Tales of Demons and Gods Chapter 209 Bahasa Indonesia

9:06:00 AM
Chapter 209 - Ayah dan Anak



Kota Glory, Mansionnya City Lord


Seorang penjaga berlari masuk, membungkuk dan berkata, "City Lord, kami menerima surat dari orang yang misterius, sepertinya ini ditujukan untuk anda."

Ye Zong membuka suratnya setelah memindainya dengan kekuatan jiwanya, tidak menemukan ada yang salah dengannya. Ketika dia membuka suratnya, tulisan tangan yang jelas dan nyata diproyeksikan ke matanya. Matanya menembakkan sinar cahaya yang dingin karena tulisan tangan ini kepunyaan Ye Han.

"Ayah, hari itu, ketika aku meninggalkan Kota Glory, aku telah merenungkan masa lalu dan masa depan dan tidak bisa tidur di malam itu. Bahkan, saat itu, ketika aku kembali ke Kota Glory, aku sudah menyadari bahwa tidak mungkin bagiku untuk mendapatkan posisi City Lord lagi. Selama masa latihanku, dalam rangka untuk melindungiku, master mati. Dia juga salah satu dari tetua di Keluarga Snow Wind yang bersedia mendukungku. Tanpa dukungannya, itu tidak berguna, bahkan jika ayah menginginkanku untuk mewarisi posisi City Lord; namun aku tidak bersedia menyerah! Meskipun ayah memperlakukan ku dengan baik, aku tidak punya pilihan lain. Dalam rangka untuk mendapatkan Ziyun, aku tidak akan ragu-ragu untuk melakukan apapun, bahkan jika itu berarti aku harus menghancurkan Kota Glory. Dari saat ayah membawa ku ke Mansion City Lord, dan saat pertama kali aku melihatnya, aku sudah memutuskan kalau aku akan memilikinya sebagai istriku dalam hidup ini!"

"Meskipun aku telah gagal untuk membunuhmu, setelah aku tiba di Dark Guild, aku menemukan dunia baru, Nether Realm. Ternyata kekuatan yang terkuat di sini bukan Dark Guild. Demon Lord dari Dark Guild juga tidak tangguh. Ada banyak keluarga di sini yang memiliki praktisi peringkat Demigod."

"Ayah angkat, apa kau tahu apa itu peringkat Demigod? Mereka merupakan praktisi tingkat atas yang memegang kekuatan hukum yang tak terbatas, sebuah keberadaan dibawah Spiritual God."

"Aku telah ditempatkan di posisi yang penting oleh Keluarga Wugui. Keluarga Wugui juga menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap Kota Glory. Jika ayah angkat bersedia untuk menyerah, kau bisa menjadi keberadaan dibawah Patriak. Dengan kota kecil seperti Kota Glory, mengapa kau tidak menyerah? Pada saat itu, ayah angkat mungkin bisa melangkah ke ranah Demigod! Jika kau tidak setuju, maka para praktisi dari Keluarga Wugui akan turun ke Kota Glory dan mengubahnya menjadi gurun yang tandus. Aku berharap ayah angkat mempertimbangkan hal ini dengan hati-hati."

Melhat surat ini, Ye Zong memukul meja dengan pembuluh darah di lengannya bermunculan dan kedua matanya memerah.

Setelah dikhianati oleh orang yang paling dia percaya, sulit untuk menanggung sisa perasaannya. Ini terasa seperti sebuah pisau tanpa ampun menusuk hatinya, terutama ketika dia melihat Ye Han seperti anaknya sendiri. Dia tidak pernah berpikir kalau Ye Han akan begitu berdarah dingin. Dengan kecerdasan Ye Zong, dia tahu kalau Keluarga Wugui ini mungkin terpikat oleh Ye Han.

Ye Han bahkan lebih berbahaya daripada Dark Guild yang telah lama ingin menduduki Kota Glory!

Berpikir kalau Kota Glory akan segera menghadapi bahaya, hatinya Ye Zong terasa seolah-olah dipotong oleh pisau. Asal dari semua masalah ini adalah dirinya sendir, karena tidak mampu untuk melihat sifat seseorang dengan hati-hati. Dia merasa kalau Ye Han hanya seorang pengatur siasat, dia tidak pernah berpikir kalau Ye Han akan menjadi seorang pengkhianat dan mengkhianati Kota Glory.

Dia tidak tahu ke mana Nie Li menghilang. Ye Zong tiba-tiba menyadarinya setelah NIe Li pergi, dia tidak punya siapa-siapa untuk membahas taktik dengannya. Ketika Nie Li masih disekitarnya, Ye Zong berharap dia bisa memukulnya. Namun, ketika Nie Li pergi, dia sedikit kehilangan.

Sebagi City Lord, bahkan orang-orang terdekat di sekitarnya, seperti Ye Xiu dan yang lainnya, semuanya hormat di depannya, selalu menunjukkan celah kecil antara dirinya dan mereka. Nie Li adalah satu-satunya yang tidak pernah menempatkan posisinya sebagai City Lord di matanya. Meskipun Nie Li selalu melawanya, itu memungkinkan dirinya untuk merasa dekat.

"Ye Zong!" teriakan suara yang berat.

Mendengar suara yang mengesankan ini, matanya Ye Zong berbinar. Dia mengangkat kepalanya dan melihat seorang pria di pintu ruang utama. Meskipun dia sudah tua, dia masih sosok yang mengesankan. Ye Zong kemudian mendekatinya dengan gembira.

"Ayah, kau pulang?" Ye Zong dengan hormat membungkuk. Ketika dia kehabisan akal, melihat Ye Mo memberinya beberapa kemantapan dalam bertindak.

"En, aku kembali dengan cucu menantu." Ye Mo mengangguk.

Cucu menantu? Siapa cucu menantunya? Ye Zong memiliki ekspresi aneh di wajahnya. Pada saat ini, seorang pemuda berjalan dari belakang Ye Mo dan tersenyum sambil berkata ke Ye Zong, "Ayah mertua, sudah lama tidak bertemu."

Nie Li meregangkan pinggangnya. Karena udara di Kota Glory jauh lebih baik dibandingkan Nether Realm, dia merasa diracuni olehnya.

Melihat Nie Li, wajahnya Ye Zong segera menjadi gelap dan sungguh-sungguh mengatakan, "Kau bocah nakal, apa yang telah kau katakan kepada Ayahku?"

Meskipun ekspresinya Ye Zong bisa menakut-nakuti orang lain, itu tidak berguna melawan Nie Li. Nie Li mengangkat bahunya dan berkata, "aku memberitahu semuanya."

Ye Zong hampir bisa membayangka adegan di mana Nie Li sedang berbunga-bunga berbicara dengan Ye Mo. Siapa tahu jika Ye Mo telah ditipu oleh Nie Li? Wajahnya Ye Zong segera mengeras dan baru saja hendak menegur Nie Li; namun, Ye Mo mendengus dan berkata dengan suara yang serius, "Ye Zong, keluarga yang damai akan berhasil. Sikap seperti apa yang kau tunjukkan dengan memasang wajah yang murung setiap hari terhadap anggota keluarga?"

Sikap Ye Mo yang mengesankan segera menakuti Ye Zong, membuat hatinya bergetar. Bagaimanapun juga, orang yang paling Ye Zong takuti, bahkan sejak dia kecil, adalah Ye Mo. Meskipun dia sudah menjadi praktisi peringkat Legenda, rasa takut menembus jauh ke dalm tulang tidak mudah untuk disingkirkan.

"Ya, ayah." Ye Zong tidak berani berdebat dengan Ye Mo dan segera menjawab sambil berdiri dengan hormat di sampingnya.

Nie Li menemukan kalau di dunia ini, yang satu menundukkan yang lainya. Meskipun dia seorang City Lord, Ye Zong masih takut dengan Ye Mo! Lain kali, ketika dia berhadapan dengan Ye Zong, dia kan memiliki seorang pendukung.

Melihat sikapnya Ye Zong yang gemetar ketakutan, Ye Mo terbatuk datar dan berkata, "Aku cukup puas dengan cucu menantu yang kau pilih. Dia memiliki bakat dan pengetahuan yang luar biasa. Meskipun Keluarga Heavenly Marks hanya sebuah keluarga Aristokrat, Keluarga Snow Wind ku seharusnya tidak peduli tentang pandangan yang bodoh ini. Selanjutnya, cucu menantu telah mengajarkanku bagaimana untuk memahami kekuatan hukum." Ye Mo melirik ke Nie Li, merasa penuh penghargaan kepadanya.

Ye Zong membuka mulutnya, ingin mengatakan sesuatu, tapi hanya menganggukkan kepala pada akhirnya, "Ya."

Dia tidak tahu apa jenis pesona ramuan yang Nie Li berikan ke Ye Mo untuk menyebabkan Ye Mo berpikir begitu tinggi terhadap Nie LI. Karena ini sudah terjadi, tidak ada yang bisa dia lakukan untuk mengubahnya.

Mengenai kekuatan hukum, Ye Zong tahu satu atau dua hal tentangnya. Namun, Ye Zong penasaran tentang bagaimana Nie Li mengajarkan Ye Mo untuk memahami kekuatan hukum. Mungkikah Nie Li mulai membudidayakan kekuatan hukum sejak dia kecil? Berpikir tentang hal itu dengan cara ini, semuanya masuk akal. Jika dia tidak membudidayakan kekuatan hukum, bagaimana bisa kekuatan Nie Li tumbuh begitu cepat?

Apa yang Ye Zong tidak tahu adalah kekuatan Nie Li tidak memiliki kaitan besar dengan kekuatan hukum.

Ye Mo menatap Ye Zong dan dengan dingin berkata, "Aku belum terlalu puas denganmu, karena pikiranmu masih dangkal. Meskipun kau memiliki bakat yang luar biasa, kau selalu sangat fleksibel dalam menangani sesuatu. Ada masalah dalam caramu memperlakukan orang. Mengenai masalah dengan Ye Han, kau tidak bisa melihat melalui sikapnya. Apa kau tahu kesalahanmu?"

"Aku yang salah." Ye Zong merasa terbakar wajahnya. Bahkan meskipun dia seorang City Lord, dia sedang diajari di depan Nie Li, bagaimana dia bisa menjaga kewibawaannya setelah ini?

"Aku tidak menyukai Ye Han dan namun kau masih bersikeras mendorongnya ke posisi City Lord. Sekarang lihat apa yang telah kau lakukan? Untungnya, dia tidak berhasil menjadi City Lord. Jika orang tersebut berhasil menjadi City Lord, bisakah kau bayangkan bagaimana sesuatu bisa berakhir?" Ye Mo dingin mendengus, "Sekarang, Ye Han memberitahu Keluarga Wugui tentang Kota Glory kita. Jika hanya Keluarga Wugui, aku mungkin bisa menangani mereka. Namun, bagaimana jika keluarga lain dari Nether Realm memutuskan untuk datang? Bagaimana kita akan mencegah mereka?"

Dengan cara marah Ye Mo, bagaimana bisa Ye Zong berani untuk membantahnya?

"Kau memiliki anak yang baik seperti Nie Li melakukan yang terbaik untuk Kota Glory, namun sikapmu masih begitu jahat. Apa yang terjadi jika kau menakuti anak ini? Kau masih memperlakukan pengkhianat itu, Ye Han, dengan begitu banyak kepercayaan, itu konyol!" Ye Mo dengan lugas memarahinya, menjadi lebih dan lebih gelisah saat dia berbicara.

Ye Zong tertekan di dalam hatinya. Meskipun dia sedikit galak ke Nie Li, dia masih tidak melakukan apapun kepadanya. Nie Li takut? Jika dia tidak naik ke atas kepalanya, dia sudah akan berterima kasih kepada para dewa. Selain itu, dia telah dibodohi oleh Nie Li berkali-kali, mengisi hatinya dengan kemarahan. Namun, dia tidak berani untuk membantah ayahnya.

"Kakek Ye Mo, jangan begitu marah. Sikapnya City Lord selalu seperti ini. Aku sudah terbiasa dengannya," kata Nie Li, dalam upaya untuk menghibur Ye Mo sambil berpura-pura tidak melihat Ye Zong yang menatapnya dengan mata melebar.

"Lihatlah bagaimana penurutnya dia. Seorang anak berumur 13-14 tahun bahkan lebih masuk akal daripada dirimu!" Ye Mo mendengus lagi dan berkata, "Kembalilah dan merenung! Adapun pernikahan antara Nie Li dan Yun'er, akan tetap seperti ini. Kita akan menunggu masalah dengan Keluarga Wugui diselesaikan. Lalu, aku akan mengunjungi Keluarga Heavenly Marks dan membahas hari pernikahannya."

Ye Zong merasa pahit di hatinya dan dengan cepat berkata, "Apakah ini sedikit tidak tepat bagi Keluarga Snow Wind kita mengambil inisiatif untuk mengunjungi Keluarga Heavenly Mark? Bagaimanapun, seharusnya Keluarga Heavenly Mark yang mengunjungi kita dan mengusulkan pernikahan; Jika tidak, bagaimana Yun'er bisa memiliki posisinya? Selain itu, apakah usia Yun'er sedikit terlalu muda?"

"Pandangan yang bodoh!" Ye Mo mengibaskan lengan bajunya dan dengan dingin mendengus, "Dengan begitu banyak keluarga di luar sana, keluarga wanita siapa yang tidak menikah di usia muda? Karena kau telah bergaul dengan bocah itu, Huyan Xiong, terlalu lama, kau ingin membuat Yun'er menjadi seorang wanita tua seperti Huyan Lanruo dan tidak bisa menikah?"

Ekspresinya Ye Zong menjadi aneh dan Nie Li menahan tawanya. Tidak heran Huyan Lanruo selalu menempel padanya. Ternyata itu karena dia tidak bisa keluar menikah. Jika Huyan Lanruo tahu apa yang Ye Mo katakan, apa reaksi yang dia miliki?

Bagaimana bisa Ye Ziyun tidak keluar menikah? Jika Ye Zong membiarkan berita keluar, berapa banyak keluarga yang akan berdiri di depan pintu masuk Mansion City Lord?

"Ya." Ye Zong menjawab dengan jhormat. Awalnya, dia berencana untuk sedikit mendorong Nie Li ke bawah untuk membuatnya lebih berperilaku baik. Pada akhirnya, ketika ayahnya kembali, dia tiba-tiba menyadari kalau dirinya berada dipihak yang lemah. Karena Ye Mo sudah menyetujui pernikahan ini, siapa yang masih akan menentangnya?

Nie Li segera berkata dengan ketulusan, "Kakek Ye Mo, tentang masalah pernikahan, secara alami harus di mulai dari pihak Keluarga Heavenly Mark ku. Setelah masalah ini selesai, aku akan membawa Patriak dan keluargaku datang kepadamu secara pribadi."

Mendengar kata-katanya Nie Li, Ye Mo tersenyum dan menganggukkan kepalanya, "Bagus, bagus, bagus. Adapun hadiah pertunangan, apapun bisa. Mansion City Lord tidak kurang dari setiap item!" Ye Mo menyapu matanya ke Ye Zong. Di depan ayahnya, bagaimana bisa Ye Zong membantah semuanya?

"Adapun masalah dengan Keluarga Wugui, kita harus memiliki beberapa metode untuk menangani mereka secepat mungkin. Tapi pertama-tama, aku akan pergi melihat Yun'er."

Setelah melihat sikap hormatnya Ye Zong, Ye Mo tidak tertarik untuk mengajarinya lagi. Setelah akhirnya kembali setelah sekian lama,dia harus mengunjungi cucu tercintanya terlebih dahulu, lagi segera memulai pelatihan terpencilnya.

Ye Zong memandang Nie Li, "Nie Li, kau di sini. Aku punya beberapa hal untuk dibahas dengan mu."

Melihat kemarahan di matanya Ye Zong, Nie Li merasa sedikit kesemutan di hatinya dan berkata, "Aku juga belum kembali untuk beberapa waktu, pertama-tama aku akan mengunjungi Ziyun."

Ye Mo merenung dan berkata, "Nie Li, kau tetap di sini. Jika Ye Zong beraniuntuk melakukan sesuatu padamu, datang dan beritahu kakek dan aku akan memberinya pelajaran."

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
Anonymous
AUTHOR
October 27, 2016 at 3:05 PM delete

Makasih dan lanjutkan

Reply
avatar