sama dengan gadis seusianya, tapi dia bisa terluka oleh hal-hal kecil, dan aku tahu bagaimana rapuhnya dia! Akeno-san mengkhawatirkan kami semua, terlepas dari apakah aku atau orang lain yang terluka, dia terus merasakan sakit di dalam hatinya, itu sesuatu yang sangat jelas!"


Akeno-san sebenarnya tidak lebih dari seorang gadis biasa! Meskipun dia biasanya bertingkah seperti seorang onee-san di sekolah, aku tahu kalau dia memiliki sisi seorang gadis karena kita hidup di bawah atap yang sama bersama-sama!


"Bagiku, tidak hanya dia seorang onee-san yang peduli, dia juga seorang gadis yang manis, serta seorang wanita yang bisa mengungkapkan senyum yang indah. Aku benar-benar yakin untuk hal itu!"


Tapi balasannya, Barakiel-san melebarkan matanya, ekspresinya menjadi lebih mengesankan, dan dia mengirimku terbang ke udara sekali lagi! Barakiel-san berteriak sambil percikan halilintar keluar dari seluruh tubuhnya!


"Bahkan jika kau mengatakan hal itu! Bahkan jika kau memahami Akeno! Kau — masih memilih Rias Gremory kan!?"


"—Apa!"


Ketika Barakiel-san mengatakan satu kalimat itu... tubuhku membeku. Barakiel-san menyerangku dengan tendangan melayang dan melanjutkan


"Kau memilih Rias Gremory! Semua orang juga memahaminya, dan setuju dengannya! Aku juga mendengar tentang janji masa depanmu dengan nya! Kau akan bersama-sama dengan Rias Gremory dari sekarang! Yah....yah! Bagaimana dengan Akeno!? Akeno.... siapa yang akan bersama-sama dengannya!? Hati putriku tertarik padamu, namun kau telah dibawa pergi oleh Rias Gremory, jadi apa yang akan putriku lakukan dari sekarang!?"


Tidak bisa berkata-kata, aku hanya bisa membiarkan diriku diserang oleh Barakiel-san secara sepihak. Matanya — meneteskan air mata.


"Akeno... dia tidak akan pernah menyalahkan Rias Gremory atau kau! Bagi Akeno, kalian berdua adalah orang-orang yang penting! Dari lubuk hatinya, dia tulus ingin membahagiakan kalian berdua! Tapi di mana kebahagiaan Akeno!? Siapa lagi yang bisa menjamin kebahagiaan putri ku!? Masa depan Akeno.... hanya akan dirusak oleh kesedihan! Karena itu yang terjadi...."


Barakiel-san meraih leherku — dan menangis.


"...Aku harus memisahkan kau dan Akeno dari awal. Selama dia menyukai orang lain, Akeno akan menjadi bahagia, kan? Kau... akan memberitahu Akeno tentang hal ini? Atau apakah kau memiliki cara lain untuk membuat Akeno bahagia...? Aku ayahnya... Putriku, Akeno, jatuh cinta dengan mu. Jadi, katakan padaku jawabanmu! Hyoudou Issei yang dicintai putriku! Bagaimana kau akan memperlakukan putriku!?"


Air mata dan pukulan Barakiel-san menembus tepat di wajahku. Helmku hancur, memperlihatkan wajahku dibawahnya... Barakiel-san juga menangis selama upacara kelulusan. Aku pikir saat dia menyaksikan upacara kelulusan, dia pasti telah mengingat masa lalu, dan juga membuat matanya menuju masa depan Akeno-san. Dan karena itu, dia khawatir tentang Akeno-san. Teriakan dari jiwa Barakiel-san dituangkan dalam pukulan itu, dan berdering melalui pikiran dan tubuhku... Kebahagiaan Akeno-san. Jatuh cinta denganku... aku sudah bersumpah pada masa depanku dengan Rias, jadi untuk Akeno-san... bagaimana dengannya? Mungkinkah saat Barakiel-san mengatakan, akan lebih baik jika Akeno-san menyukai orang lain....?


........


...Kenangan waktu yang dihabiskan bersama-sama dengan Akeno-san secara bertahap muncul di dalam pikiranku.

—...Bagaimana perasaanmu, Ise-ku, setelah mendengar hal itu? Kau membenci Malaikat Jatuh, kan? Mereka membunuhmu dan Asia-chan sekali, dan mencoba untuk menghancurkan kota ini sekali, tidak ada cara kau bisa menahan pikiran yang baik tentang mereka.


Pertama kalinya Akeno-san memberitahuku kebenaran mengenai dirinya sendiri didepan ku, dia telah siap menerima kalau aku akan membencinya, dan dia masih mengatakan semua hal itu. Tapi, aku — hanya tidak bisa menemukan alasan untuk membenci Akeno-san.


—Tidak hanya itu, aku memiliki darah Malaikat Jatuh di dalam diriku, kau tahu? Bisakah kau memaafkanku? Meskipun aku bereinkarnasi menjadi Iblis, fakta kalau aku memiliki darah Malaikat Jatuh tidak berubah. ...Aku mungkin mendekatimu ingin untuk dibenci, kau tahu? Tidak, itu pasti terjadi. Aku... jenis wanita yang paling buruk....


Tidak, Akeno-san...au wanita terbaik! Tidak hanya kau lembut, kau juga lebih rapuh daripada orang lain—


—Kaa-sama...! Aku...! Aku ingin melihat tou-sama lebih sering! Aku ingin tou-sama menepuk kepalaku lagi! Aku ingin bermain lebih banyak dengan tou-sama! Tou-sama... tou-sama dan kaa-sama...aku ingin hidup bersama-sama lagi dengan kita bertiga...!


Dia lebih kesepian daripada orang lain, dan mencari cinta daripada orang lain.


—Ufufu, itu ciuman Prancis pertamaku, aku rasa.


Dia benar-benar mengejutkanku. Tapi, ciuman pertam Akeno-san dengan ku, dan itu benar-benar membuatku merasa bangga.


—Dia benar, jika itu malaikat jatuh yang sama maka aku akan bisa membuat Ise-kun bahagia. Itu sebabnya silakan lebih percaya diri lagi. Jika kau tidak mengambil langkah lain dengan Rias, maka aku tidak bisa—


Ketika aku takut dengan bayangan Raynare, dan bahkan tidak berani berpikir melangkah lebih jauh dengan Rias, kau mengatakan hal-hal yang memotivasiku. Sekarang, bisa menikmati kebahagiaan dengan Rias juga berkat doronganmu saat itu, Akeno-san—


—...Ya. Ya, aku baik-baik saja sekarng. Aku akn hidup demi dirimu, Rias, dan semuanya. Aku akan lebih kuat dengan mu, Ise. Aku akan menyertai mu selamanya.


Aku juga menghargai Akeno-san, aku pasti tidak akan mati lagi, karena aku harus terus hidup dengan dirinya—.


—Ise, aku mencintaimu. Ufufu.


Aku juga—.


... ...Membuat Akeno-san menyukai orang lain? Memisahkannya...dariku...? Akeno-san... dan seorang pria lain selain diriku...


... ... ...


...Sesuatu seperti itu, bagaimana mungkin aku bisa membiarkan hal itu! Aku tidak akan membiarkan sesuatu seperti itu terjadi! Akeno-san dan aku...hati kita terhubung! Aku menyukai semua hal dari Akeno-san! Akeno-san selalu mengawasiku! Dia hanya milikku — Himejima Akeno! —Membiarkan beberapa bajingan lainnya membawanya pergi adalah sesuatu yang tidak bisa ku maafkan! Rambut hitam yang ramping Akeno-san, senyumannya, kelembutannya, sisi S nya, kepribadiannya yang membuatnya mudah sedih, bibirnya, oppai besarnya yang diberkahi, semuanya, semua hal darinya — aku ingin membuatnya menjadi milikku!


—Aku memutuskan!


Aku memutuskan! Aku menguatkan tekadku! Azazel-sensei, aku Hyoudou Issei yang bertekad untuk menjadi raja harem! Jadi, tidak peduli berapa banyak orangnya, selama ini aku...apakah mereka mengejar ku atau jika seorang wanita yang aku kejar — aku akan membuat mereka bahagia! Entah itu Rias, Asia, atau Akeno-san — aku pasti akan membuat mereka bahagia! Itubenar! Hyoudou Issei! Kau harus mengucapkannya! Kau harus mengatakannya! Aku perlu memastikan kalau media Dunia Bawah, dan bahkan seluruh fraksi mendengarnya! Aku berteriak dengan suara yang bergema di seluruh lapangan!


"Lalu, aku — mencintai Akeno-san!"


Dan aku melanjutkan!


"Barakiel-san, perkenankan aku untuk mengambil tanggung jawab...aku akan bertanggung jawab! Aku tidak akn memberikannya kepada orang lain! Aku akan... mengambil Akeno-san! Aku akan menghargai Himejima Akeno untuk sisa hidupku! Sama seperti aku telah membuat Rias bahagia, aku juga akan membuat Akeno bahagia! Mimpiku adalah menjadi Raja Harem! Wanita yang menyukaiku, dan wanita yang mencintaiku, aku akan membuat mereka semua bahagia tanpa meninggalkan satu orang pun!"


"—APA!!"


Barakiel-san terkejut! Ini adalah pengakuan dari hatiku! Ya, ak akan bertanggung jawab! Barakiel-san! Terimalah pendapatku!


"Aku berjanji untuk membuatnya bahagia! —Aku akan mengurus Himejima Akeno selama aku hidup! Akeno adalah milikku! Akeno, AKU MENCINTAIII MUUU!"


Aku berhadapan secara langsung dengan Barakiel yang tidak bisa berkata-kata!


[Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost!!!!!!]

[Solid Impact Booster!!!!]


Dengan satu serangan yang ditingkatkan sampai batasnya, aku benar-benar menerbangkan Barakiel-san! Gelombang kejut yang dihasilkan juga menghancurkan gunung kecil di depan ku. Perasaan adalah hal yang paling penting bagi Sacred Gear. Dengan kata lain, perasaanku untuk Akeno-san sangat kuat!


Ddraig dengan senang berkata


[Seperti biasa, selama itu terkait dengan keinginanmu, kekuatan Sacred Gear akn langsung meningkat. Seperti yang diharapkan darimu, kawan]


Ya, itulah yang aku pikirkan juga. Sampai saat ini, aku selalu bertarung dengan perasaan marah terhadap penjahat menggunakan Sacred Gear. Tapi ketiha berhadapan dengan musuh yang baik, aku menggunakan mimpi dan keinginanku! Sekarang, Akeno-san. Kau pasti telah mendengar teriakan ku melalui siaran, kan? Itu adalah apa yang akhirnya ku pahami, dan akhirnya menyadari, perasaanku untuk mu. Mendengar pengakuanku — teriakan jiwaku, Barakiel-san menangis pada saat yang sama saat dia dikalahkan.


"... ...Ah, bagaimana mungkin ini terjadi...! Bagaimana mungkin aku menangis pada saat seperti ini...! Azazel, dia akhirnya menetapkan jalannya — dia secara pribadi mengatakan dia ingin melangkah ke jalan seorang raja harem...!"


Karena serangan kuat ku, meskipun Barakiel-san bisa berdiri, dia gemetaran tanpa henti. Di sisi lai, Durandal dan Excalibur Xenovia melepaskanaura suci yang sangat kuat, yang mengalahkan pengguna pedang besar dari cahaya.


<<Dari tim [Lightning], satu [Ksatria] telah keluar.>>


Siaran mengumumkan kemenangan Xenovia. Sepertinya lawannya juga [Ksatria].


"...Menggunakn kekuatan destruktif bukan hanya hak istimewa [Raja]ku. Tapi, itu adalah pengakuan yang benar-benar baik, Ise!"


Itu benar, [Ksatria] ku, Xenovia! Irina juga dengan mudah menghindari serangan sengit dari tombak Malaikat Jatuh di udara. Gelombang kejut tombak menyebabkan udara bergetar, dan juga mebuat lubang di tanah. Di sisi lain, Irina menggunakan Hauteclere untuk melakukan serangkaian garis miring dengan kecepatan tinggi. Lawannya tidak mampu menghadapinya. Irina-san kemudian memperpanjang cambuk cahaa dari tangan kirinya dan dengan cerdik membungkus kaki lawannya. Dengan menarik cambuk, sikap lawannya dirusak. Ini adalah teknik energi cahaya ofensif khusus yang hanya bisa digunakan Irina, meskipun beberapa inspirasi di ambil dari [Excalibur Mimic]. Lawannya dipaksa berlutut, dan dia langsung ditebas oleh aura dalam jumlah besar yang Irina lepaskan dari Hauteclere.


"Amin!


"Guaaaaahh!"


Setelah menderita serangan dari aura suci Hauteclere, lawnnya akhirnya bersinar dalam terang dan keluar.


<<Dari tim [Lightning], satu [Pion] telah keluar.>>


"Fufu, sebenarnya, aku juga bisa menggunakan beberapa serangan mewah! Itu semua karena pengakuan darling yang membuatku menjadi sangat bersemangat tiba-tiba!"


Irina juga telah menangani lawannya! Dalam hal ini, aku juga harus menyelesaikan tugas akhirku sebagai [Raja]! Nah, Barakiel-san! Terimalah serangan terakhir ini! Meriam muncul keluar dari sayap nagaku, dan kemudian mengarah ke depan! Aura merah berkumpul di moncong meriam!


"Ini adalah! Perasaan ku yang sebenarnya, ke arah mu, dan ke arah Akeno-san!"


[Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost Boost!!!!!!]


[Fang Blast Booster!!!!]


“Crimson Blasteeerrrrrrrrrrrr!”


Aura merah besar dan cerah dilepaskan dari dua meriamku, dan mengarah menuju Barakiel-san—. Menahan aura merah, Barakiel-san tampaknya memiliki tampilan kelegaan.


"...Shuri, putri kita... telah menemukan seorang pria yang baik."


Hanya meninggalkan kata-kata ini, [Raja] dari tim [Lightning], Barakiel-san diliputi cahaya dan keluar—.


<<—Dari tim [Lightning], sang [Raja] telah keluar. Pemenangnya Tim [Sekiryuutei Sang Api Kebenaran]!>>


Setelah itu, pengumuman kalau pertandingan usai tiba—


Setelah pertandingan ini, pendapat dari para kritikus berubah. Suara-suara yang menunjukan kalau kami tidak akrab dengan strategi, dan kalau pengalaman kita tentang game dangkal tidak berubah, tapi ini ditambahkan pada akhir dari semua itu.


—Untuk mayoritas tim, mereka adalah teror yang sederhana dan jujur.



[1] –shi adalah tanda kehormatan formal yang digunakan ketika pembicara tidak akrab dengan orang yang mereka maksudkan.
[2] Kanji adalah Holy Grail of the Secluded World
[3] Kanji adalah Chief Mourner's Crucified Stand of Purple Flame.
[4] Ini adalah referensi untuk cerita pendek berjudul Woship ☆ Dragon-God-Girl from DX.2.
[5] –kyo adalah tanda kehormatan yang mirip dengan Sir. Dalam hal ini akan menjadi seperti Sir Gremory.
[6] –senshu adalah tanda kehormatan yang digunakan untuk merujuk kepada pemain atau kontestan.
[7] Bento: Bekal rumahan.Biasanya sebagai tanda cinta dan perhatian.


***


New Life



Part 1


Beberapa hari setelah mengalahkan tim Barakiel-san—


Sebuah perubahan kecil terjadi di meja makan Kediaman Hyoudou.


"Ini, ah—♪"


Duduk di sampingku (di sebelah kananku), Akeno-san mengunakan sumpit untuk menyuapiku tamagoyaki [1] dengan cara "Ah—". Setelah pertandingan melawan Barakiel-san berakhir, Akeno-san terus menerus menempel di sampingku. Aku memakan tamagoyaki yang disuapi Akeno. Mmm~ ini lembut, manis, dan benar-benar lezat!


"Apakan itu enak? A-na-ta ♪"


Akeno bertanya. Ketika dia mengatakannya seperti itu, hampir terdengar seolah-olah dia adalah istriku! Tidak, namun aku mengatakan kalau aku akan membuat Akeno-san bahagia, terlepas dari apakah itu sekarang atau masa depan. Dan duduk di sisi lainku (samping kiriku), Rias akhirnya meledak sangat cepat saat dia melihat hal ini.


"Kau benar-benar mengatakan a-na-ta, Akeno! M-Masih terlalu dini untuk hal itu!"


Akeno-san tersenyum lembut.


"Ara? Aku punya janji dengan Ise untuk masa depan kita. Jadi bukankah itu wajar bagiku memanggilnya seperti ini? Rias, Ise membuat janji yang sama denganmu pada hari upacara kelulusan. Tidak bisakah kau memanggilnya seperti itu?"


Rias menggembungkan pipinya dan segera menjawab


"M-Meski begitu, itu terlalu cepat! P-Pertama, kita harus mengadakan upacara pertunangan—"


"Sebuah hubungan yang mendalam sudah cukup ♪ Ufufu, aku sudah merasa begitu bahagia bahkan aku tidak tahu apa yang harus dilakukan."


Pada titik ini, Akeno-san hampir terlihat untuk menari di tempat, dan menjadi lebih ceria. Dan kemudian, Akeno-san mengeluarkan tantangan yang sangat erotis pada Rias.


"Rias, izinkan aku untuk mengatakan ini. Di masa depan, aku akan memiliki anak Ise sebelum dirimu. Bukan, aku pasti akan memilikinya. Ini yang bisa aku katakan dengan keyakinan. Ufufu."


A-Anakku! Apa yang kau katakan, Akeno-san! Aku bahkan tidak tahu bagaimana bereaksi terhadap hal ini! Air mata mulai menggenang di mata Rias saat dia mengatakan


"Itu sesuatu yang aku juga bisa bersumpah di masa depan!"


Dia cemberut, tapi dia juga sangat imut pada saat yang sam. Setelah menyaksikan ini dari samping, Xenovia, Asia, dan Irina juga mengatakan


"Dengar, Asia, Irina! Kita juga harus lebih dekat dengan Ise untuk membuatnya bertanggung jawab pada kita juga!"


"Aku tidak cukup mengerti, tapi aku tidak akan kalah dengan onee-sama ku!"


"Dengan kata lain, kita tidak bisa lagi hanya menonton dari samping!"


Kunou melihat situasi ini dengan ekspresi yang serius dan berkata


"Mmm! Jadi ini bagaimana sengitnya persaingan di dalam kediaman ini!"


Koneko-chan, Rossweisse-san dan Ravel ketiganya menghela napas, dan mereka dengan sungguh-sungguh berkata ke Kunou


"...Selamat datang di klub gadis-gadis neraka yang bersaing memperebutkan Ise-senpai."


"Neraka merupakan interpretasi yang aneh. Tapi ketika sesuatu menjadi intens, hubungan dari masing-masing anggota bisa sangat berubah bahkan dalam setengah hari."


"Kunou-san, ini akan menjadi sulit di sini, ok? Pertama-tama, iznkan aku memberitahumu tentang peringkat dan aturan—"



...Pagi-pagi, aku sudah dikelilingi ileh antuasiasme par gadis di rumahku. Aku rasa, untuk menjadi raja harem, aku harus terbiasa dengan hal-hal seperti ini. Kelompok Kiba (Kiba, Gasper, Tosca, Valerie) yang telah diundang untuk sarapan juga tetap di pinggir sebagai pengamat dan mereka hanya mengatakan


[Sepertinya itu cukup sulit]


Kiba membuat senyum kecut sambil berkata kepadaku


"Itu pasti sulit, Ise-kun."


"....Aku harap. Aku bahkan tidak tahu apa yang harus dilakukan sekarang."


Kemudian, Kiba mengubah topik dan bertanya padaku.


"Itu mengingatkan ku, setelah pertandingan berakhir, tampaknya kau dipanggil oleh Maou-sama, apa yang terjadi?"


"Ah, hanya masalah kecil."


Sama seperti kata Kiba, setelah pertandingan dengan Barakiel-san, aku sendiri di panggil oleh Beelzebub-sama. Aku pergi ke fasilitas penelitian pribadi Beelzebub-sama di wilayah Maou, dan kemudian Beelzebub-sama berkata kepadaku.


[Hyoudou Issei-kun, hanya sebentar tidak akan masalah. Aku memanggilmu karena ada sesuatu yang harus aku bicarakan dengan mu.]


Mengatakan hal itu, Beelzebub-sama mengunakan layar besar untuk menampilkan sebuah gambar. Aku tidak bisa membayangkan kalau itu sebenarnya—


<<Yo, Ise. Apakah sekarang musim semi di tempatmu? Pertempuran di sini dalam ayunan penuh.>>


A-A-A-A-A-A-A-A-A-A-APA INI! Orang yang ditampilkan adalah Azazel-sensei!  Selain itu, ini bukan rekamn, ini kebenaran, sebuah siaran langsung!


[Azazel-sensei!? Apa yang terjadi di sini!?]


Aku sangat gembira yang membuatku memegang layar saat aku berteriak! Aku begitu terkejut yang membuatku mencubit pipiku sendiri untuk memverifikasi kalau ini bukan mimpi. Sensei melemparkan tombak cahaya menuju suatu tempat sementara dia melanjutkan


<<Ini bukan sesuatu yang mengejutkan, ini hanyalah sebuah bentuk komunikasi antara penghalang isolasi.>>


[S-Sesuatu seperti ini sebenarnya bisa terjadi!?]


Aku berpikir kalau segera setelah mereka masuk ke sana, aku tidak akan pernah bisa melihat atau berbicara dengan mereka lagi, sehingga informasi ini benar-benar mengejutkanku! Sensei mengatakan


<<Tentu saja. Kita bisa menghubungi satu sama lain secara teratur, jika kita tidak bisa berkomunikasi tentang situasi dari pertempuran di sini, aku tidak akan bisa berbicara denganmu, kan? Juga, jika pasokan tidak dikirim ke kami, kami tidak akan mampu bertempur berlarut-larut.>>


Berpikir hati-hati tentang hal itu, itu masuk akal....Sensei masuk ke penghalang karena dia telah membuat berbagai jenis persiapan. Aku hanya tidak mengharapkan kalau penghalang isolasi dipersiapkan dengan baik. Beelzebubsama terus menjelaskan kepadaku.


[Satu-satunya hal yang tidak bisa keluar dari dalah adalah Sirzechs dan yang lainnya, serta Trihexa. Pertukaran informasi dan transfer barang memungkinkan. Hal ini sekarang rahasia, dan hanya sedikit orang yang menyadari hal itu.]


O-Oh begitu! Jadi itu benar-benar mungkin bagi mereka untuk menerima informasi. Omong-omong, itu benar-benar baik-baik saja untuk memberitahuku rahasia seperti itu....Azazel-sensei menghindari objek tertentu dan melanjutkan.


<<Menggunakan informasi pada Trihexa yang telah kita peroleh, itu mungkin bagi kalian bisa mengembangkan penanggulangan yang relevan, atu pendekatan, kan? Jika itu memungkinkan, mungkin ini bisa menjadi lebih kurang sepuluh ribu tahun.>>


Informasi itu terus menerus diperbarui dari dalam dan luar, dan itu bisa digunakan untuk mempersingkan pertempuran melawan Trihexa. Dengan cara itu, itu mungkin benar-benar memakan kurang dari sepuluh ribu tahun.


<<Ah! Apa! Dengan siapa kalian berbicara? Mungkinkah Sona-tan!?>>


Aku mendengar suara ceria yang sangat akrab! Serafall Leviathan-sama muncul di layar! Orang ini terlihat tidak berubah sangat banyak...Sensei mengatakan


<<Bukan, itu Ise. Sepertinya hal di sana telah sedikit diselesaikan, jadi itu sebabnya kita bisa berhubungan dengan mu.>>


Serafall-sama tampak menangis setelah dia mendengar hal itu.


<<Uuh, aku benar-benar ingin berbicara dengan Sona-tan segera! Aku! Aku akan tumbang karena kekurangan Sona-tan ku!>>


...Maaf, Sona-senpai tidak di sin....Memang, karena mantan kaichou sudah lulus, aku telah memutuskan untuk mengubah caraku memanggilnya ke 'senpai'.


<<Fufufu, Serafall. Sona tidak bisa mencari tahu tentang cara kita berkomunikasi. Bukankah kita semua telah memutuskan kalau hanya Ise-kun saja yang akan tahu tentang ini sekarang?>>


Dan kemudian terdengar suara nostalgia yang telah aku lewatkan — itu Sirzechs-sama! Meskipun, dia saat ini dalam bentuk kehancuran, daripada penampilan rambut merah biasanya.


[Sirzechs-sama!?]


<<Hei, Ise-kun. Apa kabarmu baik? Kau tumbang ketika kita berpisah, jadi aku mengkhawatirkanmu.>>


[A-Aku baik-baik saja! Sangat sehat!]


Ah, bisa melihat Sirzechs-sama menyebabkanku menangis! Mampu melihat sensei, Leviathan-sama, dan Sirzechs-sama juga saat ini, aku sudah...!


[A-Aku...Aku pikir aku tidak akan pernah melihat kalian lagi dalam hidupku dan aku tidak akan mampu untuk berbicara dengan kalian lagi....!]


Melihat air mata jantanku, sensei tampak gelisah.


<<Ah — jangan menangis sekarang, jangan menangis. Meskipun kita mungkin tidak bisa melihat satu sama lain secara langsung, setidaknya kadang-kadang kita bisa berbicara satu sama lain seperti ini.>>


Benarkah!? Itu benar-benar bagus untuk didengar... Ya, tapi sepertinya hanya aku yang tahu tentang rahasia ini, yang membuatnya agak sulit tahu kalau aku harus menjaga ini dari orang lain sementara hanya aku yang bisa melihat mereka... Saat aku mulai masuk ke pikiran seperti itu, Beelzebub-sama mengubah topiknya.


[Mantan Gubernur Azazel, Sirzechs, mari kita berbicara tentang topik sebelumnya.]


<<Hmm, terus bertarung sambil berbicara agak sedikit sulit, jadi aku akan membuatnya singkat.>>


Sirzechs-sama mengangguk, dan Azazel-sensei mulai menjelaskan.


<<Ise, sebelum kita menuju ke sini, ada diskusi di antara para VIP Tiga Fraksi. Lebih tepatnya, itu sebelum kau bergegas pergi ke Agreas untuk menyelamatkan orang tuamu kalau masalah ini sudah diputuskan.>>


Beelzebub-sama mengatakan kepadaku


[Aku akan mendirikan biro intelijen rahasia. Menggunakan contoh dari dunia manusia, akan mirip dengan CIA Amerika, atau MI6 Inggris.]


—Sebuah biro intelijen rahasia! Kedengarannya seperti pembentukkan sebuah organisasi yang luar biasa! Aku pikir itu tidak ada hubungannya denganku sampai Sirzechs-sama mengatakan


<—Aku berharap kalau kau bisa bergabung sebagai seorang perwira intelijen. Dari sini, akan ada lebih banyak orang yang bertindak untuk mengendalikan dunia. Hal ini diperlukan untuk melindungi masa depan, sehingga perlu untuk menghapus kejahatan ketika itu masih belum matang, itu sebabnya aku berharap kau akan bisa bergabung.>>


—Apa! Apakah ini nyata!? Aku akan menjadi seorang perwira intelijen dari biro intelijen rahasia ini!?


[...A-Aku akan menjadi seorang perwira intelijen!? Aku mungkin telah mengalahkan penjahat beberapa kali, namun...]


Azazel-sensei berkata kepadaku dengan nada serius


<<Ini adalah permintaan tidak hanya dri Sirzechs, tapi juga dariku.>>


Beelzebub-sama juga mengangguk.


[Di masa depan, akan ada lebih banyak kasus yang perlu ditangani dengan diam-diam. Itu sebabnya organisasi seperti ini diperlukan.]


Sirzechs-sama melanjutkan.


<<—Kami berencana menamai organisasinya [EXE][2].>>


[...[EXE]...[EXE] ya.]


...Dari [DxD] ke [EXE]—. Beelzebub-sama mengatakan


[Kau awalnya milik tim anti teroris [DxD], dan kau juga memiliki tubuh dari Great Red [DxD][3], dan pada saat yang sama kau juga disebut [DxD] [4]. Setelah 'D' -> adalah 'E', yang dalam nama organisasi [EXE] yang akan menjadi tempatmu. Apa kau tidak berpikir kalau ini adalah pilihan yang menentukan?]


...Inisial setelah 'D' di nama [DxD]ku [4] adalah 'E' — dan aku akan bergabung dengan [EXE]. Beelzebub-sama mengatakan


[...Pembentukan organisasi direncanakan selama dua hingga tiga tahun kedepan. Untuk saat ini, kita harus fokus pada rehabilitasi setelah perang dan pengelolaan turnamen internasional.]


Sirzechs-sama mengatakan sesuatu yang bahkan lebih mengejutkan.


<<Aku harap kau akan bisa berdiri di pusat organisasi di masa depan.>>


[Pusat!?]


Anda ingin aku menjadi pemimpin!? Tidak tidak, itu cukup keras hanya menjadi [Raja], tidak peduli bagaimana anda melihatnya, aku tidak cocok untuk bertindak sebagai pemimpin sebuah organisasi baru! Aku tidak memiliki kapasitas atu kemampuan untuk itu!


[Tidak mungkin! Seseorang seperti aku...]


Saat aku sedang berpikir untuk menolak langsung, Beelzebub-sama mulai mengevaluasiku.


[Sirzechs memiliki kekuatan transenden, dan Mantan Gubernur Azazel memiliki jaringan relasi yang luas, jika seseorang bisa menjadi kombinasi dari keduanya, itu kau.]


Sensei kemudian berkata


<<Untuk meletakkannya lebih sederhana, untuk menghadapi krisis yang akan timbul di masa depan, aku berharap kalau kau bisa membuat persiapan bagi mereka untuk menggantikanku.>>


[Persiapan?]


Sensei kemudian berkata


<<—Aku harap kau bisa mendukung dunia dari bayang-bayang seperti Vali, dan carilah eksistensi dengan kekuatan transenden. Paling tidak, kau harus membawa semua pengguna Longinus ke pihak kita.>>


[B-Bagaimana mungkin aku bisa mengambil alih peran sepenting itu! Aku mengabaikan politik, dan bahkan aku tidak mengerti keputusanku sendiri baik dan jahat!]


Aku tidak bisa menjadi seorang politisi seperti Sirzechs-sama atau Azazel-sensei. Jika melibatkan politik, dan jika aku harus mempertimbangkan aspek-aspek seperti apakah tindakanku pada dunia baik atau jahat, aku pikir kepala ku akan retak! Azazel-sensei melanjutkan


<<Aku tidak memberitahumu untuk melakukannya sekarang. Kau tidak akan melakukannya dengan baik kepada dirimu sendiri, dan kau akan belajar bersama-sama dengan tim mu, dan akau akan memiliki dukungan mereka di masa depan. Sebagai hasilnya, kau akan menjadi kekuatan pendorong di belakan [EXE].>>


Sirzechs-sama kemudian melanjutkan.


<<Kau masih muda. Ada banyak hal yang ingin kau lakukan. Ada juga banyak ambisi yang ingin kau capai. Namun, ancaman yang mendekat juga kenyataan yang sebenarnya...Ise-kun, di antara banyak mimpi yang kau pegang, apa kau juga bisa menambahkan melindungi dunia di dalam mimpimu juga?>>


Pada saat itu, aku tidak bisa datang dengan jawaban yang baik. Yang terbaik yang bisa aku lakukan adalah mengatakan


[Aku akan berpikir tentang hal ini.]


Bagaimanapun juga, ini bukan jenis pertanyaan yang bisa dengan mudah aku jawab. Sensei dan yang lainnya mengatakan kalau mereka akan memberikanku waktu untuk mempertimbangkan sebelum pembentukan organisasi.....Aku....perlu menjadi transenden seprti Sirzechs-sama,dan seseorang seperti Azazel-sensei yang memiliki jaringan dan akal yang luas...?


......


Aku tidak bisa melakukannya sekarang. Kekuatan dan kemampuanku kurang. Namun—. Aku masih memiliki sepuluh ribu tahun hidup untuk pergi. Sejak itu yang terjadi, jika aku bekerja pada sesuatu sedikit demi sedikit di mulai dari sekarang... di masa depan, aku akanbisa... Sementara mendung memenuhi pikiranku, kontes para gadis di sampingku di intensifkan lebih jauh.


"Ya ampun! Akeno, aku tidak akan memaafkanmu jika kau mengambil 'pengalaman pertama' pacarku!"


"Yah, maka aku akan mendedikasikan segala macam dari 'pengalaman pertama' untuk kekasihku Ise."


"Jika itu yang terjadi, maka aku akan memastikan kalau aku menikmati 'pengalaman pertama' ku lebih banyak lagi!"


Rias dan Akeno-san berbalik dan bertanya pada saat yang sama.


""Ise, siapa menurutmu yang lebih baik!?""


......


...Bahkan jika itu giliranku untuk menjawab, aku bermasalah pada apa yang harus di katakan.


"Y-Yah, keduanya."


—Bahkan meskipun aku berani menjawab seperti itu


""Siapa yang mulai pertama!?""


—Di tanya seperti itu, aku langsung tercengang! Berdiri di samping, tou-san dan kaa-san tersenyum saat mereka menyaksikan kita—.


"Kaa-san, ini masa muda bukan?"


"Ini memang masa muda, bukan?"


Mereka sepertinya menikmatinya. Dan kemudian, pada akhir percakapan kami, Azazel-sensei mengatakan.


<<Ise, apa kau telah menjadi Iblis kelas tinggi?>>


[Ya, semua berkat perawatan sensei. ...Namun, masih ada beberapa kali ketika aku merasa tidak berpengalaman...]


Meskipun suasana hatiku gelisah, sensei memberiku acungan jempol dan tersenyum saat dia berkata


<<—Jika oppai muncul di depan matamu, jangan memikirkan hal lain. Kau telah memulai perjalanan menjadi raja harem. Hal-hal yang sulit adalah hal-hal yang sulit, oppai adalah oppai. Jangan mencampurkan mereka bersama-sama, berpikir tentang mereka secara terpisah. Itulah yang aku pikir merupakan 'Oppai Dragon'.>>


Hal-hal yang sulit adalah hal-hal yang sulit, dan oppai ya oppai. Jangan mencampurkan mereka bersama-sam, pikirkan mereka secara terpisah. ...Mungkin di alam bawah sadarku, aku tidak pernah memisahkan masalah yang sulit dari oppai! Di samping sensei, setelah mendengar apa yang dia katakan, Sirzechs-sama juga mengatakan dengan nada yang berani.


<<Itu benar. Itu mungkin yang terjadi. —Ise-kun, aku tidak terganggu ketika aku meraba-raba oppai Grayfia. Sesederhana itulah situasinya.>>


Bahkan Sirzechs-sama (dalam bentuk kehancurannya) mengatakan hal seperti itu! ...Bahkan Maou-sama yang agung juga menganggap politik untuk terpisah dari oppai! Tidak ada keraguan tentang hal itu sekarang! Di akhir pembicaraan, Azazel-sensei berteriak


<<Ise! Mimpi, cinta, bertarung, oppai, semua ini adalah bagian dari masa muda! Meraba-raba oppai ketika kau merasa bermasalah! Pada akhirnya, kau akan menjadi seorang raja harem! Aku percaya padamu! Lakukan yang terbaik!>>


Baiklah! Sensei! Aku akan membawa mimpi dan ambisiku, dan karena aku berjuang melalui mereka, aku akan meraba-raba oppai! Aku akan berusaha menjadi raja harem! Itu benar, masa mudaku baru saja di mulai sekarang—.



Part 2


Malam hari dua hari setelah itu—


Para anggota ORC lama dan baru berkumpul di ruang tamu. Semuanya sedang menonton televisi dengan penuh perhatian. Televisi menunjukkan program khusus dari Dunia Bawah tentang turnamen internasional. Kamera komite operasi dan berbagai fraksi semuanya berkumpul di tempat yang luas. Hari ini, bagian selanjutnya dari jadwal turnamen akan diumumkan. Timku sudah terdaftar kemarin. Seprtinya jadwal untuk semua tim yang telah di daftarkan memarin akan diumumkan malam ini, sekaligus. Karena kita mengadakan pertemuan strateg kami selama pengumuman sebelumnya, kami tidak bisa melihat siaran langsung, tapi kami akan memperhatikan hal itu saat ini.


Berbagai kombinasi muncul di layar. Dengan 'VS' di tengahnya, tim di sisi kiri dan kana akan diputuskan secar acak, dan kominasinya kemudian akan ditentukan. Banyak nama-nama tim yang ditampilkan cukup cepat. Ada lebih banyak dari yang aku duga. Setiap kombinasi diumumkan satu demi satu. Karena ini adalah kombinasi untuk pertarungan berikutnya, pertandingan kami berikutnya dan satu setelah itu akan diumumkan...sejauh ini, tidak ada lawan yang terkenal. Namun, kita tidak bisa gegabah! Kita tidak mungkin memprediksi apa yang akan terungkap sesuai dengan perangkat peraturan yang berbeda. Ada juga isu kompabilitas antar tim. Setiap pertandingan merupakan pengalaman yang memiliki sesuatu yang harus dipelajari. Kombinasi pertandingan terus ditampilkan. Tiba-tiba, dua kombinasi menarik perhatian semua orang. Kamera juga menempatkan pada keduanya. Penyiar di tempat tersebut mengumumkan dua kombinasi tim yang tak terduga ini dengan suara keras


<<Bagaimana tak terduga! Kombinasi tersebut sebenarnya telah muncul di panggung ini! Sepertinya pertandingan ini akan menjadi satu satunya yang akan mendapatkan perhatian dari setiap tim!>>


Aku tidak bisa membantu namun menahan napas saat aku melihat dua kombinasi, dan aku tidak bisa menekan dorongan mengalir dari dalam tubuhku.


"—Kuh. ... Jadi itu tiba..."


Layar televisi dibagi menjadi atas dan bawah, menunjukkan kedua kombinasi pada saat yang sama.


[Imperial Purpure][5] Tim Sairaorg Bael (Iblis Dunia Bawah) VS [Tombak Kaisar Surgawi] Tim Cao Cao (Gunung Meru)


[Sekiryuutei of Blazing Truth] Tim Hyoudou Issei (Iblis Dunia Bawah) VS [Joker Surga] Tim Dulio Gesualdo (Surga)


Begitu kombinasi diumumkan, sorak-sorai gemuruh meletus dari penonton di tempat tersebut. Mengingat kalau mereka telah melihat sesuatu seperti ini, itu wajar!


—Pertarungan antara Sairaorg, perwujudan dari kekuatan dan Cao Cao, jenius teknik!


—Sama untuk diriku sendiri... Aku kan bertarung melawan Dulio, kartu truf Surga!


Ini adalah Turnamen Rating Game Internasional...! Ini adalah festival pertarungan yang diimpikan yang aku ikuti...! Ravel juga berdiri terkejut.


"—Ini benar-benar muncul begitu awal, tim Iblis muda yang paling populer bersaing dengan tim-tim perwakilan dari Surga dan Gunung Meru...!"


Rias tidak bisa menahan kegembiraan sendiri dan berkata sambil gemetar


"...Hal ini sangat menarik. Meskipun aku tidak ada di sana secara pribadi, aku tidak bisa tidak gemetar gembira setelah melihat kombinasi ini!"


...Ya, apa yang Rias katakan benar. Kombinasi tersebut telah di buat di babak penyisihan! Aku mati-matian menahan kegembiraan yang naik di dalam diriku. —Namun, kejutan malam itu belum berakhir. Kaa-san berjalan dari pintu masuk dan berkata


"Ise, ada seseirang yang ingin bertemu denganmu?"


Orang yang dibimbing ke ruang tamu oleh Kaa-san memiliki sosok ramping dan wajah mereka dikaburkan oleh tudung. Tamu yang melepas tudung mereka dan menampakkan wajah mereka. Orang yang muncul adalah vampir yang telah aku temui sebelumnya—.


"—Elmenhilde!"


Aku berseru kaget saat aku berdiri. Elmenhilde membungkuk, dan kemudian menyambut kami.


"Selamat malam semuanya. Aku melihat pertandingan. Jadi ada satu hal yang ingin aku minta."


Setelah mengatakan itu, dia mendekatiku sementara mata merahnya tetap terkunci kepadaku. Elmenhilde tanpa keraguan bertanya kepadaku


"—Hyoudou Issei-sama, apa anda bisa memasukkanku kedalam tim anda?"


Kata-katanya begitu mencengangkan membuat ku sejenak melupakan pertandingan turnamen. —Memang, festival terbesar dari kehidupan SMA ku baru saja di mulai



[1] Tamagoyaki: Sebuah omelet Jepang, dibuat dengan menggulung bersama-sama beberapa lapisan telur yang di masak.
[2] Di ucapkan seperti Eguze, seperti program executable Windows. Ketika EXE ditampikan (x huruf kecil), itu diucapkan sebagai Eee Eee
[3] DxD: Dragon of Dragon
[4] DxD: Diabolos Dragon
[5] Kanji berbunyi sebagai Raja Singa Emas Ungu


***


Kata Penutup

Artikel Terkait

Previous
Next Post »