Highschool DxD Vol 20 - Life 1 (Spoiler)

10:31:00 PM
Life 1 Konsultasi Karir yang Menggangu (Summary)

credit : jopjopjop


Setelah beberapa hari. Meskipun cuaca sedang cerah, hati Issei suram.

Dia tidak bisa tidur karena dia berpikir tentang keselamatan Ravel. Para anggota yang lain juga merasakan hal yang sama dan suasana di meja makan agak gelap.

Selama makan, ibu Issei mengingatkan mereka bahwa besok akan ada pertemuan orang tua-guru. Dia berkata bahwa mereka akan datang untuk Issei dan Asia. Dia juga bertanya, siapa yang ingin dengan mereka.

Xenovia berkata bahwa dia tidak berharap Griselda akan datang karena dia sibuk. Irina juga sama bahwa orang tuanya di Inggris.

Ketika Koneko meminta Xenovia untuk datang menggantikannya, Kuroka muncul sambil berkata bahwa ia tentu saja akan hadir untuk adiknya. Dia berkata bahwa dia akan merayu guru dan meminta untuk mengurus Koneko.

Koneko segera berkata bahwa gurunya adalah wanita yang dijawab Kuroka bahwa itu masalah.

Rias membungkus pembicaraan dengan mengatakan konsultasi karir penting untuk menentukan apa yang mereka ingin lakukan di masa depan.

Sementara memikirkan konsultasi karir, Issei sekali lagi mengingat keselamatan Ravel. Dia tidak bisa melakukan sesuatu tapi mempercayai Sirzechs dan Azazel, seperti apa yang Rias katakan.



Keesokan paginya, sebelum Issei keluar pintu untuk pergi ke sekolah, Kuroka mendekatinya menanyakan apakah dia cemas tentang status "burung-chan"

Issei mengiyakan bahwa ia memang khawatir tentang Ravel dan dia ingin mencarinya sekarang dia interupsi Kuroka yang mengatakan bukankah Azazel mengatakan kalau dia percaya kalu Ravel aman? Jadi, dia hanya perlu juga percaya sama mantan GubJen.

Setelah mereka mengobrol, Le Fay muncul dan kemudian berkata ke Kuroka bahwa dia siap.

Kuroka kemudian berkata ke Issei bahwa dia dan Le Fay juga akan mencari "Burung-chan" karena dia juga prihatin. Dia juga menambahkan bahwa Issei harus fokus pada konsultasi karir atau dia akan diteriakkan Ravel.




Hari berikutnya setelah sekolah--

Konsultasi karir -- pertemuan orangtua-guru. Dijadwalkan kalau siswa akan menunggu giliran mereka. Siswa dapat melakukan apa yang mereka mau sampai waktu yang ditentukan.  Kelompok Gremory memutuskan bahwa mereka akan menunggu di ruang klub. Rias dan Akeno yang sudah lulus tidak dahir di dalam ruangan dan sedang berusaha mencari informasi mengenai Ravel.


Orang pertama yang muncul adalah ayah Irina - Shidou Touji datang jauh-jauh dari Inggris.

Irina terkejut atas kedatangan ayahnya. Touji mengatakan bahwa dia pasti akan datang ke Jepang karena merupakan konsultasi karir putrinya. Irina marah karena dia pikir Touji memprioritaskan dirnya dibanding pekerjaannya dan mungkin membuat Michael marah. Touji menjawab tidak perlu khawatir. Dia awalnya menghadiri tugas di Jepang dan mengambil kesempatan ini untuk melihat malaikatnya.

Touji kemudian berjalan ke Issei dan berbisik kepadanya menanyakan apa mereka sudah melakukan "ITU". Issei kesulitan tentang bagaimana untuk bereaksi dan mengingat semua hal tentang Irina dan Xenovia yang membuatnya masuk "ruang ajaib". Touji kemudian berkata bahwa dia mengharapkan cucu.


Orang berikutnya yang datang adalah Griselda Quarta. Xenovia tampak terguncang dari penampilan "kakaknya". Xenovia mengatakan tidak perlu baginya untuk datang karena dia asal memutuskan masa depannya. Griselda menjawab bahwa itu masalah bila dia hanya "asal memutuskan". Griselda kemudian melanjutkan ceramahnya ke Xenovia.


Selama Griselda menceramahi Xenovia, Issei bertanya ke Kiba dan Gasper siapa yang akan datang untuk mereka. Kiba menjawab bahwa mereka adalah pembantu Keluarga Gremory. Sama juga untuk Gasper.

Issei juga bertanya tentang Tosca. Kiba mengatakan bahwa berkat Asia, Xenovia, dan Irina, dia kerasan tinggal di Jepang. Dia juga berteman dengan Kiryuu dan Valerie.

Pada saat itu, orang tua Issei memasuki ruangan dan sudah waktunya untuk pertemuan.


***


Wawancara Asia selesai pertama dan sekarang giliran Issei. Dia berada di dalam sebuah ruangan dengan ibunya dan seorang guru.

Sudah lima menit dari awal pertemuan, mereka akhirnya sampai pada subjek karir siswa.

Guru bertanya apakah Issei ingin melanjutkan ke perguruan tinggi yang dijawab iya sama Issei. Dalam hal ini, Asia, Xenovia, Irina, Kiba (+Kiryuu, Motohama, Matsuda) memiliki pendapat yang sama dan ingin ke universitas yang sama. Termasuk Rias dan Akeno, semua orang ingin bersama-sama sekali lagi setelah dua tahun.  Dia juga berpikir mungkin tidak buruk untuk membuat "Lingkaran Klub Penelitian Gaib" du universitas.

Meskipun masuknya membutuhkan nilai yang tinggi, itu pasti baik-baik saja.

Ketika guru bertanya apa dia telah berkonsultasi dengan ibunya, ibunya berkata tidak.

Issei kemudian berkata bahwa ayah Rias memiliki sebuat perusahaan dan setelah lulus dia ingin bekerja di situ.

Setelah mendengar nama Gremory, guru memiliki tampilan menarik karena Rias Gremory dianggap sebagai bintang sekolah dan mengingatkannya kalau Issei juga bagian dari ORC yang Rias juga anggotanya.  Dia juga ingat bahwa Asia Argento dan gadis-gadis lain juga tinggal di rumahnya.

Ibu Issei juga melanjutkan bahwa mereka tentu saja tinggal dengannya dan Gremory (ayah dan kakak Rias) sering mengunjungi rumah mereka yang dibangun kembali sebagai bagian dari bisnis mereka.

Guru terus bertanya seperti "Akankah perusahaan Gremory setuju untuk menerimanya?" yang dijawab Issei dengan wajar. Issei tidak menambahkan bahwa dia akan diterima karena Rias adalah tuannya dan dia bahkan memiliki wilayah yang diberikan padanya selama liburan musim panas.

Ibunya terus berkata tentang semua perusahaan Gremory, seperti bisnis travel, hotel di Kyoto, Tokyo, dan Osaka.

Issei terkejut melihat semua rincian yang ibunya ketahui tentan bisnis Gremory. Ibunya bertanya apakah dia ingat selama kunjungan kelas dan mereka berbicara dengan ayah dan kakaknya Rias. Ibunya mengatakan bahwa pada waktu itu, mereka diberi penjelasan oleh Tuan Gremory yang mengatakan bahwa mereka ingin menjadi wali dari anaknya.

Setelah itu, dia mengangguk sekali dan berkata ke guru dan ibunya tentang mimpinya.

Dia mengatakan bahwa setekah lulus, dia berniat untuk bekerja di perusahaan ayahnya Rias tapi di masa depan, dia berniat membuat perusahaannya sendiri terpisah dari bisnis Gremory.

Ini adalah bagian dari mimpinya untuk independen dari Rias. Memiliki gelar bangsawannya sendiri, berpartisipasi di rating game dan semacamnya.

Issei mengatakan bahwa dia ingin membangun perusahaan itu di kota ini.

Ibunya benar-benar terkejut atas apa yang Issei katakan. Guru memuji Issei yang memiliki reputasi atas hubungan yang baik dengan siswa pindahan dari luar negeri terutama Asia Argento, Shidou Irina, dan Xenovia Quarta.

Karena Issei selalu menjadi target komentar negatif, pujian membuatnya terasa baik. Baru-baru ini, bahkan para gadis mengubah perspektif mereka terhadapnya karena Kiba juga memberikan kata-kata baik untuknya.

Meskipun guru memujinya, dia juga diberi keluhan dari siswa perempuan tentangnya. Issei dan ibunya meminta maaf untuk itu.



Selama makan malam dihari itu--

Ayah Issei sedang minum minuman keras dengan bahagia. Dia benar-benar senang setelah mendengar dari istrinya tentang mimpi Issei. Bahkan ibu Issei bergabung dan mereka berdua menangis bahagia.

Rias duduk di sampingnya dan bertanya mengapa dia tidak berbicara dengan orang tuanya tentang masa depannya.

Tahun lalu, tujuannya samar seperti "untuk sekarang, mari ke perguruan tinggi" dan itu adalah hal terakhir yang mereka ketahui tentang apa yang akan dia lakukan di masa depan.

Rose terlihat serius setelah dia mendengar percakapan mereka. Rose berkata bahwa itu tidak baik. Dia harus berbicara dengan orang tuanya tentang masa depannya dengan baik karena kesalahpahaman mungkin muncul jika mereka tidak membicarakan tentang hal itu. Rose mengatakan bahkan jika itu Issei, itu akan menimbulkan masalah di masa depan.

Issei tidak bisa membantah kata-kata Rose dan berpikir setelah dia bereinkarnasi menjadi iblis, dia sedikit mengabaikan keluarganya.

Xenovia terkesan dengan kata-kata Rose dan mengatakan bahwa dia memang seorang guru dari Akademi Kuoh.

Rose tersipu atas pujian yang datang dari Xenovia. Dia berdehem setelahnya dan mengatakan bahwa sebagian besar lulusan dari Akademi Kuoh diberi tawaran pekerjaan dari kelomok bisnis Gremory. Tentu saja, ada juga penawaran dari Shitori.

Setelah mendengar itu, ayah Issei menangis berterima kasih ke Rias dengan menurunkan kepalanya karena bukan hanya masa depan Issei yang aman tapi Asia juga. Dia juga berulang kali mengucapkan terima kasih ke keluarga Gremory.

Issei berpikir bahwa dia tidak berbicara dengan orang tuanya tentang masa depannya, takut mendengar itu untuk waktu yang lama memberikan dampak yang besar ke mereka, yang mengakibatkan tindakan mereka saat ini. Dia mengingatkan dirinya sendiri untuk secara teratur melaporkan kepada mereka mulai dari sekarang.


***


Setelah makan malam dan masih tidak ada berita tentang Ravel, Issei mandi dan pergi ke lantai 2. Dia melihat kardus besar di lorong. Dia rasa Gasper ada di dalam dan kenapa dia bersembunyi di kardus dekat kamarnya.

Sambil berpikir, dia membuka kardus dan disambut dengan sepasang mata merah dan rambut pirang. Itu Valerie.


Issei meneriakkan nama Valerie dan suaranya terdengar di sepanjang lorong. Valerie berada di dalam kotak kardus yang secara kebetulan ditempatkan di lorong dan tindakannya ini adalah sesuatu yang Gasper paling mungkin lakukan. Issei terkejut bahwa Valerie akan melakukan hal ini juga.


Valerie menjawab "Ya, itu aku." Dan keluar dari kotak.

Karena pecahan dari Holy Grail diberikan kepada mereka oleh Gereja setelah peristiwa kudeta pengusir setan, Azazel mampu untuk membuat itu menjadi liontin dan ditempatkan di leher Valerie. Pecahan itu bertindak sebagai pengganti Sephirot Graal yang hilang dan membangunkan kesadarannya.

Meskipun begitu, gerakannya masih terbatas karena pecahan dari Holy Grail dapat mempengaruhi lingkungan sekitar dan dia dibatasi hanya ke Rumah Hyoudou dan apartemen Kiba. Dia biasanya datang ke rumah Issei tapi Issei tidak pernah berharap untuk menemukannya dalam sebuah kotak.

Issei bertanya mengapa dia berada di dalam kotak. Dia menjawab bahwa dia meniru Gasper. Dia menyadari bahwa masuk ke dalam kotak membuat Gasper tenang, jadi dia mengikutinya.

Issei kemudian bertanya apa yang terjadi.

Valerie mengatakan bahwa berkat lingkaran sihir, dia bisa datang ke rumah ini kapan saja dia inginkan. Kali ini, dia dengan Gasper. Dia mengatakan bahwa Gasper membantu Koneko membuat catatan untuk anak bernama Ravel. Dia tidak ingin mengganggu mereka jadi dia memutuskan untuk menjelajahi rumah.

Dia kemudian mengarahkan matanya ke arah yang berbeda dan bingung. Dia mengatakan bahwa itu aneh dia tidak bisa mendengar suara "semua orang".

"Semua orang" ini merupakan efek samping dari penggunaan Holy Grail yang berlebihan. Mampu berbicara dengan makhluk yang orang lain tidak bisa.  Valerie sudah dalan kondisi kritis untuk berkecimpung terlalu lama dengan konsep kehidupan.

Sekarang, dilarang baginya untuk menggunakan Sacred Gear. Karena itu dan juga potongan dari Holy Grail asli tergantung di lehernya, pikirannya lebih jelas daripada ketika Issei bertemu dengannya di wilayah Vampir.

Ketika Issei bertanya apakah ada sesuatu yang Valerie butuhkan, Valerie menjawab bahwa sementara tidak ada. Selama Gasper dengannya, dia tidak kesepian lagi. Dia juga mengatakan bahwa itu menyenangkan karena dia juga dengan semua orang (bukan hantu tetapi Issei dan lainnya)

Ketika Valerie mengatakan itu, Issei teringat tentan peristiwa yang terjadi di wilayah vampir. Jika semua orang bisa hidup dengan damai, itu sudah cukup. Dengan itu, Ravel muncul dipikirannya dan membuatnya merasa kesepian.

Valerie membaca pikiran Issei dan mengatakan "Ravel Phenex-san". Dia menatap langit-langit kemudian berkata "Ravel dan kakaknya Riser, mungkin, masih hidup. Kau akan bertemu dengannya segera."

Sementara Valerie menatap langit-langit, Issei merasakan sesuatu. Dia bertanya kenapa Valerie berpikir begitu. Valerie menjawab dia tidak bisa memasukkannya ke dalam kata-kata. Dia hanya mengerti hal itu.

Orang normal tidak akan percaya hal semacam itu tetapi jika itu berasal dari seseorang yang memiliki Sacred Gear yang dikatakan mengatur kehidupan, maka ia memiliki kemungkinan yang besar.

Issei berterima kasih kepadanya karena dia merasa sedikit lebih baik.

Valerie tertawa dan mejawab bahwa dialah yang harusnya berterima kasih kepada mereka karena mereka, dia dan Gasper bisa bertemu kembali.

Sebuah kemarahan Gasper kemudian muncul dan mengatakan mengapa Valerie tidak di kamar Koneko. Hanya karena Gasper sibuk, Valerie menyelinap keluar.

Sikap pemalu Gasper tidak ditemukan saat dia mulai diceramahi oleh Valerie.

Setelah melihat aksi mereka, Issei merasa tersembuhkan.

Di kemudian hari, apa yang Valerie katakan terbukti kebenarannya.



***


Besoknya selama makan siang--

Anggota DxD berkumpul di ruang ORC.

Azazel memberikan konfirmasi keselamatan Phenex bersaudara. Semua orang merasa lega atas berita yang Azazel katakan.

Setelah semua orang duduk, Azazel mengatakan bahwa orang yang melindungi mereka adalah Maou Ajuka Beelzebub

Artikel Terkait

Previous
Next Post »