MKnR Vol 17 - Percakapan Mari dan Tatsuya (Summary)

6:29:00 AM
Mahouka Koukou no Rettousei Vol 17 - Percakapan Mari dan Tatsuya (Summary)



Dia (Mari) langsung berterus terang bertanya apa pendapatnya (Tatsuya) tentang Mayumi. Meskipun itu sebuah pertanyaan tiba-tiba, dia menjawabnya tanpa ragu-ragu kalau dia menganggapnya (Mayumi) seorang penyihir yang sangat baik, tidak ada kritik untuk bakat atau pengalamannya, sebagai seseorang dia mampu dalam bertindak tepat kapan itu privat dan kapan waktunya publik, sehingga dia memiliki kesan yang baik darinya. Mengirim tatapan mata setengah menutup ke Tatsuya, yang telah mengubah subjek, berpura-pura tidak tahu walaupun mengerti maksudnya, Mari mengatakan dia tidak menyukai sisinya yang satu ini.

Tatsuya menerima tatapan tanpa ekspresi Mari. Dia (Tatsuya) bahkan tidak mengambil minumannya. Dia kemudian bertanya ke Mari kenapa dia ingin bertanya sesuatu seperti itu. Mari tidak menjawab, dia hanya bertanya lagi apa yang dia (Tatsuya) pikirkan dari Mayumi sebagai seseorang dari lawan jenis, dan memintanya untuk menjawab dengan dia menyukainya atau tidak. Tatsuya berkata dia berpikir perasaannya terhadap lawan jenis buka sesuatu yang dia bisa bagi begitu simpel. Mari membalas kalau dia sengaja bertanya itu.

Tatsuya tidak berkewajiban untuk menjawab pertanyaan Mari. Dan di situasi dia sekarang, kerugian menjawab lebih besar daripada keuntungannya. Tapi dia menjawab, "Aku menyukainya, aku rasa". Dia tidak menggagahi ataupu pindah oleh kebaikan, itu untuk belajaar apa yang sedang terjadi. Mari bertanya apa dia berbicara Mayumi sebagai seorang lawan jenis. Dia menegaskan hal ini. Namun, untuk Tatsuya, perasaan dari "Aku menyukainya sebagai seorang lawan jenis" tidak memiliki banyak kepentingan. Itu tidak melampaui pengolahan dalam lingkup perasaan terbatasnya. Sebuah kesan yang baik terhadap lawan jenis ada;ah sesuatu yang jauh lebih rendah daripada cintanya untuk Miyuki. Namun, itu adalah sesuatu yang tidak harus diberitahu ke Mari.

Mari bertanya apakah itu cinta romantis. Dia (Tatsuya) menjawab bahwa itu berbeda, dengan apa yang dia telah katakan, kemudian itu sebagai objek hasrat seksual. Tatsuya menerangkan, di samping itu, Mari memerah. Dia (Mari) tergagap kalau dia bahkan memiliki semacam hasrat. Tatsuya pikir dia (Mari) tidak cukup bersalah, meskipun saat seorang wanita melakukan hubungan sebelum menikah dipandang sebagai hal yang tabu, reaksinya adalah wajar karena dia memiliki kekasih yang cukup lama berpacaran. Tentu saja, Tatsuya yang tidak sensitif dan tidak cukup ceroboh untuk membuat suatu pernyataan melecehkan secara seksual; dia hanya mengatakan dia mempunyainya karena itu keinginan primitif yang terhubung ke pelestarian spesies. Ini bukan sebuah kebohongan. Hanya saja batas atas telah ditetapkan pada keinginan Tatsuya dan tidak akan mencapai kekuatan di mana hasratnya kan mendominasi tindakannya. Ini karena efek dari modifikasi mental oleh ibu kandungnya, Miya. Jadi untuk Tatsuya, "sebuah objek hasrat seksual" bukan berarti "aku akan mencoba untuk mencabulinya"; namun, ini adalah sesuatu yang tidak perlu dikatakan, juga.

Kemudian dia menanyai Mari apa yang dia (Mari) ingin lakukan karena dia bertanya apa pendapatnya tentang Mayumi. Mari masih belum pulih dari shock yang dia terima dari Tatsuya, tapi dia menyarankan Tatsuya mencoba pergi keluar dengan Mayumi. Dia (Tatsuya) menerangkan arti kata yang diucapkan Mari "pergi keluar" (dengan kata lain, "pacaran") dan menanyakan apa Mari tidak mengetahu tentangnya dan Miyuki. Dia memberikan tatapan dinginnya ke Mari. Mari menjawab kalau di tahu Tatsuya dan adiknya sebenarnya adalah sepupuan dan mereka bertunangan. Tatsuya menunjukkan kalau Mari harus mengerti kalau dia (Tatsuya) tidak bisa pacaran dengan Mayumi. Suhu tatapannya turun bahkan lebih rendah. Mari berpikir itu sihir pembekuan seharusnya spesialisasi Miyuki, tapi psikis Mari untuk menghindarinya dari mati kedinginan. Bahkan jika dia menutup matanya, dia tidak akan mati membeku, tapi untuk beberapa alasan dia jatu ke khayalan seperti itu. Dia (Mari) menyebutkan keberatan keluarga Ichijou atas pertunangan itu. Tatsuya menegaskan hal ini dan bertanya apa dia mendengar itu dari Mayumi. Keberatan keluarga Ichijou rupanya akan menjadi sebuah skandal, jadi tidak seharusnya berita itu menyebar terlalu jauh. Mari mengakui ini, menjelaskan bahwa itu hanya membuat Mayumi terkejut. Dia mengatakan ke Tatsuya agar tidak salahpaham, bahwa Mayumi tampaknya berada dalam posisi yang sama seperti Masaki di mana mereka dipaksa.

Dingin yang melumpuhkan menghilang dari mata Tatsuya. Sebaliknya, ada ketidakpedulian yang membuatnya merasa dia merasa kalau dia (Mari) dalam situasi yang sulit. Dia menolah pembicaraan yang menjijikan, tapi didalamnya dia khawatir tentang reaksi Miyuki sejak dia ingat dia (Miyuki) merasa rendah diri karena merasa lebih muda (sebagai seorang gadis dan bukan seorang wanita). Mari setuju dengannya. Dia bertanya apakah dia (Mari) benar-benar mengerti, dan menunjukkan kalau yang terluka di publik adalah Mayumi, bukan dia. Ini mengejutkan Mari, dan dia menyebutnya (Tatsuya) baik. Dia (Tatsuya) membalas kalau banyak perhatian adalah masuk akal.

Mari berkata kalau Mayumi tidak merasakan apa-apa dengannya (Tatsuya), dia (Mari) juga akan menyerah, bahwa tidak perlu baginya untuk berakhir dengan mencocokkan. Dia menambahkan, bagaimanapun, Mayumi tidak mengerti dengan perasaannya sendiri. Tatsuya memberikan Mari tatapan kemudian bertanya "Dan?" Mari menjelaskan kalau Mayumi tidak mengerti apa yang dia rasakan pada Tatsuya, apa kesan baik tentangnya yang dia (Mayumi) miliki. Mari mengoreksi dirinya, mengatakan Mayumi tidak mencoba untuk mengerti, bahwa dia mengalihkan matanya dari kesan baik yang dia hasilkan dari Tatsuya.

Tatsuya menunjukkan bahwa itu mungkin karena Mayumi memahami posisinya sendiri dengan baik. Mari setuju dan menambahkan bahwa Mayumi tidak bisa memilih partner yang dia suka hanya dengan niat sendiri, bahwa cinta dan pernikan terpisah, itu yang Mayumi terima hanya menjadi cinta sia-sia. Tatsuya membalas kalau Mari mungkin berpikir berlebihan. Dia (Tatsuya) mengakui bahwa ada kecenderungan untuk tidak membiarkan penyihir tingkat tinggi untuk tetap tidak menikah, tapi itu bukan era di mana mereka tidak bisa memilih pasangan menikah mereka. Mari membalas dengan berkata tentang kejadian dia dan Miyuki. Saat ini dia (Tatsuya) orang yang terduam. Namun, Mari tidak mempertanyakan ini lebih lanjut. Dia (Mari) memberitahunya dia (Mari) ingin Mayumi diizinkan untuk mengalami cinta yang romantis. Dia (Mari) mengakui dia mungkin campur tangan yang tidak perlu, tapi dia tidak ingin Mayumi berhenti berpikir bijak. Sejak Tatsuya adalah seorang pria, Mari berkata dia (Tatsuya) mungkin tidak mengerti.

Tatsuya mengakui dia tidak bisa mengerti. Mari kemudian berkata dia (Tatsuya) harus memahami sati hal: Mayumi menerima bahwa dia memiliki kesan yang baik dari Tatsuya, jadi dia mungkin akan menjadi yang pertama dan terakhir yang akan memungkinkan Mayumi mengalami cinta. Tatsuya menolak kata-kata Mari karena berpikir berlebihan. Ketika dia (Mari) protes, dia (Tatsuya) membalas kalau dia tidak mengetahui Mayumi sebaik Mari, tapi Mayumi tidak tampak seperti orang yang lemah. Bantahan Tatsuya menghentikan lidah Mari yang dongkol. Dia (Tatsuya) menambahkan kalau Mayumi tidak kelihatan seperti seorang wanita yang akan menyerah dan menjadi apa yang orang tuanya katakan, meninggalkan apa yang dia pikir dan dia rasakan. Dia (Tatsuya) menyarankan bahwa Mayumi akhirnya akan menemukan partner cinta romantisnya, bahkan jika itu bukan dia. Selain itu, kemustahilan dari ketidakmungkinan. Karena dia tunangan Miyuki. Lalu dia pergi.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar