MKnR Vol 17 - Serangan Teroris (Summary)

6:26:00 AM
Mahouka Koukou no Rettousei Vol 17 - Serangan Teroris (Summary)



Serangan pada pertemuan 10MC adalah bom bunuh diri. Tidak ada satupun dari wakil 10MC terkena bahkan satu serangan pun. Juumonji Katsuto melindungi mereka, sementara Mutsuzuka Atsuko memadamkan api. Rupanya manipulasi panas adalah spesialisasi nomor 6 (Mitsu) dan bagi dia untuk menghilangkan api yang tidak bisa melelehkan baja seperti memotong kue. Futsugi Mai menyarankan dengan suara tenang bahwa mereka harus keluar atau mereka akan dikubur hidup-hidup. Mereka harus menggunakan upaya yang tidak perlu. Dia (Mai) melakukan tindakan untuk mencegah penyebaran api dan produksi gas beracun. Mitsuya Gen setuju, mengatakan bom bunuh diri skala besar tampaknya akan di mulai, dia siap untuk menggunakan beberapa sihir.

Gouki mencurigai Teror Boneka — rupanya teroris bom bunuh diri menggunakan sihir untuk mengendalikan tubuh seseorang dan membuatnya bergerak seperti boneka. Gouki telah merasakan sebuah petunjuk dari sihir jauh yang mengendalikan tubuh, dan petunjuk itu bergerak pelan-pelan di sekitar lobi lantai satu dan di koridor setiap lantai; bahkan banyak bergerak di bawah. Spesialisasi dari penyihir nomor "1", yang berisi keluarga Ichijou, adalah gangguan terhadap tubuh yang hidup, tapi sihir yang memanipulasi pergerakan tubuh yang hidup itu terlarang. Ada preseden dari mereka yang berkurang ke Extra untuk melanggar larangan ini. Untuk alasan ini, bahkan jika dia tahu trik Teror Boneka, dia tidak ada cara selain untuk mengganggunya dan menghentikannya.

Yuka merasakan sesuatu akan runtuh. Yatsushiro Raizou memanggil sihir kontrol gravitasi dan mengangkat Yuka yang telah kehilangan pijakannya. Koichi memerintahkan mereka bergegas. Semua orang mengangguk. Sebuah grup dengan Maya, Mai, dan Atsuko ditempatkan di tengah, 10 Kepala Penyihir menjuju keluar hotel. Mereka mengarah ke bom "berbentuk manusia" berkeliaran di koridor. Gouki menggunakan "Bakuretsu" (Rupture?). Kemudian dia mengumumkan kalau itu bukan bom bunuh diri. Musuh memanipulasi mayat dan menggunakan mereka untuk membawa bom.

Para penyihir bertarung mencari jalan keluar. Sayangnya, penghancuran mayat tertangkap oleh media. Maya rupanya percaya hubungan dengan masyarakat yang buruk adalah tujuan seluruh serangan, dia berkata itulah sebabnya dia berkata itu sia-sia bagi mereka untuk cedera dengan sengaja.

Saat ini adalah istirahat diantara dua periode dan 3 periode, dan Tatsuya berpindah ke pelatihan selanjutnya ketika suara sinyal darurat datang dari saku di dadanya. Dia mengambil terminal dan memeriksa pesan, dan hal yang sangat tidak biasa terjadi—kulitnya berubah(menyiratkan dia menjadi pucat). Tatsuya meminta maaf, berkata dia akan pergi, kemudian meninggalkan teman-teman sekelasnya di belakang, termasuk Mizuki, dan berlari ke ruang pelatihan. Dia mendapat izin dari Jennifer Smith untuk meninggalkan sekolah lebih awal, kemudian bertemu Miyuki di gerbang. Dia bertanya sebentar apa "Onii-sama" juga menerima pesan darurat. Dia menjawab hanya sebentar dengan sara bahwa mereka harus bersegera. Miyuki mengangguk dan hendak meningkatkan kecepatan, tapi sebuah suara panggilan dari belakangnya menghentikannya. Minami, teman sekelasnya Minami, yaitu Kasumi, adiknya Kasumi, yaitu Izumi dan Takuma muncul dari pintu masuk siswa Tingkat Bergetar, Izumi bertanya bahwa itu bukan laporan palsu. Miyuki mengangguk. Tatsuya berkata kalau dia dan Miyuki akan pergi memeriksa situasi, dan bertanya apa yang lainnya akan pergi. Takuma segera berkata dia juga pergi. Kasumi mengambil tangan Izumi dan berkata mereka akan pergi juga. Minami mendekati sisi Miyuki, siap untuk melindunginya setiap saat. Dengan Tatsuya yang memimpin, mereka berenam buru-buru ke stasiun kereta api.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar